Tag Archives: makanan setelah radioterapi

Makanan Untuk Pasien Radioterapi

Makanan Untuk Pasien Radioterapi Agar Lebih Cepat Sembuh Dan Sehat Kembali

Ada beberapa jenis makanan untuk pasien radioterapi yang sangat dibutuhkan agar proses penyembuhan dapat berjalan lebih cepat dan lancar. Radioterapi adalah salah satu bentuk dari sistem pengobatan yang ditujukan kepada penderita kanker dengan tujuan untuk membunuh pertumbuhan sel-sel kanker.

Meski bersifat menyembuhan, tetapi pada sisi lain sistem pengobatan ini sering menimbulkan dampak tidak menyenangkan. Untuk mengurangi efek negatif ini, maka diperlukan makanan-makanan khusus dengan kandungan gizi serta nutrisi sesuai dengan kondisi pasien yang pada umumnya akan mengalami penurunan kekuatan dan stamina tubuh.

Konsultasi Sebelum Menjalani Radioterapi

Sebelum menghadapi proses radioterapi, ada beberapa jenis persiapan yang perlu dilakukan dan salah satunya adalah konsultasi. Oleh karena itu, lakukan konsultasi sesuai dengan jadwal yang telah diberikan oleh dokter.

Biasanya pada konsultasi pertama, Anda dan keluarga akan diberi penjelasan lengkap tentang hal-hal yang berkaitan dengan radiologi. Melalui konsultasi ini pula dokter dapat mengetahui secara lebih pasti kondisi fisik dan mental Anda untuk menghadapi dan menjalani radioterapi sekaligus menyiapkan diri atas dampak-dampak yang muncul sesudah radioterapi.

Setiap konsultasi, sebaiknya selalu melibatkan keluarga karena mereka memiliki peran sangat penting dalam proses penyembuhan. Sebelum dan setelah proses radioterapi dilakukan Anda selalu pasien penderita kanker akan selalu membutuhkan bantuan keluarga baik secara mental maupun fisik.

Asupan Makanan Yang Harus Rajin Dikonsumsi Sebelum Radioterapi

Dalam sesi konsultasi, dokter juga akan selalu mengasih penjelasan lain seputar jenis asupan makanan untuk pasien radioterapi sebelum langkah penyembuhan ini dilaksanakan. Untuk langkah permulaan, biasanya Anda diharuskan menghindari makanan yang terlalu dingin atau sebaliknya terlalu panas.

Peraturan ini akan diberlakukan secara lebih ketat lagi bagi pasien yang proses radioterapinya berada di area leher dan kepala. Makanan dan minuman yang terlalu panas dan terlalu dingin memiliki pengaruh besar di area sekitar selaput rongga mulut. Kondisi ini akan menimbulkan resiko lebih besar terhadap pemunculan luka saat radioterapi dilaksanakan.

Kemudian yang lebih spesifik lagi Anda akan diharuskan lebih rajin mengkonsumsi makanan yang mempunyai kandungan antioksidan tinggi. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan kinerja organ tubuh agar lebih kebal melawan radikal bebas berbahaya di aliran darah. Radikal bebas ini, jika tidak dilawan dengan antioksidan dapat menimbulkan kerusakan pada DNA maupun sistem kekebalan pada tubuh itu sendiri.

Makanan yang kaya dengan kandungan antioksidan tinggi ini antara lain adalah buah-buahan dan sayuran yang memiliki warna mencolok seperti kuning, hijau, merah dan jingga. Jenisnya antara lain adalah wortel, bayam, anggur merah, berry, cranberery, brokoli, kacang tanah dan apel.

Sehubungan dengan asupan makanan untuk pasien radioterapi ini, Anda juga disarankan lebih sering menyantap makanan yang kandungan proteinnya tinggi. Protein punya peranan sangat penting untuk melancarkan proses penyembuhan jika radioterapi sudah dijalankan.

Contoh dari makanan yang mempunyai kandungan protein tinggi, antara lain kacang almond, telur, ikan tuna, yogurt, kenari, kalkun, ayam dan keju cottage. Sedangkan untuk pasien yang menganut faham vegetarian, sebagai gantinya dapat mengkonsumsi tempe, tahu, susu kedelai dan produk makanan lain dari bahan kacang-kacangan.

Asupan lainnya yang juga sangat diperlukan oleh tubuh sebelum menjalani radioterapi adalah vitamin C. Asupan ini sangat berguna untuk melancarkan proses perbaikan dan pertumbuhan sel-sel dan jaringan baru dalam tubuh. Asupan vitamin C ini dapat diperoleh dari semua jenis sayur dan buah. Konsumsi asupan vitamin C harus mulai dijalankan paling tidak sekitar satu minggu sebelum radioterapi dilaksanakan.

Apa Saja Makanan Yang Harus Dikonsumsi Setelah Radioterapi?

Tidak hanya sebelum menjalani prosesnya saja. Usai proses pengobatan ini dijalankan masih ada asupan makanan lain yang juga sangat dibutuhkan oleh tubuh. Adapun jenis-jenis asupan makanan tersebut antara lain yang kandungan seratnya sangat tinggi.

Contoh dari makanan ini adalah gandum yang sangat bagus dijadikan sebagai sumber proses pencernaan. Selain itu juga buah serta sayuran. Khususnya yang kaya kandungan mineral dan vitamin, berguna untuk mengatasi salah satu efek dari radioterapi berupa sembelit. Sayur dan buah juga sangat membantu tubuh dalam menjalankan proses pemulihan kesehatan.

Jenis makanan untuk pasien radioterapi lainnya adalah yang mengandung protein, seperti daging ayam dan kacang-kacangan. Protein mempunyai peran tinggi dalam meregenerasi dan membentuk jaringan baru seperti terutama di bagian kulit bekas operasi. Selain itu, protein ini juga akan memberi tenaga atau energi lebih besar pada tubuh.

Makanan yang kaya dengan lemak sehat juga menjadi komponen terpenting sebab diperlukan oleh tubuh sebagai sarana peningkatan sistem kekebalan setelah menjalani radioterapi. Tidak itu saja, lemak juga bisa memberi energi baru bagi tubuh. Sumber terbaik untuk mendapatkan lemak sehat ini adalah minyak zaitun dan kacang-kacangan.

Selanjutnya adalah makanan yang mengandung antioksidan, dengan tujuan untuk mengatasi kehadiran radikal bebas yang sebelumnya banyak sekali terlepas ketika operasi. Buah-buahan seperti apel dan jeruk adalah makanan yang kandungan vitamin C-nya sangat tinggi. Vitamin C ini merupakan sumber terbaik untuk mendapatkan asupan antioksidan dan sangat baik jika dikonsumsi baik sebelum maupun sesudah radioterapi.

Perlu diketahui pula, biasanya antibiotik akan diberikan dokter ketika operasi radioterapi usai dijalankan dengan maksud untuk mengurangi efek negatif atas proses penyembuhan tersebut. Hanya saja, pemberian antibiotik ini dapat membunuh bakteri yang sifatnya baik dalam tubuh sehingga berpengaruh pada sistem kekebalan.

Berdasarkan hal ini diperlukan pula asupan makanan yang sifatnya fermentasi seperti kacang-kacangan sebagai media untuk menguatkan organ usus. Demikian pula dengan makanan yang mengandung banyak air, sangat berguna untuk melancarkan sistem metabolisme. Dari asupan air juga, racun dan radikal bebas menjadi lebih cepat dikeluarkan dari tubuh melalui keringat dan air kencing atau urine.

Karena itu, bagi Anda yang baru saja menjalani proses radioterapi sebaiknya rajin minum air paling sedikit tidak 6 hingga 8 gelas per hari. Selain itu juga disarankan mengkonsumsi buah segar seperti semangka, karena bisa mengurangi resiko dehidrasi atau kekurangan cairan pada tubuh.

Kemudian yang terakhir, sumber makanan untuk pasien radioterapi lain yang juga sangat baik untuk dikonsumsi adalah yang kaya kandungan mineral. Contohnya yaitu telur, kacang-kacangan dan makanan laut. Satu hal lagi yang tak boleh dilupakan, pilih makanan yang lebih mudah dicerna oleh tubuh, karena organ pada sistem metabolismenya masih lemah.

Tips Kesehatan Lainnya Untuk Pasien Radioterapi

Selain memperhatikan pola dan pemilihan asupan makanan, terdapat beberapa tips kesehatan yang juga harus selalu dijalankan setelah menjalani radioterapi. Diantaranya yaitu tidak boleh kena pancaran sinar matahari secara langsung, khususnya di bagian kulit bekas operasi. Oleh karena itu, gunakan pelindung misalnya payung dan jangan lupa selalu memakai krim khusus anti sinar ultraviolet sesuai saran dari dokter. Terutama sekali ketika berada di ruang terbuka pada siang hari.

Tips berikutnya, mulut dan gigi harus selalu dijaga kebersihannya terutama jika Anda adalah pasien yang baru saja menjalani operasi radioterapi di area leher dan kepala. Hal ini sangatlah penting karena mulut dan gigi sering mengalami masalah kekeringan baik ketika radioterapi dilaksanakan maupun sesudahnya.

Demikianlah penjelasan lengkap tentang jenis-jenis makanan untuk pasien radioterapi dan tips-tips kesehatan lainnya bagi Anda yang sedang menderita kanker atau tumor. Semoga bisa bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Synovial Sarcoma