Tag Archives: pemicu kanker

Tips Mencegah Kanker

Tips Mencegah Kanker Dengan Pola Hidup Sehat

Gaya hidup bisa jadi pemicu.

Tidak sedikit pengidap kanker sudah masuk stadium lanjut ketika terdiagnosa. Tidak jarang mereka pun menyerah dengan kondisi yang demikian. Seseorang mengidap penyakit mematikan bukan berarti menyerah, harus ada usaha untuk melawan penyakit tersebut.  Bukan hanya dengan berobat, penyakit kanker juga harus diimbangi dengan perubahan pola hidup.

Penyakit kanker bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Jika orang tua mengidap kanker, besar peluang si anak juga mengidap penyakit yang sama.  Penyakit kanker bisa dihindari atau paling tidak diminimalisir agar tidak berkembang pada seseorang.

Setiap orang memiliki sel kanker dalam tubuhnya. Sel tersebut kemudian berkembang hingga bermilyar-milyar jumlahnya. Pemeriksaan biasa belum tentu bisa mendeteksi adanya sel kanker yang berkembang biak. Seseorang yang memiliki kekebalan tubuh tinggi akan mampu membunuh sel kanker dalam tubuhnya.Sel kanker yang berkembang dan menjadi kanker pada tubuh seseorang disebabkan oleh tubuh yang kekurangan nutrisi. Gangguan nutrisi tersebut dapat diatasi dengan diet ketat dan mengubah pola hidup.

Pengobatan kanker yang selama ini lazim dilakukan adalah kemoterapi dan radioterapi. Namun pengobatan tersebut tidak lantas menyelesaikan persoalan. Kemoterapi memang membunuh dan menghambat pertumbuhan sel kanker namun pengonatan tersebut juga menyebabkan masalah baru. Sel-sel sehat yang berada di sumsum tulang dan organ tubuh lainnya juga terkena efek kemoterapi. Fungsi organ lain pun terganggu akibat rusaknya sel-sel sehat tersebut. Tubuh yang semula sehat semakin lama akan menurun kekebalannya karena rusaknya sel-sel baik. Akibatnya bisa muncul kanker baru atau komplikasi penyakit lainnya

Faktor genetika memang menjadi pemicu yang paling utama penyakit kanker. Namun gaya hidup adalah paling pengaruh dalam menentukan kesehatan, termasuk ketahanan seseorang terhadap kanker.

Gaya Hidup Jadi Pemicu Kanker

Gaya hidup seseorang juga bisa menjadi pemicu. Misal seseorang yang biasa mengkonsumsi alkohol, merokok, terpapar radiasi di lingkungan kerja, dan kebiasaan yang sepertinya sepele tetapi bisa berbuntut panjang. Salah satu cara untuk menjauhi kanker adalah memperbaiki gaya hidup.  Itu bisa dilakukan dengan cara mengatur pola makan, olahraga teratur, istirahat cukup, dan menjauhi stres.

Mengatur pola makan bukan berarti mengurangi porsi makan. Hanya saja menu dan jumlahnya yang diatur sehingga seimbang. Terlalu banyak konsumsi daging, tanpa diimbangi dengan sayuran misalnya juga bisa berdampak buruk. Lemak yang terkandung pada daging rupanya menjadi lahan subur bagi perkembangan sel-sel yang abnormal.

Olahraga teratur senyatanya juga diperlukan oleh penderita kanker. Bukan Cuma penderita, mereka yang  ingin jauh dari kanker juga wajib olahraga teratur. Olahraga atau gerak badan membuat pasokan oksigen merata ke seluruh tubuh. Sel kanker sangat tidak nyaman dengan oksigen. Kecukupan oksigen dalam tubuh bisa melemahkan sel-sel yang tumbuh abnormal tersebut.

Pekerjaan yang menumpuk juga bisa menjadi pemicu kanker. Stres pada perempuan memicu tingginya hormon estrogen yang menjadi pemicu kanker payudara. Selain itu, stres juga bisa menganggu kerja organ tubuh lainnya dan sangat mungkin bisa memicu kanker.

Jika gaya hidup mejadi pemicu kanker, otomatis memperbaiki gaya hidup juga bisa menjadi penawar kanker. Tidak sedikit para pesohor yang terkena kanker kemudian berjuang melawan kanker dengan memperbaiki gaya hidup mereka.  Hasilnya?  Ada yang terbebas dari kanker dan hidup normal.

Memperbaiki Pola Makan Sehat

Kamu adalah apa yang kamu makan. Pepatah ini sepertinya sesuai dengan penyakit yang diidap seseorang. Jika kita memakan sesuatu yang tidak sehat, maka yang muncul pada tubuh kita adalah penyakit dan efek buruk lainnya. Sebaliknya jika kita memakan sesuatu yang sehat dan mencukupi nutrisi tubuh apapun penyakit akan jauh dari kita termasuk kanker.

Sayuran hijau dan buah-buahan sangat dianjurkan untuk penderita kanker. Itu sebabnya penderita kanker dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi sayur dan buah. Sayuran segar mengandung nutrisi yang nudah diserap dan mampu meningkatkan pertumbuhan sel sehat dalam wakti singkat. Selain itu kandungan sayuran hijau juga mampu memelihara sel yang masih sehat.

Selain dimasak, sayuran bisa dikonsumsi oleh penderita kanker dengan cara direbus, dikukus, atau dibikin jus agar lebih mudah mengkonsumsinya. Untuk beberapa kasus kanker, sebaiknya hindari sayuran mentah. Pastikan juga sayuran dicuci bersih menggunakan air mengalir.

Buah-buahan juga bisa dijadikan camilan pengganti bagi penderita kanker. Namun perlu diperhatikan ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pnderita kanker seperti duriah, nanas, dan kelengkeng. Buah bisa dikonsumsi secara langsung, bisa pula dibuat jus agar lebih mudah mengkonsumsinya.

Sayuran, buah, dan gandum sebaiknya memenuhi duapertiga dari total kebutuhan makan penderita kanker.  Sedangkan sisanya bisa dikombinasikan dengan konsumsi ikan dan daging, kecuali daging merah dan daging olahan seperi sosis. Tidak melulu sayuran hijau,  Anda juga bisa mengkombinasikan sayuran yang dikonsumsi. Semakin banyak sayuran yang Anda konsumsi akan semakin banyak nutrisi yang didapat. Sayuran berwarna hijau, orange tua, dan merah kaya nutrisi dan dianjurkan dikonsumsi penderita kanker.

Makan secara teratur mulai dari tidak melewatkan sarapan pagi adalah langkah awal untuk menghidari penyakit kanker. Menu sarapan bisa diatur dengan mengkonsumsi sereal dan buah di pagi hari.  Penderita kanker bisa mengkombinasikan sayuran dan protein di siang hari, dan makan malam sebelum pukul 18.00.

Ada baiknya penderita kanker mengurangi konsumsi gula. Alasannya karena mengkonsumsi gula sama saja dengan memberi makan sel kanker. Selain itu juga untuk menghindarkan tubuh dari obesitas.  Gula juga dapat menghilangkan nutrisi lain yang dapat melawan penyakit kanker.  Konsumsi garampun perlu dibatasi. Asupan garam berlebih dapat merusak sel perut yang memicu terjadinya kanker perut.

Olahraga dan Jauhi Stres

Setelah kebutuhan makanan tercukupi, langkah selanjutnya adalah olahraga teratur dan hindari stres. Sel kanker tidak dapat bertahan lama pada oksigen yang cukup. Kebutuhan oksigen tubuh bisa didapat dari olahraga rutin dan aktivitas ringan.

Olahraga bisa dilakukan di pagi hari ketika udara masih segar. Berjalan kaki ringan di sekitaran rumah selama tiga puluh menit juga bisa jadi pilihan. Cara lain adalah dengan melakukan pekerjaan rumah ringan agar oksigen terpenuhi. Berjalan kaki ke tempat yang mudah dijangkau dan menggunakan tangga manual bisa juga jadi terapi penderita kanker.

Satu atau dua bulan sekali penderita kanker bisa mengunjungi tempat-tempat wisata yang masih segar. Misalnya di daerah pegunungan untuk mendapatkan udara segar.

Stres bisa jadi pemicu. Tidak sedikit pasien kanker yang stres ketika dinyatakan mengidap penyakit berbahaya itu. Padahal salah satu kunci untuk menghilangkan penyakit tersebut adalah dengan merilekskan pikiran dan menenangkan diri. Perasaan dan asumsi yang bermacam-macam terhadap penyakit kanker justru akan memperburuk keadaan.

Kunci hidup sehat melawan kanker adalah perbaiki makan, jauhi stres, dan olahraga teratur. Apapun penyakit termasuk kanker tidak akan menyebar pada tubuh sehat setiap orang.

Baca artikel lain mengenai Susu Penyebab Kanker

Makanan Penyebab Kanker

5 Jenis Makanan Penyebab Kanker Yang Harus Dihindari

Penyebab penyakit kanker begitu banyak salah satu yang bisa menjadi pemicu adalah pola makan yang tidak benar. Selain makanan masih ada penyebab lain kenapa bisa ada sel kanker yang tumbuh dalam tubuh. Untuk itu pada posting ini saya mengutip dari daily mail tentang makanan yang dapat menyebabkan kanker. Ada 5 jenis makanan penyebab kanker yang perlu dihindari, berikut ini bahasannya.

Biskuit, Roti dan Keripik (Chips dan Crips)

Penelitian menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi “acrylamide” dalam jumlah banyak dapat memicu kerusakan syaraf dan menyebabkan kanker. Makanan tersebut antara lain makanan yang dipanggang, digoreng seperti chips, crips (kita biasanya di Indonesia seperti kripik), roti, biskuit. Pada penelitian menunjukkan bahwa acrylamide terbentuk ketika makanan yang berkarbohidrat banyak seperti nasi atau kentang digoreng atau dibakar. Tetapi kandungan acrylamide tidak terbentuk ketika direbus.

Untuk saat ini kita masih kesulitan untuk menghindari acrylamide karena kandungan ini terdapat banyak di dalam makanan kita sehari-hari (nasi, gandum, roti, cereal, dsb). Cara diet vegetarian memang lebih disarankan agar terhindar dari kanker, tetapi banyak orang akan stress dengan keadaan harus diet seperti itu. Tetapi para ahli makanan (dietician) masih belum melarang untuk mengkonsumsi makanan tersebut. Makanan tersebut masih banyak mengandung mineral dan vitamin yang dapat membantu sistem pertahanan tubuh jadi kadungan acrylamide dapat dibunuh oleh sistem pertahanan tubuh kita. Tetapi para ahli makanan menyarankan agar konsumsi makanan yang dibakar atau digoreng harus dikurangi untuk menekan resiko terkena kanker.

Alkohol

Alkohol dapat meningkatkan resiko terkena kanker, penelitian menunjukkan bahwa dengan meminum alkohol secara terus menerus dapat meningkatkan resiko kanker mulut, usus, liver dan payudara. Sebuah studi di Amerika menelliti gaya hidup 200.000 wanita yang meminum alkohol lebih bersiko 30% daripada yang tidak meminum alkohol.

Daging Merah

Anda suka dengan daging merah? Penelitian menunjukkan bahwa dengan konsumsi daging merah dalam jumlah yang banyak dapat menyebabkan kanker. Itu juga termasuk dengan daging olahan seperti sosis, bacon, ham, dsb. Sebenarnya yang menjadi pemicu utamanya adalah “heterocyclic amines” yang terjadi pada bagian permukaan daging terutama saat digoreng atau dibakar, bagian yang gosong itulah yang menjadi penyebab kanker.

Garam

Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang asin dapat menyebabkan resiko terkena kanker juga. Pengolahan makanan yang diasinkan dapat menyebabkan peradangan pada bagian perut. Bagian perut yang meradang itulah yang dapat terkena kanker. Departemen kesehatan menganjurkan untuk mengkonsumsi garam tidak lebih dari 6 gram dalam sehari, kebanyakan konsumsi garam didapatkan dari makanan olahan.

Kacang dan Biji-Bijian

Pada makanan jenis kacang dan biji-bijian terdapat kandungan “aflatoxin” yang dapat memicu sel kanker berkembang di dalam tubuh. Aflatoxin adalah sejenis bahan kimia yang diproduksi oleh jamur yang ditemukan pada makanan kacang-kacangan. Makanan ini sering terdapat pada negara beriklim tropis.

Kesimpulan

Itulah 5 jenis makanan penyebab kanker yang sehari-hari kita temui dan bahkan kita sehari-hari memakan makanan tersebut. Bagaimana kita menyikapi hal ini? Kalau kita tidak makan kita juga tidak bisa hidup, kekurangan vitamin dan mineral yang seharusnya sangat penting untuk menunjang kesehatan kita. Pendapat saya lebih baik konsumsi secukupnya dan tidak berlebih sehingga sistem imun dalam tubuh akan menghancurkan sel-sel jahat dalam tubuh sehingga tidak sampai menjadi kanker. Semoga informasi ini berguna bagi pembaca blog ini, jika ada komentar langsung bisa meninggalkan pada bagian bawah.

Baca artikel lain mengenai Life Experience 05 – Memilih Obat Herbal Untuk Kanker Payudara Yang Baik