Tag Archives: jus untuk pasien kemoterapi

Jus Untuk Pasien Kemoterapi

Jus Untuk Pasien Kemoterapi Yang Bisa Dikonsumsi Tiap Hari

Setelah mengikuti sesi kemoterapi, biasanya kondisi keehatan pasien akan ngedrop sampai titik terendah dan mereka membutuhkan asupan makanan dengan nutrisi yang lebih banyak untuk mengembalikan kondisi tubuh mereka seperti semula. Penting sekali untuk menjaga jenis makanan yang akan disantap setelah kemoterapi bagi para pasien, apalagi jika masih ada sesi kemoterapi ke depannya, maka nutrisi untuk paska kemoterapi  berikutnya juga harus diperhatikan sejak jauh hari. Kita harus menyiapkan daftar menu dengan nutrisi yang sesuai, siapkan varian jus untuk pasien kemoterapi, cemilan yang penuh nutrisi dan berbagai tambahan makanan lain.

Tak hanya harus memperhatikan makanan dan minuman yang akan dikonsumsi setelah sesi kemoterapi, keluarga dan sahabat juga harus memperhatikan kesehatan mental pasien. Sebab kondisi mental bisa turun ke titik yang terendah dan dukungan serta semangat dari orang terdekat akan menjadi kekuatan tambahan supaya si pasien selalu berpikiran positif dan bisa pulih lebih cepat.

Variasi Jus untuk Pasien Kemoterapi

Selain mengonsumsi makanan-makanan padat nutrisi, meminum jus menjadi cara termudah untuk memasukkan berbagai macam nutrisi ke dalam tubuh. Hanya saja jika membuat jus dengan komposisi itu-itu saja tentu akan bosan, apalagi mengingat selera makan pasien kemoterapi bisa turun drastis, maka perlu menyiapkan berbagai variasi jus untuk dikonsumsi oleh pasien kemoterapi. Berikut adalah beberapa rekomendasi resep jus kemoterapi yang bisa dicoba.

  • Jus Bit

Umbi yang memiliki warna merah keunguan ini menjadi sayuran pertama yang direkomendasikan untuk pasien kemoterapi. Mengingat betakaroten yang ada di dalam bit mampu memperlambat pertumbuhan sel kanker, tentunya akan memberikan manfaat yang sangat besar dalam proses kemoterapi. Cara membuatnya adalah dengan memproses setengah buah bit dengan sebutir tomat merah ukuran besar menggunakan juicer, campur dengan madu dua sendok dan aduk rata lalu segera minum. Setidaknya minum sebanyak dua kali dalam satu hari atau sesuai kebutuhan.

  • Jus Kale

Jus berikutnya yang dianjurkan adalah jus kale, sayuran kaya manfaat ini mengandung serat yang baik untuk pencernaan, vitamin B, K, C, A dan asam folat yang baik untuk otak, juga mengandung zat aktif bernama sulforaphane yang mampu mencegah pertumbuhan pada kanker payudara dan sel kanker lainnya. Sudah tentu mengonsumsi daun sejenis selada ini bisa memberikan manfaat yang baik untuk pasien kemoterapi. Cara untuk mengolahnya adalah dengan menyiapkan 25 gram kale segar, 200 gram nanas manis lalu diblender sampai halus dan langsung dikonsumsi. Bisa diminum dua kali sehari, atau sesuai kebutuhan pasien.

  • Jus Jeruk

Siapapun tahu jika jeruk memiliki kandungan vitamin C yang melimpah dan dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari. Jeruk juga bisa menjadi jus untuk pasien kemoterapi untuk meningkatkan daya tahan tubuh mereka dan menyegarkan tubuh. Cara membuatnya juga sangat mudah, bahkan bisa dibilang paling simpel jika dibandingkan dengan yang lainnya. Cara membuatnya cukup dengan memeras dua butir jeruk manis, campurkan dengan air dingin segelas dan minum sampai habis. Boleh ditambah madu jika dirasa kurang manis.

  • Jus Lemon

Kulit lemon memiliki kandungan kalsium, asam sitrat, vitamin C, magnesium, pektin, bioflavonoid, serta limonene yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh juga mampu mencegah terjadinya infeksi. Mengonsumsi air lemon tentu saja mampu memberikan manfaat yang luar biasa untuk pasien kemoterapi. Untuk mendapatkan manfaat air lemon, dibutuhkan cara yang tepat untuk membuat rendamannya. Lemon digosok menggunakan garam, bilas pakai air keran lalu diiris-iris dan dalam satu butir lemon usahakan menjadi 15 irisan. Setiap iris lemon diolesi madu murni dan masukkan ke dalam toples dengan tutup yang rapat, masukkan kulkas selama seminggu penuh. Setelah itu ambillah dua iris lemon dan rendam gunakan air suhu ruang, lalu minum. Ulangi sampai stok habis.

  • Jus Wortel

Jus untuk pasien kemoterapi lainnya adalah wortel, mengandung betakaroten yang mampu mencegah pertumbuhan kanker, serta vitamin A yang bisa memperbaiki sel tubuh yang rusak, sangat tepat untuk memperbaiki sel tubuh pasien kemo yang rusak karena proses kemoterapi. Cara membuat jusnya juga tidak sulit, cukup menggunakan juicer saja. Siapkan tiga batang wortel ukuran sedang, sebutir tomat dan 6 butir stroberi, proses gunakan juicer dan boleh dicampur madu. Minum sampai habis, rasanya segar, manis, serta memiliki manfaat yang luar biasa.

Variasi Menu Pelengkap Jus untuk Pasien Kemoterapi

Selain mengonsumsi berbagai jenis jus untuk pasien kemoterapi, disarankan untuk membuat menu makanan khusus yang disediakan untuk pasien kemo. Beberapa variasi menu pelengkapnya adalah sebagai berikut.

  • Salad Sayuran dengan Zaitun. Salad sayuran menjadi pilihan menu untuk pasien kemoterapi, dan jenis sayuran yang digunakan adalah sayuran yang memiliki warna-warna cerah seperti wortel, tomat, bit, paprika dan aneka sayuran lainnya. Jangan konsumsi jenis sayur yang sama di setiap hari, apalagi dalam waktu yang lama karena bisa menimbulkan rasa bosan. Selalu kombinasikan sayuran supaya menambah citarasa dan meningkatkan semangat untuk makan. Gunakan dressing minyak zaitun untuk menghindari kandungan lemak tinggi dari dresing lainnya.
  • Telur Rebus. Telur dianjurkan untuk dikonsumsi oleh pasien kemoterapi, karena bisa meningkatkan stamina dan mengembalikan tenaga. Jangan digoreng untuk menghindari lemak jahat dari minyak, lebih baik direbus dan dikonsumsi begitu saja untuk dijadikan cemilan. Telur adalah makanan yang sangat kaya akan protein sehat, ada juga Vitamin B, Vitamin E, Vitamin D, serta kandungan selenium. Kandungan yang telah disebutkan itu memiliki begitu banyak manfaat yang akan membantu kita untuk menjaga tubuh bertahan dari kerasnya efek samping obat kemoterapi yang keras, serta mampu mengurangi efek yang menyakitkan setelah kemo. Telur untuk dijadikan menu makanan per hari juga boleh, diolah dengan bumbu supaya makin lezat pun tak apa, asal jangan digoreng. Kalaupun ingin menumis, lebih baik gunakan minyak zaitun.
  • Cemilan Super Sehat. Tak hanya mengonsumsi jus untuk pasien kemoterapi, namun juga mengonsumsi makanan lain seperti cemilan sehat. Memang tak bisa sembarangan cemilan yang boleh disantap oleh pasien kemoterapi, sebab ada beberapa makanan pantangan seperti makanan dan minuman berpengawet atau pemanis buatan. Lebih baik mengonsumsi sayuran rebus seperti kacang rebus, edamame rebus, buncis rebus, wortel rebus dan jagung rebus.

Demikian adalah variasi jus untuk pasien kemoterapi dan variasi menu makanan untuk pendamping makan harian. Jangan lupa untuk diusahakan selalu berjemur di bawah sinar matahari pagi untuk dapatkan manfaatnya dan selalu bergerak walau hanya berjalan-jalan di depan rumah. Selalu berpikiran positif dan mengobrol dengan orang terdekat untuk menambah semangat. Jangan sendirian karena sendirian hanya akan membunuh semangat dari dalam sedikit demi sedikit, padahal semangat adalah modal yang paling penting bagi kesembuhan pasien kemoterapi.

Baca artikel lain mengenai Kanker Sarkoma

Makanan Setelah Kemoterapi

Cara Memilih Makanan Setelah Kemoterapi

Salah satu cara yang umum dilakukan untuk proses pengobatan pasien yang terserang kanker adalah dengan melakukan kemoterapi. Kemoterapi sendiri merupakan sebuah usaha yang bisa mengganggu reproduksi dari sel kanker dan akhirnya membantu membunuh sel-sel kanker itu sendiri. Akan tetapi, upaya kemoterapi sendiri bukan tanpa efek samping. Salah satu efek yang timbul setelah kemoterapi adalah rasa mual. Oleh karena itu, baik pasien maupun keluarga pasien harus bisa memilih dan mengolah makanan setelah kemoterapi yang cocok dan sehat.

Menu Makanan yang Baik Selama Masa Kemoterapi

Menu makanan yang sehat tidak hanya diperlukan pascakemoterapi saja, tetapi juga harus diberikan kepada pasien selama proses kemoterapi. Memilih makanan yang sehat dan mendukung proses penyembuhan dari kanker selama kemoterapi adalah pilihan yang bijak. Berikut jenis-jenis makanan yang baik dikonsumsi oleh pasien yang sedang menjalani kemoterapi.

Sayur-sayuran

Tidak bisa dipungkiri, sayuran memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Sayuran juga ternyata merupakan salah satu jenis makanan yang baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang menjalani kemoterapi. Beberapa kandungan dalam sayuran hijau seperti Vitamin E, Vitamin K, Vitamin A, dan zat besi sangat bermanfaat untuk membantu dalam melancarkan peredaran oksigen dan sel darah merah ke seluruh tubuh. Lancarnya peredaran oksigen dan sel darah merah ini sangat baik untuk para pasien penderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi.

Telur dan Jahe

Telur merupakan salah satu jenis makanan yang kaya akan protein sehat, Vitamin B, Vitamin D, Vitamin E, dan selenium. Semua kandungan nutrisi tersebut memiliki banyak manfaat seperti membantu menjaga tubuh dari efek samping obat kanker yang keras dan membantu dalam mengurangi efek setelah melakukan kemoterapi.

Sedangkan jahe kaya akan sifat anti-inflamasi. Fungsinya dalam hal ini bisa membantu dalam mengurangi rasa mual dan muntah selama pasien menjalani kemoterapi. Jahe ini bisa dibuat dalam bentuk teh hangat yang lezat.

Kacang-kacangan

Salah satu jenis makanan yang juga baik untuk pasien yang sedang menjalani kemoterapi adalah kacang-kacangan. Kacang-kacangan mengandung Vitamin B dan protein yang tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan perbaikan sel dan kekebalan tubuh dari pasien yang sedang kemoterapi.

Yogurt

Selain jenis makanan yang sehat, minuman yang baik untuk pasien yang sedang menjalani kemoterapi adalah yogurt. Olahan dari susu yang memiliki rasa agak asam ini memiliki manfaat untuk mencegah turunnya berat badan pasien dan mencegah diare.

Puding

Untuk jenis makanan ringannya yang ditujukan sebagai camilan, puding merupakan pilihan yang tepat. Pastikan membuat puding sendiri agar bisa menentukan bahan apa saja yang baik untuk puding bagi pasien kemoterapi. Keluarga pasien juga bisa menambahkan bahan lain seperti susu yang bisa meningkatkan nutrisi dan kandungan di dalam puding itu sendiri dan tentunya bermanfaat untuk pasien.

Kentang yang Ditumbuk

Jenis makanan lain yang baik untuk pasien kemoterapi adalah kentang tumbuk. Pasien yang sedang menjalani kemoterapi sebaiknya mengonsumsi makanan yang lembut dan tentunya mudah untukdicerna. Kentang tumbuk yang dicampur dengan mentega dan susu bisa membantu untuk mencegah terjadinya penurunan berat badan pada pasien kemoterapi.

Tips Makan ketika Mual saat Kemoterapi

Mual dan muntah merupakan salah satu efek samping dari kemoterapi. Bisa dikatakan ini adalah hal yang memang terjadi pada setiap pasien kemoterapi. Kondisi ini tentunya membuat pasien merasa sangat tidak nyaman. Untuk mengatasi hal tersebut pemilihan jenis makanan dan cara makan harus diperhatikan dengan baik agar pasien tidak mudah mual dan muntah. Berikut beberapa tips untuk makan di saat terasa mual ketika sedang menjalan kemoterapi.

  1. Pasien sebaiknya makan terlebih dahulu sebelum memulai proses kemoterapi.
  2. Pasien sebaiknya memakan makanan yang lembut, mudah dicerna, dan lunak daripada memakan makanan yang sifatnya kerasa sehingga membuat sistem pencernaannya tidak bekerja terlalu keras.
  3. Menghindari jenis makanan yang pedas dan panas.
  4. Usahakan agar pasien selalu berkumur sebelum dan sesudah makan.
  5. Sebaiknya pasien berbaring setelah ia makan.
  6. Jangan sampai pasien minum dan makan terlalu cepat.
  7. Tidak dianjurkan makanan yang banyak mengandung gula sehingga menjadi terlalu manis.
  8. Tidak mengonsumsi makanan yang memiliki aroma terlalu kuat.
  9. Makanan yang sifatnya terlalu berat, kaya akan santan dan minyak, sebaiknya tidak diberikan kepada pasien.
  10. Memberikan pengalih perhatian kepada pasien saat sedang makan misalnya membaca buku atau menonton TV. Hal tersebut bisa membantu pasien untuk terhindar dari rasa mual yang mungkin muncul saat sedang makan.

Tips Cara Membuat/Menyusun Menu Makanan Setelah Kemoterapi

Masa-masa kurang nyaman tidak hanya berlangsung pada saat kemoterapi saja, tetapi juga setelahnya. Beberapa efek kemoterapi bisa saja masih terasa bahkan setelah selesai kemoterapi, termasuk masalah makanan. Pasien yang sudah selesai proses kemoterapi harus mendapatkan asupan makanan setelah kemoterapi yang sehat dan mampu memulihkan kondisinya. Akan tetapi, tidak semua jenis makanan baik untuk pasien yang baru saja selesai melakukan kemoterapi. Keluarga pasien harus bisa mengatur, membuat, dan menyusun menu makanan sehat yang tepat untuk pasien yang sudah dikemoterapi. Berikut cara membuat/menyusun menu makanan setelah kemoterapi.

Menu Salad Sayur dengan Minyak Zaitun

Salah satu jenis makanan yang sehat dan lezat untuk pasien yang sudah menjalan kemoterapi adalah salad sayur. Ada baiknya, untuk pasien yang baru saja melakukan kemoterapi, jenis sayuran yang dipilih adalah yang memiliki warna mencolok yang berbeda. Usahakan juga tidak mengonsumsi jenis sayur yang sama setiap hari. Usahakan untuk memilih jenis sayuran kombinasi yang berbeda. Untuk menambah cita rasa dari salad, gunakan minyak zaitun sebagai dressingnya, jangan menggunakan bahan lain yang kandungan lemaknya tinggi.

Menu Telur Rebus

Seperti sudah dibahas dalam poin sebelumnya, telur memiliki banyak kandungan yang baik untuk pasien yang sudah menjalani kemoterapi. Akan tetapi, pengolahan menu telu untuk pasien harus sangat diperhatikan. Hindari cara memasak dengan digoreng karena kurang baik untuk pasien. Telur sebaiknya direbus saja sehingga aman untuk pasien. Menu telur rebus ini bisa digabung dengan makanan lainnya sebagai lauk untuk makan berat.

Menu Camilan Sehat

Pasien yang sudah menjalani kemoterapi juga membutuhkan menu makanan sampingan seperti camilan agar selera makannya meningkat. Hanya saja, camilan untuk pasien harus dijaga dan tentunya sehat. Salah satu menu camilan sehat untuk pasien adalah sayuran dan kacang yang direbus. Keluarga pasien bisa menggabungkan aneka makanan rebusan seperti kacang rebus, jagung rebus, buncis rebus, edamame rebus dalam sebuah piring saji sebagai camilan untuk pasien.

Menjaga jenis makanan setelah kemoterapi untuk pasien sangat penting untuk diperhatikan. Jika pasien masih harus menjalani kemoterapi beberapa waktu ke depan, maka perhatikan juga asupa nutrisi yang baik sebelum kemoterapi selanjutnya. Contohnya seperti jus untuk pasien kemoterapi, suplemen pasca kemoterapi, dan makanan bernutrisi lainnya yang baik dikonsumsi sebelum menghadapi kemoterapi selanjutnya.

Selain makanan setelah kemoterapi, kesehatan mental pasien juga penting untuk dijaga. Pastikan pasien selalu merasa tenang dan berpikiran positif, agar harapannya untuk sembuh bisa terus terjaga.

Baca artikel lain mengenai Terapi Stem Cell