Manfaat Mahkota Dewa Pada Buah dan Daunnya

Inilah Kegunaan Daun & Buah Mahkota Dewa

Manfaat Mahkota Dewa – Pasti Anda sering mendengar mengenai berbagai manfaat yang dimiliki oleh buah mahkota dewa, tetapi tidak dengan daunnya. Faktanya, tidak hanya bagian buahnya saja yang bisa memberikan berbagai manfaat, tetapi daunnya juga. Adapun bagian daun dari tanaman ini berfungsi sebagai obat. Untuk memahami lebih dalam mengenai manfaat daun mahkota dewa ini sebagai obat, mari simak penjelasan di bawah ini.

Karakteristik Tanamannya

Daun dari tanaman ini tergolong dalam jenis daun tunggal, yang memiliki daun terletak di masing-masing cabang dan saling berhadapan. Untuk batang dari tanaman ini sendiri memiliki tangkai yang pendek dan cenderung menjorong. Pangkal kelopak dari tanamannya telah terlihat duri dengan tepi daun yang rata. Tanaman itu memiliki panjang mulai dari tujuh hingga sepuluh sentimeter, sedangkan lebarnya hanya sekitar dua hingga lima sentimeter.

Manfaat Daun Mahkota Dewa

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bagian daun itu memiliki fungsi sebagai obat yang mampu mengatasi berbagai penyakit. Berikut ini adalah berbagai manfaat yang bisa didapatkan dari daunnya sebagai berikut.

  1. Untuk Menyembuhkan Eksim Pada Kulit

    manfaat mahkota dewa atasi kulit eksim

Manfaat daun mahkota dewa pertama adalah menyembuhkan gangguan kulit eksim. Langkah perawatannya cukup sederhana, yaitu mempersiapkan daun yang masih segar dan menumbuknya menjadi pasta. Jika langkah-langkah di atas telah selesai, Anda bisa menggosokkan pasta daun tersebut pada tubuh yang mengalami gangguan eksim. Untuk hasil yang baik, Anda bisa menggunakannya sebanyak 2 kali sehari. Selain digunakan dengan cara dioleskan, penggunaan daunnya untuk mengobati penyakit eksim pada kulit juga dapat dilakukan dengan direbus menggunakan beberapa campuran bahan alami lainnya, seperti daun pahit atau daun gotu kola.

  1. Mengatasi Gangguan Rematik

    rematik dengan mengonsumsi daun mahkota dewa

Manfaat selanjutnya adalah mengobati gejala penyakit rematik. Untuk keperluan pengobatan jenis penyakit ini, Anda dapat menyiapkan lima belas hingga tiga puluh gram daun yang masih segar. Setelah itu, rebus dan hancurkan, lalu peras airnya. Minum air perasan daun tersebut untuk mengurangi gejala radang sendi yang muncul.

  1. Batuk Dan Muntah Darah

    batuk dengan konsumsi daun mahkota dewa

Daun dari tanaman tersebut  juga dapat digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan, seperti batuk dan muntah darah. Caranya cukup mudah dengan menggunakan daunnya sekitar 15 gram dan merebusnya dengan tiga gelas air. Rebus sampai airnya tersisa setengah gelas dan konsumsi ini rutin pagi, siang, dan malam.

  1. Tumor

    tumor dengan mengonsumsi daun sukun

Tumor menjadi salah satu jenis penyakit yang ditakuti oleh banyak orang. Meski demikian, Anda tidak perlu khawatir berlebihan, karena daun ini hadir untuk mengobati penyakit yang satu ini. Anda cukup menggunakan tiga hingga empat daun, lalu dikonsumsi sebagai sayuran segar.

  1. Memecahkan kutil

    mengobati kutil dengan konsumsi daun mahkotra dewa

Munculnya kutil pada tubuh bisa sangat mengganggu, terutama jika tumbuh pada bagian tubuh yang terlihat. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan daunnya dengan cara meletakkannya di atas tubuh yang dilapisi kutil. Jangan lupa untuk membersihkan dan menghancurkan daunnya terlebih dahulu, lalu biarkan daun membungkus kutil sampai hari berikutnya.

  1. Mengatasi Luka Bakar

    luka bakar

Untuk mengobati luka bakar, Anda bisa menggunakan daun itu dengan mencucinya terlebih dahulu dan menghaluskannya. Jika sudah, Anda bisa menambahkan gula merah ke dalam adonan, hingga berbentuk seperti salep. Ramuan ini dapat Anda oleskan pada seluruh bagian tubuh yang memiliki luka bakar dan menutupnya dengan perban.

Manfaat Buah Mahkota Dewa

Faktanya, buah tersebut memiliki nutrisi yang baik untuk tubuh, seperti:

  • Zat alkaloid
  • Senyawa flavonoid
  • Senyawa polifenol
  • Saponin
  • Tannin
  • Fenol
  • Lignan
  • Minyak esensial
  • Sterol

Dengan berbagai nutrisi yang terkandung, maka tidak mengherankan jika buah dari tanaman mahkota dewa ini mampu memberikan berbagai manfaat kesehatan, seperti di bawah ini.

  1. Mengobati Flu, Batuk, dan Pilek

    mengobati batuk pilek

Salah satu manfaat buah tersebut adalah mengobati flu, batuk, dan masuk angin. Kandungan buah mahkota dewa yang bisa menyembuhkan flu dan batuk adalah sebagai berikut:

  • Buahnya mengandung senyawa antioksidan flavonoid yang menjaga daya tahan dan kekebalan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, seperti flu dan batuk.
  • Kandungan polifenol dalam buah itu adalah antioksidan yang berkhasiat menjaga sistem kekebalan tubuh.
  • Senyawa saponin yang terkandung merupakan antioksidan berkhasiat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Fenol pada buahnya memiliki sifat antiseptik untuk membasmi bakteri penyebab flu dan batuk.
  1. Menangkal Radikal Bebas yang Menyebabkan Sel Kanker, Jantung, Stroke, dan Alzheimer

    radikal bebas atasi dengan buah mahkota dewa

Buah tersebut memiliki manfaat untuk menangkal radikal bebas, yang merupakan sumber dari banyak penyakit dalam tubuh, seperti kanker, jantung, stroke, dan alzeimer. Bahkan radikal bebas ini juga dapat menyebabkan penuaan dini.

  1. Mengobati Asam Urat

    mengobati asam urat dengan buah mahkota dewa

Manfaat buah mahkota dewa lainnya adalah mengobati asam urat. Penyakit asam urat adalah penyakit yang dapat menyebabkan nyeri hebat, bengkak, dan rasa panas pada persendian, terutama pada jari tangan, jari kaki, pergelangan kaki, dan lutut. Rasa sakit yang ekstrem ini bisa bertahan 3-10 hari sehingga penderita tidak akan bisa bergerak bebas. Satu-satunya cara mengobati penyakit asam urat ini adalah dengan menurunkan kadar asam urat. Kandungan buah yang bermanfaat untuk mengobati asam urat adalah sebagai berikut:

  • Senyawa flavonoid dalam buah ini berfungsi untuk menurunkan kadar asam urat yang tinggi.
  • Sifat anti-inflamasi pada buahnya dapat mengatasi pembengkakan akibat penyakit asam urat.
  1. Mengobati Disentri

    atasi disentri dengan buah mahkota dewa

Manfaat lainnya bagi kesehatan adalah mengobati disentri. Disentri ini sendiri adalah penyakit yang mirip dengan diare, tetapi membuat lendir dan bercak darah yang disebabkan oleh bakteri di usus dan organ pencernaan.

  1. Mengobati Hepatitis

    Hepatitis dengan memakan mahkota dewa

Penyakit hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis yang mengakibatkan peradangan hati. Ini mengganggu fungsi dan pekerjaan hati untuk menetralkan racun dan mencerna makanan untuk disebarkan ke seluruh tubuh. Untuk mengobati penyakit hepatitis, buah ini bisa menjadi solusinya.

Itulah berbagai manfaat yang bisa didapatkan dari daunnya sebagai obat. Dapatkan berbagai informasi seputar manfaat mahkota dewa lainnya di website official Transfer Factor di transferfactorformula.com. Transfer Factor ini sendiri adalah perusahaan yang menjual suplemen dengan molekul cerdas alami yang berasal dari sistem kekebalan tubuh dan bekerja kepada sistem kekebalan tubuh.

 

 

7 Manfaat Daun Sukun Untuk Kesehatan

manfaat daun sukun

Tahukah Anda jika Anda bisa mendapatkan banyak manfaat kesehatan dari mengkonsumsi daun sukun? Hal ini dikarenakan di dalam tanaman ini ada banyak vitamin yang sangat berguna. Itu sebabnya Anda perlu mengonsumsinya secara teratur baik dalam bentuk teh atau jamu untuk mendapatkan beberapa manfaat kesehatan yang akan kami sebutkan di bawah ini.

Manfaat Daun Sukun Yang Mengatasi Berbagai Penyakit

Batu Ginjal

Dalam daunnya terkandung zat kalium. Zat ini sebenarnya adalah zat yang sangat esensial yang dapat membantu melarutkan batu ginjal, yang kemudian dikeluarkan dari urin. Untuk itu, daunnya sangat penting dalam mengobati mereka yang menderita batu ginjal tanpa harus melakukan operasi.

Gagal ginjal

Selain bisa mengeluarkan batu ginjal dari ginjal Anda, ternyata daun sukun juga bisa mengobati mereka yang mengalami gagal ginjal. Orang yang mengalami gagal ginjal ini biasanya perlu melakukan prosedur hemodialisis secara teratur. Namun, prosedur ini memiliki beberapa efek negatif seperti kelelahan, hipotensi, sepsis, dan bahkan infeksi. Untuk itu, bagi mereka yang tidak ingin melakukan prosedur ini karena resiko yang mungkin mereka alami, maka bisa memanfaatkan daun ini. Hal ini dikarenakan daunnyaberfungsi sebagai diuretik untuk ginjal Anda sehingga ginjal dapat bekerja lebih efektif.

Kolesterol

Beberapa orang yang suka makan makanan yang mengandung lemak trans tinggi serta lemak jenuh akan menyebabkan banyak kolesterol dalam tubuh mereka. Jika Anda membiarkan kolesterol ini tetap berada dalam tubuh Anda terlalu lama, maka itu dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya bagi tubuh Anda. Itulah mengapa penting bagi Anda untuk memanfaatkan daun sukun untuk masalah ini, terutama dikarenakan daun ini mampu menghilangkan kolesterol dari tubuh dan mengeluarkannya melalui tinja dan urin. Dengan melakukan metode ini, maka Anda dapat menurunkan resiko mengalami beberapa penyakit, terutama untuk penyakit-penyakit yang disebabkan oleh penumpukan kolesterol di dalam tubuh Anda.

Jantung

atasi penyakit jantung dengan daun sukun

Penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang bisa diobati dengan menggunakan daun ini. Hal ini dikarenakan ketika Anda mengkonsumsi daunnya, maka Anda telah menurunkan tekanan darah Anda sehingga jantung Anda dapat memompa darah dengan lebih mudah. Dengan mengkonsumsi daun sukun secara teratur, maka Anda dapat membuat jantung Anda menjadi lebih sehat serta menurunkan resiko Anda terkena penyakit jantung.

Antioksidan

daun sukun sebagai anti oksidan

Penyakit disebabkan oleh banyak hal dan salah satunya adalah radikal bebas yang sering masuk ke tubuh Anda dengan bebas. Tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena manfaat kesehatan dari daun sukun dapat digunakan untuk mencegahnya. Hal ini dikarenakan dalam daun itu ada sejumlah besar antioksidan. Antioksidan ini yang akan mampu melawan radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh Anda dan menyingkirkannya. Tidak hanya itu, antioksidan ini juga mampu menghambat pertumbuhan sel penyakit.

Asam urat

atasi asam urat dengan daun sukun

Jika Anda memiliki terlalu banyak asam urat dalam tubuh Anda, itu akan berkembang menjadi jenis masalah lain seperti radang sendi hingga asam urat yang akan menyebabkan kecacatan. Namun, jika Anda mengkonsumsi daun ini, maka akan membantu mengurangi jumlah asam urat di dalam tubuh Anda secara bertahap. Selain itu, sifat anti inflamasi pada daunnya juga dapat membantu Anda mengurangi peradangan yang terjadi pada sendi Anda akibat asam urat tersebut.

Hati

menyembuhkan penyakit hati dengan daun sukun

Hati memiliki fungsi yang sangat penting bagi tubuh Anda karena dapat menghilangkan berbagai racun dari darah Anda serta menetralisir efeknya. Namun, ketika hati Anda bekerja terlalu keras dalam memetabolisme racun-racun tersebut, maka itu akan merusaknya perlahan-lahan. Apalagi jika Anda sering merokok dan minum alkohol dalam jumlah besar yang akan sangat membebani hati Anda. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena manfaat kesehatan dari daun itu dapat membantu Anda mengatasi masalah ini. Di dalam daun ini terdapat zat seperti antioksidan serta asetilkolin yang dapat membantu Anda mengurangi peradangan di hati Anda. Dengan begitu, hati Anda akan menjadi lebih baik.

Itulah 7 manfaat kesehatan yang akan Anda dapatkan dari mengkonsumsi daun sukun. Untuk mendapatkan berbagai informasi seputar manfaat daun sukun lainnya, maka Anda bisa memperolehnya melalui website official Transfer Factor di transferfactorformula.com.

Transfer Factor ini sendiri adalah perusahaan yang menjual suplemen dengan molekul cerdas alami yang berasal dari sistem kekebalan tubuh dan bekerja kepada sistem kekebalan tubuh.

 

Jenis Kanker Kulit

Berbagai Jenis Kanker Kulit Beserta Cara Mendeteksi dan Pengobatannya

Kanker kulit merupakan penyakit yang menyerang jaringan kulit. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini bisa menyerang jaringan tubuh lainnya, dan bisa menimbulkan penyakit kanker lain.

Kanker kulit umumnya menyerang orang yang kulitnya berwarna putih. Hal itu dikarenakan jaringan kulit orang berkulit putih cukup rentan terserang sel kanker, utamanya sel kanker kulit. Itu mengapa, penyakit ini sering melanda orang dari benua Amerika atau Eropa, yang penduduknya notabene berkulit putih. Walau begitu, tak menutup kemungkina bila penduduk Asia (termasuk Indonesia) juga bisa terkena salah satu jenis penyakit kanker ini.

Secara umum, penyebab utama terjadinya kanker kulit tak lain adalah sel kanker yang biasnaya muncul dari paparan sinar matahari berlebih pada kulit tubuh. Paparan senyawa karsinogen, dan faktor keturunan merupakan sebab lainnya mengapa kanker kulit bisa menjangkiti seseorang.

Kanker kulit sendiri mempunyai beberapa jenis, di mana beberapa jenis kanker kulit tersebut adalah:

1. Aclinic Kerastosis

Jenis kanker kulit yang pertama adalah Aclinci Kerastosis. Penyakit ini merupakan kanker kulit yang disebabkan oleh sel kanker karsinoma. Sel kanker tersebut biasanya menyerang orang berkulit putih, utamanya yang pernah mengalami kanker kulit sebelumnya sebanyak dua kali.

Salah satu gejala yang muncul dari kanker kulit ini adalah munculnya luka di kulit. Luka tersebut mirip eperti luka bakar, dan biasanya muncul di bagian kulit yang mudah terpapar sinar matahari.

2. Karsinoma Sel Basal

Jenis kanker kulit ini biasanya menjangkiti orang-orang di benua Asia. Penyakit kanker ini sendiri disebabkan oleh serangan sel kanker yang menyerang sel basal dalam kulit tubuh, utamanya pada kulit leher dan kepala. Orang yang terjangkit jenis kanker kulit ini biasanya akan mengalami gejala tertentu, yaitu: munculnya benjolan berwarna merah mudah di bagian kulit leher atau kepala.

3. Karsinoma Sel Skuamosa

Bisa dibilang, kalau jenis kanker kulit ini cukup berbahaya dan patut diwaspadai. Pasalnya, sel kanker penyakit ini bisa menyerang bagian tubuh lain, dan tentu akan menimbulkan penyakit kanker lainnya. Adapun penyebab kanker kulit satu ini adalah adanya serangan sel kanker yang menyerang lapisan epidermis kulit.

Orang yang terserang kanker kulit ini akan mengalami sejumlah gejala, yaitu: permukaan kulit yang mulai bersisik dan kasar, terutama di bagian kulit yang sering terpapar sinar matahari.

4. Melanoma

Dibanding jenis-jenis kanker kulit sebelumnya, jenis kanker kulit satu ini sangat mematikan. Pasalnya, penyakit kanker kulit ini bisa membuat penderitanya meninggal dunia. Melanoma sendiri terjadi akibat sel kanker yang menyerang sel kulit yang memproduksi melanin. Orang yang terserang melanoma akan mengalami gejala berupa perubahan warna kulit, serta munculnya benjolan mirip tahi lalat, yang semakin lama semakin berubah warnanya.

Melanoma sendiri ternyata terbagi lagi ke dalam beberapa jenis, yaitu:

  • Nodular Melanoma: merupakan melanoma yang ditandai dengan munculnya benjolan berwarna biru tua, hittam, atau bahkan tak berwarna. Selain itu, kulit si penderita juga akan terasa gatal serta terasa panas, utamanya pada bagian yang terkena jenis melanoma ini.
  • Lentigo Maligna: merupakan jenis melanoma yang lazim menjangkiti orang tua atau lanjut usia. Gejala dari jenis melanoma ini adalah: munculnya benjolan kecokelatan dan dapat berubah ukuran sewaktu-waktu, serta munculnya rasa perih dan panas di sekitar area yang terkena kanker.
  • Acral Melanoma: merupakan jenis melanoma yang lazim menyerang telapak tangan, kuku, atau bagian bawah jari. Gejala jenis melanoma ini sendiri antara lan:munculnua benjolan serta rasa nyeri di bagian sekitar benjolan atau kanker; atau munculnya rasa kaku di bagian kulit yang terkena jenis melanoma ini.

Cara Mendeteksi Kanker Kulit

Ada dua cara yang bisa kita lakukan, agar kita dapa mendeteksi munculnya penyakit kanker kulit. Pertama, dengan membuka pakaian kita, dan membiarkan kulit kita terpapar sinar. Amatilath kulit tubuh kita dengan saksama, apakah kulit kita telah ditumbuuhi bintik/tahi lalat, ataukah tidak.

Cara kedua, kita bisa mengamati kulit kita setiap saat, tanpa perlu membuka baju dan menjemurkan diri di bawah sinar matahari. Perhatikanlah dengan saksama kulit tubuh kita, apakah ukuran dan warnya mulai berubah atau tidak.

Perhatikan pula apakah kulit kita masih baik-baik saja, atau malah muncul gejala aneh seperti gatal-gatal berlebih atau berdarah tanpa sebab.

Bila menemukan hal-hal tak wajar pada kulit, maka segeralah periksakan diri ke dokter. Nantinya, dokter akan mendiagnosis, apakah gejala tersebut termasuk gejala kanker kulit atau bukan.

Cara Pengobatan Herbal untuk Kanker Kulit

Lazimnya, kanker kulit harus disembuhkan secara medis, dan diobati dengan obat kimiawi. Namun, kanker kulit ternyata bisa diobati dengan pengobatan herbal. Berikut ini, ada sejumlah pengobatan herbal yang bisa dilakukan, guna mengatasi kanker kulit.

1. Mengoleskan Minyak Kelapa

Minyak kelapa punya sejumlah nutrisi yang baik untuk organ tubuh manusia, tak terkecuali kulit. Salah satunya adalah asam palmitic sebesar 9% yang mampu membantu mengatasi penyakit kanker kulit.

Cara pengobatan herbal dengan minyak tersebut tergolong mudah. Kita hanya perlu mengoleskan minyak tersebut ke bagian yang terkena kanker kulit. Lakukanlah setiap hari secara rutin agar kanker kulit bisa diatasi.

2. Mengoleskan Minyak Citrus.

Jika tidak punya minyak kelapa, minyak citrus juga bisa dipakai untuk pengobatan herbal kanker kulit. Hal ini dikarenakan minyak ini mempunyai kandungan D-limolene yang dapat membantu mengatasi penyakit kanker kulit. Minyak citrus sendiri bisa dibuat dengan cara mengambil ekstrak kulit jeruk dari berbagai jenis tanaman jeruk yang ada.

3. Mengonsumsi Ekstrak Terong Ungu

Terong ungu punya senyawa solasodin glycoside (BEC5) yang mampu mengatasi penyakit kanker kulit. Bahkan, senyawa tersebut juga dapat membunuh sel kanker penyebab munculnya sejumlah jenis kanker kulit. Itulah mengapa, mengonsumsi ekstrak terong ungu bisa menjadi salah satu alternatif pengobatan kanker kulit secara herbal.

4. Mengonsumsi Jus Anggur atau Ekstrak Biji Anggur

Buah anggur kaya akan antioksidan, yang dapat mengatasi berbagai penyakit, termasuk kanker kulit. Bila ingin mengonsumsi anggur sebagai jus, sebaiknya konsumsilah maksimal 2 kali sehari, dan usahakan jangan menambah gula atau pemanis buatan dalam jus anggur yang hendak dikonsumsi.

Selain jus anggur, kita juga bisa mengonsumsi ekstrak biji anggur. Sama seperti buahnya, biji anggur juga kaya akan antioksidan. Bahkan, kandungan atioksidan pada biji anggur jauh lebih banyak dibanding buah anggur itu sendiri.

Demikianlah ualasan soal kanker kulit kali ini, dimulai dari jenis kanker kulit, hingga pendektesian dan pengobatan herbalnya. Dari pemaparan di atas, kita pun bisa tahu apa saja jenis kanker kulit, cara mendeteksinya, serta pengobatan herbalnya. Dengan begitu, kita pun jadi lebih tahu seperti apa itu kanker kulit, dan juga tahu bagaimana cara mengobatinya secara herbal.

Baca artikel lain mengenai Benalu Batu

Membantu Penyembuhan Dengan 4Life Transfer Factor