Tag Archives: Pola Makan untuk Penderita Kanker Prostat

Cegah Kanker Prostat

Yuk Perbaiki Gaya Hidup Cegah Kanker Prostat

Kuncinya rutin olahraga dan makan sayur.

Penyakit kanker adalah momok bagi siapa saja. Selain penyebarannya yang cepat, penyakit ini juga mematikan dan tak pandang bulu. Laki-laki atau perempuan, tua-muda bahkan anak-anakpun bisa terkena kanker.  Penyebabnya bisa faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup.

Meski berbahaya, bukan berarti penyakit kanker ini tak dapat dicegah. Salah satu pencegahan penyakit kanker adalah memperbaiki gaya hidup. Apa saja jenis kanker bisa diobati dan dicegah dengan gaya hidup sehat dan seimbang.

Salah satu jenis kanker yang menjadi momok laki-laki adalah kanker prostat. Kanker ini terjadi pada saluran kemih pria. Prostat adalah kelenjar yang terdapat di bawah kandung kemih pria. Fungsinya untuk memproduksi cairan yang melindungi dan menyalurkan sperma.

Idealnya prostat ini membesar ketika usia seorang pria memasuki usia 50 tahun.  Perlu diwaspadai jika prostat membesar sebelum waktunya sehingga membentuk bejolan atau tumor. Pertumbuhan sel-sel tak terkendali pada prostat itu sangat mungkin membentuk tumor ganas yang menjadi bibit kanker.

Sama dengan kanker lainnya,  pertumbuhan kanker prostat bisa berlangsung lama dan seringkali tidak disadari.  Ketika kanker membesar dan masuk stadium lanjut, barulah si penderita terdiagnosa.  Ciri-ciri kanker prostat antara lain buang air kecil yang tidak lancar, si penderita menunggu beberapa lama di toilet sampai air seni keluar.   Bukan hanya tidak lancar, namun intensitas buang air kecil yang lebih sering dari biasanya juga kerap dialami oleh penderita kanker prostat.

Ciri lainnya adalah ada tetesan air seni yang tertinggal di celana dalam. Penderita kanker prostat stadium lanjut sering merasa sakit dan di pangkal penis dan air seni yang berdarah. Selain itu penderita juga mengalami penurunan berat badan secara drastis.

Kanker prostat menjadi penyumbang kematian pria terbesar ketiga di Indonesia setelah kanker paru dan usus besar .  Faktor penyebab kanker prostat bisa karena usia lanjut, keturunan atau genetika jika ayah atau saudara laki-laki terkena kanker prostat pada usia sebelum 60 tahun, maka Anda memiliki potensi terkena kanker prostat lebih tinggi. Selain faktor keturunan, pemicu lainnya adalah paparan logam cadmium, obesitas atau kegemukan,  hubungan seks di usia muda, dan gaya hidup.

Gaya Hidup Rentan Kanker Prostat

Faktor gaya hidup rupanya juga bisa menjadi penyebab seseorang terkena kanker prostat.  Kanker terbentuk karena adanya radikal bebas yang ada di mana-mana, termasuk juga paparan asap rokok. Merokok bukan hanya menyebabkan kanker paru-paru, akan tetapi juga bisa memicu kanker prostat.

Gaya hidup juga bisa dilihat dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Sebagian besar penderita kanker prostat disebabkan konsumsi alkohol berlebih dan seringnya mengkonsumsi makanan yang mengandung pengawet.  Keenganan seseorang mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan segar rupanya juga memicu sel kanker tumbuh lebih cepat,apalagi jika gaya hidup yang dijalani tidak seimbang.

Lingkungan kerja seseorang rupanya bisa juga menjadi pemicu. Terutama mereka yang bekerja di sektor industri dan berhadapan dengan logam cadmium atau bahan utama pembuat baterei.  Bahan kimia lainnya yang berbahaya juga bisa menjadi penyebab kanker prostat. Selain itu, faktor stress dan tekanan pekerjaan yang tinggi bisa juga memicu terjadinya kanker prostat. Itu sebabnya menyeimbangkan gaya hidup sangat diperlukan. Bukan hanya bagi mereka yang sudah terdiagnosa kanker prostat, akan tetapi jika sudah mengalami gejala atau ciri seperti di atas ada baiknya juga mengubah gaya hidup.

Jika Anda memiliki gaya hidup yang berantakan, tidak ada salahnya mulai memperbaikinya dari sekarang. Bukan menakut-nakuti, akan tetapi demi kesehatan dan menjauhi penyakit termasuk kanker prostat.

Yuk, Jalani Gaya Hidup Sehat Anti-Kanker Prostat

Penyebab kanker yang paling mungkin memang faktor genetika atau keturunan. Namun demikian bukan berarti penyakit tersebut tidak dapat dicegah.Salah satu pencegahan paling efektif adalah memperbaiki gaya hidup, meliputi pola makan, istirahat, dan olahraga.

1. Pola Makan untuk Penderita Kanker Prostat

Kamu adalah apa yang kamu makan. Apa yang kamu makan bisa mempengaruhi tubuhmu. Termasuk apakah makanan yang kamu konsumsi tersebut bisa memicu penyakit seperti kanker atau tidak. Makanan berpengawet dan berlemak menjadi pemicu penyakit kanker. Itu sebabnya penderita kanker pada stadium awal disarankan menjauhi makanan berpengawet dan berlemak.

Makanan yang disarankan untuk penderita kanker antara lain sayuran seperti tomat dan brokoli.  Kandungan likopen dalam tomat mampu berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mengurangi dan menekan risiko kanker prostat.

Brokoli mengandung senyawa yang mampu membunuh sel-sel kanker prostat tanpa menganggu atau membunuh sel prostat yang masih sehat.

Selain brokoli dan tomat sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi jenis kacang-kacangan seperti kedelai mampu menurunkan risiko kanker prostat. Selain protein nabati, kanker prostat juga bisa dicegah dengan konsumsi ikan segar.  Ikan mengandung omega-3 dan omega-6 yang dapat mencegah perkembangan kanker prostat.

2. Pola Istirahat Penderita Kanker Prostat

Penderita kanker prostat perlu istirahat yang cukup untuk menstabilkan tubuhnya. Bekerja terlalu keras dan sering di depan komputer juga bisa menjadi pemicu. Itu sebabnya untuk penderita kanker prostat menjaga tidur terutama di malam hari dan menghindari begadang  atau tidur terlalu larut.

Sel-sel kanker  bisa dimusnahkan dengan adanya sirkulasi udara yang sehat dalam tubuh. Itu sebabnya istirahat yang cukup dan seimbang sangat diperlukan agar sel-sel kanker tidak berkembang lebih lanjut.

3. Olahraga yang Cukup

Bukan hanya makanan dan tidur yang harus diatur. Penderita kanker prostat juga harus memperhatikan kebugaran tubuh dengan cara olahraga. Latihan fisik paling tidak tiga jam dalam seminggu bisa menjauhkan seseorang dari kanker.

Latihan fisik dimaksud seperti berjalan, joging, atau bersepeda.

Berdasarkan penelitian, mereka yang aktif berolahraga, memiliki risiko 60 persen lebih rendah terhindar dari penyakit mematikan seperti kanker prostat.
Selain itu berolahraga juga mencukupi kadar oksigen dalam tubuh. Sel kanker enggan hidup dalam tubuh yang memiliki kecukupan oksigen.

Olahraga juga bisa dilakukan dengan gerakan ringan di pagi hari. Tidak perlu lama-lama sisihkan waktu 15-30 menit untuk memberikan asupan oksigen pada tubuh.

Penderita kanker prostat membutuhkan asupan vitamin D yang cukup. Itu bisa didapat dari sinar matahari pagi. Itu sebabnya berolahraga juga dapat memberikan asupan vitamin D.

Selain memperbaiki gaya hidup, ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh penderita kanker. Antara lain menghindari makanan yang digoreng. Gorengan memang nikmat dan disukai oleh banyak orang. Namun di balik kenikmatannya itu terdapat bahaya mengancam. Termasuk risiko kanker prostat. Itu sebabnya penderita kanker prostat menghindari makanan yang digoreng. Alasannya adalah makanan yang digoreng mengandung karsinogen yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Jika mengalami tanda-tanda seperti di atas, selain memperbaiki gaya hidup sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Gaya hidup sehat bukan befungsi mengobati, akan tetapi untuk menyeimbangkan tubuh dari efek samping pengobatan kanker.

Baca artikel lain mengenai Kedelai Dapat Mengobati Kanker