Tag Archives: penyakit kanker rahim

Pengobatan Kanker Rahim Secara Alami

Pengobatan Kanker Rahim Secara Alami Yang Super Ampuh

Kanker termasuk dalam golongan penyakit yang amat ditakuti. Salah satu penyebab dari hal ini adalah karena proses penyembuhan yang harus ditempuh membutuhkan waktu yang lama dan juga biaya yang tak sedikit. Hanya saja, saat ini telah banyak ditemukan hasil penelitian mengenai penyembuhan penyakit kanker secara alami, termasuk juga penyembuhan kanker rahim secara alami.

Sekilas Mengenai Penyakit Kanker Rahim

Kanker rahim merupakan jenis kanker yang menyerang rahim atau uterus wanita. Kanker ini bisa dikategorikan sebagai kanker yang berbahaya karena menyerang organ vital wanita yaitu rahim sebagai tempat perkembangan janin sebelum dilahirkan.

Keberadaan kanker rahim ini disebabkan oleh adanya pertumbuhan sel kanker pada dinding rahim. Lambat laun, keberadaan sel kanker ini akan mampu untuk membelah diri dan meningkatkan jumlah sel kanker yang ada. Di sinilah maka penyakit kanker rahim akan menjadi semakin lebih parah.

Masih belum dapat ditentukan dengan pasti penyebab dari kanker rahim. Hanya saja, kebanyakan kasus penyakit kanker rahim dialami oleh para wanita yang sudah memasuki mana menopause. Sehingga, dapat ditengarai yang menjadi penyebab adanya penyakit kanker rahim ini adalah produksi hormone esterogen yang tak diimbangi dengan produksi hormone progesterone.

Pengobatan Kanker Rahim

Kanker rahim bukanlah satu penyakit yang dapat diketahui gejala atau indikasi awalnya dengan mudah. Walaupun sejatinya, gejala dari kanker rahim ini dapat dipahami oleh wanita itu sendiri di mana merupakan satu kebiasaan diluar kebiasaan normal wanita. sebut saja seperti adanya pendarahan yang tak kunjung berhenti ata pun timbulnya rasa sakit pada bagian bahwa perut dan juga vagina.

Dengan tidak mudahnya diidentifikasi sejak awal inilah maka perkembangan kanker rahim juga tidak dapat dibendung. Sel kanker yang dengan cepat melakukan pembelahan diri akan lebih ganas menyerang sel sehat yang ada di dinding rahim. Inilah yang menyebabkan kondisi rahim akan menjadi lebih sakit.

Bahkan, pada tahap stadium lanjutan, serangan sel kanker akan menyebar ke bagian atau organ lain di luar rahim, terutama bagian tubuh yang berada dekat dengan rahim. Pada kondisi inilah penyembuhan kanker akan lebih sulit.

Penyembuhan kanker rahim yang dilakukan hampir mirip dengan penyembuhan jenis penyakit kanker yang lain. Pertama adalah radiasi yaitu penyinaran sinar X ray pada sel kanker yang ada di rahim. Gunanya adalah untuk mematikan sel kanker tersebut sehingga tak akan mampu melakukan pembelahan diri.

Kedua adalah kemoterapi, yaitu konsumsi jenis obat tertent yang juga memiliki fungsi untuk menghambat dan menghentikan pertumbuhan sel kanker dalam rahim. Hanya saja, kemoterapi jika dilakukan dalam jangka yang lebih panjang juga akan menimbulkan efek samping lain.

Jika keadaan sel kanker dalam rahim juga sangat parah dan dikhawatirkan akan terjadi penyebaran sel kanker ke bagian tubuh yang lain maka tindakan operasi pengangkatan rahim-lah yang akan dilakukan. Inilah yang disebut dengan histerektomi atau operasi pengangkatan rahim. Dengan ini, seorang wanita akan kehilangan potensinya untk dapat hamil.

Tiga cara penyembuhan kanker rahim di atas merupakan tindakan medis yang biasanya diambil. Saat ini, selain dari tiga hal tersebut, juga dapat dilakukan penyembuhan secara alami. Maknanya adalah penyembuhan bukan melalui tindakan medis namun dengan menggunakan tanaman atau tumbuhan herbal di mana tumbuhan tersebut dipercaya memiliki khasiat untuk dapat menghambat bahkan mematikan pertumbuhan sel kanker.

Saat ini terdapat beberapa penelitian yang telah berhasil mengungkapkan bahwa telah ada sejumlah jenis tanaman yang memiliki khasiat anti kanker, yaitu mematikan sel kanker yang ditemukan di dalam tubuh manusia, sebut saja seperti daun sirsak, kulit manggis serta beberapa jenis tumbuhan yang lain.

Demikian dengan kanker rahim ini, telah ditemukan beberapa jenis tumbuhan atau bahkan hewan yang dipercaya dapat digunakan dalam proses penyembuhan penyakit kanker rahim ini. Karena memiliki khasiat mampu untuk menghentikan dan membunuh perkembangan sel kanker yang ada di dalam rahim. 

Beberapa Obat Herbal yang dapat Digunakan dalam Penyembuhan Kanker Rahim

Berikut adalah beberapa obat herbal yang dapat digunakan untuk menghentikan perkembangan sel kanker di dalam rahim.

1. Sarang Semut

Sarang semut merupakan tanaman yang berasal dari Papua. Tanaman ini mampu melakukan inaktivasi karsinogen yaitu memiliki kemampuan untuk menonaktifkan beberapa zat yang secara memicu pertumbuhan sel kanker.

Sarang semut ini mengandung senyawa antioksidan dengan kandungan flavonoidnya yang mampu mencegah pembelahan sel kanker di dalam rahim. Selain itu, kandungan flavonoid inni juga dimanfaatkan untuk melawan resistensi tubuh terhadap beberapa jenis obat yang telah dikonsumsi sebelumnya.

Sarang semut ini pun juga memiliki khasiat melakukan proses inhibisi angiogenesis yang menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker. Dengan adanya proses ini, sel kanker akan mengalami mal nutrisi akibat tidak mampunya sel memperoleh nutrisi yang dibutuhkannya untuk melakukan pertumbuhan dan pembelahan diri. Pada akhirnya, sel kanker itu pun akan mati.

2. Teripang

Terdapat beberapa penelitian yang mengungkap bahwa teripang juga memiliki sifat anti tumor dan anti kanker. Teripang memiliki efek sitotoksik yaitu membunuh sel kanker. Hal ini disebabkan kandungan glikosida yang ditemukan di dalam teripang yang memang merupakan anti tumor dan anti kanker.

Selain itu, teripang juga mengandung filinopsida A yang mampu menekan pertumbuhan dari sel tumor. Karena terdapat sifat anti angiogenesis yang mampu mencegah adanya pembentukan puluh darah mikro baru. Dengan ini, perkembangan sel tumor akan terhambat dan pada akhirnya mati karena tak mendapatkan nutrisi.

Selain itu, teripang juga memiliki khasiat untuk menaikan kadar hemoglobin di dalam darah. Dengan ini, akan terjadi regenerasi sel dan hormone yang berlangsung secara alami. Termasuk juga meningkatkan produksi hormone esterogen dalam tubuh secara alami pula.

Sebagai obat herbal, tent khasiat dan manfaat yang dirasakan tidak akan instant begitu saja. Butuh proses dan kesabaran dalam menjalani proses penyembuhan kanker rahim secara alami ini. Misalnya untuk sarang semut, kandungan aktif yang ada di dalamnya akan bekerja dengan optimal jika konsumsi tanaman ini dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama dan dalam frekuensi yang rutin, missal selama satu sampai tiga bulan.

Selain konsumsi obat herbal dalam penyembuhan alami penyakit kanker rahim ini, proses penyembuhan akan dapat dioptimalkan dengan penerapan pola hidup sehat yang dijalankan oleh si penderita kanker. Pola hidup ini erat kaitannya dengan pola makan yang dijalankan.

Dalam proses penyembuhan kanker, si penderita memang sangat disarankan untuk menghindari segala jenis makanan yang disukai oleh sel kanker atau yang justru membuat perkembangannya lebih pesat. Misalnya gula dan juga karbohidrat dimana gula merupakan makanan sel kanker. Selain pola makan yang tepat, menghindari segala kebiasaan buruk seperti minum alkhohol, merokok, dan mengkonsumsi makanan cepat saji juga dapat dilakukan demi mendukung proses penyembuhan ini.

Baca artikel lain mengenai Benalu Jeruk Nipis Untuk Kanker

Perbedaan Kanker Rahim dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Rahim dan Kanker Serviks, Apakah Keduanya Sama?

Seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, siapa saja dituntut untuk menjadi pintar. Pintar di sini dimaknai sebagai selalu uptodate dengan segala bentuk perkembangan informasi. Dengan memiliki informasi yang terbaru, tentu banyak memberikan nilai positif dalam kehidupan.

Bagi wanita, memiliki pengetahuan dan informasi mengenai beberapa jenis penyakit yang menyerang wanita merupakan hal yang juga penting. Pengetahuan ini dijadikan bekal untuk dapat memberikan respon yang tanggap terhadap segala bentuk gejala yang ditampakan oleh tubuh.

Salah satu jenis penyakit yang menyerang wanita saat ini adalah kanker rahim. Hanya saja, kebanyakan orang menyamakan antara kanker rahim dan kanker serviks, di mana kanker serviks adalah kanker leher rahim. Padahal sejatinya, keduanya merupakan hal yang berbeda.

Penyakit Kanker Rahim

Kanker rahim adalah kanker yang menyerang rahim wanita sehingga kanker ini juga disebut sebagai kanker uterus atau endometrium, keduanya merupakan nama lain dari rahim. Rahim merupakan organ vital wanita yang menjadi tempat pertumbuhan janin pada saat kehamilan.

Penyebab kanker rahim masih tidak dapat diketahui secara pasti, namun, kebanyakan kasus yang ditemukan mengenai kanker rahim adalah Karena terlalu tingginya produksi hormone esterogen yang tak diimbangi dengan produksi hormone progesterone.

Kebanyakan kasus kanker rahim ini ditemukan pada wanita yang sudah memasuki masa menopause. Hal ini disebabkan karena pada masa ini, wanita sudah tidak lagi memproduksi hormone progesterone, sedangkan produksi hormone esterogen masih dilakukan. Sehingga dengan ini, keberadaan hormone esterogen tidak diimbangi dengan hormone progesterone. Inilah yang kemudian memicu timbulnya kanker rahim pada diri seorang wanita.

Beberapa gejala yang ditampakan oleh kanker rahim ini adalah pendarahan dan munculnya lendir yang tak normal. Pendarahan ini berada di luar batas pendarahan normal atau haid normal yang dialami seorang wanita. bisa jadi mengenai waktnya yang lebih lama dibandingkan haid biasanya serta mengenai volume darah yang dikeluarkan menjadi lebih banyak dibandingkan biasanya.

Selain itu, gejala yang ditampakan oleh kanker rahim adalah munculnya lendir yang juga tidak seperti biasanya. Merupakan hal yang normal bagi seorang wanita untuk mengeluarkan lendir. Hanya saja, lendir yang tak normal ini adalah saat memiliki warna kehijauan atau kekuningan serta ada bau yang menyengat.

Selain dua ciri di atas, kanker rahim juga disertainya adanya rasa sakit yang muncul saat buang air kecil, dan hubungan suami istri. Rasa sakit juga muncul pada bagian bawah perut atau panggul. Muncul pula benjolan pada bagian bawah perut yang dapat dirasakan saat diraba.

Mengenai proses pengobatan yang dilakukan untuk kanker rahim maka ada tiga jalan yang bisa ditempuh yaitu radiasi, kemoterapi dan operasi. Radiasi dapat dilakukan saat kondisi kanker masih tidak terlalu parah dan masih kecil serta belum menyebar ke bagian organ yang lainnya.

Jika, kanker sudah berkembang ke tahapan yang lebih parah, maka sel kanker dapat menyebar ke bagian organ di sekitar rahim. Sebelum pada tahapan ini, memang lebih baik dilakukan operasi pengangkatan rahim yang dikenal dengan sebutan histerektomi. Hal ini adalah untuk mencegah penyebaran kanker ke bagian lain. Namun di sisi lain akan menyebabkan di wanita kehilangan fungsinya untuk dapat hamil.

Penyakit Kanker Serviks

Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah kanker yang menyerang leher rahim. Leher rahim ini merupakan bagian yang masih belum masuk ke bagian rahim namun seakan berada di pintu depan menuju rahim. Rahim dan leher rahim terdapat perbedaan jarak sebanyak beberapa centi. Leher rahim ini menjadi pintu masuk menuju rahim yang berasal dari vagina.

Gejala yang ditampkan oleh kanker serviks ini memang seperti apa yang dialami oleh penderita kanker rahim. Sebut saja seperti adanya pendarahan yang tak normal, adanya keputihan yang tak seperti biasanya, serta timbulnya rasa sakit.

Sedangkan untuk penyebab kanker serviks ini adalah adanya serangan human papilloma virus atau HPV. Infeksi virus ini dapat terjadi akibat dari masuknya virus ke bagian organ kewanitaan, tepatnya pada rahim. Adanya virus ini dapat disebabkan oleh kurangnya wanita menjaga kebersihan organ kewanitaannya dan juga karena perilaku seksual yang tidak sehat, misalnya sering gonta ganti pasangan yang menyebabkan lebih mudah terpapar pada virus ini.

Pengobatan yang ditempuh juga adalah radiasi, kemoterapi dan operasi. Ketiga hal ini akan ditentukan dengan melihat kondisi perkembangan sel kanker yang menyerang tubuh. Pada tahapan awal, radiasi masih bisa dilakukan, namun jika sel kanker sudah tumbuh dengan lebih pesat maka perlu dilakukan tindakan yang lainnya.

Mengenai penderita, wanita dalam kurun usia berapa saja dapat terserang penyakit ini. Hanya saa, infeksi dari visur HPV lebih memakan waktu yang cukup panjang, yaitu sekitar 10 tahun sampai 20 tahun. Pada tahap penginfeksian ini, bisa jadi si penderita tidak akan merasakan gejala apa pun.

Untuk masalah pencegahan, kanker serviks ini dapat dioptimalkan dengan cara skrinning. Inilah dikenal dengan program pap smear atau pendeteksian dini mengenai kesehatan organ kewanitaan. Sehingga dengan ini maka akan dilihat bagaimana kondisi rahim termasuk juga leher rahim.

Kanker Rahim VS Kanker Serviks

Setelah membaca penjelasan di atas, tentunya kita akan lebih memahami bagaimana perbedaan antara kedua jenis kanker yang khusus menyerang wanita ini. Keberadaan tempat serangan sel kanker menjadi pembeda yang utama dari kedua kanker ini. Kanker rahim menyerang rahim, sedangkan kanker serviks menyerang pintu masuk dari rahim, yaitu leher rahim.

Kedua adalah mengenai penderita, untuk kanker rahim, kebanyakan kasus didapatkan pada wanita usia lanjut yaitu yang sudah memasuki masa menopause, sedangkan untuk kanker serviks dapat menyerang wanita pada usia produktif.

Mengenai penyebab, memang masih belum diketahui pasti menyebab kanker rahim, namun kebanyakan dikaitkan dengan produksi hormone esterogen yang tak diimbangi dengan produksi progesterone. Sedangkan untuk kanker serviks, dialami karena infeksi virus human papilloma.

Untuk gejala yang ditampakan, keduanya memang menunjukan kemiripan, yaitu adanya pendarahan, keputihan yang tak normal serta rasa sakit pada bagian bawah perut atau panggul, tepatnya pada organ kewanitaan. Hal inilah yang kemudian membuat kanker rahim banyak disamakan dengan keberadaan kanker serviks, walaupun keduanya merupakan hal yang tak sama.

Upaya pengobatan yang ditempuh juga hampir sama, yaitu radiasi, kemoterapi, dan operasi. Radiasi dan kemoterapi dilakukan saat ukuran sel kanker yang menyerang masih tidak sebegitu besar dan belum menyebar ke bagian organ yang lain. Saat perkembangan kanker sudah sangat pesat, maka pilihan pengobatan tak lain adalah degan operasi pengangkatan.

Inilah dua jenis kanker yang banyak menyerang wanita, yaitu kanker rahim dan kanker serviks alias kanker leher rahim. Keduanya merupakan jenis penyakit yang tak sama. Namun wanita tetap harus waspada dan mendapatkan lebih banyak informasi mengenai kedua jenis penyakit ini.

Baca artikel lain mengenai Benalu Jeruk Nipis Untuk Kanker

Penyakit Kanker Rahim

Girls, Ayuk Lebih Dekat Kenali Penyakit Kanker Rahim!

Ya, sebagai wanita memang harus lebih memahami beberapa penyakit yang khusus menyerang kaum hawa. Pemahaman ini sangat penting untuk dapat memberikan tindakan dini terhadap segala bentuk gejala tidak normal yang dialami tubuh. Salah satunya adalah kanker rahim. Yuk, lebih kenal lagi apa itu kanker rahim.

Pengertian Kanker Rahim

Kanker rahim menjadi salah satu dari beberapa jenis penyakit ganas yang khusus menyerang wanita. Kanker rahim adalah jenis kanker yang menyerang rahim dari wanita. kanker ini juga dikenal dengan sebutan kanker endometrium atau kanker uterus. Kanker rahim disebabkan oleh adanya pertumbuhan tumor yang mengarah pada sel kanker pada bagian lapisan rahim, yaitu pada dinding rahim atau yang memang disebut dengan istilah endometrium.

Kebanyakan, kanker ini menyerang wanita dengan usia di atas 50 tahun atau yang sudah melewati masa menopause. Namun, wanita dengan usia di bawah 50 tahun atau belum berada di periode menopause pun masih memiliki kemungkinan untuk terjangkit penyakit kanker rahim ini.

Pahami Ciri-ciri atau Gejalanya

Untuk memahami dengan benar bagaimana kanker rahim tersebut, kita haruslah mengetahui bagaimana gejala atau ciri-ciri yang menyertai penyakit kanker rahim ini. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri yang dapat kita pahami dari penyakit ini.

1. Pendarahan atau Siklus Menstuasi yang Abnormal

Kita sebagai wanita memang harus waspada jika smengalami pendarahan di luar batas normal. Atau saat mengalami siklus menstruasi yang abnormal. Pendarahan ini dimaknai sebagai keluarnya darah dengan intensitas dan frekuensi yang melewati ambang batas normal yang ada.

Merupakan hal yang normal untuk wanita mengalami menstruasi setiap bulannya dan bahkan hal ini menunjukan sisi kenormalan dari wanita itu sendiri. Hanya saja, saat terhajadi pendarahan yang tak kunjung berhenti atau menstruasi yang segera berhenti, kita harus segera tanggap. Karena hal ini bisa jadi merupakan salah satu gejala dari kanker rahim.

2. Munculnya Rasa Sakit

Ciri atau gejala selanjutnya dari penyakit kanker rahim ini adalah munculnya rasa sakit yang dialami wanita. rasa sakit ini biasanya muncul pada daerah panggul, pada saat buang air kecil atau pun pada saat melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Rasa sakit yang muncul ini merupakan pertanda adanya sesuatu yang tidak normal pada daerah rahim. Walaupun kita juga harus lebih teliti dalam memahami setaip rasa sakit yang dirasakan. Karena tak semua rasa sakit pada daerah ini mengarah pada satu diagnose yang sama, yaitu adanya kanker rahim.

3. Munculnya Benjolan

Jika memang sudah melihat atau merasakan adanya benjolan yang tumbuh di daerah bawah perut, maka hal ini harus segera disikapi dengan melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Adanya benjolan pada daerah bawah perut dapat menjadi ciri atau gejala tumbuhnya sel kanker pada daerah rahim.

4. Turunnya Berat Badan dan Daya Tahan Tubuh

Kedua hal ini sangatlah berkaitan. Adanya serangan sel kanker pada tubuh kita akan mengakibatkan sel kanker tersebut menyerang sistem imun kita. Sehingga kita akan lebih sering sakit dan cepat merasa lelah.

Selain itu, berat badan juga akan lebih cepat menurun. Hal ini disebabkan oleh asupan nutrisi yang seharusnya didapatkan tidak memungkinan untuk diperoleh karena sudah diserang atau ‘dimakan’ oleh sel kanker.

5. Muncul Bercak Tak Normal

Keputihan bisa menjadi hal yang normal dialami oleh setiap wanita pada setiap bulannya. Hanya saja, terdapat jenis keputihan yang tak boleh dianggap remeh karena memang tidak sama dengan keputihan biasanya.

Keputihan yang tidak normal ini memiliki ciri yang berbeda, yaitu adanya rasa bau pada bercak yang dikeluarkan. Bau yang dikeluarkan terasa lebih menyengat dibandingkan dengan biasanya. Selain itu, warna juga cenderung berbeda. Kalau biasanya berwarna bening, bercak yang tak normal ini mengeluarkan warna yang lebih pekat seperti cenderung kekuningan atau kehijauan.

Jika memang sudah dirasakan adanya beberapa ciri yang disebutkan di atas, maka sudah selayaknya seorang wanita memeriksakan dirinya ke dokter. Memang, nantinya akan dilaksanakan serangkaian diagnosa tertentu untuk mengetahui keadaan dari si wanita. Terlebih mengenai penyakit kanker rahim ini haruslah diketahui dengan pasti keberadaannya.

Pengobatan Kanker Rahim

Pemeriksaan lebih awal akan memberikan banyak manfaat. Misalnya adalah memberikan tanggapan yang lebih cepat dalam artian pengobatan. Sehingga dengan ini, perkembangan dari kanker tersebut dapat dihambat dengan lebih maksimal dan tak mengarah pada perkembangan yang lebih parah.

Pengobatan penyakit kanker lainnya bisanya dilakukan dengan tiga cara, yaitu kemoterapi, radiasi dan juga operasi pengangkatan. Untuk pengobatan untuk kanker rahim, dipilih du acara yaitu kemoterapi dan operasi pengangkatan.

Sebelum menentukan jenis pengobatan mana yang akan dipilih, tentunya dokter akan berusaha untuk mendapatkan diagnosa yang mencukupi untuk hal ini. Hal ini biasanya berkaitan dengan seberapa parah tingkat serangan sel kanker yang ada pada rahim.

Kemoterapi merupakan pengobatan dengan cara pengkonsumsian beberapa jenis obat tertentu yang memiliki fungsi untuk menghentikan perkembangan dari sel kanker itu sendiri. Hanya saja, kemoterapi ini akan memberikan beberapa efek samping yang harus dihadapi oleh si penderita. Kebanyakan kemoterapi akan dipilih jika memang dirasakan penyakit kanker rahim ini sudah berkembang dengan lebih cepat.

Jenis pengobatan kedua yang biasanya dilakukan saat menghadapi kanker rahim dengan pertumbuhan sel kanker yang lebih cepat adalah diangkatnya rahim si wanita. hal ini dikenal dengan istilah histerektomi. Histerektomi adalah operasi pengangkatan rahim wanita yang disebabkan oleh beberapa alasan, salah satunya adalah kanker rahim.

Operasi ini pun akan dilakukan jika dilihat bahwa perkembangan sel kanker pada rahim wanita sudah berkembang dengan cepat. Upaya pengangkatan ini dilakukan untuk menghindari pertumbuhan sel kanker pada organ lainnya yang berdekatan dengan rahim. Namun, efek samping dari operasi pengangkatan ini bagi wanita yang masih dalam masa subur adalah ketidak mampuan dirinya untuk hamil lagi.

Selain pengobatan medis, upaya pengobatan penyakit kanker juga dapat dilakukan dengan cara pengobatan herbal. Saat ini banyak ditemukan beberapa jenis tanaman herbal yang disinyalir memiliki kandungan untuk mematikan sel kanker yang menyerang tubuh. Sebut saja daun sirsak, daun benalu, dan beberapa jenis yang lain. Atau bisa jadi pengobatan herbal yang ditempuh dengan menggunakan ramuan obat atau jamu yang diramu khusus untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker dan mematikannya.

Semua usaha ini ditujukan untuk mengobati rahim dari serangan sel kanker. Sehingga keadaan rahim akan bersih dari sel kanker ini. Semua gejala dan rasa sakit yang ditimbulkan oleh penyakit kanker rahim ini pun dapat segera dihentikan.

Inilah gambaran mengenai penyakit kanker rahim yang sebaiknya dipahami oleh semua kalangan wanita, baik itu yang masih muda dan dewasa. Semua ini agar dapat memberikan tanggapan yang tepat pada setiap gejala tidak normal yang dialami tubuh.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Benalu Kopi