7 Manfaat Daun Sukun Untuk Kesehatan

manfaat daun sukun

Tahukah Anda jika Anda bisa mendapatkan banyak manfaat kesehatan dari mengkonsumsi daun sukun? Hal ini dikarenakan di dalam tanaman ini ada banyak vitamin yang sangat berguna. Itu sebabnya Anda perlu mengonsumsinya secara teratur baik dalam bentuk teh atau jamu untuk mendapatkan beberapa manfaat kesehatan yang akan kami sebutkan di bawah ini.

Manfaat Daun Sukun Yang Mengatasi Berbagai Penyakit

Batu Ginjal

Dalam daunnya terkandung zat kalium. Zat ini sebenarnya adalah zat yang sangat esensial yang dapat membantu melarutkan batu ginjal, yang kemudian dikeluarkan dari urin. Untuk itu, daunnya sangat penting dalam mengobati mereka yang menderita batu ginjal tanpa harus melakukan operasi.

Gagal ginjal

Selain bisa mengeluarkan batu ginjal dari ginjal Anda, ternyata daun sukun juga bisa mengobati mereka yang mengalami gagal ginjal. Orang yang mengalami gagal ginjal ini biasanya perlu melakukan prosedur hemodialisis secara teratur. Namun, prosedur ini memiliki beberapa efek negatif seperti kelelahan, hipotensi, sepsis, dan bahkan infeksi. Untuk itu, bagi mereka yang tidak ingin melakukan prosedur ini karena resiko yang mungkin mereka alami, maka bisa memanfaatkan daun ini. Hal ini dikarenakan daunnyaberfungsi sebagai diuretik untuk ginjal Anda sehingga ginjal dapat bekerja lebih efektif.

Kolesterol

Beberapa orang yang suka makan makanan yang mengandung lemak trans tinggi serta lemak jenuh akan menyebabkan banyak kolesterol dalam tubuh mereka. Jika Anda membiarkan kolesterol ini tetap berada dalam tubuh Anda terlalu lama, maka itu dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya bagi tubuh Anda. Itulah mengapa penting bagi Anda untuk memanfaatkan daun sukun untuk masalah ini, terutama dikarenakan daun ini mampu menghilangkan kolesterol dari tubuh dan mengeluarkannya melalui tinja dan urin. Dengan melakukan metode ini, maka Anda dapat menurunkan resiko mengalami beberapa penyakit, terutama untuk penyakit-penyakit yang disebabkan oleh penumpukan kolesterol di dalam tubuh Anda.

Jantung

atasi penyakit jantung dengan daun sukun

Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang bisa diobati dengan menggunakan daun ini. Hal ini dikarenakan ketika Anda mengkonsumsi daunnya, maka Anda telah menurunkan tekanan darah Anda sehingga jantung Anda dapat memompa darah dengan lebih mudah. Dengan mengkonsumsi daun sukun secara teratur, maka Anda dapat membuat jantung Anda menjadi lebih sehat serta menurunkan resiko Anda terkena penyakit jantung.

Antioksidan

daun sukun sebagai anti oksidan

Penyakit disebabkan oleh banyak hal dan salah satunya adalah radikal bebas yang sering masuk ke tubuh Anda dengan bebas. Tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena manfaat kesehatan dari daun sukun dapat digunakan untuk mencegahnya. Hal ini dikarenakan dalam daun itu ada sejumlah besar antioksidan. Antioksidan ini yang akan mampu melawan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh Anda dan menyingkirkannya. Tidak hanya itu, antioksidan ini juga mampu menghambat pertumbuhan sel penyakit.

Asam urat

atasi asam urat dengan daun sukun

Jika Anda memiliki terlalu banyak asam urat dalam tubuh Anda, itu akan berkembang menjadi jenis masalah lain seperti radang sendi hingga asam urat yang akan menyebabkan kecacatan. Namun, jika Anda mengkonsumsi daun ini, maka akan membantu mengurangi jumlah asam urat di dalam tubuh Anda secara bertahap. Selain itu, sifat anti inflamasi pada daunnya juga dapat membantu Anda mengurangi peradangan yang terjadi pada sendi Anda akibat asam urat tersebut.

Hati

menyembuhkan penyakit hati dengan daun sukun

Hati memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh Anda karena dapat menghilangkan berbagai racun dari darah Anda serta menetralisir efeknya. Namun, ketika hati Anda bekerja terlalu keras dalam memetabolisme racun-racun tersebut, maka itu akan merusaknya perlahan-lahan. Apalagi jika Anda sering merokok dan minum alkohol dalam jumlah besar yang akan sangat membebani hati Anda. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena manfaat kesehatan dari daun itu dapat membantu Anda mengatasi masalah ini. Di dalam daun ini terdapat zat seperti antioksidan serta asetilkolin yang dapat membantu Anda mengurangi peradangan di hati Anda. Dengan begitu, hati Anda akan menjadi lebih baik.

Itulah 7 manfaat kesehatan yang akan Anda dapatkan dari mengkonsumsi daun sukun. Untuk mendapatkan berbagai informasi seputar manfaat daun sukun lainnya, maka Anda bisa memperolehnya melalui website official Transfer Factor di transferfactorformula.com.

Transfer Factor ini sendiri adalah perusahaan yang menjual suplemen dengan molekul cerdas alami yang berasal dari sistem kekebalan tubuh dan bekerja kepada sistem kekebalan tubuh.

 

Jenis Kanker Kulit

Berbagai Jenis Kanker Kulit Beserta Cara Mendeteksi dan Pengobatannya

Kanker kulit merupakan penyakit yang menyerang jaringan kulit. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini bisa menyerang jaringan tubuh lainnya, dan bisa menimbulkan penyakit kanker lain.

Kanker kulit umumnya menyerang orang yang kulitnya berwarna putih. Hal itu dikarenakan jaringan kulit orang berkulit putih cukup rentan terserang sel kanker, utamanya sel kanker kulit. Itu mengapa, penyakit ini sering melanda orang dari benua Amerika atau Eropa, yang penduduknya notabene berkulit putih. Walau begitu, tak menutup kemungkina bila penduduk Asia (termasuk Indonesia) juga bisa terkena salah satu jenis penyakit kanker ini.

Secara umum, penyebab utama terjadinya kanker kulit tak lain adalah sel kanker yang biasnaya muncul dari paparan sinar matahari berlebih pada kulit tubuh. Paparan senyawa karsinogen, dan faktor keturunan merupakan sebab lainnya mengapa kanker kulit bisa menjangkiti seseorang.

Kanker kulit sendiri mempunyai beberapa jenis, di mana beberapa jenis kanker kulit tersebut adalah:

1. Aclinic Kerastosis

Jenis kanker kulit yang pertama adalah Aclinci Kerastosis. Penyakit ini merupakan kanker kulit yang disebabkan oleh sel kanker karsinoma. Sel kanker tersebut biasanya menyerang orang berkulit putih, utamanya yang pernah mengalami kanker kulit sebelumnya sebanyak dua kali.

Salah satu gejala yang muncul dari kanker kulit ini adalah munculnya luka di kulit. Luka tersebut mirip eperti luka bakar, dan biasanya muncul di bagian kulit yang mudah terpapar sinar matahari.

2. Karsinoma Sel Basal

Jenis kanker kulit ini biasanya menjangkiti orang-orang di benua Asia. Penyakit kanker ini sendiri disebabkan oleh serangan sel kanker yang menyerang sel basal dalam kulit tubuh, utamanya pada kulit leher dan kepala. Orang yang terjangkit jenis kanker kulit ini biasanya akan mengalami gejala tertentu, yaitu: munculnya benjolan berwarna merah mudah di bagian kulit leher atau kepala.

3. Karsinoma Sel Skuamosa

Bisa dibilang, kalau jenis kanker kulit ini cukup berbahaya dan patut diwaspadai. Pasalnya, sel kanker penyakit ini bisa menyerang bagian tubuh lain, dan tentu akan menimbulkan penyakit kanker lainnya. Adapun penyebab kanker kulit satu ini adalah adanya serangan sel kanker yang menyerang lapisan epidermis kulit.

Orang yang terserang kanker kulit ini akan mengalami sejumlah gejala, yaitu: permukaan kulit yang mulai bersisik dan kasar, terutama di bagian kulit yang sering terpapar sinar matahari.

4. Melanoma

Dibanding jenis-jenis kanker kulit sebelumnya, jenis kanker kulit satu ini sangat mematikan. Pasalnya, penyakit kanker kulit ini bisa membuat penderitanya meninggal dunia. Melanoma sendiri terjadi akibat sel kanker yang menyerang sel kulit yang memproduksi melanin. Orang yang terserang melanoma akan mengalami gejala berupa perubahan warna kulit, serta munculnya benjolan mirip tahi lalat, yang semakin lama semakin berubah warnanya.

Melanoma sendiri ternyata terbagi lagi ke dalam beberapa jenis, yaitu:

  • Nodular Melanoma: merupakan melanoma yang ditandai dengan munculnya benjolan berwarna biru tua, hittam, atau bahkan tak berwarna. Selain itu, kulit si penderita juga akan terasa gatal serta terasa panas, utamanya pada bagian yang terkena jenis melanoma ini.
  • Lentigo Maligna: merupakan jenis melanoma yang lazim menjangkiti orang tua atau lanjut usia. Gejala dari jenis melanoma ini adalah: munculnya benjolan kecokelatan dan dapat berubah ukuran sewaktu-waktu, serta munculnya rasa perih dan panas di sekitar area yang terkena kanker.
  • Acral Melanoma: merupakan jenis melanoma yang lazim menyerang telapak tangan, kuku, atau bagian bawah jari. Gejala jenis melanoma ini sendiri antara lan:munculnua benjolan serta rasa nyeri di bagian sekitar benjolan atau kanker; atau munculnya rasa kaku di bagian kulit yang terkena jenis melanoma ini.

Cara Mendeteksi Kanker Kulit

Ada dua cara yang bisa kita lakukan, agar kita dapa mendeteksi munculnya penyakit kanker kulit. Pertama, dengan membuka pakaian kita, dan membiarkan kulit kita terpapar sinar. Amatilath kulit tubuh kita dengan saksama, apakah kulit kita telah ditumbuuhi bintik/tahi lalat, ataukah tidak.

Cara kedua, kita bisa mengamati kulit kita setiap saat, tanpa perlu membuka baju dan menjemurkan diri di bawah sinar matahari. Perhatikanlah dengan saksama kulit tubuh kita, apakah ukuran dan warnya mulai berubah atau tidak.

Perhatikan pula apakah kulit kita masih baik-baik saja, atau malah muncul gejala aneh seperti gatal-gatal berlebih atau berdarah tanpa sebab.

Bila menemukan hal-hal tak wajar pada kulit, maka segeralah periksakan diri ke dokter. Nantinya, dokter akan mendiagnosis, apakah gejala tersebut termasuk gejala kanker kulit atau bukan.

Cara Pengobatan Herbal untuk Kanker Kulit

Lazimnya, kanker kulit harus disembuhkan secara medis, dan diobati dengan obat kimiawi. Namun, kanker kulit ternyata bisa diobati dengan pengobatan herbal. Berikut ini, ada sejumlah pengobatan herbal yang bisa dilakukan, guna mengatasi kanker kulit.

1. Mengoleskan Minyak Kelapa

Minyak kelapa punya sejumlah nutrisi yang baik untuk organ tubuh manusia, tak terkecuali kulit. Salah satunya adalah asam palmitic sebesar 9% yang mampu membantu mengatasi penyakit kanker kulit.

Cara pengobatan herbal dengan minyak tersebut tergolong mudah. Kita hanya perlu mengoleskan minyak tersebut ke bagian yang terkena kanker kulit. Lakukanlah setiap hari secara rutin agar kanker kulit bisa diatasi.

2. Mengoleskan Minyak Citrus.

Jika tidak punya minyak kelapa, minyak citrus juga bisa dipakai untuk pengobatan herbal kanker kulit. Hal ini dikarenakan minyak ini mempunyai kandungan D-limolene yang dapat membantu mengatasi penyakit kanker kulit. Minyak citrus sendiri bisa dibuat dengan cara mengambil ekstrak kulit jeruk dari berbagai jenis tanaman jeruk yang ada.

3. Mengonsumsi Ekstrak Terong Ungu

Terong ungu punya senyawa solasodin glycoside (BEC5) yang mampu mengatasi penyakit kanker kulit. Bahkan, senyawa tersebut juga dapat membunuh sel kanker penyebab munculnya sejumlah jenis kanker kulit. Itulah mengapa, mengonsumsi ekstrak terong ungu bisa menjadi salah satu alternatif pengobatan kanker kulit secara herbal.

4. Mengonsumsi Jus Anggur atau Ekstrak Biji Anggur

Buah anggur kaya akan antioksidan, yang dapat mengatasi berbagai penyakit, termasuk kanker kulit. Bila ingin mengonsumsi anggur sebagai jus, sebaiknya konsumsilah maksimal 2 kali sehari, dan usahakan jangan menambah gula atau pemanis buatan dalam jus anggur yang hendak dikonsumsi.

Selain jus anggur, kita juga bisa mengonsumsi ekstrak biji anggur. Sama seperti buahnya, biji anggur juga kaya akan antioksidan. Bahkan, kandungan atioksidan pada biji anggur jauh lebih banyak dibanding buah anggur itu sendiri.

Demikianlah ualasan soal kanker kulit kali ini, dimulai dari jenis kanker kulit, hingga pendektesian dan pengobatan herbalnya. Dari pemaparan di atas, kita pun bisa tahu apa saja jenis kanker kulit, cara mendeteksinya, serta pengobatan herbalnya. Dengan begitu, kita pun jadi lebih tahu seperti apa itu kanker kulit, dan juga tahu bagaimana cara mengobatinya secara herbal.

Baca artikel lain mengenai Benalu Batu

Haid Tak Teratur Gejala Kanker Rahim

Benarkah Haid Tak Teratur Gejala Kanker Rahim?

Haid atau menstruasi merupakan kejadian alami yang terjadi pada wanita setiap bulannya. Menstruasi yang normal biasanya memiliki siklus 21-35 hari dengan lama menstruasi adalah 5-7 hari. Sedangkan untuk jumlah darah yang dikeluarkan biasanya tidak lebih dari 80 ml. Mestruasi setiap wanita berbeda-beda, ada yang teratur dan ada yang tidak, bagi yang memiliki haid tidak teratus biasanya memiliki kekhawatiran dirinya mengidap kanker rahim. Tapi benarkan haid tak teratur gejala kanker rahim?

Penyebab Haid Tidak Teratur

Memang bisa jadi haid tak teratur gejala kanker rahim, tapi tidak bisa juga digeneralisir bahwa haid tidak teratur pasti terkena kanker rahim. Ada banyak penyebab lain kenapa haid seseorang tidak teratur.  Apa saja itu?

  1. Stres

Kelelahan atau stres karena tekanan pekerjaan, ada masalah yang sedang dipikirkan bisa menjadi penyebab haid tidak teratur. Stres atau kelelahan ini menyebabkan hormon dalam tubuh tidak stabil, sehingga bisa menyebabkan haid tidak teratur.

  1. Polycrystic Ovaries (PCO)

Polycystic Ovaries (PCO) merupakan kondisi dimana terdapat kista yang tumbuh dalam jumlah lebih dari satu. Meski ukurannya kecil, hal ini bisa menjadi penyebab seorang wanita mengalami gangguan kesuburan, bahkan sulit hamil.

Salah satu indikasi yang umum terjadi pada wanita dengan penyakit ini adalah menstruasi yang tidak teratur. Terkadang tidak haid dalam waktu yang lama, namun kadang kala juga mengalami menstruasi dengan pendarahan yang banyak.

  1. Tumor atau Kista Ovarium

Salah satu jenis kita yang kerap ditemukan ialah kista ovariumm, salah satu gejalanya ialah adanya gangguan menstruasi. Ciri-cirinya ialah haid yang tidak teratur, rasa nyeri tidak tertahankan ketika menstruasi, apabila ini terjadi, segera periksakan ke dokter karena bisa jadi ukuran kista mengalami pembesaran.

  1. Kanker

Haid tidak teratur memang bisa menjadi gejala kanker, baik itu kanker serviks maupun kanker rahim. Tidak hanya haid yang tidak teratur, namun juga kanker ini dapat menimbulkan keluhan lain seperti muncul benjolan pada mulut rahim, nyeri ketika berhubungan intim, nyeri panggul, dan penurunan berat badan secara signifikan.

Mengingat adanya kondisi medis lain yang bisa menjadi penyebab haid tidak teratur, maka tidak selamanya haid tak teratur gejala kanker rahim. Meski begitu tetap perlu diwaspadai dengan segera memeriksakan diri ke dokter dan nantinya akan dilakukan serangkaian tes seperti Test Pap Smear, Tes HPV, Tes LBC (Liquid Based Cytology), dan Tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat)

Dengan dilakukannya serangkaian tes tersebut, maka bisa diketahi penyebab dari munculnya haid yang tidak teratur.

Mengenal Lebih Dekat Kanker Rahim

Kanker rahim atau kanker endometrium atau kanker uterus merupakan penyakit yang disebabkan berkembangnya sel kanker di bagian rahim atau uterus wanita. Sel kanker ini mulanya ialah sel tumor yang semakin lama semakin berkembang hingga akhirnya menjadi sel tumor yang ganas dan akhirnya menjadi kanker.

Kanker rahim adalah jenis kanker yang paling umum diderita oleh wanita sesudah kanker payudara. Secara umum ada dua jenis kanker rahim, yakni ullterian dan endometrium. Kanker rahim dengan jenis endometrium lebih banyak ditemukan jika dibandingkan dengan kanker ulterian.

Sebagaimana jenis kanker lainnya, sel kanker yang berkembang di tubuh manusia nantinya bisa berpengaruh besar terhadap sistem kesehatan manusia. Sel kanker bisa berkembanga sangat pesat dan bisa merusak jaringan sel pada tubuh yang diserangnya.

Agar bisa mengantisipasi lebih dini, wanita harus bisa meneliti serta mengamati berbagai macam gejala yang dialaminya. Sehingga bisa langsung diberikan tindakan yang tepat untuk menghadapi gejala medis yang dialaminya.

Kanker rahim tidak bisa dianggap remeh oleh para wanita. Sel kanker dalam rahim bisa menyebabkan adanya tindakan operasi pengangkatan rahim atau histerektomi. Apabila sudh sampai di keadaan ini, wanita tidak akan bisa hamil lagi.

Gejala Kanker Rahim

Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda kanker rahim yang harus diwaspadai oleh wanita.

1. Haid Tidak Teratur

Haid merupakan darah yang keluar dari tubuh wanita sebagai hasil tidak dibuahinya sel telur oleh sperma. Sel telur ini akan menempel pada rahim dan di waktu tertentu akan keluar dalam wujud darah haid.

Haid tak teratur gejala kanker rahim memang bisa menjadi salah satu gejala. Ada kalanya hadi keluar dalam waktu yang lebih panjang daripada biasanya. Menstruasi yang tidak teratur ini biasanya juga ditandai dengan volume darah yang keluar lebih banyak, bahkan hingga penderitanya mengalami kekurangan darah.

Saat itulah wanita harus waspada menghadapi gejala tersebut. Akan tetapi, tetap harus dikaitkan dengan gejala lain untuk bisa memberikan pengobatan yang optimal.

2. Rasa Sakit Pada Panggul

Gejala kanker rahim selanjutnya ialah munculnya rasa sakit pada panggul atau bagian bawah perut. Rasa sakit ini biasanya melebihi rasa sakit ketika haid. Rasa sakit yang perlu diwaspadai adalah ketika buang air kecil atau ketika berhubungan suami istri. Rasa sakit ini menunjukkan ketidakberesan pada perut wanita dan harus segera diperiksakan ke dokter.

3. Muncul Benjolan

Gejala selanjutnya dari kanker rahim ialah muncul benjolan di bagian bawah perut atau di sekitar rahim. Benjolan ini bisa berkaitan dengan sel kanker yang berkembang dalam rahim. Benjolan ini bisa dirasakan dengan cara diraba dan semakin lama akan terasa membesar. Di tahap ini, wanita memang harus waspada dan memeriksakan diri ke pihak medis untuk memperoleh diagnosis yang tepat.

4. Berat Badan Menurun Secara Drastis

Gejala lainnya ialah menurunnya berat badan secara drastis tanpa penyebab yang jelas. Penurunan berat badan ini terjadi karena nutrisi yang dibutuhkan tubuh tidak sampai karena direbut oleh sel kanker yang terus berkembang.

5. Kembung

Kembung adalah salah satu gejala yang biasa terjadi pada tubuh. Namun, harus diwaspadai apabila rasa kembung dirasakan sampai ke panggul. Apabila gejala ini terjadi maka segera kunjungi dokter untuk mengetahui diagnosis lebih lanjut.

6. Perubahan Bentuk Payudara

Mereka yang menderita kanker rahim biasanya memiliki bentuk payudara yang berubah, seperti kulit yang kasar di sekitaran payudara, timbul merah dan ruam. Bahkan pada beberapa kasus kanker rahim, terjadi pula peradangan pada payudara.

7. Perubahan Warna Kulit

Perubahan warna kulit bisa juga terjadi ketika kanker rahim menyerang. Tak hanya itu saja, jika terjadi pendarahan pad kulit, maka itu bisa menjadi tanda kanker rahim.

Itulah ulasan mengenai kanker rahim dan gejala yang menyertainya. Haid tak teratur gejala kanker rahim memang perlu diwaspadai, namun jangan dilupakan juga bahwa ada banyak gejala lain dari kanker rahim. Dan bisa jadi haid yang tidak teratur bukanlah gejala kanker rahim, karena tidak teraturnya haid bisa disebabkan banyak faktor. Oleh sebab itu, apabila merasa khawatir dengan gejala-gejala yang muncul, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca artikel lain mengenai Cara Mencegah Kista

Membantu Penyembuhan Dengan 4Life Transfer Factor