Tag Archives: Makanan untuk penderita kanker

Diet Untuk Penderita Kanker

Diet Untuk Penderita Kanker, Apa Saja Yang Perlu Diperhatikan?

Pikiran juga ikut berpengaruh.

Jumlah pengidap kanker terus bertambah setiap tahunnya. Kanker disebabkan oleh beberapa hal, antara lain faktor genetika, lingkungan, dan makanan. Faktor genetika bisa karena keturunan dari orangtua, lingkungan mereka yang kerap terpapar radiasi di lingkungan kerja, serta faktor makanan juga bisa menjadi pemicu kanker.

Kondisi fisik seseorang seperti kegemukan juga bisa menjadi pemicu kanker.  Seseorang yang mengidap kanker harus benar-benar menjaga kondisi fisiknya. Baik dari asupan makanan ataupun olahraga dan istirahat yang cukup.

Nutrisi, asupan gizi, dan oksigen yang cukup dalam tubuh bisa menghambat pertumbuhan sel kanker. Apalagi mereka yang menjalani pengobatan kemoterapi. Seperti yang diketahui, kemoterapi selain dapat membunuh sel kanker, sangat mungkin juga dapat membunuh sel yang masih hidup. Itu sebabnya makanan sehat sangat diperlukan untuk penderita kanker.  Tujuannya untuk dapat menyeimbangkan tubuh dari efek kemoterapi dan tentu saja untuk memberikan pengobatan secara alami.

Makanan yang sehat bukan saja untuk mengobati penderita kanker. Makanan dan gaya hidup sehat dapat pula menjauhkan seseorang dari bahaya kanker. Buah dan sayur adalah makanan wajib bagi penderita kanker. Kandungan antioksidan dan nutrisi dalam buah dan sayur tersebut mampu menghambat pertumbuhan sel kanker.

Kondisi fisik penderita kanker harus benar-benar terjaga dengan baik. Selain itu, penderita kanker dianjurkan untuk menjalankan diet sehat dan aktivitas fisik. Faktor-faktor tersebut penting dalam pencegahan dan penanganan penyakit kanker. Untuk menurunkan risiko kanker penderita harus menjalankan gaya hidup sehat.

Mereka yang terbiasa hidup sekenanya dan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat harus mau berubah.  Agar dapat terhidar dari penyakit kanker yang membahayakan.  Berat badan yang ideal sangat dianjurkan , mereka yang memiliki berat badan berlebih harus mengubah pola hidup mereka. Timbunan lemak sangat berbahaya  bagi perkembangan sel kanker.

Makanan yang Disarankan untuk Penderita Kanker

Penderita kanker wajib hukumnya untuk menjaga pola makan. Buah dan sayuran sangat dianjurkan bagi penderitakanker untuk mencukupi nutrisi dalam tubuhnya. Pengobatan baik secara medis dan herbal saja akan sia-sia jika tidak diimbangi dengan asupan gizi yang cukup. Berikut ini adalah makanan yang disarankan untuk penderita kanker.

1. Makanan Organik

Kandungan pestisida dan zat kimia sangat berbahaya bagi tubuh. Untuk tubuh yang sehat saja berbahaya, apalagi untuk mereka yang mengidap kanker. Zat kimia dapat merusak sel-sel tubuh bahkan dapat merangsang pertumbuhan sel kanker.  Makanan organik memang lebih mahal, namun akan memberikan manfaat lebih pada tubuh.  Itu sebabnya penderita kanker sebisa mungkin menghindari makanan olahan dan makanan berpengawet.

2. Mengkonsumsi Sayuran dan Buah

Sayuran dan buah yang dikonsumsi tentu saja yang organik. Kandungan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang ada pada buah dan sayur bermanfaat untuk menjaga sel –sel yang ada dalam tubuh agar tetap sehat. Untuk lebih optimal sebaiknya konsumsi sayur dan buah ini sehari antara 5-8 kali. Misal sarapan dengan konsumsi sayur, dan diselingi camilan buah-buahan. Ketika perut merasa lapar ada baiknya langsung mengkonsumsi buah-buahan.

3. Menghindari Makanan Berlemak

Salah satu pantangan untuk mereka penderita kanker adalah makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi. Terutama makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans seperti yang terdapat pada mentega, susu full cream, daging merah, dan gorengan.

4. Menghindari Alkohol

Gaya hidup seseorang rupanya juga bisa menjadi pemicu kanker. Salah satunya adalah kebiasaan mengkonsumsi alkoho. Tak dipungkiri masih banyak orang yang sering mengkonsumsi minuman beralkohol. Minuman ini jelas berbahaya bagi kesehatan dan menjadi pemicu banyak penyakit, termasuk kanker.

5. Mengurangi Asupan Gula

Sel kanker adalah penyuka gula. Oleh karena itu untuk membunuh sel kanker dalam tubuh bisa dengan cara membuat mereka kehilangan sumber makanannya. Salah satu sumber makanan yang mereka suka adalah gula. Mengurangi asupan gula artinya juga mengurangi atau menghambat pertumbuhan sel kanker. Gula diet seperti yang beredar di pasaran juga tak selamanya aman. Sebagai alternatif bisa menggunakan madu itu saja dalam jumlah yang sedikit.

6. Mengkonsumsi Kacang-kacangan

Kacang-kacangan juga sangat bermanfaat  dikonsumsi oleh penderita kaker. Termasuk olahan kacang-kacangan seperti tempe atau tahu. Susu kedelai juga bisa disarankan untuk penderita kanker. Susu kedelai juga bisa menjadi pengganti susu sapi yang biasa dikonsumsi. Rendahnya kandungan lemak susu kedelai lebih aman dibanding susu sapi rendah lemak sekalipun.

7. Hindari Minuman Berkafein

Banyak orang sangat suka mengkonsumsi kopi, teh, atau cokelat. Biasanya konsumsi ini akan dilengkapi dengan gorengan atau camilan lainnya. Ada baiknya mereka yang terdiagnosa kanker menghidari minuman berkafein. Sebagai alternatif teh hijau murni lebih aman dikonsumsi oleh penderita kanker karena memiliki sifat antikanker.

Mengapa harus Diet?

Diet sangat dianjurkan untuk penderita kanker agar dapat mencapai asupan gizi secara optimal.  Selain itu diet juga bisa berfungsi untuk memberikan asupan makanan yang seimbang yang bermanfaat bagi daya tahan tubuh pasien. Pasien kanker cenderung mengalami penurunan berat badan drastis, karena asupan nutrisi dalam tubuh dimakan oleh sel kanker. Diet juga berfungsi untuk mencegah atau menghambat penurunan berat badan secara drastis. Berat badan yang terjaga dan stabil akan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Salah satu tanda penyakit kanker adalah rasa mual dan muntah. Tanda ini tidak hanya berlangsung sekali waktu saja, tetapi bisa terjadi berulang kali. Diet  debga mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan diyakini dapat mengurangi muntah, rasa mual, dan diare.

Pasien yang terdiagnosa kanker mau tidak mau harus memperbaiki gaya hidupnya. Secara otomatis orang-orang yang ada di sekitarnya juga akan mengikuti gaya hidup yang sama.  Jika hal tersebut terjadi maka risiko kanker pada keluarga pasien akan menurun, dengan kondisi tubuh yang sehat.

Sama halnya dengan konsumsi obat, diet untuk penderita kanker juga harus memperhatikan kondisi pasien. Keadaan pasien satu dan yang lainnya tidaklah sama, termasuk makanan yang dapat diterima oleh tubuhnya. Diet harus disesuaikan dengan kondisi pasien. Apakah ada makanan atau sayuran yang membuatnya alergi. Kondisi lain apakan si pasien juga memiliki penyakit lain dan tidak dapat mengkonsumsi makanan tertentu.

Tips Hidup Sehat untuk Pasien Kanker

Selain memperhatikan menu makanan hal lain yang perlu diperhatikan adalah gaya hidup. Salah satunya adalah dengan berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang cukup. Aktivitas sehari-hari sangat membantu tubuh memiliki asupan oksigen yang cukup.

Aktivitas sehari-hari misalnya adalah memilih menggunakan tangga biasa ketimbang lift atau eskalator, rutin berjalan kaki ke tempat-tempat yang bisa dijangkau, olahraga teratur baik setiap hari atau minimal tiga kali seminggu.

Porsi makan juga perlu diatur untuk pasien terdiagnosa kanker. Makan dalam porsi sedikit namun sering bisa dilakukan oleh penderita kanker. Selain itu juga menjadikan buah sebagai camilan rutin juga menjadikan tubuh lebih sehat.

Poin terpenting adalah menjaga pikiran agar tetap santai dan jauh dan stress. Tekanan pikiran bisa merangsang perkembangan sel kanker. Itu sebabnya pengidap kanker sebaiknya harus lebih santai dan menjauhi stress.

Baca artikel lain mengenai Akupuntur untuk Kanker

Makanan Untuk Penderita Kanker

Ini Makanan Untuk Penderita Kanker Yang Tepat

Makanan direbus dan dikukus sangat dianjurkan.

Penyakit kanker menjadi penyakit paling mematikan di Indonesia. Kanker adalah suatu penyakit yang diakibatkan oleh pertumbuhan tidak normal sel-sel dalam tubuh. Sel-sel tersebut kemudian berubah menjadi sel kanker. Sel kanker inilah yang kemudian menyebar ke seluruh tubuh dan mengancam nyawa.

Kanker juga dikenal sebagai tumor.  Ada dua jenis tumor, yaitu tumor ganas dan tumor jinak.Tumor ganas berpotensi menjadi kanker, sedangkan tumor jinak relatif lebih aman karena tidak selalu mengancam nyawa pasien.

Penyakit kanker juga dapat menyerang siapa saja.  Bukan saja orang tua, anak muda, bahkan anak-anak di bawah usia 15 tahun pun bisa terkena kanker. Penyakit kanker juga tidak melihat strata sosial seseorang seperti latar belakang pendidikan dan pangkat.  Mereka yang mengenyam pendidikan tinggi seharusnya lebih bisa menyadari dan mengetahui bahaya kanker atau penyakit lainnya yang membahayakan.

Realitanya mereka yang mengenyam pendidikan tinggi justru lebih rentan terkena kanker.  Stress dan beban pekerjaan yang tinggi bisa juga memicu kanker. Faktor lain yang jadi pemicu kanker antara lain faktor genetika, pola makan yang tidak seimbang, dan  gaya hidup seseorang.

Pada kanker payudara misalnya, salah satu pemicu adalah stres yang dialami kaum perempuan. Dalam kondisi stres, perempuan akan memproduksi hormon estrogen lebih banyak yang bisa memicu kanker payudara.

Ironisnya tidak banyak orang menyadari jika bahaya kanker menghantui mereka.  Sebagian besar dari mereka terdiagnosa penyakit kanker sudah memasuki stadium lanjut. Jika mereka lebih sadar sejak awal bahaya kanker lebih bisa diantisipasi. Pengobatan yang selama ini dilakukan pun bukan menjadi solusi untuk menjauhkan masyarakat dari bahaya kanker.

Bisakah Menghindari Kanker?

Mereka yang patut waspada terkena kanker jika memiliki orangtua yang punya riwayat kanker. Kendati tidak mutlak, namun secara genetika mereka berpotensi terkena penyakit mematikan tersebut. Bukan tidak mungkin kanker bisa dihindari salah satunya melaluui pola hidup sehat. Salah satu faktor pendukungnya adalah makanan yang dikonsumsi.

Makanan sangat berpengaruh pada kesehatan seseorang. Bukan hanya kanker, penyakit lain pun bisa muncul karena faktor makanan. Itu sebabnya setiap orang wajib menjaga dan mengatur pola makan agar terhindar dari penyakit yang membahayakan, termasuk kanker.

Agar terhindar dari penyakit kanker salah satu kunci pokoknya adalah menjaga berat badan.  Kelebihan berat badan sangat dimungkinkan menjadi pemicu timbulnya kanker pada seseorang. Menghindari makanan berpengawet, makanan olahan, dan makanan yang sangat asin sebagiknya dilakukan oleh mereka yang berpotensi mengidap kanker. Kendati demikian seseorang yang tidak berisiko atau secara faktor genetika tidak memiliki riwayat kanker juga harus menghindari.

Lalu bagaimana jika sudah mengidap kanker? Penting bagi penderita kanker untuk menjaga pola makan. Tujuannya agar kebutuhan nutrisi dalam tubuh terpenuhi sehingga dapat meminimalisasi pertumbuhan sel kanker. Apalagi sel kanker dapat menggerogoti tubuh penderita dengan cepat apabila tidak diimbagi dengan nutrisi yang cukup.

Nutrisi dalam tubuh bisa dicukupi dengan asupan gizi yang cukup dan diimbagi dengan kegiatan fisik.  Keseimbangan tersebut akan membuat tubuh cukup nutrisi dan pasokan oksigen.  Sel kanker enggan tumbuh dan berkembang di tubuh yang memiliki asupan oksigen yang cukup.

Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Kanker

Selain tanaman herbal yang digunakan sebagai pengobatan alternatif kanker, ada pula sayuran dan buah-buahan yang sebaiknya dikonsumsi. Sayur dan buah ini berfungsi sebagai penyeimbang tubuh, apalagi mereka yang menjalani pengobatan medis seperti kemoterapi atau radioterapi.

Berikut ini makanan yang sebaiknya dikonsumsi oleh penderita atau pengidap kanker.

1. Makanan Berkuah

Efek dari kemoterapi yang dijalani oleh penderita kanker antara lain mulut kering, gusi kering, dan mulut yang mudah terluka. Itu sebabnya makanan berkuah sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan dan kelembaban mulut pasien selama menjalani kemoterapi.

Makanan berkuah yang dimaksud pun harus dipilih tidak bisa asal seperti bakso atau soto yang dijual. Makanan berkuah sebaiknya diolah dan dimasak sendiri agar benar-benar terjaga kualitasnya. Makanan berkuah yang bisa dikonsumsi antara lain sayur bayam, satu sop, atau sayur dan buah yang dihaluskan.

2. Brokoli

Sayuran berwarna hijau ini sangat dianjurkan untuk penderita kanker. Brokoli mengandung vitamin dan antioksidan yang dipercaya bisa membunuh sel kanker.  Selain itu brokoli juga bisa meminimalisasi adanya penyakit lain yang membahayakan.

3. Bawang Putih

Bumbu dapur yang satu ini memang miliki kandungan antioksidan yang tinggi.  Bawang putih sangat dianjurkan dikonsumsi oleh penderita kanker , terutama bagi mereka yang menjalani kemoterapi atau radioterapi.

4. Wortel

Wortel sangat dianjurkan dikonsumsi rutin oleh penderita kanker, terlebih bagi mereka yang menjalani kemoterapi.  Nutrisi yang terkandung dalm wortel secara perlahan bisa membunuh sel kanker yang  ada.

5. Biji-bijian

Kacang plong, kacang kedelai, dan kacang hijau adalah biji-bijian yang disarankan jadi menu penderita kanker. Kandungan serat pada biji-bijian menghindarkan penderita dari sembelit sehingga tunuh terasa lebih ringan sekaligus membuang racun-racun yang ada dalam tubuh.

6. Ikan Salmon dan Tuna

Bukan hanya sayur dan buah, ikan-ikanan juga sangat dianjurkan untuk penderita kanker. Antara lain ikan salmon dan tuna yang mengandung omega tiga yang berguna untuk meminimalisasi pertumbuhan sel kanker.

7. Buah-buahan

Buah-buahan yang mengandung vitamin C seperti pepaya, pisang, dan jeruk  bisa menjadi camilan untuk penderita kanker. Manfaat buah-buahan memang tidak langsung dirasakan oleh penderita kanker. Namun secara perlahan kandungan vitamin C dan antioksidan pada buah-buahan tersebut mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Itu sebabnya ada baiknya penderita kanker mengkonsumsi buah-buahan secara rutin.

Cara Mengolah Makanan untuk Penderita Kanker

Setelah mengetahui makanan apa saja yang dianjurkan untuk penderita kanker, sebaiknya ketahui pula bagaimana cara mengolahnya. Penderita kanker membutuhkan nutrisi yang cukup agar sel-sel kanker tidak berkembang. Salah satu caranya melalui makanan dengan olahan yang tepat.

Pertama perhatikan bahan baku yang akan digunakan. Pastikan memilih bahan makanan yang segar dan berkualitas bagus.  Sebaiknya memilik buah dan sayuran organik agar terbebas dari campuran pestisida atau obat kimia laiinnya. Jika memilih ayam, sebaiknya memilih ayam yang dipotong sendiri di pekarangan. Untuk menu ikan sebaiknya pilih ikan yang masih hidup sehingga segar dan terjamin kualitasnya.

Cuci bahan makanan yang hendak dimasak sampai benar-benar bersih menggunakan air mengalir. Jika mengkonsumsi buah atau sayur secara langsung cuci dengan air hangat.  Makanan yang dianjurkan untuk penderita kanker adalah makanan yang direbus atau dikukus. Jika ada makanan yang ditumis sebaiknya menggunakan minyak zaitun, bukan minyak kelapa.

Selanjutnya hindari makanan yang dibakar atau dipanggang. Bagian makanan yang hangus akan memperparah keadaan penderita kanker. Jika memanggang makanan bisa menggunakan oven. Selain itu tentu penderita kanker harus menghindari makanan yang menggunakan segala macam bumbu penyedap.

Baca artikel lain mengenai Akupuntur untuk Kanker

Makanan Anti Kanker

10 Makanan Anti Kanker Yang Tidak Kita Sadari

Makanan Anti kanker

Kanker menjadi penyakit yang mematikan di era ini, bagi anda yang masih mengira kanker adalah penyakit yang masih langka maka anda salah besar. Pengalaman saya mengantar mama ke rumah sakit di Singapura begitu banyak sekali pasien yang terkena kanker berobat ke Singapura, terutama pasien yang berasal dari Jakarta. Sebenarnya kanker jika masih kecil dan belum berkembang masih sangat mudah untuk ditangani, hal paling mudah yang bisa kita lakukan adalah menjaga pola makan kita sehari-hari. Berikut ini adalah 10 jenis makanan yang sehari-hari kita makan tetapi kita masih belum sadar bahwa itu berfungsi sebagai makanan anti kanker.

  1. Minyak Ikan

Minyak ikan mengandung “long chain omega 3” yang sangat berguna bagi tubuh untuk menghilangkan racun-racun negatif dalam tubuh. Selain itu omega 3 mengandung vitamin A yang berguna untuk melawan kanker, ikan yang paling banyak mengandung vitamin ini adalah mackerel dan salmon. Minyak ikan juga berguna untuk mengurangi resiko terkena kanker pada prostat, payudara dan usus. Selain dari itu minyak ikan juga mengandung vitamin D yang sudah terbukti sebagai nutrisi untuk berperang melawan kanker. Untuk informasi bahwa omega 3 dari minyak ikan berbeda dari flaxseed (short chain omega 3) yang mana memiliki fungsi yang berbeda.

  1. Wortel

Wortel, aprikot, paprika dan labu mengandung “carotenoids” yang berfungsi sebagai makanan anti kanker seperti betakaroten yang berfungsi untuk mengubah menjadi vitamin A ketika dibutuhkan oleh tubuh. 1 cangkir jus wortel, 2 kentang, 16 aprikot kering dan 4 cangkir ceri merah akan membantu tubuh mendapatkan 25 mg (jangan dimakan sekaligus, lakukan secara bertahap).

  1. Paprika Merah dan Kuning

Paprika merupakan sumber vitamin C utama di Inggris bahkan lebih bagus daripada jeruk. Vitamin C membantu memperkuat sistem pertahanan tubuh dan menetralkan racun. Linus Pauling menyarakan bahwa penderita kanker seharusnya mengkonsumsi 2-10mg per hari. Paprika merah yang besar mengandung 250mg. Paprika merah dan kuning juga merupakan sumber dari “carotenoids” seperti pada wortel yang merupakan kandungan makanan anti kanker.

  1. Biji Bunga Matahari

Biji bunga matahari mengandung Zinc dan Vitamin E yang tinggi. Zinc bertujuan untuk membantu vitamin C melakukan fungsinya dan mempercepat penyembuhan. Biji bunga matahari juga penting untuk menunjang prostat yang sehat. Anda membutuhkan 15-25mg, 5 sendok makan biji matahari dapat memberikan asupan 10mg. Susu akan mengganggu penyerapan zinc pada tubuh. Selain itu biji bunga matahari juga mengandung selenium.

  1. Kacang

Kacang mengandung selenium yang berfungsi sebagai anti kanker di dalam tubuh. Untuk mendapatkan selenium tidak selalu harus dari kacang misalnya dari tuna, brokoli dan tomat. Konsumsi selenium yang harus dikonsumsi per hari adalah 100-200 mg. Menurut lembaga penelitian Cancer Watch, orang yang makan kacang setiap hari (almon atau walnut/buah kenari) memiliki umur lebih panjang karena mereka cukup mengkonsumsi serat dan minyak yang sehat.

  1. Jamur

Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa jamur merupakan makanan anti kanker dan jamur juga berguna untuk menambah daya tahan tubuh. Untuk mengetahui lebih detail silahkan baca mengenai jamur sebagai makanan untuk melawan kanker.

  1. Tomat

Menurut Universitas Harvard 7-10 dalam seminggu membantu mengurangi resiko pada prostat sebesar 40%, selain itu juga membantu mencegah kanker paru-paru, usus, rahim dan payudara. Kandungan utama dalam tomat adalah Lycopene dan yang kita butuhkan adalah 25-40mg per hari. Selain itu kandungan ini juga dapat ditemukan pada strawberry, paprika, wortel dan buah peach. Lycopene dapat membantu mengurangi lemak jahat dalam darah dan berfungsi sebagai antioksidan.

  1. Sayuran Hijau

Sayuran hijau mengandung folate, biotin, niacin dan semua vitamin B yang mana dapat membantu melawan kanker. Kandungan ini paling banyak terdapat pada kuning telur dan gandung. Selain itu sayuran hijau juga mengandung epigenetic yang berfungsi untuk membantu melawan kanker usus. Diet dengan hanya makan sayuran dapat membantu membuat tubuh menjadi basa dimana kondisi basa tidak disukai oleh sel kanker sehingga sel kanker tidak dapat berkembang.

  1. Brokoli

Sama halnya dengan sayuran hijau lainnya brokoli mengandung serat yang dapat membantu menghancurkan racun dalam tubuh. Selain itu brokoli mengandung galactose yang bagus untuk bakteri baik dalam tubuh. Brokoli juga mengandung indoles yang membantu mengatur hormon estrogen sehingga dengan begitu brokoli dapat indoles dapat membantu melawan kanker seperti kanker payudara, prostat, usus.

  1. Bawang

Bawang mengandung allicin yang dapat membantu menghentikan perkembang sel kanker misalnya saja membantu menghentikan supply darah ke sel kanker. Selain itu bawang putih mengandung selenium, trytophan dan sulphur yang berfungsi sebagai bahan yang aktif untuk membunuh sel kanker.

Itulah 10 jenis makanan anti kanker yang saya dapat dari hasil browsing, untuk sumber asli terdapat 12 jenis tetapi saya kurang begitu paham untuk 2 jenis sisanya. Jika anda ingin membaca lebih detail silahkan langsung saja ke web originalnya. Jika ada kesalahan dalam menerjamahkan saya mohon maaf, semoga posting ini dapat membantu anda semuanya terhindar dari kanker dan semoga bagi pasien kanker dapat lebih paham akan makanan anti kanker untuk membantu proses pengobatan kanker yang sedang dijalani. Jangan putus asa dan tetap berjuang untuk sembuh.

Souce: 12 food to fight cancer

Baca artikel lain mengenai Life Experience 03 – Kemoterapi di Klinik Dokter Kong Hwai Loong dan Transfer Factor Sebagai Pendamping