Tag Archives: menu diet vegetarian

Menu Diet Vegetarian

Menu Diet Vegetarian Bagi Penderita Kanker yang Benar dan Paling Baik

Menjadi seorang vegetarian adalah hal yang baik sekali karena bisa membuat Anda memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Banyak penyakit yang bisa dicegah maupun diatasi dengan mengonsumsi berbagai makanan organik.

Untuk mengatasi penyakit kanker dan mengobatinya juga bisa dilakukan dengan menu diet vegetarian. Sudah banyak orang yang membuktikan bahwa dengan menjadi seorang vegetarian penyakit kanker bisa disembuhkan.

Menyembuhkan Kanker dengan Menjadi Vegetarian

Banyak orang yang akan takut apabila mendengar nama penyakit kanker. Oleh karena menjadi penyebab kematian yang paling besar. Hampir separuh dari penderita kanker meninggal dunia karena ada keganasan sel kanker bisa melemahkan kondisi tubuh.

Pada tahun 2017 saja ada sekitar 9 juta penderita kanker dari seluruh dunia yang meninggal. Diperkirakan sampai tahun 2030 nanti jumlah penderita kanker bisa mencapai 13 juta orang. Sebuah angka yang sangat fantastis.

Gejala kanker pada awalnya tidak langsung terdeteksi sehingga kebanyakan orang akan mulai memeriksakan kondisinya ke dokter apabila sudah merasa ada perubahan signifikan dalam hal kesehatan tubuh. Makanya kanker disebut juga sebagai silent killer.

Meski sudah dikatakan sembuh tapi sel-sel kanker bisa saja datang kembali kepada mantan penderitanya. Terutama jika dia masih belum bisa menjaga pola hidup sehat termasuk dari makanan-makanan yang dikonsumsi.

Untuk terhindar dari penyakit kanker maka harus memiliki pola hidup yang sehat, contohnya mengkonsumsi menu diet vegetarian.

Diet yang dimaksud disini bukan untuk menurunkan berat badan tapi membatasi asupan makanan. Hanya makanan-makanan sehat yang boleh dikonsumsi. Oleh karena khasiatnya sangat besar maka membuat jumlah vegetarian menjadi bertambah lumayan banyak.

Menjadi vegetarian akan membuat Anda lebih mudah terhindar dari zat-zat berbahaya dalam makanan tidak sehat. Banyak zat-zat berbahaya pada makanan tidak sehat yang menjadi “makanan utama” dari sel kanker.

Sel kanker yang ada di dalam tubuh akan semakin subur jika beberapa makanan tidak baik sering dikonsumsi. Beberapa jenis makanan tersebut antara lain:

  • Gula.
  • Daging merah.
  • Makanan dengan kandungan lipid atau minyak dan lemak.

Meski pada umumnya jenis-jenis makanan ini bisa dimanfaatkan oleh tubuh untuk dijadikan bahan bakar metabolik sehingga dapat menyehatkan sel yang normal. Namun jika dilihat dari sisi lain justru bisa membantu sel kanker menjadi lebih ganas dalam merusak tubuh.

Oleh karena alasan ini banyak dokter menganjurkan penderita kanker untuk mulai melakukan diet vegetarian. Maksud sebenarnya dari diet vegetarian adalah Anda harus lebih banyak makan makanan organik sehingga kebutuhan protein tetap ada, bahkan cukup.

Meski terdengar sama, tapi sebenarnya diet vegetarian dan diet vegan murni itu berbeda. Untuk diet vegetarian ini sifatnya lebih fleksibel karena Anda masih boleh untuk mengonsumsi protein non nabati.

Menu-menu diet vegetarian bukan hanya buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan. Namun juga boleh mengkonsumsi produk hewani tapi ikan saja. Diet vegetarian ini lebih simple karena menu yang bisa dikonsumsi tidak terlalu terbatas.

Misalnya masih boleh mengonsumsi keju, margarin, mayones, dan lain-lainnya. Namun hanya sebagai pelengkap dari makanan- makanan organik yang dikonsumsi.

Menu Diet Vegetarian yang Tepat Bagi Penderita Kanker

Menu diet vegetarian terbaik untuk penderita kanker adalah berbagai jenis sayuran. Oleh karena mereka bisa mengeliminasi semua sel kanker yang bersarang dalam tubuh.

Kenapa bisa?

Oleh karena sel kanker sangat butuh terhadap protein tinggi sehingga bisa menyebar dengan lebih cepat dan luas. Jika menjalani diet vegetarian tentu saja kadar protein yang akan masuk ke dalam tubuh tidak terlalu banyak. Jadi sel kanker bisa hilang bahkan mati dengan sendirinya.

Menu diet ini harus memperhatikan kombinasi dari makanan-makanan yang dikonsumsi. Dengan kombinasi yang tepat maka risiko kanker akan jauh lebih tinggi untuk dihilangkan, dibandingkan mengonsumsi satu jenis makanan saja.

Selain itu, juga harus memperhatikan warna di dalam menu. Maksudnya adalah warna asli dari sayur-sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi. Bukan dari pewarna makanan.

Jika warna makanan semakin beragam maka vitamin dan nutrisi yang diserap tubuh akan semakin banyak. Apalagi jika makanan tersebut memiliki warna hijau, merah, dan oranye gelap. Oleh karena biasanya nutrisi nabati mereka jauh lebih tinggi dibanding sayuran dan buah dengan warna lain.

Cara mengonsumsi menu diet vegetarian yang benar adalah mengonsumsi sayur dan buah ketika sarapan. Akan lebih baik jika memiliki kandungan asam folat. Oleh karena bisa membantu tubuh agar tidak memiliki risiko kanker rektum kanker payudara, dan kanker usus besar.

Meski kandungan asam folat sangat baik tapi harus langsung didapatkan dari bahan-bahan alami bukan berbentuk suplemen. Makanan-makanan yang memiliki kandungan asam folat antara lain, jeruk, melon, telur, strawberry, biji bunga matahari, kacang-kacangan, asparagus, dan sayuran dengan daun hijau seprti bayam dan selada.

Selain itu, berikut ini berbagai jenis sayuran lain yang paling baik untuk menurunkan risiko penyakit kanker.

  • Sayuran Yang Punya Daun Berwarna Gelap

Contoh sayuran dengan daun berwarnna gelap adalah kangkung, dan bayam. Di dalam dua sayuran ini terdapat kandungan karotenoid, asam folat, dan serat.

Fungsi dari tiga senyawa tersebut adalah membuat tubuh terlindungi dari kanker yang menyerang saluran pernapasan, misalnya pada daerah di sekitar mulut dan tenggorokan. Lalu kanker pankreas paru-paru, dan lambung.

  • Paprika

Semua warna paprika sangat bagus untuk menekan pertumbuhan sel kanker. Kandungan penting yang terdapat di dalamnya adalah zat antioksidan alami yang bisa mencegah masuknya radikal bebas ke dalam tubuh. Radikal bebas ini  termasuk penyebab terjadinya kanker.

  • Tomat

Jenis kanker yang bisa dihindari dengan mengkonsumsi tomat adalah kanker prostat. Oleh karena di dalam tomat ada senyawa likopen.  Cara mengkonsumsi tomat yang baik bisa dengan membuat jus, saus, pasta, dimakan langsung, atau ditumis dengan sayuran lain.

  • Sayuran Dengan Jenis Kubis-Kubisan

Sayuran yang termasuk dalam jenis ini antara lain pakcoy, sawi, brokoli, kubis, selada, kembang kol, dan kale. Jenis kanker yang bisa dicegah dengan sayuran ini, antara lain kanker usus besar, kanker payudara, dan kanker serviks.

Selain dengan sayur-sayuran, rempah-rempah juga bisa dikonsumsi untuk mencegah kanker, antara lain:

  • Kunyit. Oleh karena memiliki kandungan Kandungan ini bisa membantu menekan terjadinya transformasi proliferasi, dan invasi dari sel kanker.
  • Kayu manis yang memiliki banyak kandungan antioksidan.
  • Oregano.
  • Jahe.
  • Cengkeh.

Kemudian umbi-umbian yang masih tergolong ke dalam jenis bumbu atau rempah misalnya bawang bombay, dan bawang putih. Di dalam dua jenis bawang ini ada senyawa yang bisa mencegah penyakit kanker yang terjadi di saluran pencernaan seperti usus besar, lambung, kerongkongan lalu kanker payudara, kanker prostat, dan kanker paru-paru.

Makanan-makanan vegetarian lainnya yang bagus antara lain seperti:

  • Lauk pauk misalnya tahu, tempe, dan kacang-kacangan.
  • Aneka jamur.

Meski terlihat simple, tapi ternyata ada banyak contoh orang yang berhasil sembuh dari kanker karena menu-menu vegetarian seperti ini. Misalnya, artis Ria Irawan yang pernah menderita kanker getah bening, dan Liong Pit Lin yang menderita tiga jenis kanker sekaligus.

Demikianlah informasi mengenai menu diet vegetarian yang paling baik untuk penderita kanker. Namun, akan lebih baik jika diet vegetarian ini dijadikan gaya hidup bukan hanya untuk penderita atau mantan penderitanya, tapi juga Anda yang masih sehat.

Baca artikel lain mengenai Pengobatan Herbal Kanker Nasofaring

Manfaat Diet Vegetarian

Manfaat Diet Vegetarian dan Pengaruhnya Pada Kemoterapi

Pengobatan kanker yang lazim dilakukan adalah kemoterapi. Namun sayangnya kemoterapi membawa efek samping bagi penderita kanker. Efek tersebut bisa berdampak langsung dan tidak langsung pada penderita. Selain kemoterapi ada pula pengobatan kanker yang diyakini ampuh untuk mengatasi penyakit paling mematikan tersebut. Namun tentu saja butuh kocek lebih mahal untuk menjalani pengobatan tersebut.

Kemoterapi adalah pengobatan yang lazim dan bisa dilakukan di dalam negeri. Perlu diketahui efek dari kemoterapi memang sangat banyak. Bahkan bisa membunuh sel-sel yang masih sehat. Itu sebabnya penderita atau survivor kanker sebaiknya menjaga pola makan selama menjalani kemoterapi atau pengobatan lainnya.

Diet adalah salah satu hal yang bisa dijalani oleh penderita kanker. Terutama diet vegetarian atau diet yang hanya mengkonsumsi sayuran dan buah. Selama menjalani proses diet, sebaiknya survivor tidak mengkonsumsi makana yang mengandung unsur hewani dan olahannya seperti ayam, daging, keju, susu, dan lain-lain.

Manfaat Diet Vegetarian

Penyakit kanker tergolong penyakit yang cepat sekali menyebar. Sel-sel kanker dapat tumbuh dengan cepat dan menyebar ke seluruh organ tubuh. Kendati sel kanker ini cepat menyebar namun belum tentu tidak dapat dicegah. Penderita yang sudah didiagnosa terkena kanker stadium awal dan mulai menjalani kemoterapi sebaiknya juga mulai menerapkan pola hidup yang sehat.

Caranya dengan melakukan diet vegetarian, jika diperlukan dan olahraga yang cukup. Tubuh yang seimbang dengan asupan gizi dan oksigen yang terpenuhi akan membuat sel kanker enggan berkembang biak. Akibatnya mereka perlahan lemah dan akhirnya mati. Cara ini diyakini paling ampuh untuk mengatasi penyakit kanker dan mengimbangi pengobatan kanker yang memiliki efek samping.

Diet vegetarian membuat tubuh seimbang dan tidak menimbun banyak lemak. Sebaiknya selama menjalani pengobatan kanker juga menghindari makanan yang menyebabkan kanker atau makanan yang memberi ruang kepada sel kanker untuk berkembang biak.

Diet vegetarian juga bertujuan menyeimbangkan tubuh selama menjalani kemoterapi. Karena selama menjalani pengobatan tersebut nutrisi tubuh banyak hilang. Itu sebabnya harus diimbangi dengan makan sayur secara teratur, olahraga, dan istirahat yang cukup.

Namun perlu dipahami diet untuk penderita kanker di sini bukan berarti mengurangi jumlah makanan. Akan tetapi mengatur porsi makanan yang dikonsumsi. Misal tidak mengkonsumsi daging merah yang menjadi tempat yang paling nyaman bagi sel kanker untuk berkembang biak. Ivaratnya daging atau makanan yang mengandung lemak seolah menjadi makanan atau gizi bagi sel kanker. Nah, jika makanan tersebut diminimalisir atau bahkan tidak dikonsumsi sama sekali maka sel kanker tidak mendapat asupan makanan.

Nah, berikut ini adalah gaya hidup yang disarankan untuk penderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi. Dan tentu saja untuk mengurangi risiko penyebaran kanker ke organ tubuh lainnya.

1. Berat badan yang ideal

Seringkali penyebab kanker selain karena keturunan atau faktor genetik adalah kelebihan berat badan atau obesitas. Itu sebabnya untuk menurunkan risiko kanker dan kemoterapi disarankan untuk mengurangi berat badan dengan cara tidak lagi mengkonsumsi makanan ya ng berlemak, produk hewani serta turunannya. Ini diyakini bisa mengurangi berat badan dan meminimalisir risiko kanker serta dampak dari kemoterapi.

2. Aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari

Untuk melawan penyakit,jangan biarkan tubuh Anda terdiam tanpa aktvitas apapun. Salah satunya adalah dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin setiap hari. Aktivitas rutin ini akan membantu pembakaran lemak dan memberikan asupan oksigen yang cukup pada tubuh.  Aktivitas ringan saja tidak perlu olahraga fisik yang berat seperti berlari, bersepeda, atau berenang.

3. Mengurangi konsumsi daging dan memperbanyak konsumsi sayuran

Ini adalah poin penting bagi Anda yang menjalani diet vegetarian. Salah satunya dengan cara mengurangi konsumsi makanan berlemak, manis, dan berpengawet. Dan memperbanyak sayuran dan buah-buahan. Selain itu juga mengurangi asupan garam ataupun makanan yang diolah dengan garam berlebih. Anda juga harus memperhatikan makanan atau camilan asin seperti keripik. Ini dapat memicu pertumbuhan sel kanker dengan cepat. Sebagai gantinya Anda dapat menjadikan buah-buahan sebagai camilan rutin.

Selain itu Anda juga bisa memaduadankan jenis sayuran dalam menu harian Anda. Misal sayuran berwarna hijau, merah atau orange, kuning, dan putih. Sayuran diyakini paling ampun untuk menghambat laju pertumbuhan sel kanker. Sayuran dan buah ini dikonsumsi bisa dengan cara dimasak menjadi sayur atau direbus bahkan bisa dengan dikukus saja. Namun pengolahannya juga harus tepat. Mulai dari memilih sayuran segar, tidak membiarkan sayuran terlalu lama disimpan di kulkas.

Sayuran yang sudah dipetik, kemudian dicuci bersih menggunakan air mengalir dan diolah dalam kondisi yang pas. Artinya jangan sampai belum matang atau matang. Di khawatirkan jika belum terlalu matang akan masih terdapat zat berbahaya, sementara jika dimasak terlalu matang nutrisi dalam sayuran akan hilang.

Sangat disarankan mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat. Kandungan asam folat sebaiknya didapat secara alami, tidak melalui suplemen atau makanan lain yang diklaim mengandung asam folat.

Buah dan sayur yang disarankan untuk diet vegetarian

1. Sayuran berwarna hijau gelap

Sayuran berdaun hijau gelap diyakini sangat cocok dikonsumsi untuk diet penderita kanker. Sayuran berdaun hijau gelap diyakini mampu melndungi organ tubuh dari persebaran sel kanker.

2. Tomat

Kadar likopen dalam tomat diyakini mampu untuk menghalau pertumbuhan sel kanker. Bukan hanya dibikin sayur, tomaat juga dapat dikonsumi sebagai jus atau bisa juga dikonsumsi langsung.

3. Brokoli

Sayuran ini mengandung senyawa yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Khasiatnya cukup banyak. Anda bisa mengolah brokoli menjadi sayuran atau mengkonsumsinya dengan cara merebus atau mengukus. Hanya saja lamanya memasak juga perlu jadi perhatian. Jangan sampai memasak terlalu matang karena dapat menghilangkan nutrisi yang terkandung dalam sayuran.  Selain brokoli kembang kol, kobis juga dipercaya menjadi menu diet vegetarian yang ampuh untuk penderita kanker selama menjalani kemoterapi.

4. Rempah-rempah

Rempah-rempah atau bumbu dapur ini bukan hanya melezatkan masakan akan tetapi juga menjadi penghalau ampuh pertumbuhan sel kanker. Jadi jangan sepelekan rempah-rempah seperti jahe, kunyit, dan kencur. Cara mengkonsumsinya Anda bisa meramunya menjadi minuman.

Selain sayuran dan buah-buahan, yang paling penting diperhatikan adalah cara memasak dan mengkonsumsinya. Selain dicuci di bawah air mengalir cara memotongnya juga berpengaruh pada turunnya kadar nutrisi. Apalagi cara memasaknya. Untuk kubis dan brokoli misalnya, sebaiknya dimasak tidak terlalu lama agar senyawa yang dapat menghambat laju pertumbuhan kanker tidakn hilang begitu saja.

Hal yang paling penting untuk penderita kanker yang menjalani diet vegetarian adalah disiplin. Jangan sampai telat makan atau mengkonsumsi makanan yang dilarang. Anda bisa membawa air putih atau bekal potongan buah. Ketika perut terasa lapar Anda langsung dapat melahap potongan buah sebagai camilan sehat.

Baca artikel lain mengenai Berobat ke Singapura atau Malaysia