Tag Archives: syarat proses kemoterapi

Persiapan Mental Sebelum Kemoterapi

Cara Mengatasi Rasa Takut Saat Ingin Melakukan Kemoterapi

Kemoterapi bukan sesuatu yang mudah, baik dalam melakukannya maupun dalam pengambilan keputusannya. Sering kali pasien yang akan melakukan kemoterapi merasa takut akan risiko yang ditimbulkan. Makanya kesiapan mental adalah hal yang paling penting untuk dipersiapkan.

Salah satu cara mengatasi rasa takut saat ingin melakukan kemoterapi adalah memberikan sugesti pikiran dengan positif. Untuk hal ini, keluarga harus mampu membantu pasien yang akan menjalaninya supaya percaya diri.

Ada banyak sekali hal yang harus dipersiapkan keluarga dan pasien sebelum melakukan kemoterapi. Pembahasan mengenai dua hal ini akan ada di bawah ini.

Persiapan Mental Sebelum Kemoterapi

Seperti yang sudah disebutkan di atas, kesiapan mental adalah hal yang paling harus diperhatikan sebelum menjalani kemoterapi. Jadi pengobatan kanker ini bukan hanya berpengaruh dalam tubuh. Menurut seorang terapis ahli dari Manhattan yang bernama Paul Hokemeyer, PhD, JD, hal-hal yang harus benar-benar dipersiapkan sebelum menjalani kemoterapi antara lain emosional, intelektual, dan fisik.

Supaya dapat mempersiapkan diri dari sisi emosional maka pasien kanker harus dapat dukungan dari orang-orang terdekat. Bisa juga dari komunitas-komunitas yang anggotanya adalah orang yang peduli atau juga mengalami penyakit yang sama. Sementara itu, secara intelektual pikiran pasien kanker yang dikemoterapi harus diarahkan kepada hal-hal yang positif seperti penyembuhan, kesehatan, dan lain sebagainya.

Kemudian, secara fisik pasien harus mengubah pola hidupnya dengan lebih baik. Seperti jadi rajin olahraga, diet makanan sehat, banyak istirahat dan lain sebagainya.

Diantara semuanya, sisi emosional dan intelektual adalah hal yang paling sulit dimiliki. Namun, dengan kasih sayang dan dukungan keluarga atau teman dekat bisa mempercepat atau membuat proses penyembuhan lebih mudah.

Cara lain supaya rasa cemas atau takut bisa teratasi adalah dengan cara menghipnotis diri sendiri. Biasanya hal ini banyak dilakukan oleh orang-orang yang ingin menghilangkan kecanduan atau memperbaiki diri. Namun bisa juga untuk menghilangkan kecemasan, rasa takut, rasa kurang percaya diri, dan lain sebagainya. Bahkan banyak digunakan juga untuk membuat orang yang sakit jadi bisa sembuh.

Cara untuk mengatasi rasa takut dengan hipnotis diri sendiri sangat mudah. Berikut ini langkah-langkahnya.

  • Anda harus melakukan ini dengan tenang maka harus mencari tempat yang sepi atau hening. Bisa di kamar sendiri tanpa ada orang.
  • Sesudah itu Anda duduk atau berbaring dengan santai. Rebahkan badan dengan pelan-pelan agar badan rileks. Biarkan seluruh tubuh Anda dari bagian kepala sampai kaki merasa rileks. Ciri Anda telah rileks adalah ketika menggerakkan anggota tubuh maka rasanya akan sangat berat. Buat diri Anda rileks selama sekitar 15 menit.
  • Merasa kurang rileks? Satu hal lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan menghitung mundur dari angka 100 sampai 1. Di setiap hitungan mundurnya, di dalam hati Anda harus berkata “Aku akan rileks” atau “Aku menjadi rileks”. Nanti Anda akan merasakan bahwa napas akan menjadi lebih teratur secara perlahan.
  • Sesudah merasa benar-benar rileks maka Anda harus berbicara sendiri kepada alam bawah sadar diri Anda. Anda harus mengatakan semua hal yang diinginkan. Oleh karena ingin mengatasi rasa takut karena akan menjalani kemoterapi maka Anda bisa bicarakan bahwa Anda ingin rasa takut yang dimiliki hilang.

Berbicara dengan alam bawah sadar diri sendiri memang salah satu hal yang mampu memberikan dampak positif bagi diri sendiri. Asalkan kata-kata yang dikeluarkan benar agar pesan dari otak kita akan diterima.

Salah satu caranya adalah jangan menggunakan kata “tidak”. Kenapa? Oleh karena alam bawah sadar kita tidak tahu atau mengenal kata tersebut. Jadi, jika kata “tidak” itu diucapkan justru alam bawah sadar kita akan mengatakan “ya”.

Contohnya, supaya rasa takut hilang ketika akan kemoterapi maka kata-kata yang diucapkan jangan “Saya tidak akan takut”. Jika demikian justru alam bawah sadar Anda akan mencernanya sebagai “Saya akan takut”. Cara mengatasi rasa takut ini benar-benar menggunakan kekuatan pikiran yang bisa membuat dampak positif orang yang melakukannya dan alam semesta yang mendukungnya.

Anda harus mengulang-ulang kata dengan sugesti positif tersebut agar benar-benar memberikan pengaruh kepada self hipnotis. Sesudah selesai mengatakannya maka bangunkan diri Anda sendiri dari kondisi hipnotis tersebut dengan cara menghitung dari 1 sampai 10. Ketika menghitung tersebut dalam hati Anda harus mengatakan bahwa “Saya akan bisa menjadi pribadi yang saya inginkan, saya akan berani menghadapi kemoterapi”.

Begitu kira-kira cara-cara untuk mengatasi rasa takut saat ingin melakukan kemoterapi. Sesudah mendapatkan kepercayaan diri dan rasa takut hilang maka selanjutnya Anda bisa mempersiapkan diri untuk benar-benar melakukan kemoterapi.

Persiapan Sebelum Kemoterapi

Sebelum proses kemoterapi dilakukan Anda bisa melakukan persiapan untuk diri sendiri. Tentunya dengan bantuan ahli. Anda bisa bertanya dulu mengenai efek samping yang bisa dialami ketika sedang kemoterapi  atau sesudahnya. Dengan demikian, antisipasi bisa Anda lakukan sebelum kemoterapi dijalankan.

Misalnya jika menurut dokter, Anda akan kehilangan rambut maka Anda bisa mempersiapkan diri mengenai cara untuk menutupinya. Atau misalkan akan berefek kepada ingfertilitas, Anda bisa menyimpan telur atau sperma supaya nanti bisa memiliki keturunan di masa depan, dll.

Sesudah itu lakukan prosedur-prosedur sebelum kemoterapi dilakukan. Daftar prosedurnya adalah sebagai berikut.

  • Tes Darah Standar

Ini adalah langkah pertamanya, keperluannya adalah sebagai sebuah catatan awal agar dokter dapat memastikan bahwa tubuh Anda memang telah siap untuk dikemoterapi. Dengan tahu level darah dari pasien maka dokter onkologi bisa tahu keberhasilan dari kemoterapi. Lalu bisa menentukan juga mengenai obat yang akan digunakan, seperti apakah butuh obat tambahan agar sel kanker terbunuh, pengobatan telah efektif atau belum, dan lain sebagainya.

  • Tes Radiologi

Untuk melakukan tes ini bisa dengan menggunakan berbagai cara atau tipe seperti PET, CT scan, MRI, X-ray, atau tes ultrasound. Tes ini dijalankan dalam waktu yang cukup lama bahkan berulang-ulang sampai beberapa kali. Selain dilakukan sebelum kemoterapi juga dilakukan sesudah kemoterapi.

Kegunaan tes ini adalah sebagai pengukur terhadap respon tubuh Anda terhadap pengobatan yang nanti akan dijalani.

  • Tes Gigi

Kenapa tes ini harus dilakukan? Agar dokter bisa melihat jika ada tanda-tanda infeksi yang akan terjadi. Infeksi ini bisa saja menyebabkan komplikasi. Saat dimulainya kemoterapi, Anda harus memakai air hangat dan baking soda untuk membersihkan gigi. Kegunaannya agar tidak mengalami sariawan.

Orang yang dikemoterapi kebanyakan mulutnya akan menjadi kering. Agar tidak membuat iritasi maka jangan gunakan pasta gigi yang punya kandungan natrium lauryl sulfat.

  • Podiatric Evolution

Hal ini dilakukan jika Anda punya masalah-masalah seperti diabetes, sirkulasi yang buruk, dan berbagai masalah kesehatan lain yang ada hubungannya dengan penyembuhan luka dan kaki. Anda harus melakukannya karena proses kemoterapi juga bisa membuat infeksi pada kulit dan kuku.

Itu dia prosedur-prosedur yang dilakukan sebelum Anda melakukan kemoterapi. Jika sudah kemoterapi maka Anda akan merasa kelelahan sehingga butuh istirahat yang banyak. Istirahat sampai Anda merasa sudah kuat dan sehat kembali. Hal ini terjadi karena darah Anda akan menurun akibat dari obat kemo yang digunakan.

Demikianlah informasi mengenai bagaimana cara mengatasi rasa takut saat ingin melakukan kemoterapi.

Baca artikel lain mengenai Beda Kanker Rahim dan Kanker Serviks