Terapi Jus untuk Prostat

Tips Terapi Jus untuk Prostat dengan Tomat

Memakan lebih banyak buah dan sayuran dapat meningkatkan keseluruhan kesehatan tubuh dan mengurangi risiko penyakit prostat, misalnya kanker prostat. Sayangnya tak semua orang suka makan buah dan sayuran dengan berbagai alasan. Jika kita merasa kesulitan untuk makan buah dan sayuran secara rutin dan langsung maka membuatnya menjadi jus bisa dijadikan pilihan. Memang ada yang menyarankan untuk tetap memakan buah asli tanpa dihancurkan tapi jika jus bisa memudahkan maka tak masalah untuk dicoba.

Memilih Buah dan Sayuran

The Academy of Nutrition and Dietetics menyarankan untuk memakan 2 ½ cup sayuran dan 2 cup buah setiap hari untuk menjaga agar prostat tetap sehat. Ikutkan sayur dan buah yang memiliki warna terang untuk mendapatkan nutrisi yang lebih banyak. Buah dan sayur yang berwarna hijau tua, oranye atau merah cenderung mengandung karoten tinggi. Nutrisi tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan prostat sehingga bisa mencegah munculnya kanker prostat.

Kita dapat menciptakan variasi jus dengan mengkombinasikan sayur dan buah yang mengandung nutrisi tinggi. Misalnya kita dapat membuat jus kombinasi antara wortel, seledi, kale, dan apel untuk memperoleh karoten. Bisa juga mengkombinasikan tomat dengan ketimun, bayam, dan sedikit jahe untuk menghasilkan rasa jus yang enak. Tomat sendiri dikenal sebagai sumber dari lycopene. Pria yang mengonsumsi lycopene memiliki risiko kanker prostat yang lebih rendah menurut Linus Pauling Institute. Selain itu pilihan lain untuk jus prostat yaitu dengan menggunakan buah pepaya, jeruk, dan wortel.

Jus segar dapat membantu kita menambah asupan vitamin dan mineral yang dibutuhkan agar prostat tetap sehat. Namun kadang kita akan kehilangan banyak serat pada buah yang juga penting untuk kesehatan prostat. Batasi konsumsi jus segar sampai 8 ons per hari dan biarkan sisanya sayuran dan buah-buahan dalam bentuk aslinya. University California, San Francisco melaporkan bahwa mendapatkan lebih banyak serat dari makanan utuh tidak hanya akan mengurangi risiko kanker prostat namun juga dapat melambatkan pertumbuhan kankernya.

Tips Membuat Jus Sehat

Jus sebenarnya bisa kita beli baik dalam bentuk segar maupun botolan/kalengan. Namun jus yang kita beli biasanya akan mengandung beragam pemanis atau gula. Selain itu, jus botolan juga melalui proses pasteurisasi yaitu pemanasan untuk membunuh bakteri dan memanjangkan masa pakainya. Jus botolan juga mengandung lebih sedikit vitamin C namun perbedaannya mungkin tidak begitu besar dampaknya pada kesehatan kita.

Satu hal yang disetujui semua orang adalah bahwa jus yang dibuat langsung sebelum diminum akan terasa lebih menyegarkan sehingga pilihan jus segar lebih utama daripada jus botolan. Membuat jus sendiri akan membantu kita untuk dapat mengonsumsi lebih banyak daripada memakannya langsung. Namun demikian jus memang tidak bisa menggantikan sepenuhnya buah atau sayuran utuh.

Cara tepat untuk membuat jus sendiri yaitu dengan memilih sayur dan buah-buahan segar. Cuci dengan bersih buah-buahan dan sayuran tersebut dan buang bagian yang kotor atau tidak diperlukan. Gunakan alat jus biasa atau blender yang tidak memisahkan ampas dari sayur dan buah. Biarkan ampas jus tersebut juga ikut kita konsumsi karena didalamnya terdapat serat yang juga dibutuhkan oleh tubuh.

Kita juga perlu memperhatikan jumlah kalori pada tidap buah atau sayuran. Kalori pada buah-buahan cenderung lebih tinggi daripada sayur-sayuran. Untuk membuat kalori yang seimbang, kita bisa menggabungkan antara sayuran dan buah-buahan. Sebaiknya tidak memasukkan gula ke dalam jus walaupun rasanya mungkin nantinya akan hambar atau masam. Tambahan sedikit gula masih dibolehkan asal tidak berlebihan. Kalori pada gula nantinya bisa kita bakar dengan melakukan olahraga kardio seperti jogging, renang, dan lain-lain.

Jus Tomat untuk Masalah Prostat

Terapi jus untuk prostat dianjurkan untuk mengatasi masalah prostat. Salah satu buah yang disebut bisa menurunkan risiko kanker prostat adalah tomat dan buah delima. Buah delima ini berasal dari Iran dan saat ini dikembangkan di banyak negara. Delima mengandung ratusan biji yang dikelilingi oleh lapisan yang disebut aril. Jus ekstrak dari aril ini akan berwarna pink atau merah. Ini mengandung banyak bahan alami seperti polyphenols, anthocyanins, dan asam ellagic yang memiliki manfaat medis.

Selain delima, buah tomat juga dipercaya bisa mengatasi masalah kanker prostat. Kandungan tomat yaitu lycopene dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh yang dapat menyebabkan kanker. Lycipene tersebut disebut-sebut lebih efektif dari vitamin E dalam meredam radikal bebas. Pada sebuah penelitian yang diterbikan di Cancer Epidemiology, Biomarkers and Prevention ditemukan bahwa tomat bisa menurunkan kanker prostat sampai 18 persen.

Cara mengolah tomat untuk prostat tidaklah sulit. Tomat sendiri bisa langsung dimakan setelah dicuci bersih. Tomat yang digunakan sebaiknya tomat segar yang terbebas dari obat-obatan. Selain dimakan segar tomat dapat dimasak seperti dibuat sambal, direbus, dipanggang atau dibuat jus tomat.

Tomat rebus untuk prostat mudah untuk dibuat. Buah tomat dapat mudah kita beli di pasar ataupun supermarket. Cara mengolahnya  yaitu dengan menyiapkan panci yang sudah diisi dengan air untuk direbus. Setelah itu, nyalakan kompor dan masukkan beberapa tomat ke dalam panci. Tunggu sampai tomat menjadi lebih lunak atau setengah bubur. Tambahkan minyak sehat seperti zaitun dan kanola secukupnya. Tomat rebus tersebut siap untuk dimakan.

Jus tomat sendiri sangat mudah untuk dibuat. Cara membuat jus tomat untuk prostat yaitu dengan menyiapkan tiga sampai empat buah tomat segar. Potong-potong agar lebih mudah dihancurkan. Masukkan ke dalam blender lalu haluskan. Bisa ditambahkan sedikit air. Jus tomat bisa langsung diminum. Ada baiknya untuk berkonsultasi dulu sebelum diminum rutin.

Selain jus itu ada beberapa jenis jus lainnya yang bisa dibuat untuk terapi masalah prostat, antara lain:

  • Summer Melon:  1 buah tomat ukuran sedang dan 1 potong semangka (kira-kira 1/8 semangka utuh). Haluskan tomat dan semangka menggunakan blender lalu sajikan.
  • Pink Panther: 1 buah apel medium, 1 buah jeruk, 1 cup strawberry, 1 cup potongan semangka. Haluskan semua bahan yang disiapkan menggunakan blender kemudian sajikan.
  • Green Breakfast: 2 buah apel hijau, 1 paprika hijau, 3 wortel, 1 ketimun, 15 anggur, 2 cup bayam, 1 tomat. Haluskan semua bahan menggunakan blender lalu siap disajikan.
  • Veggie Blueberry: 1 buah apel, 1 cup blueberry, 1 brokoli, 6 wortel, 1 tomat. Haluskan semua bahan menggunakan blender, bisa menghilangkan 1 bahan seperti brokoli.
  • Liquid Pizza: basil kering, ½ kepala cauliflower, 1 ketimun, 1 bawang daun, 2 tomat cherry. Haluskan semua bahan menggunakan blender, rasa dari jus ini menyerupai pizza dan sebagian besar menyukai disajikan hangat.

Itulah beberapa resep jus buah dan sayuran yang bisa digunakan untuk meminimalisir risiko kanker prostat. Ada baiknya untuk bertanya pada dokter tentang konsumsi jus buah ini. Dokter bisa menyarankan mana yang sebaiknya diminum dan tidak bertentangan dengan obat-obatan lain yang mungkin sedang dikonsumsi pasien.

Baca artikel lain mengenai Faktor Pemicu Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.