Tag Archives: menghindari lingkungan perokok

Pencegahan Kanker Paru-paru

Tips Melakukan Pencegahan Kanker Paru-paru

Pencegahan kanker merupakan tindakan untuk menurunkan peluang menderita penyakit kanker. Melalui pencegahan kanker, jumlah kasus kanker baru pada sebuah kelompok atau populasi menjadi lebih rendah. Diharapkan ini dapat menurunkan jumlah kematian yang disebabkan oleh kanker.

Untuk melakukan pencegahan kanker baru, ilmuwan melihat faktor risiko dan faktor pelindung. Semua yang dapat meningkatkan peluang berkembangkan kanker disebut dengan faktor risiko kanker, sedangkan semua hal yang menurunkan peluang berkembangnya kanker disebut dengan faktor pelindung.

Berikut ini beberapa cara untuk pencegahan kanker paru-paru.

Tidak Merokok

Merokok menjadi penyebab utama dari kanker paru-paru. Merokok baik itu menggunakan pipa atau langsung bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru. Rokok tembakau menjadi penyebab 9 dari 10 kasus kanker paru-paru pada pria dan 8 dari 10 kasus kanker paru-paru pada wanita.

Studi juga menunjukkan bahwa risiko kanker paru-paru meningkat sesuai dengan jumlah rokok yang dibakar setiap harinya dan keseluruhan dalam setahun. Orang yang telah merokok memiliki risiko kanker paru-paru 20 kali lipat dari orang yang tidak merokok.

Jadi hindarilah rokok sedini mungkin, jika masih belum merokok jangan mencoba-coba. Bagi yang sudah merokok sebaiknya segera berhenti. Berhenti merokok bisa jadi hal yang sulit jika niat dalam diri kurang. Namun jika sudah berniat maka berhenti merokok bukanlah hal yang mustahil. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk berhenti merokok misalnya dengan mengganti waktu merokok dengan melakukan hal lain. Ada juga yang menggunakan permen atau permen karet sebagai pengganti rokok.

Menghindari Lingkungan Perokok

Selain perokok aktif, lingkungan perokok pasif juga menjadi faktor risiko dari kanker paru-paru. Perokok pasif merupakan orang yang mendapatkan paparan asap rokok. Mereka biasanya berada di lingkungan perokok, misalnya tinggal serumah dengan orang yang merokok atau bekerja di lingkungan perokok.

Hal ini menjadi sedikit sulit dihindari karena berhubungan dengan orang lain. Ada baiknya untuk menyarankan keluarga/saudara yang merokok agar tidak merokok di dalam rumah. Jika bisa maka nasehati mereka agar berhenti untuk merokok. Bagi yang bekerja di lingkungan perokok, ada baiknya untuk memberikan saran tempat khusus untuk merokok di lingkungan kerja. Hindari berlama-lama berada dalam satu ruangan dengan orang yang sedang merokok. Perokok pasif bisa menghirup asap rokok yang mengandung zat yang menyebabkan kanker meskipun dalam jumlah sedikit.

Menghindari Faktor Lingkungan yang Menyebabkan Kanker Paru-paru

Selain asap rokok, ada beberapa bahan kimia yang juga menjadi penyebab berkembangnya kanker paru-paru. Misalnya radiasi bom atom yang bisa menyebabkan meningkatnya risiko kanker paru-paru. Kita bisa melihat contohnya dari para korban bom atom di Jepang yang akhirnya banyak menderita kanker paru-paru.

Ada juga gas radon yang bisa muncul dari dalam tanah. Gas ini sulit untuk diketahui karena tidak berwarna, berbau, dan berasa. Jadi perlu mengunakan alat untuk mengetesnya. Lakukan tes pada tempat tinggal terutama yang berada di daerah yang diketahui mengandung gas radon.

Di tempat kerja, biasanya pekerja harus berhadapan dengan material yang mengandung bahan-bahan berhaya. Beberapa bahan yang bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru antara lain asbestos, arsenik, kromium, nikel, beryllium, cadmium, tar dan soot.

Lingkungan kerja memang perlu dibuat seaman mungkin bagi kesehatan. Jadi pilih tempat kerja yang memang menjadin kesehatan serta keselamatan kerja. Jika sudah telanjur harus bekerja di tempat-tempat yang terkena paparan tersebut jangan lupa untuk melengkapi diri dari pengaman seperti pakaian kerja, masker, sarung tangan, dan lain-lain.

Menghindari Polusi Udara

Polusi udara juga menjadi salah satu faktor risiko dari penyakit kanker paru-paru. Polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor biasanya banyak ditemui di kota-kota besar, apalagi yang sering mengalami kemacetan. Polusi udara tersebut kadang sulit untuk dihindari jika sudah tinggal di sana dan harus berada di jalanan. Jangan lupa untuk menggunakan masker dan berusaha menggunakan alat transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Tinggal di daerah yang memiliki polusi rendah juga bisa menjadi cara untuk mencegah terkena masalah pernapasan seperti kanker paru-paru. Kota kecil atau daerah pedesaan biasanya memiliki tingkat polusi udara yang lebih rendah. Selain polusi udara dari asap kendaraan bermotor, asap pembuangan dari pabrik industri juga merupakan polusi udara yang patut untuk diwaspadai.

Menjaga Pola Makan

Cara untuk mencegah penyakit datang ke dalam tubuh adalah dengan menjaga pola makan kita. Asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan tubuh.  Ada beberapa jenis makanan yang memang memiliki kandungan anti kanker atau anti oksidan. Jadi kita bisa memakanan buah-buahan atau sayuran yang mengandung zat anti kanker atau anti oksidan.

Beberapa makanan anti kanker antara lain wortel, tomat, bawang putih, brokoli, rumput laut, dan lain-Biasakan untuk makan buah dan sayuran setiap harinya dan kurangi konsumsi makanan berlemak seperti daging berlemak atau gajih. Selain makanan yang bergizi dan seimbang, jangan lupa untuk minum dengan jumlah yang cukup. Jika badan sudah dimasuki dengan makanan dan minuman yang sehat dalam jumlah cukup maka penyakit akan sulit untuk berkembang.

Aktivitas Fisik/Olahraga

Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang secara fisik aktif memiliki risiko lebih rendah menderita kanker paru-paru daripada orang yang tidak/kurang aktif. Meskipun belum bisa dipastikan, namun berolahraga atau beraktivitas memang perlu dilakukan secara rutin. Biasakan untuk berolahraga ringan setiap hari seperti berjalan atau bersepeda. Olahraga sendiri dapat dilakukan di dalam ruangan maupun di luar ruangan, dengan alat ataupun tanpa alat. Jadi tak ada alasan untuk tidak punya waktu berolahraga.

Uji Coba Pencegahan Klinis

Dokter atau peneliti kesehatan kadang mengadakan uji coba pencegahan klinis pada kanker untuk studi cara menurunkan risiko kanker. Orang-orang yang masih sehat bisa menjadi bahan uji coba untuk mendalami tentang pencegahan kanker yang efektif. Tujuannya untuk menemukan apakah aksi yang dilakukan dapat betul-betul mencegah munculnya kanker.

Semua itu bisa termasuk melakukan pola hidup sehat seperti memakan buah dan sayuran, berolahraga, berhenti merokok, atau meminum obat, vitamin, mineral, dan suplemen yang dianjurkan. Menjadi bagian untuk uji coba klinis bisa membantu kita untuk belajar tentang kesehatan tubuh sekaligus melakukan pencegahan yang sedang diujikan.

Uji coba klinis sudah banyak dilakukan terutama di negara besar seperti Amerika Serikat. Informasi mengenai uji coba klini ini bisa kita temukan di beberapa website.

Baik orang yang memiliki risiko rendah ataupun tinggi sudah sebaiknya melakukan tindakan pencegahan. Paling umum adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat ini sudah meliputi tidak merokok yang memang menjadi penyebab utama bagi kanker paru-paru. Dengan melakukan gaya hidup sehat maka kita tak hanya mencegah munculnya  kanker paru-paru tapi juga mencegah munculnya penyakit-penyakit lainnya.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Kunyit Putih untuk Kanker