Tag Archives: gejala sirosis hati

Gejala Sirosis Hati

Gejala Sirosis Hati dan Pola Makan untuk Pasien Sirosis Hati

Apabila mendengar kanker hati, pasti akan selaluikut mendengar sirosis disebut-sebut. Lantas apa sebenarnya sirosis hati? Dan apa pula gejala yang muncul? Tak banyak yang mengetahui secara pasi mengenai apa itu sirosis, selain merupakan penyakit hati yang berbahaya. Sirosis merupakan sebuah kondisi dimana jaringan parut di hati terbentuk sebab hati yang rusak dalam jangka panjang. Kemudian penyakit ini berikembang secara perlahan sedikit demi sedikit, jaringan parut lantas menggantikan jaringan yang sehat sampai akhirnya hati kehilangan fungsinya. Jaringan parut akan menghambat adanya aliran darah yang melewati hati, itulah yang kemudian sebabkan kerja hati jadi tak maksimal bahkan jadi terhenti sama sekali.

Yang harus menjadi catatan adalah kerusakan yang disebabkan oleh sirosis itu tak akan bisa diperbaiki, dan parahnya bisa meluas lebih besar lagi sampai akhirnya menyebabkan hati kehilangan fungsinya. Inilah yang kemudian dikenal dengan istilah medis gagal hati dan sebabkan kematian. Perkembangan sirosis hati ini memakan waktu sampai tahunan, karena terjadi perlahan sedikit demi sedikit. Penanganan yang dilakukan oleh tenaga ahli umumnya sebagai cara untuk memperlambat perkembangan dari penyakit itu sendiri.

Merasa bahwa hati biasa-biasa saja? Ketahuilah bahwa hati merupakan organ padat yang ukurannya paling besar jika dibandingkan dengan organ lainnya dalam tubuh manusia. Fungsi hati antara lain:

  • Menjadi tempat penyimpanan nutrisi berlebih, sekaligus mengembalikan nutrisi tersebut melalui aliran darah ke seluruh tubuh.
  • Untuk memproduksi protein di dalam darah yang bisa membantu pengiriman oksigen, membantu penggumpalan dan untuk imun tubuh kita.
  • Untuk menyimpan gula, dengan bentuk glikogen.
  • Jika ada unsur yang berbahaya dalam tubuh maka hati yang akan menyingkirkan unsur tersebut dari aliran darah, misalnya obat-obatan dan juga alkohol.
  • Menghasilkan kolesterol dan hancurkan lemak.
  • Dalam mencerna makanan dibutuhkan empedu, dan hatilah yang memproduksi cairan tersebut.

Luar biasa sekali kinerja hati, dan bisa dikatakan hati ini adalah organ yang sangat tangguh. Hati akan terus bekerja sebisanya walau ia berada dalam keadaan yang rusak. Bahkan hati juga akan berusaha untuk memperbaiki dirinya sendiri, sampai organ rusak total dan tidak ada fungsi yang bisa dilakukan sama sekali.

Macam-macam Gejala Sirosis Hati yang harus Diwaspadai

  • Selera makan yang hilang sama sekali. Diawali oleh selera makan yang berkurang sedikit demi sedikit, setelah terbiasa dengan malas makan akhirnya selera makan jadi hilang sama sekali. Hal ini kemudian berhubungan dengan gejala sirosis hati lainnya, saling bersinambungan.
  • Karena selera makan yang menurun, akhirnya selalu merasa kekurangan energi, lalu merasa letih dan ngantuk.
  • Kemudian terjadi perubahan dalam tubuh yakni pergelangan kaki dan perut bengkak.
  • Ada kalanya berat badan naik secara drastis, atau juga langsung turun drastis.
  • Muncul demam dengan sering, lalu menggigil atau meriang parah.
  • Sering mengalami susah bernapas, sesak.
  • Kulit dan mata jadi kuning (jaundice atau sakit kuning).
  • Sering merasa mual-mual dan akhirnya jadi muntah.
  • Lebih parahnya adalah sering terjadi muntah darah.
  • Saat buang air besar dan kecil, terjadi perubahan warna dari biasanya. Bahkan terkadang disertai oleh adanya darah.
  • Gatal-gatal yang menyerang seluruh kulit.

Adapun gejala sirosis hati yang akan terjadi jika penyakit ini menjangkiti anak-anak atau bayi, antara lain adalah sebagai berikut.

  • Perut anak jadi membengkak dan membesar.
  • Nafsu makan anak jadi menurun drastis dan akhirnya jadi berimbas pada berat badan anak pun jadi ikut turun.
  • Jika terjadi pada anak lelaki, maka terjadi pubertas dini.
  • Muncul sakit perut yang terus menerus.
  • Anak sering mengeluhkan mual-mual dan akhirnya muntah-muntah.
  • Bola mata (putihnya) menguning, bahkan kulit juga mulai menguning.
  • Anak jadi sering mengalami demam.
  • Anak mengeluhkan gatal-gatal, sekujur kulitnya juga terasa gatal.
  • Pembuluh darah atau vena yang ada dalam perut jadi membesar, membengkak sampai-sampai bisa dilihat dari permukaan kulit perut.

Pola Makan untuk Mencegah Sirosis Hati

Lakukan terapi diet nutrisi. Berikut ini adalah prinsipnya.

  • Karena kebutuhan energi untuk memperbaiki kebutuhan gizi meningkat, dan berkepanjangan, supaya bisa mendorong regenerasi hati juga. Per hari kebutuhan kalori rata-rata adalah atara 2.000 sampai 2.500 kalori.
  • Melakukan diet protein tinggi memiliki manfaat untuk meregenerasi hati lebih cepat dan untuk isi ulang protein plasma. Jika tidak koma hepatik maka disarankan supata dapatkan asupan protein tinggi kurang lebih 1.2 mg per kilogram berat badan. Sementara itu, jika pasien sedang koma atau prakoma sekalipun, harus hentikan asupan protein sebelum masa krisisnya lewat.
  • Hati harus menyimpan glikogen dan diperlukan asupan karbohidrat untuk melakukannya. Paling tidak sebanyak 60% kalori tersebut didapatkan dari karbohidrat, selain menyediakan energi, juga akan melindungi kondisi hati dari kerusakan yang lebih jauh lagi.
  • Karena serat yang sifatnya mengganggu itu harus dihilangkan dengan mengonsumsi sereal olahan, jangan lupa juga lebih banyak mengonsumsi sayuran yang rendah seratnya dan jangan lupakan buah-buahan, sereal olahan pun baik disantap tiap harinya.
  • Ada banyak sekali pasien sirosis yang juga mengalami malabsorpsi lemak, itulah kenapa membatasi lemak harus dilakukan. Adapun jumlah lemak yang harus masuk dalam diet itu variatif, tergantung sebesar apa toleransi tubuh pasien itu sendiri. Contoh lemak yang bisa diberikan adalah lemak emulsi seperti mentega, krim, susu dan telur, itu karena mudah dicerna. Lantas, trigliserida rantai menengah yang terdapat di dalam minyak kelapa juga direkomendasikan, sebab akan langsung diserap tanpa perlu melalui proses pencernaan seperti bahan makanan lainnya.
  • Jenis vitamin yang larut lemak seperti A dan B tak akan bisa diserap dengan sempurna oleh tubuh dikarenakan asupan lemak dan penyerapannya terganggu, itulah kenapa suplementasi vitamin larut lemak sangatlah dibutuhkan oleh pasien.
  • Kelengkapan nutrisi bisa dicukupi dengan asupan mineral yang lengkap. Jumlah dari kalsium juga magnesium pun harus cukup, tetapi untuk asupan natrium harus sedikit dibatasi apabila terjadi retensi air di dalam tubuh pasien.

Catatan: Hal yang harus diperhatikan:

  • Menyajikan makanan yang teksturnya halus dan lunak.
  • Lakukan diet cairan sebanyak 6 sampai 8 gelas dalam satu hari.
  • Wajib membatasi penggunaan garam tiap kali mereka memasak.
  • Pasien diwajibkan memakan menu diet yang telah diberikan pada mereka.
  • Jangan dulu makan dalam jumlah yang banyak.
  • Pastikan madu, gula, sereal, glukosa, sereal serta kacang-kacangan dan produksi susu harus dalam jumlah yang dibutuhkan.
  • Harus didukung dan diusahakan supaya selalu makan sesuai kebutuhannya.
  • Jenis-jenis makanan yang harus dihindari adalah makanan yang berminyak, mengandung lemak, yang digoreng, bahkan dengan minyak sayur sekalipun. Selain itu, sayuran-sayuran dan jenis makanan lain yang bumbunya terlalu banyak pun harus dihindari.
  • Selama satu tahun setelah terjadi serangan, hindari alkohol. Jauh lebihbagus apabila dihindari sama sekali selamanya.

Jadi sekarang sudah tahu, bukan gejala sirosis hati dan cara pencegahannya? Semoga tetap sehat ya.

Baca artikel lain mengenai Makanan Sehat Setelah Operasi Kanker Payudara