Tag Archives: penyebab tumor otak

Efek Samping Operasi Tumor Otak

Inilah Efek Samping Operasi Tumor Otak Yang Harus Kita Ketahui

Pengobatan beberapa penyakit dapat dilakukan dengan beberapa metode, seperti dengan menggunakan obat, melalui perawatan intensif dan operasi. Takukah anda bahwa sebuah operasi akan menyebabkan efek samping, salah satunya adalah efek samping operasi tumor otak. Efek samping dari sebuah operasi bermacam-macam. Bisa dalam jangka waktu yang singkat atau dalam jangka waktu yang lama.

Sebelum mengenal mengenai efek samping operasi tumor otak lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui tenttang penyakit tumor otak, gejala dan penyebab penyakit ini.

Sudah Tahu Penyakit Tumor Otak Itu Apa?

Otak merupakan bagian tubuh yang penting fungsinya. Tahukah kamu mengenai penyakit tumor otak dan efek samping operasi tumor otak? Pengobatan yang diharapkan mampu menyembuhkan tersebut juga memiliki efek yang cukup bikin merinding. Selain memilki kegunaan untuk berpikir otak juga memegang peranan penting untuk mengendalikan beberapa kinerja organ tubuh. Otak pula yang memberikan perintah beberapa bagian tubuh untuk menjalankan fungsinya. Oleh karena itu, otak memiliki peranan sangat penting dalam tubuh.

Tumor otak merupakan salah satu penyakit yang cukup mematikan di dunia.penyakit ini membutuhkan waktu yang lama dalam proses penyembuhannya. Penyakit tumor otak adalah penyakit yang menyerang otak, sehingga otak tidak dapat melaksanakan fungsinya dengan baik. Penyakit ini sebabkan karena munculnya sel-sel kanker yang  tumbuh dalam jaringan otak secara tidak terkendali sehingga otak tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Tumor otak dapat dibedakan menjadi dua macam. Pertama, tumor otak primer. Tumor yang menyerang jaringan otak secara langsung. Sementara tumor otak sekunder merupakan hasil penyebaran sel kanker dari jaringan tubuh yang lain.

Efek Samping Operasi Tumor Otak dan Risikonya

Operasi merupakan salah satu metode untuk menyembuhkan penyakit dalam tubuh manusia. Biasanya operasi dilakukan jika metode perawatan dengan obat tidak dapat menunjukkan hasil yang maksimal. Metode penyembuhan dengan operasi tentunya juga memiliki risiko tersendiri, terutama karena operasi biasanya memiliki efek samping yang akan dirasakan oleh pasiennya.

Oleh karena itu, operasi biasanya membutuhkan persetujuan dari banyak pihak, mulai dari keluarga, serta pasien itu sendiri. Besarnya risiko terletak pada di bagian mana tubuh akan dioperasi. Misalnya operasi tumor otak, tentunya akan memiliki efek samping operasi tumor otak dengan tingkat yang berbeda-beda. Juga waktu yang berbeda-beda pula tergantung dari jenis operasi  yang dijalankan.

Operasi bedah tumor otak biasanya dijalankan jika area yang terkena tumor mudah diakses dan dapat disembuhkan melalui operasi. Risiko terjadinya efek samping operasi tumor otak pada tempat yang mudah diakses jauh lebih kecil daripada tumor otak yang terletak di tempat yang sulit diakses.

Berikut ini adalah beberapa efek samping yang terjadi setelah seseorang melakukan operasi tumor otak. Di antaranya:

1. Sakit Kepala

Efek samping operasi tumor otak yang pertama adalah sakit kepala. Bukan seperti sakit kepala sebelumnya yang dapat sembuh dengan meminum obat pereda nyeri, sakit kepala ini memberikan rasa tidak nyaman pada kepala. Biasanya ini terjadi beberapa hari pasca operasi.Kemudian mereda seiring berjalannya waktu, namun kadang pasien juga mengalami sakit kepala setelah beberapa bulan pasca operasi. Bahkan beberapa tahun pasca operasi sakit kepala juga bisa muncul.

2. Pendarahan dan Infeksi

Efek lainnya selain sakit kepala adalah terjadinya pendarahan atau infeksi yang bisa terjadi akiba kelalaian atau kesalahan dalam prosedur operasi yang dilakukan. Oleh karena itu, operasi bedah tumor otak harus dilakukan oleh dokter yang ahli di bidang bedah. Infeksi ini juga dapat diakibatkan karena bakteri, sehingga menyebabkan infeksi pada jaringan otak setelah infeksi.

3. Kejang

Efek selanjutnya yang terjadi pasca operasi tumor otak adalah kejang. Kejang merupakan suatu keadaan tubuh berkontraksi secara tidak terkendali. Saat terjadi kejang seseorang harus mendapatkan perawatan dan penanganan dengan segera. Kejang ini dapat terjadi pasca operasi. Juga dapat terjadi beberapa bulan atau tahun pasca operasi tumor otak.

4. Pembengkakan Otak

Efek samping operasi tumor otak selanjutnya adalah pembengkakan yang terjadi pada otak. Hal ini disebabkan oleh penumpukan cairan yang disebut cerebrospinal pada otak. Penumpukan cairan ini akan memberikan efek sakit kepala, nyeri pada kepala yang tak tertahankan. Juga disertai muntah dan badan mudah capek jika melakukan aktivitas. Jika penumpukan cairan ini semakin banyak, maka dianjurkan untuk melakukan operasi pengeluaran cairan agar tidak membahayakan pasien.

5. Stroke dan Kerusakan yang Terjadi Pada Otak

Efek samping selanjutnya adalah stroke. Stroke terjadi karena adanya gangguan pada aliran darah di otak. Operasi tumor otak dapat memberikan efek terjadinya stroke pada pasien. Stroke dapat menyebabkan kerusakan pada otak dan jaringannya. Kerusakan ini akan mengakibatkan terjadinya kelumpuhan, sulit bergerak dan bicara.

Itulah beberapa efek samping operasi tumor otak. Memang tidak semua efek tersebut dapat terjadi. Itulah mengapa operasi tumor otak membutuhkan persetujuan dari beberapa pihak. Hindari makanan dan minuman yang mengandung pengawet dan pewarna. Konsumsi makanan yang bergizi, menjaga kebersihan lingkungan juga badan. Selain itu, jangan lupa olahraga untuk menjaga kesehatan tubuh anda. Jangan lupa melakukan pola hidup sehat.

Penyebab Terjadinya Kanker Otak

Penyebab penyakit tumor otak bermacam-macam, mulai dari faktor makanan hingga lingkungan yang kurang bersih. Berikut ini merupakan penyebab tumor otak, terutama tumor otak pada anak.

1. Faktor Makanan

Makanan menjadi faktor utama penyebab tumor otak. Apa yang kita makan tentunya akan mempengaruhi kesehatan tubuh. Oleh karena itu, memilih makanan yang baik tentunya sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh kita karena makanan merupakan salah satu sumber energi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Makanan ternyata juga dapat menyebabkan terjadinya tumor otak, terutama makanan kemasan. Makanan kemasan banyak yang mengandung bahan pengawet dan pemanis buatan. Oleh karena itu makanan ini tidak baik untuk kesehatan.

2. Paparan Rokok

Merokok tidak baik untuk kesehatan, tidak hanya bagi kesehatan sang perokok tapi juga orang-orang di sekitarnya. Merokok juga dapat merusak bagian tubuh yang penting, seperti jantung, paru-paru, juga dapat menyebabkan kanker.

3. Paparan Barang Elektonik

Selain rokok paparan barang elektronik seperti ponsel juga dapat membahayakan kesehatan, terutama bagi anak-anak. Hal ini juga dapat mengakibatkan kanker otak karena bahaya sinar radiasi layar ponsel dan barang elekronik lainnya,

Demikianlah beberapa penjelasan singkat mengenai efek samping yang akan terasa setelah operasi tumor otak dilakukan. Sekalipun ada pasien yang mengalami efek samping tersebut, namun mereka yang berhasil hidup sehat tanpa efek samping tersebut juga ada. Yang terpenting adalah kita melakukan ikhtiar untuk mendapatkan kesembuhan, selalu mengonsumsi makanan yang bergizi dan diet seimbang, rutin berolahraga dan tentu saja selalu meminta kesehatan kepada Tuhan yang Maha Kuasa.

Baca artikel lain mengenai Bawang Dayak

Makanan Penyebab Kanker Otak

Apa Saja Makanan Penyebab Kanker Otak yang Harus Dihindari?

makanan penyebab kanker otakPenyakit kanker merupakan suatu jenis penyakit yang sangat ditakuti dan sekarang ini sering diketahui diidap oleh sebagian orang. Pergeseran pola makan, pola hidup, dan lingkungan sangat mempengaruhi timbulnya kanker dari hampir semua kalangan usia. Salah satu jenis penyakit kanker adalah kanker otak. Kanker otak adalah jenis kanker yang diperoleh akibat penyebaran kanker melalui aliran darah dari organ lain. Penyebab yang berasal dari otak masih belum diketahui. Makanan yang dikonsumsi dapat menjadi pemicu terjadinya kanker otak. Makanan penyebab kanker otak tersebut bahkan sering dikonsumsi sehari-hari.

Penyebab Kanker Otak

Kanker otak dapat terjadi pada semua usia. Dari usia bayi hingga usia lanjut dapat terjangkit penyakit kanker otak ini. Berikut ini adalah penyebab terjadinya kanker otak yang harus diwaspadai.

  1. Makanan pemicu kanker otak.
  2. Terinfeksi virus HIV.
  3. Bagian otak terekspos radiasi saat melakukan radioterapi.
  4. Paparan racun dari lingkungan.
  5. Paparan zat kimia.
  6. Merokok atau menghirup asap rokok.
  7. Faktor genetik.
  8. Penyakit genetik seperti Sindrom Gorlin, Sindrom Turcot, Sindrom kanker Li-Fraumeni, Sindrom Von Hippel-Lindau dan Sklerosis Tuberose dapat meningkatkan risiko penyakit kanker otak.

Gejala Kanker Otak

Gejala kanker otak yang terjadi tergantung pada letak, ukuran, dan kecepatan perkembangan sel kanker di dalam otak. Gejala yang timbul diakibatkan karena sel kanker menekan dan menghalangi bagian otak sehingga otak tidak dapat berfungsi dengan normal.

Gejala dari penyakit kanker otak yang sering terjadi dan harus diwaspadai adalah sakit kepala terus-menerus serta tidak tertahankan. Gejala kanker yang terjadi pada otak lainnya adalah muntah, tubuh tiba-tiba kejang, pengurangan fungsi penglihatan, pengurangan fungsi pendengaran, gangguan pada indera pembau, kehilangan keseimbangan tubuh, koordinasi tubuh menghilang, kaku pada leher, memiliki perubahan perilaku abnormal, sering merasa lupa, sering mengantuk, dan emosional.

Gejala-gejala tersebut harus diwaspadai sebagai gejala kanker otak. Apabila timbul salah satu gejala atau lebih dan dicurigai sebagai kanker otak maka sebaiknya harus segera diperiksa ke dokter untuk memperoleh pengobatan yang tepat.

Gejala akan sulit terdeteksi apabila kanker otak terjadi pada usia bayi dan anak-anak. Pada usia ini mereka tidak dapat bercerita tentang gejala yang dirasakannya. Untuk mengetahui gejala yang timbul di usia ini harus memperhatikan perubahan perilaku dan kondisi pada anak. Segera konsultasikan ke dokter agar dapat memperoleh penanganan lebih lanjut.

Makanan Penyebab Kanker Otak

Makanan yang sering dikonsumsi dapat menjadi pemicu terjadinya penyakit kanker otak. Terkadang hal ini kurang disadari. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui jenis-jenis makanan yang dapat menjadi penyebab penyakit kanker otak.

Beberapa jenis makanan yang dapat menjadi penyebab kanker otak, di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Daging merah. Terlalu banyak mengonsumsi daging merah dapat menjadi pemicu timbulnya kanker otak. Yang dimaksud dengan daging merah adalah daging berwarna merah seperti daging kambing dan daging sapi. Makanan penyebab kanker otak ini dapat lebih berisiko apabila dimasak dengan cara dibakar karena daging yang gosong menjadi bersifat karsinogenik. Untuk menghindarinya dapat mengonsumsi daging merah secukupnya dan imbangi dengan serat dari sayuran dan buah-buahan.
  2. Makanan kemasan. Makanan kemasan mengandung banyak pengawet dan pemanis buatan. Kandungan di dalam makanan kemasan yang dapat menjadi penyebab munculnya kanker otak adalah akrilamida. Kemasan yang digunakan juga mengandung vinil klorida yang memicu kanker otak.
  3. Daging olahan. Daging olahan seperti sosis dan daging kalengan yang dikemas dapat menjadi penyebab kanker otak. Sodium nitrit yang dikandung pada jenis makanan daging olehan ini merupakan zat aktif pemicu kanker.
  4. Gorengan. Makanan yang digoreng dan mengalami pemanasan dalam suhu tinggi dapat menimbulkan zat akrilamida sebagai pemicu kanker otak. Sebaiknya tidak terlalu sering mengonsumsi makanan gorengan untuk menghindari risiko kanker.
  5. Tepung putih. Tepung putih mengandung karbohidrat yang tinggi dan ini dapat menjadi pemicu timbulnya kanker otak. Proses pemutihan pada tepung juga menjadi penyebab terjadinya kanker otak.
  6. Kentang goreng. Kentang goreng yang dipanaskan dengan menggunakan minyak goreng bersuhu tinggi dapat mengandung akrilamida. Zat akrilamida ini merupakan zat karsinogenik yang menyebabkan kanker. Kentang goreng yang dikonsumsi biasanya diberikan bumbu dengan kandungan MSG tinggi. Kandungan MSG ini juga dapat memicu kanker otak.
  7. Makanan yang mengandung pemanis buatan. Pemanis buatan atau aspartam yang dikonsumsi akan diproses di dalam tubuh dan menghasilkan zat penyebab timbulnya kanker otak yaitu DKP.

Makanan penyebab kanker otak tersebut sebaiknya dihindari agar tidak memicu timbulnya penyakit kanker otak. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Lakukan pola makan sehat, pola hidup sehat dan hidup di lingkungan yang sehat untuk mencegah kanker otak. Apabila telah terjangkit penyakit kanker otak maka harus segera dilakukan penanganan secara medis agar tidak menjadi lebih parah dan menyelamatkan jiwa kita.

Baca artikel lain mengenai Cara Merawat Luka