Tag Archives: menjadi vegetarian

Menu Diet Vegetarian

Menu Diet Vegetarian Bagi Penderita Kanker yang Benar dan Paling Baik

Menjadi seorang vegetarian adalah hal yang baik sekali karena bisa membuat Anda memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Banyak penyakit yang bisa dicegah maupun diatasi dengan mengonsumsi berbagai makanan organik.

Untuk mengatasi penyakit kanker dan mengobatinya juga bisa dilakukan dengan menu diet vegetarian. Sudah banyak orang yang membuktikan bahwa dengan menjadi seorang vegetarian penyakit kanker bisa disembuhkan.

Menyembuhkan Kanker dengan Menjadi Vegetarian

Banyak orang yang akan takut apabila mendengar nama penyakit kanker. Oleh karena menjadi penyebab kematian yang paling besar. Hampir separuh dari penderita kanker meninggal dunia karena ada keganasan sel kanker bisa melemahkan kondisi tubuh.

Pada tahun 2017 saja ada sekitar 9 juta penderita kanker dari seluruh dunia yang meninggal. Diperkirakan sampai tahun 2030 nanti jumlah penderita kanker bisa mencapai 13 juta orang. Sebuah angka yang sangat fantastis.

Gejala kanker pada awalnya tidak langsung terdeteksi sehingga kebanyakan orang akan mulai memeriksakan kondisinya ke dokter apabila sudah merasa ada perubahan signifikan dalam hal kesehatan tubuh. Makanya kanker disebut juga sebagai silent killer.

Meski sudah dikatakan sembuh tapi sel-sel kanker bisa saja datang kembali kepada mantan penderitanya. Terutama jika dia masih belum bisa menjaga pola hidup sehat termasuk dari makanan-makanan yang dikonsumsi.

Untuk terhindar dari penyakit kanker maka harus memiliki pola hidup yang sehat, contohnya mengkonsumsi menu diet vegetarian.

Diet yang dimaksud disini bukan untuk menurunkan berat badan tapi membatasi asupan makanan. Hanya makanan-makanan sehat yang boleh dikonsumsi. Oleh karena khasiatnya sangat besar maka membuat jumlah vegetarian menjadi bertambah lumayan banyak.

Menjadi vegetarian akan membuat Anda lebih mudah terhindar dari zat-zat berbahaya dalam makanan tidak sehat. Banyak zat-zat berbahaya pada makanan tidak sehat yang menjadi “makanan utama” dari sel kanker.

Sel kanker yang ada di dalam tubuh akan semakin subur jika beberapa makanan tidak baik sering dikonsumsi. Beberapa jenis makanan tersebut antara lain:

  • Gula.
  • Daging merah.
  • Makanan dengan kandungan lipid atau minyak dan lemak.

Meski pada umumnya jenis-jenis makanan ini bisa dimanfaatkan oleh tubuh untuk dijadikan bahan bakar metabolik sehingga dapat menyehatkan sel yang normal. Namun jika dilihat dari sisi lain justru bisa membantu sel kanker menjadi lebih ganas dalam merusak tubuh.

Oleh karena alasan ini banyak dokter menganjurkan penderita kanker untuk mulai melakukan diet vegetarian. Maksud sebenarnya dari diet vegetarian adalah Anda harus lebih banyak makan makanan organik sehingga kebutuhan protein tetap ada, bahkan cukup.

Meski terdengar sama, tapi sebenarnya diet vegetarian dan diet vegan murni itu berbeda. Untuk diet vegetarian ini sifatnya lebih fleksibel karena Anda masih boleh untuk mengonsumsi protein non nabati.

Menu-menu diet vegetarian bukan hanya buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan. Namun juga boleh mengkonsumsi produk hewani tapi ikan saja. Diet vegetarian ini lebih simple karena menu yang bisa dikonsumsi tidak terlalu terbatas.

Misalnya masih boleh mengonsumsi keju, margarin, mayones, dan lain-lainnya. Namun hanya sebagai pelengkap dari makanan- makanan organik yang dikonsumsi.

Menu Diet Vegetarian yang Tepat Bagi Penderita Kanker

Menu diet vegetarian terbaik untuk penderita kanker adalah berbagai jenis sayuran. Oleh karena mereka bisa mengeliminasi semua sel kanker yang bersarang dalam tubuh.

Kenapa bisa?

Oleh karena sel kanker sangat butuh terhadap protein tinggi sehingga bisa menyebar dengan lebih cepat dan luas. Jika menjalani diet vegetarian tentu saja kadar protein yang akan masuk ke dalam tubuh tidak terlalu banyak. Jadi sel kanker bisa hilang bahkan mati dengan sendirinya.

Menu diet ini harus memperhatikan kombinasi dari makanan-makanan yang dikonsumsi. Dengan kombinasi yang tepat maka risiko kanker akan jauh lebih tinggi untuk dihilangkan, dibandingkan mengonsumsi satu jenis makanan saja.

Selain itu, juga harus memperhatikan warna di dalam menu. Maksudnya adalah warna asli dari sayur-sayuran dan buah-buahan yang dikonsumsi. Bukan dari pewarna makanan.

Jika warna makanan semakin beragam maka vitamin dan nutrisi yang diserap tubuh akan semakin banyak. Apalagi jika makanan tersebut memiliki warna hijau, merah, dan oranye gelap. Oleh karena biasanya nutrisi nabati mereka jauh lebih tinggi dibanding sayuran dan buah dengan warna lain.

Cara mengonsumsi menu diet vegetarian yang benar adalah mengonsumsi sayur dan buah ketika sarapan. Akan lebih baik jika memiliki kandungan asam folat. Oleh karena bisa membantu tubuh agar tidak memiliki risiko kanker rektum kanker payudara, dan kanker usus besar.

Meski kandungan asam folat sangat baik tapi harus langsung didapatkan dari bahan-bahan alami bukan berbentuk suplemen. Makanan-makanan yang memiliki kandungan asam folat antara lain, jeruk, melon, telur, strawberry, biji bunga matahari, kacang-kacangan, asparagus, dan sayuran dengan daun hijau seprti bayam dan selada.

Selain itu, berikut ini berbagai jenis sayuran lain yang paling baik untuk menurunkan risiko penyakit kanker.

  • Sayuran Yang Punya Daun Berwarna Gelap

Contoh sayuran dengan daun berwarnna gelap adalah kangkung, dan bayam. Di dalam dua sayuran ini terdapat kandungan karotenoid, asam folat, dan serat.

Fungsi dari tiga senyawa tersebut adalah membuat tubuh terlindungi dari kanker yang menyerang saluran pernapasan, misalnya pada daerah di sekitar mulut dan tenggorokan. Lalu kanker pankreas paru-paru, dan lambung.

  • Paprika

Semua warna paprika sangat bagus untuk menekan pertumbuhan sel kanker. Kandungan penting yang terdapat di dalamnya adalah zat antioksidan alami yang bisa mencegah masuknya radikal bebas ke dalam tubuh. Radikal bebas ini  termasuk penyebab terjadinya kanker.

  • Tomat

Jenis kanker yang bisa dihindari dengan mengkonsumsi tomat adalah kanker prostat. Oleh karena di dalam tomat ada senyawa likopen.  Cara mengkonsumsi tomat yang baik bisa dengan membuat jus, saus, pasta, dimakan langsung, atau ditumis dengan sayuran lain.

  • Sayuran Dengan Jenis Kubis-Kubisan

Sayuran yang termasuk dalam jenis ini antara lain pakcoy, sawi, brokoli, kubis, selada, kembang kol, dan kale. Jenis kanker yang bisa dicegah dengan sayuran ini, antara lain kanker usus besar, kanker payudara, dan kanker serviks.

Selain dengan sayur-sayuran, rempah-rempah juga bisa dikonsumsi untuk mencegah kanker, antara lain:

  • Kunyit. Oleh karena memiliki kandungan Kandungan ini bisa membantu menekan terjadinya transformasi proliferasi, dan invasi dari sel kanker.
  • Kayu manis yang memiliki banyak kandungan antioksidan.
  • Oregano.
  • Jahe.
  • Cengkeh.

Kemudian umbi-umbian yang masih tergolong ke dalam jenis bumbu atau rempah misalnya bawang bombay, dan bawang putih. Di dalam dua jenis bawang ini ada senyawa yang bisa mencegah penyakit kanker yang terjadi di saluran pencernaan seperti usus besar, lambung, kerongkongan lalu kanker payudara, kanker prostat, dan kanker paru-paru.

Makanan-makanan vegetarian lainnya yang bagus antara lain seperti:

  • Lauk pauk misalnya tahu, tempe, dan kacang-kacangan.
  • Aneka jamur.

Meski terlihat simple, tapi ternyata ada banyak contoh orang yang berhasil sembuh dari kanker karena menu-menu vegetarian seperti ini. Misalnya, artis Ria Irawan yang pernah menderita kanker getah bening, dan Liong Pit Lin yang menderita tiga jenis kanker sekaligus.

Demikianlah informasi mengenai menu diet vegetarian yang paling baik untuk penderita kanker. Namun, akan lebih baik jika diet vegetarian ini dijadikan gaya hidup bukan hanya untuk penderita atau mantan penderitanya, tapi juga Anda yang masih sehat.

Baca artikel lain mengenai Pengobatan Herbal Kanker Nasofaring

Pola Hidup Vegetarian

Seperti Apakah Pola Hidup Vegetarian Itu?

Mengawali langkah menjadi vegetarian tidak mudah. Agar terasa lebih ringan ada baiknya mempelajari terlebih dahulu cara menjalani diet vegetarian. Bagi vegetarian pemula ada baiknya menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai pola makan dan kehidupan vegetarian. Namun yang pertama kali harus dikuatkan adalah niat dan tekad. Ketika memutuskan untuk menjadi vegetarian kenali lebih dulu niat untuk memilih pola makan yang anti main stream ini.

Langkah-langkah Menjadi Vegetarian Pemula

Jika niat berdiet hanya karena iseng, ikut-ikutan trend, penasaran maka program diet ini tidak akan bisa berlangsung lebih lama. Lebih cepat merasa bosan, lelah, tidak terinspirasi untuk berupaya lebih giat lagi adalah pengaruh yang dominan dirasakan ketika diet vegetarian sekedar karena penasaran. Satu dua hari maksimal sepekan kemudian memutuskan untuk berhenti menjadi vegetarian. Akhirnya tidak ada manfaat yang diperoleh selain sekedar pernah merasakan pola makan vegetarian. Jika alasan paling kuat untuk berdiet vegetarian adalah demi kesehatan maka pejuang diet akan lebih termotivasi dan bersemangat untuk konsisten dengan menu dietnya.

Meski belum lama bergabung menjadi vegetarian tidak ada salahnya untuk mempererat tali silaturahim dan meningkatkan wawasan bersama sesama vegetarian dengan cara bergabung di komunitas vegetarian. Dengan bergabung di komunitas vegetarian para pejuang diet akan menemukan rekan-rekan seperjuangan dan sekaligus support dan motivasi untuk terus konsisten. Banyak hal positif yang berawal dari kumpul-kumpul dengan sesama pejuang diet vegetarian namun yang paling utama adalah dukungan untuk tak lelah berjuang demi kesehatan dengan menerapkan pola makan sehat.

Bagi pelaku diet vegetarian yang baru memulai berjuang tidak ada salahnya jika belajar menerapkan diet vegetarian secara bertahap. Artinya tidak semua menu vegetarian harus dicicipi dan dipilih sebagai menu utama. Pilih buah dan sayur yang citarasanya sesuai dengan selera. Jangan memaksakan menyiapkan menu-menu dengan kombinasi buah dan sayur dari segala jenis. Bagi pelaku vegetarian yang sudah terbiasa cita rasa dari campuran buah dan sayur tersebut mungkin tidak akan menimbulkan mual tetapi bagi pemula rasa sayur yang pahit bisa saja membuatnya urung menelan makanan tersebut.

Cukup Mudah untuk Menjadi Vegetarian

Apa menjadi seorang vegetarian itu sulit dilakukan? Ternyata tidak, terlebih bagi mereka yang tinggal di perkotaan. Pelaku diet vegetarian yang tinggal di kota-kota besar mungkin akan lebih mudah untuk menemukan variasi menu di restoran vegetarian. Mencicipi hidangan yang terinspirasi dari makanan non nabati tetapi bahannya murni dari sayur dan nabati lainnya bisa mengusir bosan saat menerapkan diet vegetarian. Tetapi terus menerus makan di restoran tentu cukup menguras kantong. Cara lain untuk menemukan konsistensi adalah dengan menerapkan vegan meal plan. Menerapkan vegan meal plan pada dasarnya adalah menyusun menu bervariasi agar vegetarian tidak lekas bosan.

Vegan meal plan adalah perencanaan makan pelaku diet vegan dalam sehari. Makanan yang dikonsumsi adalah makanan segar dan bukan makanan yang diawetkan. Perhitungan kalori dan nutrisi dalam menu tersebut telah diperhitungkan dengan baik. Kebutuhan akan zat gizi tetap terpenuhi meski tidak mengkonsumsi daging merah.

Contoh vegan meal plan adalah: sarapan dengan oatmeal yang dicampur susu kedelai atau susu almond dan ditambahkan topping buah favorit untuk memberikan kesan segar. Minumnya cukup air putih atau teh hijau. Jam 10 saat snacking pilih snack buah potong atau snack bar yang terbuat dari bahan nabati, misalnya dengan memanasaskan sirup maple atau selai kacang lalu ditaburi kacang tanah atau kacang almond  dan oatmeal. Masukkan adonan snack ke dalam cetakan lalu simpan dalam kulkas, saat dibutuhkan tinggal potong sesuai kebutuhan. Makan siang jam 12 atau jam 1 siang nikmati nasi merah dengan lauk tahu tempe. Snacking sore sekitar jam 4 sore bisa diisi dengan minum jus atau smoothies dari buah favorit. Makan malam jam 6 atau maksimal jam 7 malam dapat diisi dengan salad sayuran plus dressing favorit.

Variasi menu juga bisa dilakukan dengan cara memvariasikan cara mengolah dan teknik menyajikannya. Buah-buahan tidak hanya dikonsumsi sebagai buah potong, salad, jus atau smoothies, tetapi juga bisa dikreasikan seperti sate, dipanggang sebentar dengan olesan mayonaise. Sayuran tidak harus melulu dinikmati sebagai sayur berkuah, tumis, lalapan atau campuran jus tetap juga bisa diolah dengan teknik hot plate, digoreng crispy atau sate ala masakan China.

Mereview Pola Hidup Vegetarian

Istilah vegetarian dicetuskan pertama kali pada tahun 1847 dan diperkenalkan secara formal pada tanggal 30 September 1847 oleh Josep Brotherton dan rekan-rekannya di Northwood Villa, Kent, Inggris. Momen tersebut dikenal sebagai momen pertemuan pengukuhan Vegetarian Society Inggris.

Apakah menjadi vegetarian menyenangkan? Jika ditinjau dari hasilnya demi kesehatan tentu lebih baik dibandingkan mereka yang kegemarannya mengkonsumsi junk food. Resiko menderita kanker, hipertensi dan diabetes lebih rendah; kondisi tekanan darah, kadar gula dan kolesterol cenderung normal, berat badan pun terjaga di kisaran normal. Tubuh juga lebih segar, gerakan lebih lentur dan terasa enteng.

Jika ditinjau dari pola makan pelaku diet Vegetarian terbagi menjadi tiga kelompok besar. Pembagian jenis vegetarian ini didasarkan pada pola makan pelaku diet dalam menjalani aktivitasnya. Jenis-jenis vegetarian tersebut adalah:

  1. Vegan

Yaitu jenis vegetarian murni yang hanya mengonsumsi sayuran, buah, kacang-kacangan dan  biji-bijian dan tidak mengonsumsi bahan pangan lain selaian bahan pangan nabati.

  1. Lacto Vegetarian

Merupakan kelompok vegetarian yang hanya mengonsumsi bahan pangan nabati dan berpantang terhadap bahan pangan hewani berupa daging (segala jenis daging), ikan (seafood), telur dan produk olahannya (seperti sosis, kornet, makanan kaleng), namun masih mentolerir untuk mengonsumsi susu dan produk olahannya (keju dan yoghurt).

  1. Lacto-ovo Vegetarian

Merupakan kelompok vegetarian yang mengonsumsi bahan nabati dan tidak mengonsumsi daging ternak, unggas dan segala jenis seafood. Namun masih memperbolehkan mengkonsumsi telur dan susu beserta produk olahannya.

Ketika memutuskan menjadi vegetarian maka tips-tips berikut ini selayaknya dipraktekkan agar diet agar niat untuk sehat bisa terwujud secara optimal:

1. Tekankan bahwa Buah dan Sayuran adalah Menu Utama

Jika orang-orang lain menempatkan buah sebagai makanan penutup dan sayuran sebagai pelengkap maka dalam pola makan vegetarian buah dan sayur adalah menu utama. Keuntungan menjadi vegetarian adalah buah dan sayur tidak selalu harus diolah dahulu sebelum dinikmati. Buah dan sayur bisa langsung dikonsumsi dalam kondisi segar meski tidak ada larangan untuk mengolahnya terlebih dahulu untuk dinikmati.

2. Boleh Mengonsumsi Karbohidrat

Vegetarian adalah kelompok masyarakat yang mengonsumsi bahan nabati, artinya diperbolehkan sumber karbohidrat nabati. Beras merah dan umbi-umbian (kentang dan ubi) adalah bahan alternatif yang disarankan sebagai sumber karbohidrat.

3. Menemukan Sumber Protein Alternatif

Tidak semua sumber protein berasal dari bahan hewani. Bahan pangan nabati juga bisa menjadi sumber protein yang cukup baik. Biji-bijian, kacang-kacangan dan cokelat adalah contoh sumber protein nabati.

Baca artikel lain mengenai Makanan Penyebab Kanker Otak

Kanker Sembuh Dengan Vegetarian

Kanker Sembuh Dengan Vegetarian, Bagimana Caranya?

Kanker, mendengar namanya seperti mendengar sangkakala kematian ditiupkan. Penyakit ini menjadi penyakit pencabut nyawa nomor dua setelah jantung di segenap belahan dunia. Penyakit mematikan ini bisa menyerang siapa saja tanpa peduli apakah si penderita bayi mungil tanpa dosa atau manula yang ingin hidup tenang di usia senja. Tanpa menghiraukan apakah pria atau wanita. Sebab kanker bisa muncul karena faktor genetis, gaya hidup maupun pengaruh lingkungan tanpa pandang bulu dan tak tergantung usia atau jenis kelamin penderita.

Kanker seperti silent killer. Seringkali gejala awalnya tidak terdeteksi tiba-tiba ketika muncul keluhan parah dan dilakukan pemeriksaan medis menyeluruh ternyata sel kanker telah menyebar ke sebagian besar anggota tubuh dan mencapai stadium lanjut yang berbahaya. Pertumbuhan penderita kanker di Indonesia cukup pesat. Situs resmi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa pada tahun 2017 diprediksi hampir 9 juta orang pasien kanker di seluruh dunia menemui ajalnya. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat hingga mencapai 13 juta penderita kanker per tahun hinggatahun 2030.

Data dalam situs resmi pemerintah tersebut juga mencatat bahwa prevalensi penyakit kanker di Indonesia sangat tinggi. Menurut data Riskesdas 2013 prevalensi kanker di Indonesia mencapai 1,4 per 100 penduduk atau sekitar 347.000 orang. Angka ini terus meningkat jika dibandingkan data yang dilansir BPJS Kesehatan.

Pada tahun 2014 tercatat sebanyak 702.207 pasien penderita kanker ditangani pembiayaan pengobatannya oleh BPJS Kesehatan. Pada tahun 2015 tercatat 1.394.327 kasus penderita kanker yang memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan. Angka yang mencengangkan ini menunjukkan bahwa perlu dilakukan edukasi tentang memahami gejala awal kanker dan upaya untuk menghindari serta menanggulanginya.

Bagaimana Kanker Tumbuh dan Berkembang?

Apakah sel kanker sebenarnya? Sel kanker adalah sel-sel dalam tubuh yang tumbuh secara abnormal. Tubuh manusia terdiri dari triliunan sel di setiap organ dan bagian tubuh. Sel-sel ini terus berkembang menjadi jaringan sel baru dan berfungsi menurut tugasnya. Sedangkan sel yang sudah aus akan mati secara alamiah.

Lalu bagaimana perkembangan dari sel tersebut? Sel kanker itu sendiri tumbuh jika terjadi kesalahan pada sistem tubuh sehingga sel yang rusak tidak mati dengan sendirinya. Sel tersebut terus bertumbuh, membelah diri sehingga pertumbuhannya tak lagi dapat dikendailikan oleh tubuh. Perubahan inilah yang menjadi pemicu penyakit kanker. Pada tubuh penderita kanker sel-sel tumbuh dengan DNA yang rusak dan pertumbuhannya menyebabkan sel-sel tubuh yang sehat menjadi terintimidasi.

Sel kanker pada dasarnya terbentuk karena mutasi sel. Di dalam sel terdapat nukleus yang berfungsi sebagai sistem pusat. Nukleus atau inti sel ini menampung kromosom yang terbentuk dari rangkaian DNA. Di dalam inti sel yang mengandung ribuan gen ini akan terjadi penentuan kapan sel harus memperbarui diri, membelah diri, kapan harus mati dan diganti sel baru yang lebih baik.

Pada kondisi tertentu terjadi proses yang tidak berjalan sempurna. Ada kala sel yang baru terbentuk dari pembelahan menghasilkan sel rusak atau berlebih ketika menggandakan. Perubahan ini disebut mutasi gen. Dalam kondisi termutasi sel tidak lagi menerima instruksi dari sistem pusat syaraf dan tumbuh di luar kendali serta menghasilkan protein yang abnormal.

Protein abnormal ini memicu pembelahan sel baru dengan gen yang tidak sempurna. Biasanya setelah mutasi gen terjadi selama lima kali maka akan terjadi bibit sel kanker. Proses tumbuhnya sel kanker ini berlangsung dalam waktu cukup lama sehingga membentuk jaringan kanker yang besar dan adakala bermetastasis, yaitu menyebar ke bagian tubuh lain melalui sistem transportasi darah atau kelenjar getah bening.

Menekan Pertumbuhan Sel Kanker dengan Cara Diet Vegetarian

Pertumbuhan sel kanker bisa terjadi dengan sangat pesat. Secara medis sel kanker bisa dimatikan, dieliminasi atau diangkat melalui proses kemoterapi atau dengan melakukan biopsi (pengangkatan jaringan). Namun adakala sel kanker tersebut akan tumbuh lagi. Pada beberapa kasus mengatasi kanker akan lebih menyulitkan jika sel kanker telah bermetastasis.

Survivor kanker yang berhasil sembuh dari penyakit mematikan ini rata-rata tidak hanya menjalani rawat inap dan tindakan medis untuk membunuh sel kanker. Namun mereka juga menerapkan pola hidup sehat dengan cara berhenti mengkonsumsi makanan yang ditengarai merupakan “makanan utama” sel kanker. Ibarat makhluk hidup yang membutuhkan makanan untuk terus tumbuh maka menghentikan suplai makanannya akan membantu menekan pertumbuhannya.

Menurut penelitian ilmiah sel kanker akan semakin subur jika makanan yang menjadi sumber kehidupannya dikonsumsi penderita. Jenis makanan tersebut adalah: daging merah, gula dan lipid (termasuk lemak dan minyak). Sumber-sumber makanan ini sebenarnya dimanfaatkan tubuh sebagai bahan bakar metabolik dan memberikan daya pada proses membangun yang dibutuhkan sel normal. Namun di sisi lain zat-zat ini membantu sel kanker dari kerusakan kimiawi sehingga semakin sulit dikendalikan. Maka harus dicari jalan tengah yaitu kebutuhan tubuh untuk protein sebagai zat yang dibutuhkan untuk regenerasi sel tercukupi tetapi sel kanker bisa dimatikan karena tidak ada zat yang menopang kebutuhannya.

Inilah sebabnya ahli nutrisi dan pakar medis menyarankan penderita kanker untuk berhenti mengkonsumi makanan yang menyebabkan sel kanker tumbuh subur dan secara kontinyu menerapkan diet vegetarian. Menerapkan diet vegetarian berarti masih dapat mencukupi kebutuhan protein melalui protein nabati yang relatif lebih aman bagi tubuh karena tidak bersifat melindungi sel kanker. Diet vegetarian mengutamakan gaya hidup sehat terutama memperhatikan pola makan.

Diet vegetarian lebih fleksibel dibandingkan diet vegan murni yang sama sekali tidak memperbolehkan pelaku dietnya mengkonsumsi protein non nabati. Penganut diet vegetarian hanya mengkonsumsi sayur, buah, kacang-kacangan dan biji-bijian serta sebagian kecil olahan produk hewani seperti ikan dan produk turunannya. Sehingga diet vegetarian lebih dipilih sebagai gaya hidup sehat karena dianggap tidak terlalu merepotkan dalam menyusun menu.

Pada pelaku diet vegetarian beberapa langkahnya mirip dengan diet vegan namun sedikit lebih fleksibel. Mencicipi kecap, mencampurkan mayonaise ke dalam salad buah atau melumuri brokoli panggang dengan sedikit margarin dan ditabur keju masih diperbolehkan. Selain bahan makanan utama cara mengolah makanan bagi para penderita kanker yang menerapkan diet vegetarian juga perlu diperhatikan.

Yang perlu diingat bahwa makanan favorit sel kanker tidak hanya daging merah, tetapi juga gula dan lipid. Maka penggunaan gula bagi pelaku diet vegetarian yang juga penderita kanker harus diperhitungkan. Kelebihan takaran gula akan berakibat fatal bagi penderita kanker sebab selain memicu suburnya sel kanker juga berpotensi menyebabkan obesitas dan penyakit lain yang menyertai.

Lipid adalah senyawa termasuk lemak dan minyak sehingga konsumsi terhadap kedua jenis makanan ini hendaknya ditekan seminimal mungkin. Olahan masakan untuk penderita kanker dianjurkan untuk menghindari proses pematangan dengan cara digoreng (karena menggunakan minyak) dan dipanggang atau dibakar karena menghasilkan lemak lebih tinggi.

Baca artikel lain mengenai Gejala Kanker Usus Pada Anak