Tag Archives: efek samping kunyit hitam

Manfaat Kunyit Hitam

Manfaat Kunyit Hitam sebagai Obat Herbal yang Ditakuti Kanker

Kunyit hitam mungkin asing di telinga sebagian masyarakat. Sedangkan sebagian lagi barangkali tahu atau bahkan cukup sering menggunakannya untuk berbagai kebutuhan. Kunyit hitam memang tidak sepopuler kunyit kuning atau kunyit putih. Namun, dari segi kegunaan, manfaat kunyit hitam tidak terkalahkan.

Kunyit hitam termasuk dalam jajaran tanaman rempah langka. Sebab itulah tidak begitu banyak orang yang mengetahuinya. Padahal dalam pengobatan herbal, kunyit hitam sangat berarti. Dapat menyembuhkan beberapa macam penyakit, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit-penyakit berat yang ditakuti masyarakat. Satu di antaranya kanker.

Penyakit kanker disebabkan karena kerusakan DNA. Sel-sel jaringan tubuh yang semula normal berubah menjadi abnormal. Sifatnya ganas, namun laju keganasannya terjadi secara bertahap. Bisa lambat, bisa pula sangat cepat, ter gantung seberapa agresif sel-sel abnormal tersebut tumbuh dan membelah diri. Parahnya lagi, sel kanker tidak hanya terpusat di satu tempat saja. Melainkan dapat menjalar ke jaringan-jaringan terdekat (metastase), melalui darah dan getah bening. Semakin sel kanker bermigrasi, semakin sulit kanker disembuhkan.

Pengobatan Kanker dengan Kunyit Hitam

Pengobatan kanker dapat dilakukan dengan dua cara, yakni pengobatan berbasis medis maupun pengobatan herbal. Pada pengobatan medis, standar protokol pengobatan kanker yang umum diterapkan adalah berupa kemoterapi dan radioterapi. Kemoterapi merupakan upaya mematikan sel kanker dengan cara memasukkan racun (obat) antikanker melalui infuse intravena. Dosis pemberiannya disesuaikan dengan tingkat keparahan kanker itu sendiri. Rata-rata dalam 1 treatment, pasien kanker mendapat jatah 6x kemoterapi yang dilakukan secara berkala (per 21 hari).

Kemoterapi menggunakan obat-obat anti-kanker bertaraf premium. Artinya, berpotensi besar melumpuhkan sel kanker. Akan tetapi, memicu terjadinya kerusakan yang sangat besar terhadap tubuh penderita. Sebab, obat anti-kanker yang digunakan tidak dapat memilah antara sel normal dengan sel abnormal. Ia merusak semuanya, tanpa terkecuali. Sehingga, menyebabkan pertahanan tubuh penderita melemah drastis. Bahkan, banyak penderita yang kolaps bukan karena kanker itu sendiri, melainkan kedahsyatan efek dari racun obat itu sendiri.

Begitu pula dengan radioterapi yang turut disertakan dalam upaya penyembuhan kanker berbasis medis. Radioterapi merupakan terapi sinar x yang dipancarkan dari sebuah alat berenergi radioaktif. Sinar x ditembakkan pada titik kanker melalui permukaan tubuh. Diharapkan, radiasi panas sinar yang menembus hingga ke organ dalam dapat membakar dan mengeringkan sel kanker tersebut sampai mati. Sayangnya, efek samping yang ditimbulkan dari terapi sinar x ini tak kalah hebat dengan kemoterapi. Sama-sama menyebabkan ketidakseimbangan drastis pada tubuh penderita.

Sejumlah pengalaman buruk dari penderita kanker yang menjalani kemoterapi dan terapi sinar X, menimbulkan trauma tersendiri bagi penderita lainnya. Sehingga, tak sedikit orang yang memutuskan beralih ke pengobatan herbal. Melibatkan tanaman-tanaman herbal, seperti kunyit hitam, tentu lebih aman ketimbang reaksi obat kemoterapi ataupun radiasi sinar X.

Sejak lama kunyit hitam diakui dapat bekerja sangat baik memberantas sel kanker. Bangsa Indialah yang diketahui pertama kali memanfaatkan kunyit hitam pada pengobatan herbal mereka. Seiring berjalan waktu, kunyit hitam semakin dikenal luas dan menjadi perbincangan di kalangan para ilmuan. Dalam berbagai penelitian, ditemukan bukti bahwa kunyit hitam mengandung senyawa-senyawa anti-tumor dan anti-bakterial yang lebih besar dibandingkan dengan kunyit putih dan kunyit kuning. Satu di antaranya adalah minyak atsiri.

Minyak atsiri merupakan minyak esensial yang bersifat antioksidan. Di dalam minyak atsiri, tergabung beberapa komponen senyawa yakni turmeron, tumeon 60%, feladren, zingiberen 25%, ketos sesquiterpen, borneol, sineil, dan sabinen. Selain unggul karena kadar minyak atsirinya melampaui sirih putih dan kuning, khasiat kunyit hitam juga diperkuat dengan protein, pati, mineral, vitamin C, dan karbohidrat.

Semua kandungan tersebut bekerja sama menghancurkan bakteri jahat, segala macam virus, dan menetralkan toxin dalam tubuh. Adapun tubuh yang memuat racun, bakteri, dan virus, akan lebih rentan terkena kanker dan infeksi. Selain itu, zat dan kandungan yang terdapat dalam kunyit hitam telah teruji efektif mempercepat pembaruan sel,serta mensterilkan darah dari zat-zat yang bersifat karsinogen seperti radiasi sinar ultraviolet, sinar X, pewarna makanan, MSG, racun obat, kolesterol, lemak, dan segala macam bahan-bahan kimia lainnya.

Kunyit Hitam dan Kanker Payudara

Meski diklaim ampuh menangkal dan memberantas sel kanker sampai ke akar-akarnya, akan tetapi kunyit ini menunjukkan reaksi yang berbeda-beda antara satu jenis kanker dengan jenis lainnya. Dari berbagai hasil uji coba, ternyata kunyit hitam adalah obat terbaik untuk kanker payudara. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk jenis-jenis kanker lainnya. Hanya saja, waktu yang dibutuhkan kunyit hitam untuk menyembuhkan, sedikit lebih lama.

Perihal kanker payudara, seperti yang kita ketahui bersama, sebagian besar pengidapnya adalah perempuan. Merujuk pada data klinis, hanya 1% menimpa laki-laki. Kanker payudara termasuk jenis kanker dengan tingkat keganasan yang serius. Tercatat, sekitar 8,2 juta orang meninggal dunia setiap tahun akibat kanker payudara. Bahkan diprediksi angka penderita meningkat hingga 11,5 juta pada tahun 2025 mendatang.

Dari sekian banyak kasus kanker payudara, sedikit yang bisa mempertahankan payudarannya. Selebihnya harus menjalani masektomi dan itu artinya mereka hidup tanpa salah satu payudara atau bahkan keduanya. Di satu sisi, langkah tersebut bisa jadi menguntungkan untuk menyelamatkan nyawa.  Tetapi, di sisi lain merenggut kepercayaan diri perempuan. Karena itu, cukup banyak perempuan yang menolak pengobatan medis dan beralih ke pengobatan herbal kunyit hitam.

Kunyit hitam diketahui bisa membasmi sel kanker tanpa mengorbankan payudara itu sendiri. Ia bekerja langsung di pusat sasaran, tanpa menimbulkan kekacauan pada sistem sel dan jaringan tubuh normal. Sehingga, penderita tidak terlalu merasakan efek samping seburuk yang ditimbulkan dari masektomi, kemoterapi, radioterapi, dan penggunaan obat-obat oral anti-kanker lainnya.

Selain bertugas mematikan sel kanker dan menghambat penyebaran, kunyit hitam juga berperan sebagai anti-inflamasi. Sehingga dapat mencegah peradangan agar tidak semakin parah. Dan, yang tak kalah hebat, kunyit hitam mampu membentengi tubuh dari virus dan bakteri penyabab timbulnya infeksi dan gangguan imunitas.

Cara Mengolah Kunyit Hitam

Saat ini, ektrak kunyit hitam telah banyak diolah menjadi pil atau kapsul siap minum. Namun, untuk manfaat optimal, dianjurkan mengolahnya dalam bentuk jamu tradisional. Ikuti cara pembuatannya berikut ini.

  • Siapkan 20 gram kunyit hitam kering. Cuci bersih, kemudian Rajang kecil-kecil.
  • Rebus rajangan kunyit hitam tadi dengan 600 ml air. Tunggu hingga mendidih dan air menyusut sampai tersisa 1 gelas lagi saja.
  • Saring ramuan kunyit hitam tersebut, lalu bagi menjadi 2 gelas. Minum 1 gelas pada pagi hari dan 1 gelas lagi sore hari. Untuk mengetahui perkembangannya, tetap lakukan pemeriksaan secara berkala.

Efek Samping Kunyit Hitam

Kunyit hitam termasuk bahan herbal yang termasuk aman dikonsumsi jangka panjang. Dengan catatan, dosis per hari tidak melebihi 500 mg ekstrak kunyit hitam. Sebab, 500 mg merupakan batas toleransi tubuh terhadap muatan kunyit hitam. Apabila melebihi dari itu, maka berisiko menimbulkan gangguan empedu dan alergi.

Demikian ulasan lengkap mengenai kegunaan kunyit hitam untuk kanker. Semoga artikel yang ini sarat akan informasi yang bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Makanan Penyebab Kanker Usus