Tag Archives: gaya hidup sehat

Cegah Kanker Prostat

Yuk Perbaiki Gaya Hidup Cegah Kanker Prostat

Kuncinya rutin olahraga dan makan sayur.

Penyakit kanker adalah momok bagi siapa saja. Selain penyebarannya yang cepat, penyakit ini juga mematikan dan tak pandang bulu. Laki-laki atau perempuan, tua-muda bahkan anak-anakpun bisa terkena kanker.  Penyebabnya bisa faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup.

Meski berbahaya, bukan berarti penyakit kanker ini tak dapat dicegah. Salah satu pencegahan penyakit kanker adalah memperbaiki gaya hidup. Apa saja jenis kanker bisa diobati dan dicegah dengan gaya hidup sehat dan seimbang.

Salah satu jenis kanker yang menjadi momok laki-laki adalah kanker prostat. Kanker ini terjadi pada saluran kemih pria. Prostat adalah kelenjar yang terdapat di bawah kandung kemih pria. Fungsinya untuk memproduksi cairan yang melindungi dan menyalurkan sperma.

Idealnya prostat ini membesar ketika usia seorang pria memasuki usia 50 tahun.  Perlu diwaspadai jika prostat membesar sebelum waktunya sehingga membentuk bejolan atau tumor. Pertumbuhan sel-sel tak terkendali pada prostat itu sangat mungkin membentuk tumor ganas yang menjadi bibit kanker.

Sama dengan kanker lainnya,  pertumbuhan kanker prostat bisa berlangsung lama dan seringkali tidak disadari.  Ketika kanker membesar dan masuk stadium lanjut, barulah si penderita terdiagnosa.  Ciri-ciri kanker prostat antara lain buang air kecil yang tidak lancar, si penderita menunggu beberapa lama di toilet sampai air seni keluar.   Bukan hanya tidak lancar, namun intensitas buang air kecil yang lebih sering dari biasanya juga kerap dialami oleh penderita kanker prostat.

Ciri lainnya adalah ada tetesan air seni yang tertinggal di celana dalam. Penderita kanker prostat stadium lanjut sering merasa sakit dan di pangkal penis dan air seni yang berdarah. Selain itu penderita juga mengalami penurunan berat badan secara drastis.

Kanker prostat menjadi penyumbang kematian pria terbesar ketiga di Indonesia setelah kanker paru dan usus besar .  Faktor penyebab kanker prostat bisa karena usia lanjut, keturunan atau genetika jika ayah atau saudara laki-laki terkena kanker prostat pada usia sebelum 60 tahun, maka Anda memiliki potensi terkena kanker prostat lebih tinggi. Selain faktor keturunan, pemicu lainnya adalah paparan logam cadmium, obesitas atau kegemukan,  hubungan seks di usia muda, dan gaya hidup.

Gaya Hidup Rentan Kanker Prostat

Faktor gaya hidup rupanya juga bisa menjadi penyebab seseorang terkena kanker prostat.  Kanker terbentuk karena adanya radikal bebas yang ada di mana-mana, termasuk juga paparan asap rokok. Merokok bukan hanya menyebabkan kanker paru-paru, akan tetapi juga bisa memicu kanker prostat.

Gaya hidup juga bisa dilihat dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Sebagian besar penderita kanker prostat disebabkan konsumsi alkohol berlebih dan seringnya mengkonsumsi makanan yang mengandung pengawet.  Keenganan seseorang mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan segar rupanya juga memicu sel kanker tumbuh lebih cepat,apalagi jika gaya hidup yang dijalani tidak seimbang.

Lingkungan kerja seseorang rupanya bisa juga menjadi pemicu. Terutama mereka yang bekerja di sektor industri dan berhadapan dengan logam cadmium atau bahan utama pembuat baterei.  Bahan kimia lainnya yang berbahaya juga bisa menjadi penyebab kanker prostat. Selain itu, faktor stress dan tekanan pekerjaan yang tinggi bisa juga memicu terjadinya kanker prostat. Itu sebabnya menyeimbangkan gaya hidup sangat diperlukan. Bukan hanya bagi mereka yang sudah terdiagnosa kanker prostat, akan tetapi jika sudah mengalami gejala atau ciri seperti di atas ada baiknya juga mengubah gaya hidup.

Jika Anda memiliki gaya hidup yang berantakan, tidak ada salahnya mulai memperbaikinya dari sekarang. Bukan menakut-nakuti, akan tetapi demi kesehatan dan menjauhi penyakit termasuk kanker prostat.

Yuk, Jalani Gaya Hidup Sehat Anti-Kanker Prostat

Penyebab kanker yang paling mungkin memang faktor genetika atau keturunan. Namun demikian bukan berarti penyakit tersebut tidak dapat dicegah.Salah satu pencegahan paling efektif adalah memperbaiki gaya hidup, meliputi pola makan, istirahat, dan olahraga.

1. Pola Makan untuk Penderita Kanker Prostat

Kamu adalah apa yang kamu makan. Apa yang kamu makan bisa mempengaruhi tubuhmu. Termasuk apakah makanan yang kamu konsumsi tersebut bisa memicu penyakit seperti kanker atau tidak. Makanan berpengawet dan berlemak menjadi pemicu penyakit kanker. Itu sebabnya penderita kanker pada stadium awal disarankan menjauhi makanan berpengawet dan berlemak.

Makanan yang disarankan untuk penderita kanker antara lain sayuran seperti tomat dan brokoli.  Kandungan likopen dalam tomat mampu berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mengurangi dan menekan risiko kanker prostat.

Brokoli mengandung senyawa yang mampu membunuh sel-sel kanker prostat tanpa menganggu atau membunuh sel prostat yang masih sehat.

Selain brokoli dan tomat sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi jenis kacang-kacangan seperti kedelai mampu menurunkan risiko kanker prostat. Selain protein nabati, kanker prostat juga bisa dicegah dengan konsumsi ikan segar.  Ikan mengandung omega-3 dan omega-6 yang dapat mencegah perkembangan kanker prostat.

2. Pola Istirahat Penderita Kanker Prostat

Penderita kanker prostat perlu istirahat yang cukup untuk menstabilkan tubuhnya. Bekerja terlalu keras dan sering di depan komputer juga bisa menjadi pemicu. Itu sebabnya untuk penderita kanker prostat menjaga tidur terutama di malam hari dan menghindari begadang  atau tidur terlalu larut.

Sel-sel kanker  bisa dimusnahkan dengan adanya sirkulasi udara yang sehat dalam tubuh. Itu sebabnya istirahat yang cukup dan seimbang sangat diperlukan agar sel-sel kanker tidak berkembang lebih lanjut.

3. Olahraga yang Cukup

Bukan hanya makanan dan tidur yang harus diatur. Penderita kanker prostat juga harus memperhatikan kebugaran tubuh dengan cara olahraga. Latihan fisik paling tidak tiga jam dalam seminggu bisa menjauhkan seseorang dari kanker.

Latihan fisik dimaksud seperti berjalan, joging, atau bersepeda.

Berdasarkan penelitian, mereka yang aktif berolahraga, memiliki risiko 60 persen lebih rendah terhindar dari penyakit mematikan seperti kanker prostat.
Selain itu berolahraga juga mencukupi kadar oksigen dalam tubuh. Sel kanker enggan hidup dalam tubuh yang memiliki kecukupan oksigen.

Olahraga juga bisa dilakukan dengan gerakan ringan di pagi hari. Tidak perlu lama-lama sisihkan waktu 15-30 menit untuk memberikan asupan oksigen pada tubuh.

Penderita kanker prostat membutuhkan asupan vitamin D yang cukup. Itu bisa didapat dari sinar matahari pagi. Itu sebabnya berolahraga juga dapat memberikan asupan vitamin D.

Selain memperbaiki gaya hidup, ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh penderita kanker. Antara lain menghindari makanan yang digoreng. Gorengan memang nikmat dan disukai oleh banyak orang. Namun di balik kenikmatannya itu terdapat bahaya mengancam. Termasuk risiko kanker prostat. Itu sebabnya penderita kanker prostat menghindari makanan yang digoreng. Alasannya adalah makanan yang digoreng mengandung karsinogen yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Jika mengalami tanda-tanda seperti di atas, selain memperbaiki gaya hidup sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Gaya hidup sehat bukan befungsi mengobati, akan tetapi untuk menyeimbangkan tubuh dari efek samping pengobatan kanker.

Baca artikel lain mengenai Kedelai Dapat Mengobati Kanker

Mencegah Kanker Rahim Secara Alami

Mencegah Kanker Rahim Secara Alami Bagi Wanita

Siapa pun tentu tak ingin menderita satu penyakit pun. Memanglah benar pepatah bijak yang mengatakan bahwa mencegah lebih baik dibandingkan mengobati. Di dunia modern saat ini, justru terdapat lebih banyak penyakit yang dapat menyerang wanita, termasuk pada kaum hawa, salah satunya adalah kanker rahim. Diperlukan adanya beberapa pencegahan alami agar wanita tak begitu mudah terkena kanker rahim.

Kanker rahim dapat dikatakan sebagai jenis kanker yang menyerang organ vital wanita yaitu rahim atau endometrium. Rahim menjadi tempat berkembangnya janin sampai siap untuk dilahirkan. Sehingga dapat dikatakan bahwa rahim menjadi organ yang sangat penting bagi wanita.

Sebagian besar kasus kanker rahim ini memang ditemukan pada wanita dengan usia yang lebih lanjut, yaitu setelah masuk ke masa menopause. Tidak dipungkiri masih ada kasus penderita kanker rahim dengan usia yang produktif walau pun dengan jumlah yang minimal.

Penyakit kanker rahim ini banyak dikaitkan dengan produksi hormone esterogen yang melebihi dan tak diimbangi dengan produksi progesterone. Walau pun demikian, beberapa hal berikut ini dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan alami agar wanita tak terserang kanker rahim.

Kebersihan Area Kewanitaan

Organ kewanitaan merupakan organ yang sensitive terhadap segala bentuk intervensi dari luar. Sehingga, untuk menjaga kesensitifan ini, sangatlah diperlukan upaya untuk menjaga kebersihan dari organ ini.

Upaya kebersihan ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan segala hal yang berhubungan langsung dengannya, misalnya adalah dengan rutin mengganti celana dalam atau pun pembalut. Keduanya memang bersentuhan langsung dengan organ kewanitaan.

Usaha untuk rutin mengganti celana dalam dan pembalut ini adalah untuk meminimalkan paparan terhadap kuman, kotoran yang juga virus. Agar nantinya, tidak sampai terkena infeksi karena perilaku yang kurang memperhatikan kebersihan ini.

Terlebih pembalut, karena hal ini bersentuhan langsung dengan darah haid yang jika dibiarkan dalam waktu yang agak lama akan sangat membuka peluang untuk memicu timbulnya virus dan kuman. Sehingga sangat disarankan agar wanita lebih rutin lagi mengganti pembalutnya di saat haid.

Selain itu, wanita patut menjaga kebersihan air dan tempat dirinya membersihkan area kewanitaannya. Usahakan untuk hanya menggunakan air yang bersih dan berada di tempat yang bersih pula dalam membersihkan area ini. Karena paparan kotoran sedikit pun akan menyebabkan hal yang tak diinginkan berkaitan dengan kesehatan organ kewanitaan ini. Mengingat keberadaan organ ini sangatlah sensitive.

Penerapan Gaya Hidup Sehat

Pola hidup sehat sangat memberikan pengaruh pada kesehatan seseorang. Dengan tubuh yang sehat, seseorang akan lebih memiliki daya tahan agar tidak mudah terserang banyak penyakit. Sebaliknya, dengan kondisi tubuh yang tak prima, akan lebih mudah terserang penyakit.

Penerapan pola hidup sehat ini dapat direfleksikan dalam bentuk menjaga asupan makanan, melakukan olah raga secara rutin serta kebiasan baik lainnya yang langsung memberikan dampak pada kesehatan tubuh.

Wanita harus lebih memberikan perhatian pada asupan makanan. Terlebih jika dikaitkan dengan kanker rahim, beberapa kasus berkaitan dengan wanita dengan obesitas. Karena obesitas juga dapat untuk meningkatkana produksi esterogen yang jika tak diimbangi dengan produksi progesterone maka akan lebih meningkatkan resiko penyakit kanker rahim ini.

Sehingga, wanita lebih baik menjaga asupan makanan yang dikonsumsinya. Sudah selayaknya untuk memberikan perhatian terhadap kandungan nutrisi dari setiap makanan yang dikonsumsi. Tidak banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak, kadar gula yang tinggi serta makanan instant yang sejatinya tak banyak memberikan asupan gizi pada tubuh.

Selain mengenai makanan, pola hidup sehat juga dapat diterapkan melalui menjalankan olah raga dengan  rutin. Olah raga dalam bentuk apa pun memang akan memberikan manfaat bagi tubuh, selain menjadikan tubuh menjadi lebih berstamina, juga akan menjaga tubuh untuk tidak mudah terserang penyakit.

Dua hal inilah yang menjadi inti utama dalam usaha menerapkan pola hidup sehat, yaitu makanan dan olah raga. Namun, terdapat pula kebiasaan yang tak tepat dan jika dilakukan hanya akan memberikan pengaruh yang buruk bagi kesehatan.

Kanker rahim ini berhubungan dengan organ reproduksi atau organ vital wanita, tentu, keberadaan juga berkaitan dengan kebiasaan seksual wanita itu sendiri. Sudahlah benar jika Tuhan Yang Maha Esa telah menetapkan aturan agar wanita hanya memiliki satu pasangan dan kemudian setia dengan pasangan tersebut. Tentulah hal ini akan membawa banyak manfaat bagi kehidupan wanita.

Kebiasaan seksual yang tidak sehat, missal suka gonta ganti pasangan tentu bukanlah hal yang baik. Dengan itu, organ vital wanita ini akan lebih mudah terpapar dengan virus atau kuman yang dihantarkan oleh pasangannya. Sehingga akan lebih membuka peluang untuk terkena penyakit kelamin, salah satunya adalah kanker rahim ini.

Kebiasaan buruk lainnya seperti mengkonsumsi minuman keras juga bukanlah hal yang baik untuk kesehatan reproduksi. Kandungan zat yang buruk dalam minuman keras juga dapat memberikan pengaruh buruk pada kesehatan dan kondisi prima dari organ kewanitaan ini.

Periksa Kesehatan

Dengan kemajuan teknologi saat ini, tentu sejatinya manusia dimudahkan dalam menjalankan setiap aktivitasnya, termasuk dalam menjaga kondisi ksehatan tubuhnya. Salah satunya bagi wanita dalam mengetahui kondisi kesehatan tubuhnya, lebih khusus kesehatan organ kewanitaannya.

Saat ini terdapat beberapa jenis pemeriksaan kesehatan organ kewanitaan yang dapat dilakukan wanita dan memang dilakukan dalam kurun waktu tertentu secara rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan wanita.

Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan ini, tujuannya adalah untuk mengetahui secara dini jika ditemukan ada beberapa hal yang tak sesuai dengan standard kesehatan sehingga nantinya dapat dilakukan upaya pengobatan dengan lebih dini lagi.

Beberapa kasus kanker rahim barulah diketahui saat kondisi kanker sudah masuk ke stadium lanjut. Tentu hal ini sangat disayangkan karena pada tahapan ini, sel kanker sudah tumbuh dan berkembang dengan lebih pesat, serta sel kanker sudah banyak membelah dalam jumlah yang lebih banyak. Dalam kondisi ini, tentu penyembuhan yang dilakukan akan lebih sulit lagi.

Akan beda keadaannya jika kondisi kanker yang ditemukan masih dalam keadaan yang belum tumbuh dan berkembang dengan pesat. Sel kanker masih dalam ukuran yang lebih kecil dan belum menyebar ke bagian organ tubuh yang lain. Dalam kondisi ini, upaya penyembuhan tentu akan lebih mudah dilakukan.

Hal ini disebabkan oleh upaya pemeriksaan yang dilakukan lebih dini. Inilah tujuan dilakukannya upaya pemeriksaan dengan lebih rutin lagi. Agar kondisi kesehatan wanita dan organ vitalnya tetap dapat dikontrol dengan lebih maksimal.

Inilah beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan alami agar kaum wanita tidak mudah terkena penyakit kanker, salah satunya adalah kanker rahim. Sejatinya, semua hal yang dilakukan di atas dapat dengan mudah dilakukan oleh wanita. kesemuanya bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan. Terlebih, ketika hal di atas dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kesehatan tubuh, tentu akan lebih mudah lagi. Semoga bisa membantu!

Baca artikel lain mengenai Manfaat Jeruk Nipis Untuk Kanker

Mencegah Kanker Rahim

Mencegah Kanker Rahim Dengan Menghidari Hal-Hal Berikut Ini

Kanker rahim bisa menjadi jenis kanker yang amat ditakuti oleh sebagian wanita. tentu saja hal ini berkaitan dengan fungsi dari rahim itu sendiri sebagai organ vital dalam sistem reproduksi manusia. Jika sudah terkena kanker rahim dan berkembang pada tahap yang parah, bisa jadi rahim harus diangkat. Sehingga dengan ini, potensi dan kesempatan wanita untuk hamil akan sirna.

Keberadaan sel kanker yang menyerang rahim akan memberikan dampak rusaknya atau berkurangnya fungsi dari rahim wanita. Kanker rahim ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh tumbuhnya sel kanker pada dinding rahim.

Saat ini, kanker rahim menjadi salah satu jenis kanker yang banyak ditemukan kasusnya. Untuk itu, wanita harus lebih siaga untuk lebih menjaga dirinya agar terlindung dari potensi terkena kanker rahim. Berikut adalah beberapa hal utama yang tak boleh sampai dilakukan para wanita agar menjaga diri dari serangan kanker rahim.

Pola Hidup Tak Sehat

Sejatinya, pola hidup yang sehat akan mampu menghantarkan siapa saja pada keadaan sehat yang optimal. Sebaliknya, pola hidup yang tak sehat justru akan lebih memudahkan dalam menghantarkan siapa saja untuk lebih mudah terserang penyakit. Demikian pula dengan penyakit kanker yang salah satunya adalah kanker rahim. Dengan menerapkan pola hidup sehat, akan lebih menjaga dari serangan penyakit kanker rahim ini bagi wanita.

Pola sehat pertama adalah berkaitan dengan pola makan. Tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar penyakit yang ada saat ini berkaitan dengan pola makan yang salah yang diterapkan oleh kebanyakan dari kita.

Banyak jenis makanan yang mengandung lebih banyak kadar lemak dan berbagai zat berbahaya yang seharusnya tidak dikonsumsi oleh manusia. Sebaliknya, kita dihadapkan pada sulitnya mendapatkan jenis makanan yang sehat yang bebas dari segala macam zat yang tak baik untuk tubuh.

Demikian pula dengan kanker rahim, sebaiknya memang menjaga asupan makanan yang dimasukan dalam tubuh. Makanan dengan kandungan gula dan lemak yang tinggi sebaiknya dihindari. Kanker rahim juga bisa dikaitkan dengan penyakit diabetes dan obesitas. Obesitas dalam beberapa penelitian terbukti meningkatkan kadar esterogen yang dapat meningkatkan potensi terkena kanker rahim. Begitu juga dengan diabetes.

Dengan menjaga pola makan, tentu akan terjaga pula berat badan. Berat badan yang ideal akan lebih memungkinkan tubuh memiliki stamina yang lebih dibandingkan dengan memiliki tubuh dengan berat badan berlebih.

Pola sehat yang kedua dikaitkan dengan kebiasaan untuk menjalankan olahraga. Olahraga pun juga sangat baik dilakukan selain untuk mendapatkan stamina yang baik juga dapat difungsikan untuk menghindarkan dari serangan berbagai jenis penyakit.

Kebiasaan Buruk Berkaitan dengan Organ Kewanitaan

Adanya kanker rahim, salah satunya adalah disebabkan oleh infeksi virus human papilloma yang menginfeksi organ kewanitaan. Virus ini dapat menginfeksi kebanyakan melalui hubungan suami istri yang tidak sehat, misalnya bergonta ganti pasangan.

Dengan bergonta ganti pasangan, sejatinya akan lebih memberikan peluang bagi organ kewanitaan seorang wanita untuk lebih terpapar pada segala bentuk virus yang nantinya hanya akan memberikan dampak yang kurang baik bagi dirinya. Sebaliknya dengan setia hanya pada satu pasangan, maka peluang ini akan ssangat terminimalisir. Paparan terhadap virus apa pun dapat dicegah dengan maksimal.

Selain itu, juga bisa berhubungan dengan upaya menjaga kesehatan dari organ kewanitaan itu sendiri. Misalnya kebiasaan untuk mengganti celana dalam atau pun pembalut saat haid. Diusahakan untuk lebih rutin lagi agar celana dalam dan pembalut tidak menjadi sarang virus yang nantinya justru hanya akan memberikan dampak yang tidak baik bagi kesehatan itu sendiri.

Celana dalam dan pembalut menjadi satu barang yang langsung bersentuhan dengan organ kewanitaan. Sehingga harus selalu dijaga kebersihannya dari segala bentuk kuman, virus dan kotoran. Karena dengan terpapar pada ketiga hal ini, maka organ kewanitaan akan berpeluang untuk mendapatkan hal yang tak diinginkan berkaitan dengan kesehatan.

Tidak Waspada pada Gejala Kanker Rahim Pada Tubuh

Kanker rahim lebih sulit untuk disembuhkan ketika sudah mencapai tahapan atau stadium lanjutan. Sebaliknya, saat masih pada tahap awal, kanker rahim akan lebih mudah untuk disembuhkan karena keberadaan sel kanker masih tidak begitu pesat perkembangannya. Pada tahapan lanjut, sel kanker sudah melakukan pembelahan diri dan tumbuh dengan lebih pesat, bahkan pada stadium akhir, kanker rahim dapat menyebar ke bagian organ tubuh yang lain yang berada di sekitar dinding rahim.

Untuk itu, setiap wanita seharusnya dapat menjadi waspada dan sadar akan segala bentuk gejala yang ditampakan oleh tubuhnya. Bentuk waspada dan sadar ini adalah segera memeriksakan diri ketika mendapatkan beberapa hal yang dianggap tak wajar.

Salah satu gejala yang ditunjukan dari kanker rahim adalah adanya pendarahan yang dianggap tidak normal atau melebihi kebiasaan. Nah, seorang wanita ketika menghadapi pendarahan yang tak kunjung berhenti, di mana pendarahan itu bukanlah darah haid, maka hal ini tak boleh ditunda lagi untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Pendarahan ini tentu saja bukan darah haid. Bagi seorang wanita, tentu bisa sangat memahami bagaimana siklus haid yang dimiliki, serta bagaimana volume darah yang dikeluarkan. Jika pendarahan yang didapatkan tidaklah seperti biasanya, maka hal ini patut untuk mendapatkan perhatian yang lebih.

Nantinya, memang akan dilakukan serangkaian pemeriksaan tertentu oleh pihak medis, sampai nanti akan berujung pada satu diagnosa tertentu. Namun, pemeriksaan yang dini akan lebih memberikan manfaat bagi penanangan atau pengobatan lanjutan. Sebagaimana dikatakan bahwa pengobatan kanker rahim pada tahap awal akan lebih mudah dan memberikan lebih banyak kemungkinan sembuh dibandingkan dengan tahap lanjutan.

Menutup Diri

Wanita haruslah dapat untuk membuka dirinya dalam menerima segala macam info yang dibutuhkan terkait dengan dirinya, terutama dalam hal kesehatan. Bukanlah sebuah kesalahan jika kita banyak mencari informasi mengenai apa saja yang berhubungan dengan kesehatan wanita. Mencari informasi mengenai apa saja jenis penyakit yang dapat menyerang wanita beserta dengan gejala dan ciri yang menyertainya.

Di sinilah maka wanita akan lebih memiliki pengetahuan sebagai bekal untuk menanggapi segala bentuk gejala yang ditimbulkan dalam diri mereka. Termasuk mengenai kanker rahim ini. Semua bertujuan untuk memberikan respon yang tanggap demi kesehatan diri si wanita sendiri.

Inilah bagaimana sejatinya wanita itu sendiri memiliki peran yang penting dalam menentukan kesehatan dirinya sendiri, tentu saja selain dari faktor lingkungan dan faktor yang lainnya. Karena wanita jugalah yang menjadi penentu sehat atau tidak dirinya, termasuk juga bagian vital yaitu bagian dari sistem reproduksi yang salah satunya adalah rahim. Kanker rahim menjadi penyakit yang menyerang rahim wanita. untuk mencegah agar tidak sampai terkena penyakit ini, maka beberapa hal yang telah disebutkan di atas menjadi hal yang layak untuk mendapatkan perhatian. Semoga membantu!

Baca artikel lain mengenai Benalu Jeruk Nipis Untuk Kanker