Tips Diet Vegetarian

Lakukan 6 Tips Diet Vegetarian Ini, Hidup akan Sehat

Diet Vegetarian belakangan menjadi semacam gaya hidup. Tujuan diet ini adalah agar tubuh lebih sehat. Apakah diet vegetarian sebenarnya? Diet vegetarian adalah gaya hidup yang hanya mengkhususkan mengkonsumsi produk buah dan sayur. Diet vegan murni hanya memperbolehkan mengkonsumsi sayur dan buah dan menghindari makanan non sayur dan buah. Diet vegan sama sekali menghindari daging unggas, daging merah, ikan dan segala produk olahannya.

Diet vegan melarang pelaku dietnya mengkonsumsi semua produk yang mengandung unsur hewani seperti susu, telur, keju, kue dan biskuit berbahan telur, margarin yang diolah dengan whey, segala jenis makanan yang berbahan gelatin, tulang hewan dan lainnya. Hal ini yang membedakan diet vegan murni dengan diet vegetarian yang lebih fleksibel.

Diet vegetarian masih memperbolehkan mengkonsumsi produk olahan yang memanfaatkan unsur protein hewani seperti susu, margarin dan keju. Diet vegetarian pada umumnya menekankan untuk memperbesar porsi protein nabati dan meminimalisir protein hewani yang hanya berupa produk olahan, artinya masih memperbolehkan mengkonsumsi protein hewani yang bukan berupa daging, ikan dan lemak hewani tetapi dalam jumlah minim.

Manfaat Menjadi Vegetarian

Tidak ada manfaat yang tidak dirasakan ketika melakukan hal tertentu, termasuk menjadi seorang vegetarian. Selain bisa menjadi pribadi yang sehat, diet vegetarian juga memiliki tujuan khusus. Tujuan utamanya adalah untuk menghindari penyakit tertentu dengan cara hidup lebih sehat. Tujuan lainnya yang bisa disebut sebagai bonusnya adalah mencapai berat badan ideal dan membantu menurunkan berat badan. Diet vegetarian terbukti dapat membantu mengendalikan nafsu makan sehingga mampu menurunkan berat badan, menurunkan risiko penyakit jantung, mencegah dan mengendalikan diabetes serta mencegah segala macam penyakit kronis seperti hipertensi dan kanker.

Hal ini dapat terwujud mengingat diet vegetarian menekan konsumsi daging merah yang merupakan salah satu faktor penyebab timbulnya berbagai penyakit terutama jika dikonsumsi secara berlebihan. Menurut penelitian ahli kesehatan pelaku diet vegetarian memiliki berat badan dan indeks massa tubuh (ukuran lemak tubuh) yang lebih rendah dibandingkan orang-orang yang tidak berpantang produk hewani. Kalori pada tubuh pelaku diet vegetarian juga lebih rendah sehingga tidak berlebih dan menumpuk sebagai lemak di dalam tubuh.

Sebuah penelitian medis yang dilakukan lebih dari 12 tahun lalu menampakkan hasil yang mencengangkan ketika membandingkan vegetarian dan kelompok yang tidak berpantang dalam makanan. Hasil penelitian tesebut memaparkan fakta bahwa vegetarian memiliki risiko 24 persen lebih rendah dalam menderita penyakit jantung iskemik dibandingkan para pemakan segala termasuk daging. Sementara pada vegan yang benar-benar hanya mengkonsumsi sayur dan buah risiko menderita jantung iskemik mencapai 57 persen lebih rendah dibandingkan pemakan segala. Hal ini menunjukkan fakta bahwa berpantang mengkonsumsi daging menurunkan risiko penyakit arteri koroner yang dapat menyebabkan gagal jantung.

Tips Sukses Diet Vegetarian

Acuan kesuksesan diet vegetarian adalah manakala pelaku diet merasa kenyang dan sehat dengan porsi normal makanan vegetarian yang dikonsumsinya. Meski hanya mengkonsumsi sejumlah buah dan sayur serta biji-bijian namun pelaku diet tetap bisa merasa kenyang sehingga asupan kalori yang ada dalam tubuh lebih sedikit daripada asupan harian rata-rata. Jika asupan kalori kurang dan aktifitas fisik berjalan normal maka perlahan berat badan akan berkurang signifikan.

Kesehatan jantung sangat terbantu dengan diet vegetarian. Pola makan dengan mengkonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan dan sedikit memasukkan garam dan lemak merupakan cara terbaik untuk mengendalikan kadar kolesterol jahat dalam darah dan mengendalikan tekanan darah sehingga tidak terjadi hipertensi.

Agar diet vegetarian berjalan lancar dan membawa kebaikan bagi kesehatan tubuh maka pelaku diet harus benar-benar serius menjalani dietnya. Beberapa tips berikut ini patut dipertimbangkan sebagai pelaku diet vegetarian:

1. Mengencangkan Niat

Diet vegetarian bukan karena ikut-ikutan. Kuatkan tekad bahwa niat berdiet vegetarian adalah demi kesehatan. Jika niat berdiet hanya karena boomingdan menganggapnya sebagai bagian dari lifestyle maka dapat dipastikan jika program dietnya tidak akan berlangsung lama dan hanya akan menyiksa diri.

2. Mematuhi Nasihat Ahli Nutrisi dan Medis

Sebelum memutuskan untuk berdiet vegetarian ada baiknya untuk meminta pertimbangan secara medis dan mendengarkan nasihat ahli nutrisi. Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi tubuh berada dalam keadaan sehat untuk melakukan diet tanpa mengkonsumsi protein hewani dan gizi yang dibutuhkan tubuh tetap tercukupi. Nasihat medis berkaitan dengan kondisi khusus calon pelaku diet saat itu.

Misalnya apakah ibu hamil dan menyusui diperbolehkan menerapkan diet vegetarian? Apakah usia manula bisa mempraktekkan diet vegetarian dan pertimbangan lainnya. advis medis dan saran dari ahli nutrisi akan membantu pelaku diet vegetarian menemukan pola hidup dan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh

3. Rajin Berolahraga

Diet saja tanpa olahraga manfaatnya kurang optimal. Tetap rajin berolahraga meski diet vegetarian berdampak positif bagi kesehatan. Meski ditinjau dari hasil penelitian jumlah kalori yang terdapat pada porsi makanan vegetarian lebih rendah daripada yang terdapat pada makanan yang tidak berpantang. Berolahraga membantu memperlancar peredaran darah. Aliran Oksigen ke dalam darah terserap sempurna maka tubuh pun lebih bugar, metabolisme tubuh lebih lancar.

4. Bergabung dengan Komunitas Vegetarian

Seperti layaknya klub hobi, vegetarian biasanya juga memiliki komunitas khusus. Meski tak ada larangan untuk bergaul dan kongkow bareng teman lain yang bukan vegetarian, bergaul dengan sesama vegetarian tentu membantu niat diet makin kuat.

Salah satu mudahnya tergoda untuk tidak konsisten berdiet vegetarian adalah karena berada di lingkungan yang berbeda. Misalnya acara makan-makan bareng rekan yang tidak berdiet vegetarian. Seperti makan buah simalakama, ikut makan bareng dan terpaksa melanggar pantangan diet khawatir keterusan karena merasa enaknya makan segala jenis makanan. Tidak ikut makan-makan takut dikira sombong dan eksklusif. Maka bergabung dengan komunitas sesama vegetarian tentu lebih membantu fokus pada tujuan diet.

5. Mengupdate Berita

Jangan pernah ketinggalan memantau perkembangan diet vegetarian. Hal ini untuk membantu mempraktekkan diet secara konsisten dan berkesinambungan. Rajin memantau berita bisa membantu menemukan trik dan tips khusus agar diet berjalan lancar. Misalnya mempertimbangkan apakah perlu menerapkan jenis diet secara berselang seling antar diet model Food Combining dengan diet KF.

6. Catat Perkembangan dalam Jurnal

Seperti halnya mencatat perkembangan sang buah hati, tidak ada salahnya mencatat hasil perkembangan diet vegetarian dari hari ke hari. Jurnal bisa ditulis dalam jurnal pribadi atau diary dan gadget milik sendiri atau ditulis dalam blog agar bisa dibaca orang lain sehingga sharing yang dapat diakses banyak orang ini lebih bermanfaat.

Hal yang perlu dicatat dalam jurnal tersebut misalnya menu harian, porsi makanan, kondisi tubuh saat itu setelah melakukan diet seharian, pengaruhnya terhadap penyakit yang diderita baik ditinjau dari sisi rekam medis maupun yang dirasakan sebagai penderita atau sekedar menyemangati diri sendiri untuk tak lelah berupaya.

Nah itulah beberapa ulasan tentang tips diet untuk vegetarian. Semoga bermanfaat ya.

Baca artikel lain mengenai Obat Tradisional Kanker Usus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 + 1 =