Tag Archives: manfaat pulosari

Tanaman Pulosari

Tanaman Pulosari dan Segudang Manfaat yang Dimilikinya

Satu lagi tanaman herbal yang seyogianya kita ketahui. Pulosari namanya atau dalam istilah latin disebut Alyxia Stellata. Pulosari merupakan tanaman cukup mudah ditemukan di Indonesia. Selain berkhasiat obat, Pulosari juga dimanfaat sebagai bumbu pelengkap masakan seperti gulai atau kari. Selain itu karena Pulosari mengeluarkan aroma khas, cenderung hangat, tanaman ini pun sering dilibatkan dalam pembuatan jamu-jamu tradisional serta minyak aromaterapi.

Tanaman Pulosari bukan jenis tanaman yang membutuhkan perawatan ekstra. Malahan, Pulosari termasuk tanaman liar yang dapat merambat hingga 10 meter. Hanya saja, Pulosari tidak terlalu cocok tumbuh di dataran rendah dan panas. Pulosari akan lebih subur dan bertahan lama jika ditanam di tempat-tempat sejuk dan agak teduh. Semisal, di dalam hutan dan kawasan pegunungan.

Dari segi bentuk, Pulosari memang ada kemiripan dengan tanaman Adas. Mungkin karena itu pula, penyebutan Adas sering mengikutsertakan nama Pulosari di belakangnya: Adas Pulosari atau Adas Pulowaras. Sehingga terkesan bahwa kedua tanaman ini adalah sama. Padahal kenyataannya tidak demikian. Yang dimanfaatkan dari tanaman Adas adalah daun serta buahnya, sedangkan Pulosari pada kulit batangnya. Namun dalam ramuan obat herbal, Adas dan Pulosari memang acap dikombinasikan.

Tanaman Pulosari mempunyai batang berbentuk bulat, berwarna hijau, dan bercabang-cabang. Bagian inilah yang terpenting dari tanaman Pulosari karena kandungan fitokimia pada kulit batang (cortex) lebih banyak dibandingkan pada bagian-bagian lain, sehingga khasiat herbalnya lebih besar. Pada tangkai terdapat daun berbentuk lonjong yang sekeliling tepinya rata. Panjang daun sekitar 3-10 cm dan berwarna putih kehijau-hijauan.

Selain daun, Pulosari juga dilengkapi dengan bunga majemuk yang berjumlah tiga sampai enam, buah kecil berwarna hijau serta biji berbentuk lonjong.

Nama Lain Tanaman Pulosari

Tanaman Pulosari tumbuh di berbagai daerah di Indonesia. Namun, penyebutan Pulosari pada masing-masing daerah berbeda-beda. Masyarakat Sunda menyebutnya Palasari, di Jawa Tengah lebih dikenal dengan nama Pulowaras atau Pulosari, di kalangan suku Bugis dinamakan Calapari. Sementara di Maluku Palasari disebut dengan Pulasane dan di Buton dinamakan Balasari.

Manfaat Kulit Batang Pulosari

Sebagai salah satu tanaman herbal, Pulosari pun diberkati dengan kemampuan menyembuhkan berbagai macam penyakit. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bagian yang paling berkhasiat dari tanaman ini terletak pada kulit kayunya (cortex). Ekstrak kulit batang Pulosari terbukti manjur menuntaskan masalah-masalah kesehatan berikut ini.

  • Meremajakan Vagina

Pasca menikah dan melahirkan, tak pelak otot vagina mulai melemah. Akibatnya daya cengkram vagina berkurang. Tidak dapat dipungkiri, masalah organ kewanitaan cukup sering menimbulkan pertengkaran bersama suami. Nah, kulit batang pulosari yang digodok bersama biji sawi, buah adas, kunyit putih, dan daun papaya, terbukti ampuh mengembalikan kekecangan otot vagina bak seorang perawan.

  • Menurun Demam

Jangan remehkan demam terutama pada anak-anak. Demam dapat berakhir fatal jika dibiarkan, semisal kejang, kerusakan organ tubuh tertentu, kebutaan, dan cacat pemanen. Namun, tak selamanya pula demam membutuhkan obat resep dokter. Cukup dengan menumbuk batang pulosari hingga halus, lalu tempelkan di dahi anak beberapa saat. Atas izin Tuhan YME, demam akan berangsur turun.

  • Asthma

Menderita Asthma memang melelahkan. Tak jarang banyak aktivitas terhambat karena sesak napas. Asthma memang tidak dapat disembuhkan secara total. Namun, bisa dikendalikan agar serangan asthma semakin jarang terjadi. Salah satunya dengan cara mengonsumsi rebusan batang Pulosari, jintan hitam, adas, kencur, dan temulawak secara rutin.

  • Batuk Rejan

Batuk rejan sungguh menjengkelkan. Terkadang penderita bahkan tak bisa tidur lelap karenanya. Jika sudah mencoba berbagai macam merk obat batuk tapi hasilnya nihil, cobalah mengonsumsi air rebusan batang Pulosari dan jahe. Kedua bahan tersebut membantu mengeluarkan dahak penyebab batuk, melonggarkan saluran napas, dan memberikan rasa hangat di tenggorokan.

  • Bau Mulut

Bau mulut dapat membuat rasa percaya diri merosot. Penyebabnya beragam, bisa karena kebersihan gigi tidak terjaga, bisa pula karena bakteri di dalam mulut yang tidak hilang hanya dengan menyikat gigi. Tapi jangan khawatir, cobalah berkumur-kumur dengan rebusan batang pulosari yang dicampur daun beluntas serta adas, setiap pagi dan malam. Hasilnya, bau mulut akan segera berkurang.

Khasiat Kulit Pulosari untuk Kanker

Selain masalah kesehatan yang tercantum di atas, ada lagi khasiat yang lebih menakjubkan dari kulit batang Pulosari. Ternyata, berdasarkan sejumlah penelitian dan percobaan ilmiah, kulit batang Pulosari sangat efektif membasmi berbagai jenis kanker, terutama kanker payudara.

Kemampuan tersebut erat kaitannya dengan kandungan senyawa kimia yang terdapat pada kulit batang Pulosari. Tak ubahnya tanaman herbal penumpas kanker lainnya, di dalam kulit batang Pulosari terkandung senyawa Flavanoid, Alkaloid, Saponin, Polifenol, Kumarin, Zat Samak, dan Minyak Atsiri dalam jumlah cukup besar.

Dalam kehidupan sehari-hari, tanpa kita sadari tubuh terkontaminasi oleh zat-zat berbahaya dari udara, makanan, minuman, serta produk-produk yang kita gunakan untuk tubuh. Bahkan, sinar UV pun menjadi sesuatu yang membahayakan untuk tubuh jika terpapar terus menerus. Zat-zat berbahaya tersebutlah yang kemudian menyebabkan ketidakstabilan radikal bebas di dalam tubuh. Apabila tubuh memuat radikal bebas yang lebih banyak daripada antibodi dan antioksidan, maka jelas akan mengundang berbagai jenis penyakit berbahaya, semisal kanker.

Di sinilah senyawa-senyawa antikanker tersebut bekerja. Mekanismenya dimulai dengan membangun imun imunitas tubuh sebanyak-banyaknya. Sehingga, pertahanan tubuh lebih kuat melawan dampak radikal bebas penyebab kanker itu sendiri. Selanjutnya, senyawa-senyawa tersebut mendeteksi sel normal dan abnormal/reaktif. Pendeteksian berguna untuk memilah mana sel yang harus dilumpuhkan dengan yang tidak, serta memutus jalur penyebaran sel kanker agar tidak tidak bermetastasis ke organ lainnya.

Kemampuan seperti itu hanya dimiliki oleh bahan-bahan herbal tertentu seperti halnya Pulosari, sedangkan obat kemoterapi tidak. Itu sebabnya pasien kanker yang menjalani kemoterapi menjadi lebih lemah, sebab obat kemoterapi tak bisa membedakan antara sel normal dan abnormal. Sehingga, sel normal pun ikut terbantai oleh racun kemoterapi.

Kandungan minyak atsiri pada kulit batang Pulosari juga memegang peranan penting dalam pengobatan kanker. Minyak ini bersifat antiinflamasi yang efektif mengurangi peradangan. Juga, sebagai antibakteri dan pencegah terjadinya infeksi. Di samping itu, minyak atsiri dapat menimbulkan sensasi nyaman. Kenyamanan sangat diperlukan untuk mempercepat penyembuhan kanker.

Cara Meramu Kulit Batang Pulosari untuk Obat Kanker

Sejauh ini ramuan obat kanker yang diracik dari kulit batang Pulosari aman dikonsumsi. Sebab, belum ditemukan kasus kematian atau keracunan akibat mengonsumsi ramuan Pulosari. Dalam melakukan pengobatan herbal, hendaknya penderita kanker harus tetap memeriksakan diri ke dokter onkologi untuk mengetahui sejauh apa perkembangan sel kanker tersebut. Apakah ada perkembangan atau tidak selama mengonsumsi ramuan herbal kulit batang Pulosari.

Untuk melengkapi informasi, berikut kami sajikan resep ramuan herbal khusus mengobati penyakit kanker.

Resep:

  • Dua batang Pulosari. Cuci bersih batangnya lalu sisir kulitnya
  • 22 lembar duan tapak dara yang sudah dicuci bersih
  • Buah adas secukupnya
  • Gula merah secukupnya
  • Air putih 3 gelas
  • Cara Membuat:
  • Tuang air dalam wadah tembikar. Campur seluruh bahan lalu didihkan.
  • Tungu hingga air menyusut setengahnya. Minum dalam keadaan hangat.
  • Langgengkan selama 1 bulan dan kontrol hasilnya.

Demikian informasi mengenai tanaman Pulosari dan segudang manfaat yang dimilikinya. Semoga informasi yang kami sajian bermanfaat untuk pembaca.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Lemon Untuk Kanker