Tag Archives: menu makanan untuk penderita kanker

Gula untuk Penderita Kanker

Kenapa harus Kurangi Gula untuk Penderita Kanker?

Pernahkah mendengar bahwa konsumsi gula yang berlebihan bisa membahayakan kesehatan? Memang jika kita mengkonsumsi banyak gula dalam satu hari secara terus menerus maka akibatnya adalah diabetes. Akan tetapi, bukan cuma bisa sebabkan naiknya kadar gula darah, namun juga bisa menyebabkan munculnya kanker. Lantas apa hubungannya antara terlalu banyak makan makanan atau minuman dengan rasa yang manis dengan munculnya sel kanker di dalam tubuh kita?

Melalui berbagai studi ilmiah, para ilmuwan berhasil menemukan hubungan antara gula dengan sel tumor yang jadi lebih agresif. Contohnya saja melalui sebuah projek penelitian dari Vlaams Instituut voor Biotechnologie (VIB), Vrije Universiteit Brussel (VUB) dan Katholieke Universiteit Leuven (KU Leuven) yang ada di Belgia kemudian memaparkan dengan jelas mengenai efek Warburg yang merupakan sebuah kondisi dimana gula dipecah dengan cepat oleh sel kanker dan aktivitas itu kemudian merangsang terjadinya tumor yang terus bertumbuh.

Berkat penemuan ini kemudian didapatkan bukti bahwa korelasi positif antara kanker dan gula itu benar adanya. Yang menjadi fokus dari penelitian ini adalah efek warburg yang mengamati mengenai pengubahan kadar gula oleh tumor yang hasilkan laktat dalam jumlah yang jauh lebih banyak dibanding jaringan tubuh yang sehat. Hasil dari penelitian ini adalah harus mengurangi gula untuk penderita kanker.

Gula yang Terlarang untuk Penderita Kanker

Beberapa waktu yang lalu Indonesia dibuat geger karena seorang selebriti yang terkena kanker payudara, ia mengatakan bahwa salah satu penyebab terjadinya kanker adalah karena ia yang gemar mengonsumsi soft drink berupa kola. Perlu diketahui kenapa kola menjadi sangat berbahaya bagi kita, tak lain adalah karena tingginya kandungan gula di dalamnya. Dalam satu botol kecil kola terdapat sebanyak 39 gram gula. Bayangkan jika kita mengonsumsi kola dalam ukuran yang lebih besar, apalagi hampir setiap hari. Tubuh yang hanya bisa mentoleransi sebanyak 6 sendok makan gula per harinya akan dibuat kewalahan.

Tubuh kita sudah tentu tak mampu untuk menerima asupan gula yang demikian banyak. Bahkan satu gelas kola saja sudah mampu untuk hentikan sistem imun tubuh kita dalam jangka waktu 5 jam ke depan. Lantas bagaimana jika mengonsumsi minuman ringan dengan tinggi gula seperti ini dalam beberapa hari terus menerus? Bayangkan bagaimana kacaunya sistem imun tubuh kita! Statement tersebut adalah pemaparan dari Dr. Tetyana Obukhanych, PH.D, seorang ahli imunologi.

Nyaris tak ada yang percaya jika ada yang katakan bahwa gula bisa sebabkan datangnya kanker, hal itu sangat wajar dan tak ada yang bisa disalahkan karena hal itu. WHO sendiri selaku badan kesehatan dunia tak sebutkan bahwa gula menjadi salah satu penyebab terjadinya kanker yang mengganas. Sebab menurut edaran WHO, yang menjadi penyebab terjadinya kanker yang utama tak lain adalah karena bakteri, parasit, bahan kimia, radiasi, dan infeksi virus.

Gula untuk penderita kanker tak sulit ditemukan di pasaran, dari yang paling mahal sampai yang paling murah. Hanya saja masyarakat masih bingung, berasal darimanakah teori yang katakan bahwa kanker disebabkan oleh gula? Ternyata para ahli yang lagi-lagi mengatakan bahwa penyakit kanker itu tidak berasal dari terjadinya kelainan genetik, namun ternyata merupakan penyakit metabolik yang berhubungan denga kebiasaan hidup kita sehari-hari. Dr. Gary Fettke pun menjelaskannya dengan rinci jika kita melihat bahwa kanker adalah penyakit yang berawal dari ketidakseimbangan metabolisme tubuh, maka tindakan pencegahan yang paling tepat untuk dilakukan adalah melakukan pengaturan nutrisi setiap harinya, termasuk gula untuk penderita kanker.

Segeralah membatasi asupan gula, semakin sedikit jumlahnya maka akan semakin bagus. perlu diketahui bahwa semakin banyak gula yang dimasukkan ke dalam tubuh tak memiliki efek baik apapun untuk diri kita.

Tak perlu berspekulasi jenis gula apa yang diperbolehkan dan mana yang tidak diperbolehkan, sebab gula pasir maupun gula merah adalah sama-sama olahan pabrikan yang konsumsi hariannya harus mulai kita kurangi.

Cara Mengurangi Gula untuk Penderita Kanker

Beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk membatasi asupan gula, antara lain:

  • Hindari konsumsi softdrink, apapun merknya. Tak cuma harus menghindari kola saja, namun juga kita harus menghindari berbagai minuman kemasan yang banyak ditemukan di pasaran. Kalaupun terpaksa mengonsumsi minuman instan, sebaiknya lebih teliti dalam melihat komposisi yang terkandungn di dalamnya. Jika kadar gula yang ada di dalam minuman tersebut lebih dari 10 gram, maka sebaiknya urungkan niat untuk meminumnya. Jauh lebih baik jika semakin ketat dalam memilih minuman dengan kandungan gula, lebih dari 3 gram pun harus jarang saja dikonsumsi.
  • Hindarilah minum jus buah. Banyak sekali yang mengira bahwa jus yang diolah menggunakan blender adalah makanan yang sangat sehat. Padahal jika blendernya tak tepat, maka itu hanya akan merusak adanya serat yang menjadi protektor dari gula (fruktosa) di dalam buah. Apalagi jika buah yang kita jus adalah buah yang sangat manis, maka saat kita mengonsumsi jus buah tersebut, sama saja kita sudah mengonsumsi gula murni, sekalipun tak masukan gula atau madu apapun. Lebih parah lagi apabila ditambah dengan kental manis dan gula seperti di kedai-kedai.
  • Jangan makan permen. Tak hanya permen dan semua jenisnya, kita juga harus mengurangi betul asupan kue kering kalengan, roti, kue-kue dan makanan ringan lainnya yang dibuat dari pabrik, sebab kandungan karbohidrat dan gulanya sangat banyak serta tak membawa kandungan gizi apapun.
  • Jangan minum sirup terlalu banyak. Dibandingkan dengan meminum sirup, lebih baik jika kita menyantap buahnya saja secara langsung.
  • Jauhi produk low fat. Ternyata walau lemaknya sudah dihilangkan, masalah baru justru muncul, yakni gula alam makanan yang lemaknya dihilangkan itu malah sangat tinggi.
  • Dried fruit jangan dimakan. Sobalah untuk sedikit demi sedikit mengurangi produk buah yang sudah dikeringkan, sebab proses alami tersebut membuat kadar gula yang ada di dalam buah kering menjadi jauh lebih tinggi lagi.
  • Minum air mineral dalam setiap kesempatan, ampuh untuk hilangkan haus, juga membatasi keinginan kita untuk minum minuman yang manis.
  • Say no to teh manis, kopi manis. Lebih baik mengurangi ngopi sebelum efek buruknya merusak kehidupan kita.

Akan tetapi, sekalipun harus mengurangi asupan gula, tidak berarti tak boleh menyantap gula sama sekali, sebab ada hitungan tersendiri supaya tubuh tetap bisa menolerirnya. Untuk pasien kanker yang mencari gula untuk penderita kanker, maka kita bisa mengonsumsi alternatif pemanis yang rendah kalorinya, misalnya stevia, gula merah yang 100% kelapa, madu mentah atau raw honey dan cobalah untuk sedikit-sedikit mengurangi standar rasa manis yang biasa kita konsumsi demi kesehatan.

Baca artikel lain mengenai Bawang Dayak

Menu Harian Untuk Penderita Kanker

Rekomendasi Menu Harian Untuk Penderita Kanker

Kanker adalah penyakit yang tak bisa dipandang sebelah mata, apalagi dalam urusan pengobatan. Kanker tumbuh dengan cepat dan tak terbendung, pengobatan yang dilakukan setengah-setengah hanya akan membuat kanker semakin merajalela serta semakin mengancam nyawa. Pengobatan kanker yang berkelanjutan adalah kemoterapi dan biasanya pasien kemoterapi akan mengalami penurunan kondisi tubuh yang drastis sehingga membuat tubuh tak hanya terasa lemah dan lesu, namun juga kehilangan selera makan yang membuat kondisi semakin buruk.

Pasien kemoterapi membutuhkan dukungan semangat yang tak berhenti untuk membuat dirinya tetap menjalani sesi pengobatannya tanpa mengeluh. Mengingat sesi per sesi kemoterapi sangatlah berat, pendampingan orang terdekat tak boleh dianggap sepele. Selain diberikan pendampingan untuk memberikan semangat, pasien kanker juga harus mendapatkan menu makanan khusus yang bisa mendongkrak staminanya supaya siap untuk menghadapi sesi kemoterapi berikutnya.

Bukan hal yang asing lagi jika pasien kemoterapi akan mengalami efek samping seperti lelah yang sangat, mual-mual, sariawan dan mulut kering dan yang paling parah adalah kehilangan selera makan. Karena kehilangan selera makan inilah, menu makanan yang biasa disantap menjadi tak mengundang selera lagi dan pola makan sehat adalah pola makan yang diharapkan mampu untuk mengembalikan selera makan, atau setidaknya memberikan semangat untuk kembali menyantap makanan bergizi supaya efek samping kemo tidak terlalu mengganggu pengobatan lainnya.

Menu Harian untuk Penderita Kanker

Untuk pasien yang baru menjalani radioterapi dan kemoterapi sama-sama membutuhkan asupan protein yang tinggi, baik itu yang berasal dari nabati maupun hewani. Diharuskannya menu harian untuk penderita kanker ini tinggi proteinnya bisa mengatasi oksidan dalam jumlah yang banyak dari obat-obatan yang masuk saat terapi radiasi dilakukan. Apabila pasien merasa mual-mual, maka baiknya memilih makanan dengan teksur yang lembut dan dingin, jangan memilih makanan yang panas karena perut malah merasa jadi tak nyaman.

Selain itu, makanan yang banyak mengandung antioksidan juga harus ada di dalam menu harian untuk penderita kanker, apalagi mereka yang mengikuti kemoterapi rutin. Beberapa makanan dengan antioksidan tinggi antara lain adalah bayam, tomat, wortel, serta berbagai buah-buahan. Tidak hanya itu, bahan makanan yang juga mengandung banyak serat ini memiliki manfaat untuk mengikat sisa metabolisme tubuh yang berasal dari efek kemoterapi. Serat harus dicukupi karena jika tubuh kekurangan serat, maka yang ada sisa-sisa efek pengobatan kemoterapi yang tak terbuang maka hasilnya adalah menjadi racun.

Lalu apa saja rekomendasi menu harian untuk penderita kanker? Simak beberapa rekomendasi menu yang bsa dicoba, silahkan disimak.

Variasi menu pagi untuk pasien kanker adalah sebagai berikut.

  • Makan pagi gunakan roti gandum panggang, oatmeal atau juga boleh mengonsumsi nasi organik juga.
  • Tambahkan makanan berkuah yang hangat, misalnya sayur bening, sup sayuran dan juga boleh konsumsi bubur ayam kampung. Gunanya mengonsumsi makanan yang berkuah adalah untuk menjadi mulut pasien tetap terasa lembap sebelum kemo dimulai lagi.
  • Konsumsilah telur rebus untuk kebuhan energi kita sepanjang hari.
  • Siapkan jus lemon yang dicampur madu, jika tak suka boleh konsumsi yogurt atau mengonsumsi susu rendah lemak.
  • Boleh mengemil aneka jenis kacang-kacangan yang mengandung antioksidannya tinggi.

Menu untuk pasien kanker siang hari antara lain adalah sebagai berikut ini.

  • Ingin makan kenyang? Cobalah untuk mengonsumsi serat yang sangat mengeyangkan ini, yaitu nasi merah.
  • Konsumsi sup kacang merah yang dimasak dengan tomat karena keduanya adalah sumber antioksidan dan likopen yang baik untuk tubuh.
  • Buatlah tumis brokoli dan wortel yang khasiatnya untuk tingkatkan imunitas.
  • Untuk asupan lauk yang memiliki manfaat adalah steam dada ayam tanpa kulit dan ikan panggang.

Daftar menu harian untuk pasien kanker menu sore tak jauh berbeda daripada menu sebelumnya, ada beberapa variasi rasa yang harus dimasukkan ke dalam menu.

  • Jus apel dan wortel adalah jus yang menjadi makanan yang paling baik untuk pasien yang sedag kemoterepai, oleh sebab itu memperbanyak jus buah apel denga wortel adalah pilihan yang tepat.
  • Jahe yang hangat bisa dikonsums dengan rutin, menjadi anti imflamasi.

Lalu apa saja menu harian untuk pasien kanker di malam hari? Berikut adalah beberapa rekomendasi menu yang bisa dicoba, tentu saja sudah mempertimbangkan kebutuhan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh penderita kanker.

  • Salad sayuran menjadi menu yang dianjurkan untuk makan malam, terutama salad sayuran yang berisi buncir dan putih telur rebus, keduanya akan membantu tubuh memenuhi kebutuhan proteinnya.
  • Makan ikan salmon, bahkan digoreng pun boleh. Tapi gunakan sedikit minyak zaitun saja untuk menggoreng dan jangan gunakan berkali-kali. Tapi jauh lebih dianjurkan jika diolah dengan cara pan fried. Ikan salmon adalah sumber protein, dan juga bisa membantu untuk menghentikan terjadinya proliferasi dari berbagai sel-sel prakanker bahkan dari berbagai sel kanker yang sudah terlanjur berkembang di dalam tubuh.
  • Boleh meminum segelas jus jeruk segar yang ditambah dengan gula kalori rendah atau tanpa gula sama sekali.

Larangan dalam Memasak Menu Harian untuk Pasien Kanker

Tak hanya untuk penderita kanker dan pasien kemoterapi, langkah-langkah yang dilarang dalam mesak ini juga memberikan manfaat yang baik untuk kita yang masih sehat, sebagai langkah untuk mencegah terjadinya kanker ataupun penyakit lainnya. Simak berikut ini.

  • Jangan memanaskan makanan sampai berulang-ulang kali, apalagi untuk pasien kanker. Sebab pasien kanker hanya boleh mengonsumsi makanan yang jaminan segarnya. Jangan sampai memanaskan makanan yang tak habis itu sampai berulang kali sebab akan menghancurkan zat-zat nutrisinya. Kemudian jika ingin makan di luar, hindari menu-menu yang bisa dihangatkan berulang kali misalnya nasi rames atau nasi padang dan menu lain.
  • Jangan makan makanan dengan pengawet dalam bentuk apapun, sebab makanan yang diawetkan seperti makanan beku, makanan dan minuman kaleng dan berbagai jenis makanan instan lainnya mengandung sodium benzoat yang terkadang sudah di atas batas aman untuk ditolerir oleh tubuh kita.
  • Hindari makanan ringan atau snack-snack, sebab mengandung banyak sekali senyawa yang bisa sebabkan kanker. Bahkan bahan yang digunakan untuk membungkusnya (vinil klorida) juga diketahui mengandung sejumlah senyawa karsinogen yang sangat berbahaya. Pemanis buatan alias aspartam adalah zat yang jadi favorit kanker, apalagi pada anak-anak. Oleh sebab itu hindarilah pemberian minuman kemasan untuk penderita kanker dan pada anak-anak.
  • Daging merah yang dikonsumsi terus menerus akan membuat lingkungan tubuh menjadi asam dan kemudian bisa menurunkan imunitas, akhirnya sel kanker merajalela. Daging olahan dan kalengan juga diyakini para ahli mengandung zat sodium nitrit dengan kadar yang tinggi dan jadi pemicu sel-sel kanker lambung mengganas.

Demikian adalah menu harian untuk pasien kanker, lengkap dengan larangan makanan untuk pasien kanker. Semoga bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Herceptin Untuk Kanker Payudara

Pantangan Makanan Penderita Kanker

Perhatikan Pantangan Makanan Penderita Kanker Agar Cepat Sembuh

Suka tidak suka, mau tidak mau harus dipatuhi.  

Pengidap kanker memang harus benar-benar menjaga kondisinya. Produksi sel darah putih yang abnormal membuat daya tahan tubuhnya melemah. Nutrisi dan asupan gizi yang cukup bisa menghambat pertumbuhan sel kanker. Salah satu yang harus dicukupi adalah makanan bergizi dan menghindari makanan yang dapat menyebabkan kanker. Makanan yang dikonsumsi oleh penderita kanker sangat berpengaruh pada proses kesembuhannya.

Pola hidup sehat bisa membantu kesembuhan penderita kanker.  Pola hidup sehat meliputi makanan yang bergizi, pola makan teratur, istirahat cukup, dan olahraga teratur. Sel kanker tidak akan bertahan lama dalam tubuh yang memiliki kadar oksigen yang cukup.  Zat yang terkandung dalam buah dan sayur juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Kandungan zat buah dan sayur bisa menyeimbangkan tubuh penderita kanker, apalagi bagi mereka yang menjalani pengonatan kemoterapi. Pengobatan baik herbal maupun medis sebaiknya diimbangi dengan perubahan pola hidup. Termasuk menjaga betul pola makan.

Hubungan Kanker dengan Menu Makanan Sehari-hari

Makanan yang dikonsumsi sangat berpengaruh bagi perkembangan kesehatan bagi penderita kanker.  Makanan berlemak misalnya, sangat berpengaruh untuk perkembangan sel kanker. Makanan yang mengandung gula, juga sebaiknya dihindari karena gula adalah makanan bagi perkembangan sel kanker.  Selain untuk menjaga kestabilan tubuh, mengurangi asupan gula juga bisa untuk menghindarkan pasien dari risiko kegemukan.

Untuk menghindari atau meminimalisir risiko kanker ada baiknya mereka yang masih sehat juga memperbaiki pola hidup. Keluarga penderita kanker, berpeluang mengidap peyakits yang sama. Itu sebabnya pola hidup penderita kanker bisa juga diikuti oleh anggota keluarga lainnya agar terhindar dari risiko kanker.

Gaya hidup seseorang juga berpengaruh pada perkembangan penyakit kanker. Misal mereka yang biasa mengkonsumsi alkohol, kandungan yang ada dalam alkohol menyebabkan sel kanker berkembang. Contoh lain adalah kerapnya seseorang mengkonsumsi makanan cepat saji.  Daging ayam potong yang digunakan dan bumbu penyedap rupanya juga memicu perkembang biakan sel kanker.

Selain itu, sebagian orang saat ini juga leih memilih makanan berpengawet dalam kaleng untuk dikonsumsi. Tanpa disadari kepraktiisan dengan mengolah dan mengkonsumsi makanan berpengawet tersebut rupanya berbahaya bagi tubuh. Itu sebabnya mengatur kembali pola hidup, termasuk menjaga makanan, menghindari makanan berpengawet,  berolahraga teratur menjadi kunci kessembuhan penderita kanker. Selain pengobatan baik herbal ataupun medis yang dijalani oleh penderita kanker.

Kebiasaan yang selama ini dianggap remeh seperti konsumsi makanan berpengawt, minuman bersoda, gorengan, makanan seperti keju  dan mentega, konsumsi susu, rupanya  bisa memicu kanker bila dikonsumsi secara berlebihan dan tidak diatur secara seimbang dengan sayur dan buah. Bagi penderita kanker, suka tidak suka harus patuh menghindari makanan yang berpotensi memperparah penyakit tersebut.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Penderita Kanker

Buah dan sayur adalah makanan yang dianjurkan dikonsumsi oleh penderita kanker. Selain itu ada pula makanan yang sebaiknya dihindari. Berikut ini beberapa makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita kanker.

1. Makanan Berlemak

Lemak yang terdapat pada daging-dagingan seperti daging sapi, kambing, kerbau, atau babi rupanya bisa menjadi tempat yang nyaman bagi sel kanker untuk berkembang.  Makanan yang mengandung lemak jenuh sangat berbahaya bagi penderita kanker. Bisa menyebabkan kanker kambuh atau sebaliknya bisa memincu munculnya kanker. Namun tidak semua makanan berlemak harus dihindari.

Selain daging, makanan berlemak lainnya yang sebaiknya dihindari antara lain mentega,  keju, krim susu, susu, jeroan, makanan cepat saji, kue, biskuit, gorengan, kuning telur, dan lain-lain.

2. Ikan Asin

Ikan asin yang diolah tidak secara alami sebaiknya juga dihindari oleh penderita kanker.  Ikan asin menyebabkan gangguan penyerapan air dalam tubuh. Belum lagi jika ikan asin tersebut diawetkan menggunakan formalin yang bersifat racun bagi organ hati yang dapat menganggu sistem kerja sel pemicu kanker. Efek yang akan dirasakan oleh penderita kanker jika mengkonsumsi ikan asin adalah rasa bedenyut atau rasa nyeri pada bagian tubuh yang terkena kanker.

3. Sayuran Mentah

Sayuran memang sangat dianjurkan untuk penderita kanker.  Namun lain halnya dengan sayuran mentah. Pengidap kanker wajib menghindari sayuran yang belum dimasak. Apalagi bagi mereka yang menjalani pengobatan kemoterapi yang dapat menurunkan kekebalan tubuh. Sayuran mentah sangat mungkin terkontaminasi bakteri yang justru dapat berbahaya ketika kekebalan tubuh seseorang lemah.

Untuk penderita kanker sebaiknya rebus dulu sayuran sebelum disantap.  Tentu saja sebelum diolah pastika sayuran sudah dicuci bersih. Lebih baik lagi jika sayuran yang dikonsumsi adalah sayuran organik.

4. Seafood

Ikan-ikanan memang dianjurkan untuk penderita kanker. Namun tidak semua seafood dapat dikonsumsi oleh penderita kanker. Makanan laut seperti udang, cumi, kerang, kepiting mengandung lemak tinggi. Makanan yang mengandung lemak sangat tidak dianjurkan untuk penderita kanker karena dapat merangsang pertumbuhan sel kanker.

5. Alkohol

Tidak  semua pasien kanker mengkonsumsi alkohol. Namun perlu diketahui minuman beralkohol sangat berbahaya bagi tubuh, termasuk juga untuk pasien yang terdiagnosa kanker.  Alkohol meningkatkan risiko penyakit kanker seperti kanker mulut, laring, hati, dan payudara.

Alkohol mampu meningkatkan kadar estrogen dalam darah. Ketika alkohol bercampur dengan darah menghasilkan karsinogen yang kemudian bisa memicu perkembangan sel kanker yang berkembang tak terkendali.

6. Makanan yang Berpengawet dan Dibakasr

Siapa tak menyukai sate. Bagian gosong pada sate bagi sebagian orang menjadi incaran. Namun ternyata bagian inilah yang justru dapat memicu munculnya kanker.  Bagian yang gosong tersebut mengandung zat karsinogen yang dapat memicu pertumbuhan kanker. Itu sebabnya pasien kanker disarankan untuk menghindari makanan yang dibakar. Makanan tersebut dikhawatirkan dapat memicu pertumbuhan sel kanker lainnya.

Makanan berpengawet juga tidak disarankan, karena mengandung zat  nitrit yang bisa merangsang pertumbuhan sel kanker.   Bukan hanya kanker, makanan berpengawet juga bisa menganggu sistem organ tubuh lainnya terutama hati.

7. Buah-buahan

Selain sayuran, buah-buahan juga disarankan dikonsumsi penderita kanker. Namun demikian perlu diketahui tidak semua buah-buahan bisa dikonsumsi oleh penderita kanker. Ada buah-buahan tertentu yang tidak dapat dikonsumsi penderita kanker karena adanya kandungan alkohol seperti anggur. Buah lain yang sebaiknya tidak dikonsumsi adalah nanas, duku, dan durian karena mengandung zat yang bisa memicu pertumbuhan sel kanker.

8. Minuman Ringan

Beda dengan alkohol minuman ringan lebih sering dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Namun minuman yang menyegarkan ini justru berbahaya bagi tubuh, terutama mereka yang terdiagnosa kanker. Minuman ringat atau berkarbonasi cukup berbahaya bagi tubuh karena dapat menganggu kelancaran peredaran darah.

Penderita kanker membutuhkan kondisi peredaran darah yang bersih dan terbebas dari racun. Sebaiknya untuk mempercepat kesembuhan penderita kanker, minuman ini dihindari.  Ini perlu diperhatikan juga bagi mereka yang menyukai minuman ini agar dapat mengurangi kebiasaan tersebut. Tujuannya agar terhindar dari penyakit kanker yang bisa menyebabkan kematian.

Baca artikel lain mengenai Susu Penyebab Kanker