Tag Archives: mual setelah kemoterapi

Makanan Penghilang Mual

Makanan Penghilang Mual Paling Tepat Setelah Kemoterapi

Kemoterapi adalah salah satu cara paling efektif untuk menyembuhkan penyakit kanker. Meski memang tidak semua pasien bisa disembuhkan karena sudah terlalu parahnya kanker yang diderita. Kemoterapi adalah serangkaian terapi dengan memberikan obat anti kanker yang akan bereaksi ke seluruh tubuh.

Oleh karena reaksinya sangat dahsyat, ketika selesai kemoterapi pasien bisa mengalami berbagai efek samping. Contohnya adalah mual, bahkan rasa ini bisa berkelanjutan. Untuk mengatasinya maka pasien harus menyantap makanan penghilang mual.

Ketika mual maka akan ada banyak nutrisi dan air yang terbuang dari tubuh Anda. Jika demikian, kondisi badan akan semakin lemas apalagi setelah melakukan kemoterapi. Tidak ada efek sampingnya saja kemoterapi bisa membuat penderitanya merasa lemas sekali.

Namun, rasa mual sebenarnya bisa diatasi dengan berbagai cara. Jika tetap tidak berhasil maka bisa langsung mengonsumsi makanan penghilang mual. Ingin tahu apa saja yang harus Anda lakukan untuk mengatasinya? Pembahasan di bawah ini akan menjadi jawabannya.

Mengatasi Rasa Mual Setelah Kemoterapi dengan Makanan

Mual dan muntah setelah kemoterapi termasuk yang paling sering terjadi. Bahkan menurut dokter hal tersebut wajar terjadi. Efek samping ini memang tidak berbahaya, hanya saja membuat ketahanan tubuh pasien menjadi lebih buruk. Dengan hadirnya rasa ini maka pasien juga bisa mengalami penurunan nafsu makan.

Ada beberapa orang yang risiko mengalaminya lebih besar seperti sering melakukan kemoterapi, kemoterapinya dilakukan menggunakan jalur intravena, dosis obatnya yang tinggi, berusia kurang dari 50 tahun, wanita, dan memang rentan mengalami muntah ketika ada dalam perjalanan atau sakit.

Akan tetapi, sebelum menyimpulkan apakah rasa mual ini berasal dari kemoterapi. Pasien harus memeriksakan diri dulu kepada dokter supaya bisa diketahui penyebab pastinya. Oleh karena mual juga bisa terjadi karena efek obat-obatan, efek pengobatan, atau kankernya.

Kemungkinan mual karena kankernya terjadi apabila sel kanker telah bermetastasis ke organ cerna dan otak. Apabila hal ini yang menjadi penyebabnya maka harus ada pengobatan lebih lanjut. Tidak bisa hanya dihilangkan oleh makanan penghilang rasa mual.

Namun jika memang karena efek kemoterapi perasaan mual ini tidak akan berlangsung lama, paling maksimal hanya sampai lima hari. Efek tersebut bisa hilang sendiri. Namun jika Anda tidak tahan dan ingin segera mengakhirinya maka bisa mengonsumsi makanan penghilang mual yang sudah terbukti ampuh.

Kadang mual juga terjadi beberapa hari setelah kemoterapi, supaya tidak terjadi bisa dicegah juga dengan makanan-makanan yang akan disebutkan di bawah ini.

Jahe

Selain bisa untuk menghilangkan mual ketika di perjalanan dan kehamilan, jahe juga bisa digunakan sebagai makanan penghilang mual setelah kemoterapi. Hal ini sudah diteliti lebih jauh oleh para peneliti di Bond University dalam penelitian yang disebut sebagai Supplemental Prophylactic Intervention for Chemotherapy-induced Nausea and Emisis (SPICE).

Dalam penelitian tersebut mereka mencoba memberikan jahe untuk dikonsumsi pasien sebanyak 4 kali sehari sebelum melakukan kemoterapi. Jahe yang diberikan ada dalam bentuk kapsul dan sudah diekstrak. Ternyata terbukti bahwa mereka jadi tidak mengalami mual sama sekali. Bisa juga dalam bentuk permen jahe.

Di dalam jahe terdapat banyak sekali senyawa aktif yang berkhasiat, sebut saja karbohidrat, gingerol, zingerone, 1-dehydrogingerodine, palmetic acid, shogaol, 6-gingesulfonic acid, oleic acid, linoleic acid, caproc acid,caprylic acid, lauric acid, myristic acid, dan masih banyak lagi.

Meski memang bermanfaat tapi Anda harus tetap mengonsultasikannya kepada dokter karena jika dikonsumsi sembarangan bisa menyebabkan efek samping yang buruk. Apalagi jika Anda juga mengonsumsi obat-obatan yang tidak bisa berdampingan dengan jahe.

Makanan Berwarna Putih

Anda bisa mengonsumsi berbagai makanan berwarna putih seperti roti panggang, nasi putih, kentang rebus, yogurt dan puding rendah lemak rasa plain, dan makanan-makanan yang punya serat rendah.

Makanan Ringan dari Tepung

Makanan ringan tidak selamanya tidak menyehatkan, justru ada juga yang bagus untuk dikonsumsi. Beberapa diantaranya roti panggang, kue cracker, dan pretzel. Makanan-makanan ini bisa membuat asam lambung pembuat mual terserap sehingga tidak akan merasakan enek dan ingin muntah.

Meski bisa dikonsumsi dan khasiatnya bagus tapi tetap harus pilih camilan yang tepat. Jangan yang terlalu banyak menggunakan pengawet, Anda bisa mencari camilan-camilan enak, tapi sehat dengan mudah.

Oatmeal

Makanan yang terbuat dari gandum ini termasuk makanan sehat yang juga bisa dikonsumsi untuk menghilangkan mual setelah atau mencegah mual sebelum kemoterapi. Namun jenis oatmeal yang baik adalah baunya tidak terlalu kuat dan bisa dengan mudah dicerna.

Anda bisa mengonsumsinya bukan hanya untuk sarapan tapi makan malam juga. Tentunya mudah mendapatkan produk oatmeal sehat yang dijual di pasaran.

Apel

Jika mencari buah yang kaya manfaat maka apel salah satu jawabannya. Apel memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga bisa membersihkan zat-zat dalam tubuh yang membuat mual. Selain mengonsumsinya secara langsung Anda bisa meminum jus apel yang bisa “menenangkan” perut dan mencegah mual.

Jika tidak suka apel, pir juga punya khasiat yang sama.

Pisang

Buah kesukaan banyak orang ini menjadi salah satu makanan penghilang mual karena bisa merangsang lendir yang berada pada lapisan lambung.

Makanan yang Dingin

Tidak selamanya makanan atau minuman dingin kurang baik bagi kesehatan. Buktinya bisa menjadi salah satu makanan yang menghilangkan mual. Contohnya adalah es Italia, sherbet bahkan es batu. Perut Anda jadi bisa lebih baik.

Pengonsumsian makanan dingin ini bisa jadi alternatif jika Anda tidak kuat atau merasa mual juga ketika meminum segelas air. Mengonsumai makanan yang hangat atau panas justru bisa membuat rasa mual kian muncul, bahkan jika hanya menghirup baunya.

Itulah dia beberapa makanan dan beberapa minuman yang bisa dikonsumsi untuk menghilangkan mual. Meski menurut Anda ketika makan justru akan lebih terasa mualnya tapi justru Anda harus tetap makan. Paksakan diri Anda untuk menyantap makanan-makanan yang sudah disebutkan tadi.

Temulawak

Temulawak biasa dijadikan minuman kesehatan yang khasiatnya terbukti ampuh. Anda bisa meminum temulawak yang sudah dijadikan minuman ketika selesai kemoterapi. Namun pastikan tanyakan dulu pada dokter apa boleh dikonsumsi tepat setelah kemo atau justru baru bisa dikonsumsi nanti.

Selain dengan mengonsumsi makanan Anda bisa mengatasi mual dengan cara lainnya. antara lain:

  • Konsumsi obat mual sekitar setengah sampai satu jam sebelum makan. Cara ini efektif untuk menghilangkan rasa tidak enak tersebut.
  • Makan makanan yang Anda suka.
  • Meski harus makan, tapi jangan banyak-banyak. Makan sedikit saja tapi sering.
  • Setiap hari minum air putih sebanyak 6 sampai 8 gelas.
  • Jangan makan makanan yang sulit dicerna seperti makanan yang berlemak dan pedas.
  • Makan perlahan-lahan dan harus mengunyah makanan dengan baik.
  • Minum obat untuk mencegah mual sesuai dengan waktunya.

Jika muntah-muntah dan mual terus berlanjut maka harus segera hubungi dokter. Takutnya membuat Anda dehidrasi. Beberapa tanda-tanda mual yang merupakan gejala kurang baik adalah jantung berdenyut dengan cepat, air kemih jumlahnya sedikit dan berwarna gelap, pusing ketika berdiri, nyeri kepala, kulit terasa kering dan wajah kemerahan, mudah merasa tersinggung dan marah, dan lidah bagian pinggirnya berwarna kemerahan.

Demikianlah informasi mengenai makanan penghilang mual setelah kemoterapi.

Baca artikel lain mengenai Pengobatan Kanker Nasofaring