Tag Archives: gaya hidup sehat

Mencegah Kanker Rahim Secara Alami

Mencegah Kanker Rahim Secara Alami Bagi Wanita

Siapa pun tentu tak ingin menderita satu penyakit pun. Memanglah benar pepatah bijak yang mengatakan bahwa mencegah lebih baik dibandingkan mengobati. Di dunia modern saat ini, justru terdapat lebih banyak penyakit yang dapat menyerang wanita, termasuk pada kaum hawa, salah satunya adalah kanker rahim. Diperlukan adanya beberapa pencegahan alami agar wanita tak begitu mudah terkena kanker rahim.

Kanker rahim dapat dikatakan sebagai jenis kanker yang menyerang organ vital wanita yaitu rahim atau endometrium. Rahim menjadi tempat berkembangnya janin sampai siap untuk dilahirkan. Sehingga dapat dikatakan bahwa rahim menjadi organ yang sangat penting bagi wanita.

Sebagian besar kasus kanker rahim ini memang ditemukan pada wanita dengan usia yang lebih lanjut, yaitu setelah masuk ke masa menopause. Tidak dipungkiri masih ada kasus penderita kanker rahim dengan usia yang produktif walau pun dengan jumlah yang minimal.

Penyakit kanker rahim ini banyak dikaitkan dengan produksi hormone esterogen yang melebihi dan tak diimbangi dengan produksi progesterone. Walau pun demikian, beberapa hal berikut ini dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan alami agar wanita tak terserang kanker rahim.

Kebersihan Area Kewanitaan

Organ kewanitaan merupakan organ yang sensitive terhadap segala bentuk intervensi dari luar. Sehingga, untuk menjaga kesensitifan ini, sangatlah diperlukan upaya untuk menjaga kebersihan dari organ ini.

Upaya kebersihan ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan segala hal yang berhubungan langsung dengannya, misalnya adalah dengan rutin mengganti celana dalam atau pun pembalut. Keduanya memang bersentuhan langsung dengan organ kewanitaan.

Usaha untuk rutin mengganti celana dalam dan pembalut ini adalah untuk meminimalkan paparan terhadap kuman, kotoran yang juga virus. Agar nantinya, tidak sampai terkena infeksi karena perilaku yang kurang memperhatikan kebersihan ini.

Terlebih pembalut, karena hal ini bersentuhan langsung dengan darah haid yang jika dibiarkan dalam waktu yang agak lama akan sangat membuka peluang untuk memicu timbulnya virus dan kuman. Sehingga sangat disarankan agar wanita lebih rutin lagi mengganti pembalutnya di saat haid.

Selain itu, wanita patut menjaga kebersihan air dan tempat dirinya membersihkan area kewanitaannya. Usahakan untuk hanya menggunakan air yang bersih dan berada di tempat yang bersih pula dalam membersihkan area ini. Karena paparan kotoran sedikit pun akan menyebabkan hal yang tak diinginkan berkaitan dengan kesehatan organ kewanitaan ini. Mengingat keberadaan organ ini sangatlah sensitive.

Penerapan Gaya Hidup Sehat

Pola hidup sehat sangat memberikan pengaruh pada kesehatan seseorang. Dengan tubuh yang sehat, seseorang akan lebih memiliki daya tahan agar tidak mudah terserang banyak penyakit. Sebaliknya, dengan kondisi tubuh yang tak prima, akan lebih mudah terserang penyakit.

Penerapan pola hidup sehat ini dapat direfleksikan dalam bentuk menjaga asupan makanan, melakukan olah raga secara rutin serta kebiasan baik lainnya yang langsung memberikan dampak pada kesehatan tubuh.

Wanita harus lebih memberikan perhatian pada asupan makanan. Terlebih jika dikaitkan dengan kanker rahim, beberapa kasus berkaitan dengan wanita dengan obesitas. Karena obesitas juga dapat untuk meningkatkana produksi esterogen yang jika tak diimbangi dengan produksi progesterone maka akan lebih meningkatkan resiko penyakit kanker rahim ini.

Sehingga, wanita lebih baik menjaga asupan makanan yang dikonsumsinya. Sudah selayaknya untuk memberikan perhatian terhadap kandungan nutrisi dari setiap makanan yang dikonsumsi. Tidak banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak, kadar gula yang tinggi serta makanan instant yang sejatinya tak banyak memberikan asupan gizi pada tubuh.

Selain mengenai makanan, pola hidup sehat juga dapat diterapkan melalui menjalankan olah raga denganĀ  rutin. Olah raga dalam bentuk apa pun memang akan memberikan manfaat bagi tubuh, selain menjadikan tubuh menjadi lebih berstamina, juga akan menjaga tubuh untuk tidak mudah terserang penyakit.

Dua hal inilah yang menjadi inti utama dalam usaha menerapkan pola hidup sehat, yaitu makanan dan olah raga. Namun, terdapat pula kebiasaan yang tak tepat dan jika dilakukan hanya akan memberikan pengaruh yang buruk bagi kesehatan.

Kanker rahim ini berhubungan dengan organ reproduksi atau organ vital wanita, tentu, keberadaan juga berkaitan dengan kebiasaan seksual wanita itu sendiri. Sudahlah benar jika Tuhan Yang Maha Esa telah menetapkan aturan agar wanita hanya memiliki satu pasangan dan kemudian setia dengan pasangan tersebut. Tentulah hal ini akan membawa banyak manfaat bagi kehidupan wanita.

Kebiasaan seksual yang tidak sehat, missal suka gonta ganti pasangan tentu bukanlah hal yang baik. Dengan itu, organ vital wanita ini akan lebih mudah terpapar dengan virus atau kuman yang dihantarkan oleh pasangannya. Sehingga akan lebih membuka peluang untuk terkena penyakit kelamin, salah satunya adalah kanker rahim ini.

Kebiasaan buruk lainnya seperti mengkonsumsi minuman keras juga bukanlah hal yang baik untuk kesehatan reproduksi. Kandungan zat yang buruk dalam minuman keras juga dapat memberikan pengaruh buruk pada kesehatan dan kondisi prima dari organ kewanitaan ini.

Periksa Kesehatan

Dengan kemajuan teknologi saat ini, tentu sejatinya manusia dimudahkan dalam menjalankan setiap aktivitasnya, termasuk dalam menjaga kondisi ksehatan tubuhnya. Salah satunya bagi wanita dalam mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya, lebih khusus kesehatan organ kewanitaannya.

Saat ini terdapat beberapa jenis pemeriksaan kesehatan organ kewanitaan yang dapat dilakukan wanita dan memang dilakukan dalam kurun waktu tertentu secara rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan wanita.

Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan ini, tujuannya adalah untuk mengetahui secara dini jika ditemukan ada beberapa hal yang tak sesuai dengan standard kesehatan sehingga nantinya dapat dilakukan upaya pengobatan dengan lebih dini lagi.

Beberapa kasus kanker rahim barulah diketahui saat kondisi kanker sudah masuk ke stadium lanjut. Tentu hal ini sangat disayangkan karena pada tahapan ini, sel kanker sudah tumbuh dan berkembang dengan lebih pesat, serta sel kanker sudah banyak membelah dalam jumlah yang lebih banyak. Dalam kondisi ini, tentu penyembuhan yang dilakukan akan lebih sulit lagi.

Akan beda keadaannya jika kondisi kanker yang ditemukan masih dalam keadaan yang belum tumbuh dan berkembang dengan pesat. Sel kanker masih dalam ukuran yang lebih kecil dan belum menyebar ke bagian organ tubuh yang lain. Dalam kondisi ini, upaya penyembuhan tentu akan lebih mudah dilakukan.

Hal ini disebabkan oleh upaya pemeriksaan yang dilakukan lebih dini. Inilah tujuan dilakukannya upaya pemeriksaan dengan lebih rutin lagi. Agar kondisi kesehatan wanita dan organ vitalnya tetap dapat dikontrol dengan lebih maksimal.

Inilah beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan alami agar kaum wanita tidak mudah terkena penyakit kanker, salah satunya adalah kanker rahim. Sejatinya, semua hal yang dilakukan di atas dapat dengan mudah dilakukan oleh wanita. kesemuanya bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Terlebih, ketika hal di atas dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kesehatan tubuh, tentu akan lebih mudah lagi. Semoga bisa membantu!

Baca artikel lain mengenai Manfaat Jeruk Nipis Untuk Kanker

Mencegah Kanker Rahim

Mencegah Kanker Rahim Dengan Menghidari Hal-Hal Berikut Ini

Kanker rahim bisa menjadi jenis kanker yang amat ditakuti oleh sebagian wanita. tentu saja hal ini berkaitan dengan fungsi dari rahim itu sendiri sebagai organ vital dalam sistem reproduksi manusia. Jika sudah terkena kanker rahim dan berkembang pada tahap yang parah, bisa jadi rahim harus diangkat. Sehingga dengan ini, potensi dan kesempatan wanita untuk hamil akan sirna.

Keberadaan sel kanker yang menyerang rahim akan memberikan dampak rusaknya atau berkurangnya fungsi dari rahim wanita. Kanker rahim ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya sel kanker pada dinding rahim.

Saat ini, kanker rahim menjadi salah satu jenis kanker yang banyak ditemukan kasusnya. Untuk itu, wanita harus lebih siaga untuk lebih menjaga dirinya agar terlindung dari potensi terkena kanker rahim. Berikut adalah beberapa hal utama yang tak boleh sampai dilakukan para wanita agar menjaga diri dari serangan kanker rahim.

Pola Hidup Tak Sehat

Sejatinya, pola hidup yang sehat akan mampu menghantarkan siapa saja pada keadaan sehat yang optimal. Sebaliknya, pola hidup yang tak sehat justru akan lebih memudahkan dalam menghantarkan siapa saja untuk lebih mudah terserang penyakit. Demikian pula dengan penyakit kanker yang salah satunya adalah kanker rahim. Dengan menerapkan pola hidup sehat, akan lebih menjaga dari serangan penyakit kanker rahim ini bagi wanita.

Pola sehat pertama adalah berkaitan dengan pola makan. Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar penyakit yang ada saat ini berkaitan dengan pola makan yang salah yang diterapkan oleh kebanyakan dari kita.

Banyak jenis makanan yang mengandung lebih banyak kadar lemak dan berbagai zat berbahaya yang seharusnya tidak dikonsumsi oleh manusia. Sebaliknya, kita dihadapkan pada sulitnya mendapatkan jenis makanan yang sehat yang bebas dari segala macam zat yang tak baik untuk tubuh.

Demikian pula dengan kanker rahim, sebaiknya memang menjaga asupan makanan yang dimasukan dalam tubuh. Makanan dengan kandungan gula dan lemak yang tinggi sebaiknya dihindari. Kanker rahim juga bisa dikaitkan dengan penyakit diabetes dan obesitas. Obesitas dalam beberapa penelitian terbukti meningkatkan kadar esterogen yang dapat meningkatkan potensi terkena kanker rahim. Begitu juga dengan diabetes.

Dengan menjaga pola makan, tentu akan terjaga pula berat badan. Berat badan yang ideal akan lebih memungkinkan tubuh memiliki stamina yang lebih dibandingkan dengan memiliki tubuh dengan berat badan berlebih.

Pola sehat yang kedua dikaitkan dengan kebiasaan untuk menjalankan olahraga. Olahraga pun juga sangat baik dilakukan selain untuk mendapatkan stamina yang baik juga dapat difungsikan untuk menghindarkan dari serangan berbagai jenis penyakit.

Kebiasaan Buruk Berkaitan dengan Organ Kewanitaan

Adanya kanker rahim, salah satunya adalah disebabkan oleh infeksi virus human papilloma yang menginfeksi organ kewanitaan. Virus ini dapat menginfeksi kebanyakan melalui hubungan suami istri yang tidak sehat, misalnya bergonta ganti pasangan.

Dengan bergonta ganti pasangan, sejatinya akan lebih memberikan peluang bagi organ kewanitaan seorang wanita untuk lebih terpapar pada segala bentuk virus yang nantinya hanya akan memberikan dampak yang kurang baik bagi dirinya. Sebaliknya dengan setia hanya pada satu pasangan, maka peluang ini akan ssangat terminimalisir. Paparan terhadap virus apa pun dapat dicegah dengan maksimal.

Selain itu, juga bisa berhubungan dengan upaya menjaga kesehatan dari organ kewanitaan itu sendiri. Misalnya kebiasaan untuk mengganti celana dalam atau pun pembalut saat haid. Diusahakan untuk lebih rutin lagi agar celana dalam dan pembalut tidak menjadi sarang virus yang nantinya justru hanya akan memberikan dampak yang tidak baik bagi kesehatan itu sendiri.

Celana dalam dan pembalut menjadi satu barang yang langsung bersentuhan dengan organ kewanitaan. Sehingga harus selalu dijaga kebersihannya dari segala bentuk kuman, virus dan kotoran. Karena dengan terpapar pada ketiga hal ini, maka organ kewanitaan akan berpeluang untuk mendapatkan hal yang tak diinginkan berkaitan dengan kesehatan.

Tidak Waspada pada Gejala Kanker Rahim Pada Tubuh

Kanker rahim lebih sulit untuk disembuhkan ketika sudah mencapai tahapan atau stadium lanjutan. Sebaliknya, saat masih pada tahap awal, kanker rahim akan lebih mudah untuk disembuhkan karena keberadaan sel kanker masih tidak begitu pesat perkembangannya. Pada tahapan lanjut, sel kanker sudah melakukan pembelahan diri dan tumbuh dengan lebih pesat, bahkan pada stadium akhir, kanker rahim dapat menyebar ke bagian organ tubuh yang lain yang berada di sekitar dinding rahim.

Untuk itu, setiap wanita seharusnya dapat menjadi waspada dan sadar akan segala bentuk gejala yang ditampakan oleh tubuhnya. Bentuk waspada dan sadar ini adalah segera memeriksakan diri ketika mendapatkan beberapa hal yang dianggap tak wajar.

Salah satu gejala yang ditunjukan dari kanker rahim adalah adanya pendarahan yang dianggap tidak normal atau melebihi kebiasaan. Nah, seorang wanita ketika menghadapi pendarahan yang tak kunjung berhenti, di mana pendarahan itu bukanlah darah haid, maka hal ini tak boleh ditunda lagi untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Pendarahan ini tentu saja bukan darah haid. Bagi seorang wanita, tentu bisa sangat memahami bagaimana siklus haid yang dimiliki, serta bagaimana volume darah yang dikeluarkan. Jika pendarahan yang didapatkan tidaklah seperti biasanya, maka hal ini patut untuk mendapatkan perhatian yang lebih.

Nantinya, memang akan dilakukan serangkaian pemeriksaan tertentu oleh pihak medis, sampai nanti akan berujung pada satu diagnosa tertentu. Namun, pemeriksaan yang dini akan lebih memberikan manfaat bagi penanangan atau pengobatan lanjutan. Sebagaimana dikatakan bahwa pengobatan kanker rahim pada tahap awal akan lebih mudah dan memberikan lebih banyak kemungkinan sembuh dibandingkan dengan tahap lanjutan.

Menutup Diri

Wanita haruslah dapat untuk membuka dirinya dalam menerima segala macam info yang dibutuhkan terkait dengan dirinya, terutama dalam hal kesehatan. Bukanlah sebuah kesalahan jika kita banyak mencari informasi mengenai apa saja yang berhubungan dengan kesehatan wanita. Mencari informasi mengenai apa saja jenis penyakit yang dapat menyerang wanita beserta dengan gejala dan ciri yang menyertainya.

Di sinilah maka wanita akan lebih memiliki pengetahuan sebagai bekal untuk menanggapi segala bentuk gejala yang ditimbulkan dalam diri mereka. Termasuk mengenai kanker rahim ini. Semua bertujuan untuk memberikan respon yang tanggap demi kesehatan diri si wanita sendiri.

Inilah bagaimana sejatinya wanita itu sendiri memiliki peran yang penting dalam menentukan kesehatan dirinya sendiri, tentu saja selain dari faktor lingkungan dan faktor yang lainnya. Karena wanita jugalah yang menjadi penentu sehat atau tidak dirinya, termasuk juga bagian vital yaitu bagian dari sistem reproduksi yang salah satunya adalah rahim. Kanker rahim menjadi penyakit yang menyerang rahim wanita. untuk mencegah agar tidak sampai terkena penyakit ini, maka beberapa hal yang telah disebutkan di atas menjadi hal yang layak untuk mendapatkan perhatian. Semoga membantu!

Baca artikel lain mengenai Benalu Jeruk Nipis Untuk Kanker

Tips Hidup Sehat

Tips Hidup Sehat Untuk Mencegah Resiko Penyakit Kanker

tips hidup sehat

Kanker memang sulit disembuhkan dan sebagai penyakit paling mematikan di dunia, namun, sebanyak 43 persen penyakit ini dapat dicegah dengan hanya menjalankan pola hidup sehat.

Penyakit kanker memang dapat dicegah, banyak penelitian telah menyimpulkan bahwa kebanyakan kasus kanker dapat dicegah dengan hanya menyingkirkan pola gaya hidup buruk sebagai penyebab kanker dari sakit salah salah jenis kanker berbahaya dan mematikan.

Mengubah Pola Gaya Hidup Sehat Untuk Mengurangi Resiko Kanker

Menghindari kebiasaan makan buruk, kerja keras, stres, dan kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor yang mempengaruhi perkembangan penyakit seperti diabetes mellitus, hipertensi, penyakit jantung dan jenis kanker, seperti kanker payudara.

Selain itu, menghindari asap rokok, olahraga teratur, diet sehat dengan kalori yang seimbang, tidur yang cukup dan menghindari stres serta berpikir positif akan mendukung hidup sehat.

Menghindari Hirup Udara Tercemar Dapat Mengurangi Resiko Kanker

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan bahwa selain gaya hidup yang buruk sebagai penyebab kanker, polusi udara diketahui sebagai pemicu pertumbuhan kanker yang tak terduga, orang yang menghirup asap knalpot mobil, pembangkit listrik, emisi dari pertanian dan industri, serta pemanasan di rumah-rumah penduduk setiap hari resiko sakit kanker.

Sejalan dengan WHO, badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) menggolongkan polusi udara dalam kategori yang sama seperti asap tembakau, radiasi UV, dan plutonium. Lembaga itu mengatakan polusi udara telah diketahui penyebab penyakit jantung dan paru-paru, tapi bukti yang sekarang muncul menunjukkan bahwa polusi juga memicu kanker.

Studi baru kontras dengan yang lain, yang hasilnya dipublikasikan tahun lalu. Mereka berpendapat bahwa hanya sepertiga dari risiko kanker dapat dikurangi dengan perubahan gaya hidup sehat, sedangkan sisanya adalah mengalami “nasib buruk”.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa meskipun alasan genetik dan lainnya memiliki peran dalam banyak kasus kanker disebabkan mutasi sel acak yang tidak dapat dihindari.

Para penulis dari studi baru tersebut mengatakan bahwa meskipun keberuntungan dan variasi acak memainkan peran penting dalam penyakit kanker, tindakan perubahan untuk mengurangi kemungkinan tersebut akan efektif.

Ketika datang ke pola hidup sehat, ilmuwan menganjur setiap orang untuk minum lebih banyak air dalam sehari, yang paling ideal 6 gelas bisa ditambah tergantung tingkat aktivitas sebab air memiliki peran penting dalam mengeluarkan racun yang berlebihan dalam tubuh.

Peneliti dari Washington University di St Louis menyimpulkan bahwa penyakit kanker dapat dicegah walaupun dalam prakteknya kebanyakan kasus kanker dapat dicegah sampai 80-90 persen, kanker yang berhubungan dengan rokok, seperti kanker paru-paru dan kanker orofaringeal, dan 60 persen dari kanker karena gaya hidup terkait, seperti kanker kolorektal dan kanker kandung kemih.

Tahukah Anda Tentang Kanker Orofaringeal

Adalah salah satu jenis kanker yang membentuk dalam jaringan orofaring (bagian dari tenggorokan belakang mulut, termasuk langit-langit lunak, basis lidah, dan amandel) akibat menjalani kebiasaan buruk seperti merokok.

Gejala kanker orofaringeal

Jenis kanker ini memiliki gejala-gejala, sepertiL

  1. Nyeri tenggorok menetap
  2. Batuk,
  3. Nyeri atau kesulitan sewaktu menelan
  4. Mengalami perubahan suara
  5. Berat badan menurun
  6. Nyeri pada telinga atau di leher, atau bagian elakang tenggorok atau mulut.

Cara Jitu Mencegah Kanker Dengan Menerapkan Pola Gaya Hidup Sehat

Seperti sudah disebutkan sebagian diatas, menerapkan pola gaya hidup sehat dan menghindari polusi udara, Anda memiliki peluang resiko bebas dari sakit salah satu jenis kanker paling mematikan. Mencegah kanker sejak dini adalah salah satu langkah yang tepat daripada mengobati.

Kita tahu bahwa dari penyakit yang mengerikan ini, setiap hari merenggut nyawa penduduk Bumi terutama di negara-negara berkembang. Itulah sebabnya sekarang banyak negara maju menghabiskan bagian terbesar dari anggaran mereka untuk mencari obat penyakit mematikan ini.

Sementara itu, dokter mengatakan bahwa dalam hal menginformasikan kepada masyarakat tentang bagaimana mencegah kanker baru sedikit dilakukan dan sebagian orang menjadi tidak berdaya terhadap penyakit mematikan ini, akibat keterbatasan biaya berobat dan pengetahuan, dan satu-satunya hal yang dapat dilakukan, yakni berdoa.

Spesialis dari American Cancer Society dengan penuh tanggung jawab mengatakan bahwa “Sebagian besar kematian akibat kanker dari manusia itu sendiri yang dapat dicegah dengan hanya berhenti merokok, melacak berat badan Anda sendiri dalam rangka membangun diet yang tepat, gaya hidup sehat dan menjalani tes skrining rutin.”

Selain merokok, menghindari polusi udara, rutin olahraga dan minum banyak air, makan seimbang, menghindari alkohol dan zat berbahaya, hal lain yang perlu diperhatikan juga, yakni menghindari makanan yang terbuat dari zat pewarna, makanan yang diasap atau dipanggang mengandung zat karsinogenik sebagai pemicu kanker sebab bagian yang hitam atau gosong pada daging tersebut, mengandung arang sisa dari pembakaran yang tidak dapat diolah oleh tubuh dengan baik sebagai pemicu jenis kanker, seperti kanker serviks.

Mencegah Penggunaan Rutin Kosmetik

Sebagai wanita perlu memahami bahwa ada bahaya dari penggunan rutin kosmetik yang diterapkan pada permukaan kulit, tubuh bisa dihadapkan dengan masalah yang jauh lebih serius daripada mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.

Faktanya adalah bahwa sebelum makanan memasuki keseluruh aliran darah, ia harus melewati hati untuk membersihkan racun tapi tidak untuk kosmetik, dia pergi langsung ke dalam aliran darah tanpa penyaringan.

Ada beberapa zat berbahaya yang terkandung dalam komestik, seperti paraben, ftalat, hydroquinone, formalin dan komponen lainnya secara signifikan dapat mempengaruhi kesehatan dan berkontribusi pada penguatan sel-sel kanker sebagai penyakit paling mematikan yang masuk ke urutan nomor dua, yakni kanker serviks setelah kanker payudara.

Menghindari Pernikahan Dini

Sebagai remaja dengan usia di bawah 18 tahun harus menyadari bahwa kondisi alat reproduksi wanita masih belum matang. Pada usia itu resiko terjadinya kanker serviks lebih tinggi dibanding jika menikah dengan usia di atas 21 tahun, jadi jangan maksakan diri Anda untuk menikah di usia tersebut.

Selain itu, Anda jangan mencoba-coba melakukan hubungan intim diluar nikah dan apalagi berganti-ganti pasangan dalam hubungan seks sebab prilaku tersebut sudah ketahui sebagai penyebab timbulnya paling mematikan nomor dua di dunia, yakni kanker serviks. Dan sebagai orang tua disarankan untuk tidak menikahkan anak perempuannya pada usia dibawah 21 tahun sebab di usia tersebut mereka belum siap secara fisik dan mental.

Yang perlu diketahui bahwa wanita di usia 18 tahun, bila di lihat dari segi medis terutama kondisi fisik ternyata belum siap untuk hamil karena masalah rongga panggul dan belum matangnya organ reproduksi mereka. Hal inilah sebagai penyebab perempuan yang menikah di usia muda berisiko terhadap berbagai penyakit mengerikan, seperti kanker serviks, kanker payudara, mioma dan kanker rahim serta kematian akibat melahirkan.

Data menunjukkan bahwa dari segi kesehatan, pasangan usia muda dapat berpengaruh pada tingginya angka kematian ibu yang melahirkan, kematian bayi serta berpengaruh pada rendahnya derajat kesehatan ibu dan anak.

Menurut ilmu kesehatan, bahwa usia yang kecil resikonya dalam melahirkan adalah antara usia 20-35 tahun, artinya melahirkan pada usia kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun mengandung resiko tinggi. Ibu hamil usia 20 tahun ke bawah sering mengalami prematuritas (lahir sebelum waktunya) besar kemungkinan cacat bawaan, fisik maupun mental , kebutaan dan ketulian.

Baca artikel lain mengenai Efek Samping Radioterapi