Tag Archives: Jenis Kanker Paru-paru

Jenis Kanker Paru-paru

Pelajari Jenis Kanker Paru-paru

Small-Cell Lung Cancer (SCLC)

Saat sel di paru-paru mulai berkembang dengan cepat serta tak terkendali, kondisi tersebut disebut kanker paru-paru. Kanker bisa berdampak pada bagian manapun di paru-paru dan ini menjadi penyebab tertinggi kematian kanker pada pria dan wanita di Amerika Serikat, Kanada, dan China. Salah satu jenis dari kanker paru-paru yaitu Small-Cell Lung Cancer(SCLC) yang diperkirakan sebesar 10-15% dari seluruh kasus kanker paru-paru.

Jenis kanker paru-paru sel kecil berbeda dari kanker paru-paru non kecil dalam beberapa hal, antara lain:

  • SCLC berkembang dengan cepat.
  • SCLC menyebar dengan cepat.
  • SCLC merespon baik kemoterapi(menggunakan obat medis untuk membunuh sel kanker) dan terapi radiasi(menggunakan sinar X dosis tinggi atau sinar berenergi tinggi lainnya untuk membunuh sel kanker).
  • SCLC sering dihubungkan dengan sindrom paraneoplastic (sebuah kelompok gejala yang dihasilkan dari senyawa yang diproduksi oleh tumor).

Penyebab utama dari kanker paru-paru sel kecil sama dengan kanker paru-paru sel non-kecil, yaitu karena rokok tembakau. Namun SCLC lebih kuat dihubungkan dengan merokok daripada NSCLC. Perokok pasif juga memiliki risiko kanker paru-paru tinggi dan hampir 30% peningkatan risiko tersebut dibandingkan dengan orang yang tidak terpapar asap rokok.

Gejala dari kanker paru-paru sel kecil biasanya relatif singkat sekitar 8-12 minggu sebelum mereka akhirnya memutuskan pergi ke dokter. Gejala dapat dihasilkan dari perkembangan lokal tumor, menyebar ke area terdekat, menyebar jauh, sindrom paraneoplastic, atau kombinasinya.

Pertama gejala karena adanya perkembangan lokal tumor yaitu batuk, batuk berdarah, napas pendek, dan rasa sakit di dada. Kedua gejala karena menyebarnya tumor di area terdekat dapat berupa suara yang kasar, napas pendek, sulit menelan, dan wajah serta tangan yang membengkak.

Ketiga karena kanker menyebar jauh, gejalanya berupa sakit kepala jika menyebar ke otak, rasa sakit di punggung jika menyebar ke tulang belakang, sakit di tulang jika menyebar ke tulang, dan lain-lain. Gejala karena paraoplastic syndrome, gejalanya berupa rasa sakit kepala, kurang napsu makan, berat badan yang menurun, otot yang lemah, sulit berjalan seimbang, perubahan mental, perubahan warna kulit, dan lain-lain.

Saat sudah ke dokter biasanya akan ada serangkaian pemeriksaan untuk proses diagnosis. Beberapa tes atau pemeriksaan bagi orang yang diduga menderita kanker paru-paru antara lain riwayat merokok, riwayat medis, pemeriksaan fisik, sinar X pada bagian dada, CT scan, thoracentesis, bronchoscopy, biospy pada paru-paru, dan mediastinoscopy. Selanjutnya akan ada pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui apakah kanker menyebar atau tidak.  Pemeriksaan tersebut dapat berupa tes darah, CT scan, MRI, scan tulang radionuclide, dan scan PET.

Pengobatan yang dilakukan untuk penderita SCLC, antara lain:

  • Menggunakan obat-obatan seperti cisplatin, etoposide, vincristine, doxorubicin, irinotenan, topotecan, paclitaxel, docetaxel, dan cyclophosphamide. Kombinasi kemoterapi juga dilakukan dengan regimen yang mengandung cisplatin.
  • Radioterapi pada bagian dada biasanya dimulai seawal mungkin. Ini tergantung pada faktor tingkata kanker serta kesehatan keseluruhan pasien.
  • Jika pasien memiliki penyakit yang terbatas dan memberikan respon baik pada kemoterapi, terapi radiasi diberikan pada otak pasien untuk mengurangi risiko SCLC menyebar pada bagian otak. Ini biasanya diberikan setelah pasien mendapatkan kemoterapi secara lengkap dan radioterapi. Radiasi dengan dosies rendah dan pengobatan dengan durasi singkat dilakukan sehingga efek samping yang terjadi menjadi minimal.

Non-Small-Cell Lung Cancer (NSCLC)

Kebanyakan orang yang menderita kanker paru-paru memiliki NSCLC. Meskipun ini serius, pengobatan kadang dapat menghentikannya menjadi lebih buruk. Orang yang merokok atau menghirup asap rokok berisiko tinggi menderita NSCL C. Kebanyakan yang menderita penyakit ini adalah orang tua yang berusia sekitar 65 tahun ke atas.

Terdapat tiga jenis dari tumor NSCLS:

  1. Adenocarcinomas: dimulai dari sel yang memproduksi lendir dan senyawa lainnya, kadang berada di bagian luar paru-paru. Ini umum terjadi pada perokok atau perokok pasif di bawah 45 tahun. Ini tumbuh lebih lambat daripada kanker paru-paru lainnya.
  2. Squamous cell(epidermoid) carcinoma: dimulai pada sel yang merupakan jalur dalam pada paru-paru. Sekitar seperempat kanker paru-paru adalah jenis ini.
  3. Kanker besar carcinoma: tumbuh dan menyebar lebih cepat. Ini dapat lebih berat untuk diobati dan ada sekitar 10% dari kasus kanker paru-paru.

Gejala maupun proses diagnosis pada penyakit ini hampir serupa dengan pada kanker paru-paru sel kecil. Setelah berhasil terdiagnosa maka dokter akan menentukan tahapan dimana kanker tersebut sekarang sudah berkembang. Ini dapat membantu tim medis untuk memberikan pengobatan yang terbaik bagi pasien. Tahapan atau stadium kanker paru-paru sel non kecil ini antara lain:

  • Stadium tersembunyi/occult stage: sel kanker berada dalam cairan paru-paru tapi dokter tidak dapat menemukan kanker pada paru-paru pasien.
  • Stadium 0: sel kanker berada pada jalur saluran udara.
  • Stadium i: tumor kecil ada di salah satu paru-paru, kanker tidak menyebar ke kelenjar getah bening.
  • Stadium ii: tumor besar berada di salah satu paru-paru, kanker menyebar ke kelenjar getah bening terdekat.
  • Stadium iii: kanker pada satu paru-paru telah menyebar pada kelenjar getah bening yang lebih jauh atau pada struktur terdekat.
  • Stadium iv: kanker telah menyebar pada kedua paru-paru, pada cairan di sekitar paru-paru, atau pada bagian lain pada tubuh sepeti otak dan liver.

Dokter akan memberikan pengobatan untuk kanker paru-paru jenis ini dengan dua cara, yaitu dengan menargetkan kanker tersebut dan mencoba untuk membuat penderita menjadi lebih baik. Tujuan mereka yaitu untuk menjauhi gejala dan membuat penderita senyaman mungkin. Dokter biasanya memberikan saran untuk pengobatan kombinasi tergantung jenis dan dimana kanker tersebut menyebar. Beberapa jenis pengobatan yang bisa dilakukan antara lain:

  • Operasi: jika masih pada tahapan awal maka dokter akan merekomendasikan operasi untuk menghilangkan kanker. Sebagian paru-paru bisa diangkat oleh tim medis pada saat operasi ini.
  • Radiasi: radiasi dilakukan untuk membunuh sel kanker yang biasanya masih tersisa setelah proses operasi. Radiasi juga dapat menghilangkan bagian yang tidak bisa diangkat saat operasi.
  • Kemoterapi: kemoterapi bisa berupa obat atau suntikan pada pembuluh darah, obat tersebut masuk ke dalam tubuh untuk membunuh kanker. Kemoterapi dapat dilakukan sebelum operasi untuk membuat tumor menjadi lebih kecil.
  • Terapi target: menggunakan obat-obatan dan antibodi untuk menghentikan pertumbuhan serta penyebaran sel kanker tertentu. Cara kerja obat ini biasanya tidak terlalu menyakiti sel normal seperti halnya pada pengobatan radiasi dan kemoterapi.
  • Laser dan photodynamic theray(PDT): teknik ini menggunakan laser spesial untuk menghidupkan obat spesial yang telah diserap oleh sel kanker. Ini akan membunuh sel kanker dan membantu menghindari kerusakan pada jaringan yang sehat.
  • Uji coba klinis: ilmuwan melakukan studi baru untuk menemukan cara mengatasi penyakit kanker. Penderita bisa berkonsultasi apakah kondisi mereka cocok untuk mengikuti proses uji coba klinis ini.

Baca artikel lain mengenai Cara Merawat Payudara Agar Terhindar dari Kanker