Tag Archives: khasiat sarang semut

Manfaat Sarang Semut

Menguak Rahasia Manfaat Sarang Semut dalam Membasmi Kanker

Manfaat Sarang SemutTidak ada satu pun ciptaan Tuhan yang sejatinya tidak bermanfaat. Bahkan, seekor semut dapat bermanfaat bagi hewan pemakan serangga untuk tetap bertahan hidup. Bahkan, pada sarangnya terdapat manfaat yang luar biasa untuk manusia. Salah satu manfaat sarang semut yang paling sering kita dengar adalah kemampuannya dalam membasmi kanker. Untuk lebih jelasnya, artikel ini akan mengupas tuntas tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan sarang semut.

Mengenal Sarang Semut yang Ajaib

Sarang semut atau dalam istilah latin disebut Myrmecodia pendans, merupakan tanaman herbal jenis epifit yang menumpang hidup pada batang pohon-pohon besar dan lembab. Keberadaannya paling mudah dijumpai di belantara-belantara Papua. Kegunaan sarang semut sendiri pertama kali dibuktikan oleh masyarakat setempat untuk meningkatkan stamina tubuh dan mengempiskan benjolan abnormal seperti tumor dan bisul.

Sarang semut yang melekat pada pepohonan besar tidak sama dengan sarang-sarang semut pada tanah atau sudut-sudut rumah (sarang semut rumahan). Belum pernah ada penelitian yang menyatakan bahwa khasiat dari sarang semut rumahan sama dengan sarang semut pohon. Bahkan, tidak ada kesaksian yang pernah mencoba dan merasakan khasiat dari sarang semut rumahan.

Sarang semut mempunyai rongga-rongga kecil sebagai bilik semut-semut hidup, menyimpan makanan, dan berlindung dari ancaman bahaya. Sekilas, agak menyerupai lubang-lubang pada sarang tawon. Di dalam rongga-rongga itu semut berkumpul dan mengeluarkan senyawa dari tubuhnya. Senyawa tersebut kemudian berinteraksi dengan senyawa yang dikeluarkan oleh pohon. Hasil dari interaksi itulah yang menjadi titik awal dari khasiat sarang semut.

Sarang Semut Sebagai Obat Kanker

Khasiat dari sarang semut mulai dipublikasikan sekitar tahun 2006. Saat itu orang yang mempercayai kegunaan sarang semut baru sedikit. Namun setelah banyak kesaksian dari pengguna yang telah merasakan manfaatnya, maka dari tahun ke tahun pengguna obat sarang semut kian bertambah. Sebagian besar adalah penderita sakit berat, seperti kanker. Obat sarang semut diproduksi dalam berbagai bentuk. Ada yang diracik menjadi tablet, kapsul, hingga sirup yang di dalamnya mengandung ekstrak sarang semut.

Lantas, apa sesungguhnya rahasia terbesar di balik khasiat sarang semut ini? Ternyata, rahasia di balik manfaat sarang semut terletak pada kandungan 3 senyawa utama, yaitu flavanoid, asam fenolat (polifenol), dan tokoferol. Ketiganya memang senyawa-senyawa yang paling ditakuti sel kanker. Ketika ketiganya berkolaborasi, maka kekuatan yang dihasilkan lebih besar dan sanggup menumpas sel kanker hingga ke akar-akarnya. Mari kita ulas satu per satu tentang peranan ketiga senyawa tersebut.

Flavonoid

Senyawa flavonoid umumnya terkandung pada teh dan terbanyak pada jenis teh hijau. Namun, ternyata sarang semut juga tidak kalah kaya akan kandungan flavonoid. Berkiblat pada hasil berbagai penelitian paling mutkahir yang telah dirilis, terungkap bahwa khasiat dari sarang semut disebabkan karena di dalam tubuh flavonoid bekerja cepat mendeteksi sel-sel abnormal, menekan pertumbuhan sel abnormal, serta mengepung pergerakannya agar tidak meluas (metastasis). Mekanisme kerja seperti itu dikenal dengan istilah antiproliferasi. Flavanoid jiga tidak akan membiarkan sel abnormal hidup lebih lama. Dengan mekanisme induksi apoptosis yang dilakukan flavonoid, sel abnormal akan terdesak dan akhirnya bunuh diri.

Asam Fenolat

Asam fenolat merupakan unsur yang terdapat pada senyawa polifenol. Perannya dalam khasiat obat sarang semut tidak bisa diremehkan. Asam fenolat bekerja membasmi radikal bebas yang terserap ke dalam tubuh, serta melindungi DNA dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas itu sendiri. Kerusakan DNA menjadi salah satu celah timbulnya sel kanker.

Tokoferol

Kandungan tokoferol dalam sarang semut mencapai 313 ppm, sedangkan jumlah tokoferol yang dibutuhkan untuk menumpas kanker hanya 12 ppm saja. Bayangkan, berapa kali lipat khasiat dari sarang semut mampu memberantas kanker. Di sini, peran tokoferol sebagai pembasmi radikal bebas serta anti inflameasi. Tokoferol juga bekerja keras menciutkan benjolan-benjolan abnormal yang disebabkan oleh kanker maupun penyakit-penyakit lain. Kandungan tokoferol setinggi itu amat jarang ditemukan pada tanaman herbal lainnya, sehingga khasiat sarang semut terbukti lebih unggul.

Di samping flavonoid, tokoferol, dan asam fenolat khasiat dari sarang semut juga turut diperkuat oleh gabungan senyawa-senyawa lain yang tak kalah hebat.

Sarang Semut untuk Pengobatan Kanker Stadium Dini dan Lanjutan

Efektivitas obat sarang semut sebagai pembasmi kanker lebih besar apabila digunakan pada stadium awal (1 dan 2). Hal ini dikarenakan, sel kanker belum belum berinvasi ke organ lain. Sehingga masih bisa dikendalikan oleh sarang semut. Sedangkan efektivitas penggunaan pada kanker stadium lanjut menunjukkan hasil yang berbeda-beda. Sebab, pada stadium lanjutan umumnya imunitas penderita merosot secara signifikan. Ini akan berdampak pada respon tubuh terhadap zat-zat yang masuk ke dalam tubuh. Sel kanker yang terlanjur meluas menyebabkan jaringan-jaringan banyak yang rusak dan membuat zat dalam tanaman herbal maupun obat-obatan kimia mudah terkalahkan.

Namun, bukan berarti sarang semut tidak bisa diandalkan untuk penderita kanker stadium lanjutan. Saran baiknya kombinasikan khasiat sarang semut dengan pengobatan medis. Upaya ini berguna untuk menggempur sel kanker dengan dua kekuatan sekaligus: herbal dan medis.

Efek Samping Sarang Semut

Penggunaan obat sarang semut sebagai salah metode pengobatan herbal nyaris tidak memiliki efek samping yang mengkhawatirkan. Kalaupun terjadi suatu perubahan yang tidak mengenakkan pada tubuh, biasanya tidak permanen. Lain jenis kanker maka lain pula efek samping yang dirasakan pengguna. Untuk mendapatkan khasiat sarang semut sesuai yang diharapkan, sebaiknya tidak menghentikan penggunaan sarang semut selama proses penyembuhan.

Beberapa efek samping yang dimaksud seperti:

  • Timbul rasa lapar dengan frekuensi yang lebih sering daripada biasanya. Ini dikarenakan di dalam tubuh sarang semut tengah bekerja keras menggempur sel kanker. Di luar kesadaran pengguna, proses ini membutuhkan energi yang besar yang diperoleh dari pembakaran kalori. Jangan abaikan perasaan lapar ini. Makanlah dalam porsi kecil namun sering bila khawatir tubuh akan menjadi gemuk.
  • Pendarahan. Pada awal-awal pengonsumsian, penderita kanker jenis tertentu, misalnya miom, akan mengalami pendarahan. Keseringan ini membuat pengguna panik luar biasa dan buru-buru menghentikan pemakaian. Padahal, pendarahan ini terjadi karena proses pengeluaran racun kotor dari dalam tubuh. Pendarahan dapat berlangsung 2 minggu hingga 2 bulan, tergantung banyaknya racun yang harus dikeluarkan.

Penggunaan Sarang Semut

Alangkah baiknya jika kegunaan sarang semut dilakukan sesuai prosedur sehingga khasiat sarang semut maksimal. Pengguna bisa memilih obat sarang semut yang siap konsumsi, bisa pula dengan meramu sarang semut yang masih alami melalui cara:

  • Iris sarang semut tipis-tipis, lalu jemur untuk mengurangi kadar air di dalamnya (sekitar 1-2 minggu).
  • Setelah kering, blender hingga menjadi bubuk. Bubuk inilah yang kemudian dapat digunakan sebagai bahan seduhan untuk diminum.

Catatan penting yang mesti diingat, hindari mengonsumsi sarang semut berbarengan dengan obat kimia. Beri jeda 2-3 jam antara pengonsumsian obat kimia dengan sarang semut.

Demikian artikel mengenai khasiat sarang semut ini kami sajikan. Semoga bermanfaat bagi pembaca yang sedang membutuhkan informasi seputar penyembuhan penyakit kanker.

Baca artikel lain mengenai Makanan Penyebab Kanker