Tag Archives: menu makanan untuk penderita kanker

Pantangan Makanan Penderita Kanker

Perhatikan Pantangan Makanan Penderita Kanker Agar Cepat Sembuh

Suka tidak suka, mau tidak mau harus dipatuhi.  

Pengidap kanker memang harus benar-benar menjaga kondisinya. Produksi sel darah putih yang abnormal membuat daya tahan tubuhnya melemah. Nutrisi dan asupan gizi yang cukup bisa menghambat pertumbuhan sel kanker. Salah satu yang harus dicukupi adalah makanan bergizi dan menghindari makanan yang dapat menyebabkan kanker. Makanan yang dikonsumsi oleh penderita kanker sangat berpengaruh pada proses kesembuhannya.

Pola hidup sehat bisa membantu kesembuhan penderita kanker.  Pola hidup sehat meliputi makanan yang bergizi, pola makan teratur, istirahat cukup, dan olahraga teratur. Sel kanker tidak akan bertahan lama dalam tubuh yang memiliki kadar oksigen yang cukup.  Zat yang terkandung dalam buah dan sayur juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Kandungan zat buah dan sayur bisa menyeimbangkan tubuh penderita kanker, apalagi bagi mereka yang menjalani pengonatan kemoterapi. Pengobatan baik herbal maupun medis sebaiknya diimbangi dengan perubahan pola hidup. Termasuk menjaga betul pola makan.

Hubungan Kanker dengan Menu Makanan Sehari-hari

Makanan yang dikonsumsi sangat berpengaruh bagi perkembangan kesehatan bagi penderita kanker.  Makanan berlemak misalnya, sangat berpengaruh untuk perkembangan sel kanker. Makanan yang mengandung gula, juga sebaiknya dihindari karena gula adalah makanan bagi perkembangan sel kanker.  Selain untuk menjaga kestabilan tubuh, mengurangi asupan gula juga bisa untuk menghindarkan pasien dari risiko kegemukan.

Untuk menghindari atau meminimalisir risiko kanker ada baiknya mereka yang masih sehat juga memperbaiki pola hidup. Keluarga penderita kanker, berpeluang mengidap peyakits yang sama. Itu sebabnya pola hidup penderita kanker bisa juga diikuti oleh anggota keluarga lainnya agar terhindar dari risiko kanker.

Gaya hidup seseorang juga berpengaruh pada perkembangan penyakit kanker. Misal mereka yang biasa mengkonsumsi alkohol, kandungan yang ada dalam alkohol menyebabkan sel kanker berkembang. Contoh lain adalah kerapnya seseorang mengkonsumsi makanan cepat saji.  Daging ayam potong yang digunakan dan bumbu penyedap rupanya juga memicu perkembang biakan sel kanker.

Selain itu, sebagian orang saat ini juga leih memilih makanan berpengawet dalam kaleng untuk dikonsumsi. Tanpa disadari kepraktiisan dengan mengolah dan mengkonsumsi makanan berpengawet tersebut rupanya berbahaya bagi tubuh. Itu sebabnya mengatur kembali pola hidup, termasuk menjaga makanan, menghindari makanan berpengawet,  berolahraga teratur menjadi kunci kessembuhan penderita kanker. Selain pengobatan baik herbal ataupun medis yang dijalani oleh penderita kanker.

Kebiasaan yang selama ini dianggap remeh seperti konsumsi makanan berpengawt, minuman bersoda, gorengan, makanan seperti keju  dan mentega, konsumsi susu, rupanya  bisa memicu kanker bila dikonsumsi secara berlebihan dan tidak diatur secara seimbang dengan sayur dan buah. Bagi penderita kanker, suka tidak suka harus patuh menghindari makanan yang berpotensi memperparah penyakit tersebut.

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Penderita Kanker

Buah dan sayur adalah makanan yang dianjurkan dikonsumsi oleh penderita kanker. Selain itu ada pula makanan yang sebaiknya dihindari. Berikut ini beberapa makanan yang sebaiknya dihindari oleh penderita kanker.

1. Makanan Berlemak

Lemak yang terdapat pada daging-dagingan seperti daging sapi, kambing, kerbau, atau babi rupanya bisa menjadi tempat yang nyaman bagi sel kanker untuk berkembang.  Makanan yang mengandung lemak jenuh sangat berbahaya bagi penderita kanker. Bisa menyebabkan kanker kambuh atau sebaliknya bisa memincu munculnya kanker. Namun tidak semua makanan berlemak harus dihindari.

Selain daging, makanan berlemak lainnya yang sebaiknya dihindari antara lain mentega,  keju, krim susu, susu, jeroan, makanan cepat saji, kue, biskuit, gorengan, kuning telur, dan lain-lain.

2. Ikan Asin

Ikan asin yang diolah tidak secara alami sebaiknya juga dihindari oleh penderita kanker.  Ikan asin menyebabkan gangguan penyerapan air dalam tubuh. Belum lagi jika ikan asin tersebut diawetkan menggunakan formalin yang bersifat racun bagi organ hati yang dapat menganggu sistem kerja sel pemicu kanker. Efek yang akan dirasakan oleh penderita kanker jika mengkonsumsi ikan asin adalah rasa bedenyut atau rasa nyeri pada bagian tubuh yang terkena kanker.

3. Sayuran Mentah

Sayuran memang sangat dianjurkan untuk penderita kanker.  Namun lain halnya dengan sayuran mentah. Pengidap kanker wajib menghindari sayuran yang belum dimasak. Apalagi bagi mereka yang menjalani pengobatan kemoterapi yang dapat menurunkan kekebalan tubuh. Sayuran mentah sangat mungkin terkontaminasi bakteri yang justru dapat berbahaya ketika kekebalan tubuh seseorang lemah.

Untuk penderita kanker sebaiknya rebus dulu sayuran sebelum disantap.  Tentu saja sebelum diolah pastika sayuran sudah dicuci bersih. Lebih baik lagi jika sayuran yang dikonsumsi adalah sayuran organik.

4. Seafood

Ikan-ikanan memang dianjurkan untuk penderita kanker. Namun tidak semua seafood dapat dikonsumsi oleh penderita kanker. Makanan laut seperti udang, cumi, kerang, kepiting mengandung lemak tinggi. Makanan yang mengandung lemak sangat tidak dianjurkan untuk penderita kanker karena dapat merangsang pertumbuhan sel kanker.

5. Alkohol

Tidak  semua pasien kanker mengkonsumsi alkohol. Namun perlu diketahui minuman beralkohol sangat berbahaya bagi tubuh, termasuk juga untuk pasien yang terdiagnosa kanker.  Alkohol meningkatkan risiko penyakit kanker seperti kanker mulut, laring, hati, dan payudara.

Alkohol mampu meningkatkan kadar estrogen dalam darah. Ketika alkohol bercampur dengan darah menghasilkan karsinogen yang kemudian bisa memicu perkembangan sel kanker yang berkembang tak terkendali.

6. Makanan yang Berpengawet dan Dibakasr

Siapa tak menyukai sate. Bagian gosong pada sate bagi sebagian orang menjadi incaran. Namun ternyata bagian inilah yang justru dapat memicu munculnya kanker.  Bagian yang gosong tersebut mengandung zat karsinogen yang dapat memicu pertumbuhan kanker. Itu sebabnya pasien kanker disarankan untuk menghindari makanan yang dibakar. Makanan tersebut dikhawatirkan dapat memicu pertumbuhan sel kanker lainnya.

Makanan berpengawet juga tidak disarankan, karena mengandung zat  nitrit yang bisa merangsang pertumbuhan sel kanker.   Bukan hanya kanker, makanan berpengawet juga bisa menganggu sistem organ tubuh lainnya terutama hati.

7. Buah-buahan

Selain sayuran, buah-buahan juga disarankan dikonsumsi penderita kanker. Namun demikian perlu diketahui tidak semua buah-buahan bisa dikonsumsi oleh penderita kanker. Ada buah-buahan tertentu yang tidak dapat dikonsumsi penderita kanker karena adanya kandungan alkohol seperti anggur. Buah lain yang sebaiknya tidak dikonsumsi adalah nanas, duku, dan durian karena mengandung zat yang bisa memicu pertumbuhan sel kanker.

8. Minuman Ringan

Beda dengan alkohol minuman ringan lebih sering dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Namun minuman yang menyegarkan ini justru berbahaya bagi tubuh, terutama mereka yang terdiagnosa kanker. Minuman ringat atau berkarbonasi cukup berbahaya bagi tubuh karena dapat menganggu kelancaran peredaran darah.

Penderita kanker membutuhkan kondisi peredaran darah yang bersih dan terbebas dari racun. Sebaiknya untuk mempercepat kesembuhan penderita kanker, minuman ini dihindari.  Ini perlu diperhatikan juga bagi mereka yang menyukai minuman ini agar dapat mengurangi kebiasaan tersebut. Tujuannya agar terhindar dari penyakit kanker yang bisa menyebabkan kematian.

Baca artikel lain mengenai Susu Penyebab Kanker

Makanan Untuk Penderita Kanker

Ini Makanan Untuk Penderita Kanker Yang Tepat

Makanan direbus dan dikukus sangat dianjurkan.

Penyakit kanker menjadi penyakit paling mematikan di Indonesia. Kanker adalah suatu penyakit yang diakibatkan oleh pertumbuhan tidak normal sel-sel dalam tubuh. Sel-sel tersebut kemudian berubah menjadi sel kanker. Sel kanker inilah yang kemudian menyebar ke seluruh tubuh dan mengancam nyawa.

Kanker juga dikenal sebagai tumor.  Ada dua jenis tumor, yaitu tumor ganas dan tumor jinak.Tumor ganas berpotensi menjadi kanker, sedangkan tumor jinak relatif lebih aman karena tidak selalu mengancam nyawa pasien.

Penyakit kanker juga dapat menyerang siapa saja.  Bukan saja orang tua, anak muda, bahkan anak-anak di bawah usia 15 tahun pun bisa terkena kanker. Penyakit kanker juga tidak melihat strata sosial seseorang seperti latar belakang pendidikan dan pangkat.  Mereka yang mengenyam pendidikan tinggi seharusnya lebih bisa menyadari dan mengetahui bahaya kanker atau penyakit lainnya yang membahayakan.

Realitanya mereka yang mengenyam pendidikan tinggi justru lebih rentan terkena kanker.  Stress dan beban pekerjaan yang tinggi bisa juga memicu kanker. Faktor lain yang jadi pemicu kanker antara lain faktor genetika, pola makan yang tidak seimbang, dan  gaya hidup seseorang.

Pada kanker payudara misalnya, salah satu pemicu adalah stres yang dialami kaum perempuan. Dalam kondisi stres, perempuan akan memproduksi hormon estrogen lebih banyak yang bisa memicu kanker payudara.

Ironisnya tidak banyak orang menyadari jika bahaya kanker menghantui mereka.  Sebagian besar dari mereka terdiagnosa penyakit kanker sudah memasuki stadium lanjut. Jika mereka lebih sadar sejak awal bahaya kanker lebih bisa diantisipasi. Pengobatan yang selama ini dilakukan pun bukan menjadi solusi untuk menjauhkan masyarakat dari bahaya kanker.

Bisakah Menghindari Kanker?

Mereka yang patut waspada terkena kanker jika memiliki orangtua yang punya riwayat kanker. Kendati tidak mutlak, namun secara genetika mereka berpotensi terkena penyakit mematikan tersebut. Bukan tidak mungkin kanker bisa dihindari salah satunya melaluui pola hidup sehat. Salah satu faktor pendukungnya adalah makanan yang dikonsumsi.

Makanan sangat berpengaruh pada kesehatan seseorang. Bukan hanya kanker, penyakit lain pun bisa muncul karena faktor makanan. Itu sebabnya setiap orang wajib menjaga dan mengatur pola makan agar terhindar dari penyakit yang membahayakan, termasuk kanker.

Agar terhindar dari penyakit kanker salah satu kunci pokoknya adalah menjaga berat badan.  Kelebihan berat badan sangat dimungkinkan menjadi pemicu timbulnya kanker pada seseorang. Menghindari makanan berpengawet, makanan olahan, dan makanan yang sangat asin sebagiknya dilakukan oleh mereka yang berpotensi mengidap kanker. Kendati demikian seseorang yang tidak berisiko atau secara faktor genetika tidak memiliki riwayat kanker juga harus menghindari.

Lalu bagaimana jika sudah mengidap kanker? Penting bagi penderita kanker untuk menjaga pola makan. Tujuannya agar kebutuhan nutrisi dalam tubuh terpenuhi sehingga dapat meminimalisasi pertumbuhan sel kanker. Apalagi sel kanker dapat menggerogoti tubuh penderita dengan cepat apabila tidak diimbagi dengan nutrisi yang cukup.

Nutrisi dalam tubuh bisa dicukupi dengan asupan gizi yang cukup dan diimbagi dengan kegiatan fisik.  Keseimbangan tersebut akan membuat tubuh cukup nutrisi dan pasokan oksigen.  Sel kanker enggan tumbuh dan berkembang di tubuh yang memiliki asupan oksigen yang cukup.

Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Kanker

Selain tanaman herbal yang digunakan sebagai pengobatan alternatif kanker, ada pula sayuran dan buah-buahan yang sebaiknya dikonsumsi. Sayur dan buah ini berfungsi sebagai penyeimbang tubuh, apalagi mereka yang menjalani pengobatan medis seperti kemoterapi atau radioterapi.

Berikut ini makanan yang sebaiknya dikonsumsi oleh penderita atau pengidap kanker.

1. Makanan Berkuah

Efek dari kemoterapi yang dijalani oleh penderita kanker antara lain mulut kering, gusi kering, dan mulut yang mudah terluka. Itu sebabnya makanan berkuah sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kelembaban mulut pasien selama menjalani kemoterapi.

Makanan berkuah yang dimaksud pun harus dipilih tidak bisa asal seperti bakso atau soto yang dijual. Makanan berkuah sebaiknya diolah dan dimasak sendiri agar benar-benar terjaga kualitasnya. Makanan berkuah yang bisa dikonsumsi antara lain sayur bayam, satu sop, atau sayur dan buah yang dihaluskan.

2. Brokoli

Sayuran berwarna hijau ini sangat dianjurkan untuk penderita kanker. Brokoli mengandung vitamin dan antioksidan yang dipercaya bisa membunuh sel kanker.  Selain itu brokoli juga bisa meminimalisasi adanya penyakit lain yang membahayakan.

3. Bawang Putih

Bumbu dapur yang satu ini memang miliki kandungan antioksidan yang tinggi.  Bawang putih sangat dianjurkan dikonsumsi oleh penderita kanker , terutama bagi mereka yang menjalani kemoterapi atau radioterapi.

4. Wortel

Wortel sangat dianjurkan dikonsumsi rutin oleh penderita kanker, terlebih bagi mereka yang menjalani kemoterapi.  Nutrisi yang terkandung dalm wortel secara perlahan bisa membunuh sel kanker yang  ada.

5. Biji-bijian

Kacang plong, kacang kedelai, dan kacang hijau adalah biji-bijian yang disarankan jadi menu penderita kanker. Kandungan serat pada biji-bijian menghindarkan penderita dari sembelit sehingga tunuh terasa lebih ringan sekaligus membuang racun-racun yang ada dalam tubuh.

6. Ikan Salmon dan Tuna

Bukan hanya sayur dan buah, ikan-ikanan juga sangat dianjurkan untuk penderita kanker. Antara lain ikan salmon dan tuna yang mengandung omega tiga yang berguna untuk meminimalisasi pertumbuhan sel kanker.

7. Buah-buahan

Buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti pepaya, pisang, dan jeruk  bisa menjadi camilan untuk penderita kanker. Manfaat buah-buahan memang tidak langsung dirasakan oleh penderita kanker. Namun secara perlahan kandungan vitamin C dan antioksidan pada buah-buahan tersebut mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Itu sebabnya ada baiknya penderita kanker mengkonsumsi buah-buahan secara rutin.

Cara Mengolah Makanan untuk Penderita Kanker

Setelah mengetahui makanan apa saja yang dianjurkan untuk penderita kanker, sebaiknya ketahui pula bagaimana cara mengolahnya. Penderita kanker membutuhkan nutrisi yang cukup agar sel-sel kanker tidak berkembang. Salah satu caranya melalui makanan dengan olahan yang tepat.

Pertama perhatikan bahan baku yang akan digunakan. Pastikan memilih bahan makanan yang segar dan berkualitas bagus.  Sebaiknya memilik buah dan sayuran organik agar terbebas dari campuran pestisida atau obat kimia laiinnya. Jika memilih ayam, sebaiknya memilih ayam yang dipotong sendiri di pekarangan. Untuk menu ikan sebaiknya pilih ikan yang masih hidup sehingga segar dan terjamin kualitasnya.

Cuci bahan makanan yang hendak dimasak sampai benar-benar bersih menggunakan air mengalir. Jika mengkonsumsi buah atau sayur secara langsung cuci dengan air hangat.  Makanan yang dianjurkan untuk penderita kanker adalah makanan yang direbus atau dikukus. Jika ada makanan yang ditumis sebaiknya menggunakan minyak zaitun, bukan minyak kelapa.

Selanjutnya hindari makanan yang dibakar atau dipanggang. Bagian makanan yang hangus akan memperparah keadaan penderita kanker. Jika memanggang makanan bisa menggunakan oven. Selain itu tentu penderita kanker harus menghindari makanan yang menggunakan segala macam bumbu penyedap.

Baca artikel lain mengenai Akupuntur untuk Kanker