Tag Archives: penyakit sirosis hati

Gejala Sirosis Hati

Gejala Sirosis Hati dan Pola Makan untuk Pasien Sirosis Hati

Apabila mendengar kanker hati, pasti akan selaluikut mendengar sirosis disebut-sebut. Lantas apa sebenarnya sirosis hati? Dan apa pula gejala yang muncul? Tak banyak yang mengetahui secara pasi mengenai apa itu sirosis, selain merupakan penyakit hati yang berbahaya. Sirosis merupakan sebuah kondisi dimana jaringan parut di hati terbentuk sebab hati yang rusak dalam jangka panjang. Kemudian penyakit ini berikembang secara perlahan sedikit demi sedikit, jaringan parut lantas menggantikan jaringan yang sehat sampai akhirnya hati kehilangan fungsinya. Jaringan parut akan menghambat adanya aliran darah yang melewati hati, itulah yang kemudian sebabkan kerja hati jadi tak maksimal bahkan jadi terhenti sama sekali.

Yang harus menjadi catatan adalah kerusakan yang disebabkan oleh sirosis itu tak akan bisa diperbaiki, dan parahnya bisa meluas lebih besar lagi sampai akhirnya menyebabkan hati kehilangan fungsinya. Inilah yang kemudian dikenal dengan istilah medis gagal hati dan sebabkan kematian. Perkembangan sirosis hati ini memakan waktu sampai tahunan, karena terjadi perlahan sedikit demi sedikit. Penanganan yang dilakukan oleh tenaga ahli umumnya sebagai cara untuk memperlambat perkembangan dari penyakit itu sendiri.

Merasa bahwa hati biasa-biasa saja? Ketahuilah bahwa hati merupakan organ padat yang ukurannya paling besar jika dibandingkan dengan organ lainnya dalam tubuh manusia. Fungsi hati antara lain:

  • Menjadi tempat penyimpanan nutrisi berlebih, sekaligus mengembalikan nutrisi tersebut melalui aliran darah ke seluruh tubuh.
  • Untuk memproduksi protein di dalam darah yang bisa membantu pengiriman oksigen, membantu penggumpalan dan untuk imun tubuh kita.
  • Untuk menyimpan gula, dengan bentuk glikogen.
  • Jika ada unsur yang berbahaya dalam tubuh maka hati yang akan menyingkirkan unsur tersebut dari aliran darah, misalnya obat-obatan dan juga alkohol.
  • Menghasilkan kolesterol dan hancurkan lemak.
  • Dalam mencerna makanan dibutuhkan empedu, dan hatilah yang memproduksi cairan tersebut.

Luar biasa sekali kinerja hati, dan bisa dikatakan hati ini adalah organ yang sangat tangguh. Hati akan terus bekerja sebisanya walau ia berada dalam keadaan yang rusak. Bahkan hati juga akan berusaha untuk memperbaiki dirinya sendiri, sampai organ rusak total dan tidak ada fungsi yang bisa dilakukan sama sekali.

Macam-macam Gejala Sirosis Hati yang harus Diwaspadai

  • Selera makan yang hilang sama sekali. Diawali oleh selera makan yang berkurang sedikit demi sedikit, setelah terbiasa dengan malas makan akhirnya selera makan jadi hilang sama sekali. Hal ini kemudian berhubungan dengan gejala sirosis hati lainnya, saling bersinambungan.
  • Karena selera makan yang menurun, akhirnya selalu merasa kekurangan energi, lalu merasa letih dan ngantuk.
  • Kemudian terjadi perubahan dalam tubuh yakni pergelangan kaki dan perut bengkak.
  • Ada kalanya berat badan naik secara drastis, atau juga langsung turun drastis.
  • Muncul demam dengan sering, lalu menggigil atau meriang parah.
  • Sering mengalami susah bernapas, sesak.
  • Kulit dan mata jadi kuning (jaundice atau sakit kuning).
  • Sering merasa mual-mual dan akhirnya jadi muntah.
  • Lebih parahnya adalah sering terjadi muntah darah.
  • Saat buang air besar dan kecil, terjadi perubahan warna dari biasanya. Bahkan terkadang disertai oleh adanya darah.
  • Gatal-gatal yang menyerang seluruh kulit.

Adapun gejala sirosis hati yang akan terjadi jika penyakit ini menjangkiti anak-anak atau bayi, antara lain adalah sebagai berikut.

  • Perut anak jadi membengkak dan membesar.
  • Nafsu makan anak jadi menurun drastis dan akhirnya jadi berimbas pada berat badan anak pun jadi ikut turun.
  • Jika terjadi pada anak lelaki, maka terjadi pubertas dini.
  • Muncul sakit perut yang terus menerus.
  • Anak sering mengeluhkan mual-mual dan akhirnya muntah-muntah.
  • Bola mata (putihnya) menguning, bahkan kulit juga mulai menguning.
  • Anak jadi sering mengalami demam.
  • Anak mengeluhkan gatal-gatal, sekujur kulitnya juga terasa gatal.
  • Pembuluh darah atau vena yang ada dalam perut jadi membesar, membengkak sampai-sampai bisa dilihat dari permukaan kulit perut.

Pola Makan untuk Mencegah Sirosis Hati

Lakukan terapi diet nutrisi. Berikut ini adalah prinsipnya.

  • Karena kebutuhan energi untuk memperbaiki kebutuhan gizi meningkat, dan berkepanjangan, supaya bisa mendorong regenerasi hati juga. Per hari kebutuhan kalori rata-rata adalah atara 2.000 sampai 2.500 kalori.
  • Melakukan diet protein tinggi memiliki manfaat untuk meregenerasi hati lebih cepat dan untuk isi ulang protein plasma. Jika tidak koma hepatik maka disarankan supata dapatkan asupan protein tinggi kurang lebih 1.2 mg per kilogram berat badan. Sementara itu, jika pasien sedang koma atau prakoma sekalipun, harus hentikan asupan protein sebelum masa krisisnya lewat.
  • Hati harus menyimpan glikogen dan diperlukan asupan karbohidrat untuk melakukannya. Paling tidak sebanyak 60% kalori tersebut didapatkan dari karbohidrat, selain menyediakan energi, juga akan melindungi kondisi hati dari kerusakan yang lebih jauh lagi.
  • Karena serat yang sifatnya mengganggu itu harus dihilangkan dengan mengonsumsi sereal olahan, jangan lupa juga lebih banyak mengonsumsi sayuran yang rendah seratnya dan jangan lupakan buah-buahan, sereal olahan pun baik disantap tiap harinya.
  • Ada banyak sekali pasien sirosis yang juga mengalami malabsorpsi lemak, itulah kenapa membatasi lemak harus dilakukan. Adapun jumlah lemak yang harus masuk dalam diet itu variatif, tergantung sebesar apa toleransi tubuh pasien itu sendiri. Contoh lemak yang bisa diberikan adalah lemak emulsi seperti mentega, krim, susu dan telur, itu karena mudah dicerna. Lantas, trigliserida rantai menengah yang terdapat di dalam minyak kelapa juga direkomendasikan, sebab akan langsung diserap tanpa perlu melalui proses pencernaan seperti bahan makanan lainnya.
  • Jenis vitamin yang larut lemak seperti A dan B tak akan bisa diserap dengan sempurna oleh tubuh dikarenakan asupan lemak dan penyerapannya terganggu, itulah kenapa suplementasi vitamin larut lemak sangatlah dibutuhkan oleh pasien.
  • Kelengkapan nutrisi bisa dicukupi dengan asupan mineral yang lengkap. Jumlah dari kalsium juga magnesium pun harus cukup, tetapi untuk asupan natrium harus sedikit dibatasi apabila terjadi retensi air di dalam tubuh pasien.

Catatan: Hal yang harus diperhatikan:

  • Menyajikan makanan yang teksturnya halus dan lunak.
  • Lakukan diet cairan sebanyak 6 sampai 8 gelas dalam satu hari.
  • Wajib membatasi penggunaan garam tiap kali mereka memasak.
  • Pasien diwajibkan memakan menu diet yang telah diberikan pada mereka.
  • Jangan dulu makan dalam jumlah yang banyak.
  • Pastikan madu, gula, sereal, glukosa, sereal serta kacang-kacangan dan produksi susu harus dalam jumlah yang dibutuhkan.
  • Harus didukung dan diusahakan supaya selalu makan sesuai kebutuhannya.
  • Jenis-jenis makanan yang harus dihindari adalah makanan yang berminyak, mengandung lemak, yang digoreng, bahkan dengan minyak sayur sekalipun. Selain itu, sayuran-sayuran dan jenis makanan lain yang bumbunya terlalu banyak pun harus dihindari.
  • Selama satu tahun setelah terjadi serangan, hindari alkohol. Jauh lebihbagus apabila dihindari sama sekali selamanya.

Jadi sekarang sudah tahu, bukan gejala sirosis hati dan cara pencegahannya? Semoga tetap sehat ya.

Baca artikel lain mengenai Makanan Sehat Setelah Operasi Kanker Payudara

Makanan untuk Penderita Sirosis Hati

Bukan Sembarangan Makanan, Ini Daftar Makanan untuk Penderita Sirosis Hati

Makanan untuk penderita sirosis hati tidak boleh sembarangan. Seseorang yang memiliki penyakit sirosis hati harus selektif dalam memilih makanan. Selain harus  sehat dan higienis, tidak semua makanan dapat dikonsumsi. Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang makanan apa saja yang bisa dikonsumsi penderita penyakit sirosis hati, ada baiknya kita mempelajari apa yang dimaksud penyakit sirosis hati. Penyakit sirosis hati merupakan penyakit kerusakan hati dari berbagai sebab. Penyakit sirosis hati juga dapa menyebabkan rusaknya jaringan perut dan gagal hati.

Sirosis hati menyebabkan munculnya jaringan parut di hati yang dapat menyebabkan kerusakan kronis. Jaringan ini dapat menghambat peredaran darah sehingga fungsi hati akan terganggu. Kerusakan jaringan ini akan menyebabkan hati tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga kinerja tubuh akan terhambat.

Sirosis hati juga dapat menyebabkan gagal hati jika terjadi dalam waktu yang cukup lama dan tidak segera ditangani. Seperti yang kita ketahui bahwa hati mempunyai peranan penting dalam tubuh kita. Banyak sekali fungsi hati dalam tubuh, di antaranya:

  1. Menyimpan gula dalam bentuk glikogen.
  2. Menghasilkan kolesterol dan menghancurkan lemah jenuh.
  3. Menghasilkan cairan empedu yang dapat membantu proses pencernaan makanan, dan lain-lain.

Gejala Terjadinya Penyakit Sirosis Hati

Penyakit sirosis hati mempunyai gejala sebagai berikut.

  1. Nafsu makan berkurang.
  2. Mudah letih, mengantuk, dan kurang bersemangat.
  3. Penurunan atau berat badan naik secara tiba-tiba.
  4. Mual dan muntah.
  5. Demam yang berkelanjutan.
  6. Warna air kencing yang berubah, bahkan terkadang disertai darah.
  7. Kulit gatal-gatal.
  8. Sesak napas dan kulit menjadi pucat.

Jika kita memiliki gejala tersebut, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter atau klinik terdekat.

Makanan Terbaik untuk Penderita Penyakit Sirosis Hati

Tidak semua makanan cocok dikonsumsi oleh penderita sirosis hati, salah-salah malah akan memperburuk keadaan mereka. Oleh sebab itu, ketahuilah makanan untuk penderita penyakit sirosis hati di antaranya sebagai berikut ini.

1. Cuka Sari Apel

Apel memiliki kandungan mineral dan nutrisi yang tinggi. Buah ini juga sangat baik untuk dikonsumsi. Selain itu, apel juga dapa diolah menjadi berbagai olahan makanan dan minuman, seperti jus apel, sari apel, dodol apel, keripik apel dan lain sebagainya.

Namun siapa yang menyangka kalau apel merupakan makanan yang dapat dikonsumsi oleh penderita sirosis hati. Terutama cuka sari apel. Selain menjadi obat kolesterol yang ampuh, cuka sari apel ternyata juga ampuh untuk mengobati penyakit sirosis hati, juga dianjurkan untuk dikonsumsi para penderita sirosis hati.

Cara membuat minuman cuka sari apel supaya dapat dikonsumsi oleh penderita penyakit  sirosis hati cukup mudah. Caranya adalah siapkan air, lalu tambahkan sesendok makan cuka sari apel dan sesendok teh madu murni. Aduk sampai rata lalu minum. Biasakan mengonsumsi cuka sari apel tiga kali sehari.

2. Pepaya

Buah yang satu ini tentunya mudah sekali kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Buah yang mengandung banyak vitamin dan mineral ini memiliki banyak khasiat seperti mengobati susah buang air besar. Selain itu, buah ini juga baik dikonsumsi untuk penderita spenyakit sirosis hati. Juga dipercaya mampu menjaga kondisi hati. Untuk penderita penyakit sirosis hati juga dapat mengonsumsi buah ini. Buah yang memiliki warna kemerahan saat matang dan memiliki rasa yang manis ini dapat dikonsumsi secara langsung atau dibuat jus.

Cara membuat jus pepaya untuk penderita sirosis hati adalah.ambil jus pepaya 2 sendok makan, lalu campurkan satu setengah sendok teh jus lemon segar. Campurkan lalu minum. kita bisa mengonsumsi jus ini 3 sampai empat kali dalam sehari.

3. Pare

Makanan untuk penderita sirosis hati lainnya adalah pare. Beberapa orang mungkin tidak suka dengan makanan yang satu ini karena memiliki rasa yang pahit. Namun ternyata makanan ini memiliki kandungan dan khasiat yang bermanfaat untuk tubuh. Rasa pahit yang dimiliki oleh pare ternyata baik untuk menyehatkan fungsi hati. Rasa ini pula yang dapat merangsang produksi cairan empedu yang membantu dalam proses pencernaan.

4. Asparagus

Bahan makanan lain yang baik untuk penderita sirosis hati adalah asparagus. Mengonsumsi asparagus akan membantu proses pengeluaran racun oleh hati. Ini juga dapat membantu mendetoksifikasi hati sehingga hati dapat bekerja lebih maksimal. Bahkan bagi mereka yang kerap mengonsumsi alkohol, asparagus dapat  membantu proses pengeluaran racun oleh hati.

5. Bit dan Wortel

Wortel merupakan sayuran yang banyak mengandung vitamin dan mineral. Terutama vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Wortel juga baik dikonsumsi oleh penderita penyakit sirosis hati. Selain wortel, bit juga baik dikonsumsi oleh penderita penyakit sirosis hati. Wortel dan bit merupakan dua bahan yang sering digunakan untuk membuat salad. Kandungan nutrisi dan juga vitamin dalam dua bahan makanan ini sangat tinggi, seperti vitamin A, beta karoten, flavonoid mempunyai peran penting dalam proses pembersihan hati. Selain itu juga dapat meningkatkan kesehatan mata.

6. Kunyit

Tanaman yang memiliki warna kekuningan ini juga bagus untuk penderita penyakit sirosis hati. Kunyit biasanya digunakan untuk membuat obat herbal atau jamu. Tanaman ini bisa dikembangbiakan di rumah kita. Cara menanamnya pun cukup mudah, cukup menanam sepotong rimpangnya saja bisa menumbuhkan tanaman yang satu ini. Kunyit mengandung zat anti inflamasi yang dapat membantu  menjaga kesehatan hati.

Itulah beberapa daftar makanan yang baik dikonsumsi oleh penderita penyakit sirosis hati. Dalam memilih makanan para penderita harus berhati-hati karena tidak semua makanan dapat dicerna dengan baik. Oleh karena itu, mungkin daftar makanan di atas dapat membantu kita yang tengah mencari informasi seputar penyakit sirosis hati.

Penting untuk Dikehatui Penderita Sirosis Hati

Untuk pengingat, mengonsumsi minuman keras atau alkohol dapat merusak fungsi hati. Oleh karena itu, berhenti meminum minuman yang mengandung alkohol, karena selain merusak hati, minuman ini juga dapat merusak organ tubuh yang lain seperti ginjal, jantung dan juga dapat merusak kesehatan tubuh. Hindari minuman beralkohol agar kesehatan tubuh kita terjaga.

Selain itu, kita juga dapat memulai pola hidup yang sehat. Seperti mulai mengonsumsi sayuran bagi kita yang sebelumnya tidak menyukai sayuran. Jangan lupa untuk menyempatkan diri berolahraga setiap hari. Sesibuk apapun, cobalah meluangkan waktu untuk berolahraga demi kesehaan tubuh kita.

Karena penyakit sirosis hati juga dapat disebabkan oleh penyakit hepatitis (yang dapat menular melalui makanan dan minuman) sebaiknya kita juga berjaga-jaga dengan senantiasa jagalah kebersihan makanan serta minuman yang akan dikonsumsi. Selalu membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum makan. Jangan malas mandi apalagi jika habis beraktivitas di luar ruangan dan bersentuhan dengan banyak orang. Bagi mereka yang mempunyai penyakit sirosis hati diharapkan lebih selektif dan teliti dalam memilih makanan untuk penderita sirosis hati. Semoga bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Bengkak Setelah Operasi Kanker Payudara

Penyebab Kanker Liver

Penyebab Kanker Liver yang Sering Diabaikan Masyarakat

Kanker liver adalah salah satu penyakit mematikan yang paling banyak menyerang kaum pria, bahkan muncul rasio dimana kanker hati pada pria adalah 1:81, sementara pada wanita jauh lebih sedkit yakni 1:196. Terjadinya kanker hati disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah gaya hidup yang kurang sehat. Selain itu, ada berbagai macam faktor lainnya yang bisa menyebabkan terjadinya kanker hati. Dari mulai penyakit bawaan, faktor keturunan, bahkan juga karena usia yang meningkat senja. Untuk wanita, ada subtipe kanker hati yang biasa disebut sebagai fibromellar terjadi lebih sering terjadi pada kaum wanita. Pentingnya rutin berkonsultasi dengan dokter menjadi salah satu cara untuk menghindari terjadinya kanker liver.

Penyebab Kanker Liver

Di bawah ini adalah beberapa penyebab kanker liver yang seringkali diabaikan oleh masyarakat.

  • Sirosis. Penyakit ini adalah jenis penyakit yang memiliki hubungan kental dengan kanker liver, bahkan sebagian besar penderita kanker hati sudah digelayuti oleh beberapa tingkat sirosis dan orang yang sirosis hatinya telah rusak, mengembangkan jaringan parut dalam hatinya maka risiko peningkatan kanker hatinya jauh lebih tinggi. Penyebab terjadinya sirosis itu sendiri ada banyak, namun yang paling utama dan banyak terjadi adalah infeksi HBV dan HCV kronis serta terjadinya penyalahgunaan alkohol. Ada penyakit autoimun seperti primary biliary cirrhosis (PBC), juga bisa menyebabkan sirosis dan jika kita memiliki PBC, maka saluran empedu jadi rusak dan akhirnya terjadi sirosis.
  • Hepatitis kronis. Ini adalah penyebab kanker hati yang paling umum, mereka yang memiliki infeksi virus jangka panjang yang berasal dari virus hepatitis B (HBV) dan dari virus hepatitis C (HCV) berisiko paling tinggi. Karena virus ini sangat umum di seluruh bumi, maka kanker hati pun menjadi jenis penyakit yang paling banyak ditemukan di berbagai belahan bumi. Orang yang sudah terinfeksi oleh HBV dan HBC berisiko tinggi untuk mengembangkan sirosis, hepatitis sampai kanker hati yang kronis. Keduanya menular pada pasien melalui kontaminasi jarum saat transfusi dan penggunaan narkoba, hubungan intim yang tak aman dan bahkan saat bersalin. Saat terinveksi oleh HBV, maka gejala yang muncul seperti flu, lalu kulit dan mata jadi agak kekuningan, inilah asal muasal kenapa penyakit ini juga disebut sebagai penyakit kuning. Beberapa mampu sembuh kembali, namun yang mengalami infeksi kronis justru memiliki risiko tinggi menjadi kanker hati. Mereka yang memiliki imunitas rendah berkesempatan tinggi terkena kanker liver saat terinfeksi, misal bayi dan anak.
  • Pecandu alkohol. Seseorang yang memiliki ketergantungan pada alkohol telah melakukan penyalahgunaan alkohol kelas tinggi dan itu menjadi penyebab utama sirosis, setelah sirosis maka risiko kanker hati meningkat tinggi.
  • Berat badan berlebih. Kegemukan tak pernah membawa hal baik selain penyakit dan kesulitan, maka karena itu mereka yang memiliki kelebihan berat badan berlebihan akan membuat lemak berlebih pada jaringan hati yang kemudian sebabkan terjadinya sirosis. Sekalipun bukan pecandu alkohol, tetapi bisa terjadi sirosis karena terlalu gemuk. Hati yang berlemak ini disebut juga sebagai NASH atau non-alkohol steatohepatitis.
  • Diabetes tipe 2. Karena sebagian besar orang dengan diabetes tipe 2 rata-rata memiliki berat badan yang berlebihan alias kegemukan, sehingga secara otomatis kondisinya ini akan menyebabkan masalah hati yang serius, apalagi jika memiliki riwayat penggunaan alkohol berat serta terinfeksi virus hepatitis kronis juga.
  • Penyakit turunan. Ketahuilah bahwa penyakit metabolik turunan juga salah satu faktor penyebab kanker hati, sebab ada beberapa penyakit metabolik yang sifatnya turunan seperti turunan hemokromatosis yang membuat tubuh menyerap terlalu banyak zat besi, sehingga zat besi menumpuk dalam tubuh dan hati. Saat hati kelebihan zat besi maka yang terjadi adalah sirosis. Tak hanya Hemokromatosis saja yang mengakibatkan kanker hati, namun juga:
    • Porfiria kutanea tarda
    • Tyrosinemia
    • Penyakit penyimpanan glikogen
    • Defisiensi Alpha1-antitrypsin
    • Penyakit Wilson
  • Paparan zat aflatoksin. Ini zat yang sebabkan kanker hati, dibuat oleh jamur dalam kacang-kacangan dan gandum, bahkan beras. Jika ada dalam lingkungan yang lembap maka jamur ini akan menginfeksi makanan sehat yang kita santap. Di negara tropis, pertumbuhan aflatoksin berkembang pesat dan di beberapa negara berkembang berbagai produk melewati uji produk untuk memastikan tak ada zat aflatoksin yang menginfeksi.
  • Adanya paparan bahan kimia khusus. Bahan kimia seperti vinil klorida (bahan untuk membuat plastik) dan thorium dioksida (thorotrast atau bahan kimia yang disuntikkan ke dalam orang yang akan melakukan tes xray)merupakan dua macam bahan kimia yang tinggi risiko angiosarcoma dari hati, jika terpapar secara terus menerus dalam waktu yang lama. Juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker hepatoselular. Pemerintah dunia bersepakat untuk mengurangi penggunaan keduanya, bahkan thorotrast sudah tidak lagi digunakan.
  • Suntikan steroid anabolik. Ini adalah zat ilegal yang sering digunakan para atlet untuk peningkatan massa otot serta kekuatan yang instan. Risiko penggunaan jangka panjang bisa meningkatkan terjadinya risiko kanker hepatoselular. Sementara itu Kortison yang kurang lebih seperti steroid, lalu hidrokortison atau prednison, serta deksametason, konon tak memiliki risiko serupa.
  • Air yang terkontaminasi arsenik. Arsenikum istilahnya, memiliki risiko tinggi menyebabkan berbagai jenis kanker hati seandainya tubuh terpapar dalam jangka waktu yang lama. Asia Timur adalah belahan bumi yang paling banyak terdapat kasus arsenikum.
  • Ada infeksi parasit. Jika mengalami infeksi parasit yang kemudian sebabkan schistosomiasis bisa sebabkan kerusakan hati dan menjadi penyebab kanker liver. Kawasan Asia, Amerika Selatan, juga Afrika menjadi lokasi dimana infeksi parasit terjadi.
  • Tembakau. Merokok tak pernah membawa kebaikan apapun untuk tubuh, merokok juga meningkatkan risiko kanker hati. Walaupun sudah berhenti merokok, namun tubuh sudah menumpuk nikotin di dalam tubuh dan risiko kanker liver masih tinggi.
  • Pengguna pil KB. Walaupun menjadi kontrasepsi oral yang dianjurkan untuk digunakan, namun ada beberapa kasus (walau sangat jarang terjadi) muncul tumor jinak yang dikenal sebagai adenoma hati, tetapi belum diketahui pasti bisa meningkat menjadi kanker liver atau tidak. Masih perlu penelitian yang lebih lanjut mengenai hubungan antara kanker hati dan pil KB.

Demikian adalah beberapa penyebab kanker liver yang seringkali diabaikan oleh masyarakat, ketahui penyebabnya dan lakukan pola hidup sehat sesegera mungkin. Konsumsi sayuran dan buah segar, hindari makanan olahan dan makanan yang berpengawet supaya tidak membebani kerja hati. Biasakan juga untuk bergerak setidaknya 150 menit dalam seminggu, melakukan olahraga ringan 10 sampai 30 menit per harinya sangat baik untuk memperbaiki metabolisme tubuh dan baik untuk kesehatan hati. Untuk penderita/orang yang berisiko kanker liver sebaiknya pilih olahraga yang sederhana, mudah dikerjakan, dan bisa konsisten untuk dikerjakan. Misalnya adalah bersepeda atau jogging.

Baca artikel lain mengenai Bengkak Setelah Operasi Kanker Payudara