Tag Archives: Daun puring

Daun Puring

Menakjubkan! Ini Manfaat Daun Puring sebagai Penyerap Kandungan Kanker

Siapa yang tidak mengenal daun puring? Daun yang memiliki nama asli Codiateum Variegatum ini biasanya digunakan sebagai tanaman hias. Biasanya, daun puring ditanam di kebun dekat rumah atau pekarangan.

Daun puring biasanya memiliki ciri khas yang sangat unik, yakni:

  • Memiliki daun yang sangat bervariasi. Tidak hanya hijau daun ini memiliki berbagai macam warna seperti merah, ungu, jingga, kuning dan kombinasi.
  • Bentuk daunnya pun bermacam-macam seperti oval, memanjang, bergelombang sertai memiliki tektur helaian dengan bentuk putus-putus.
  • Salah satu klasifikasi jenis tanaman singkong. Oleh karena itu, bentuknya pun mirip
  • Batang pada tanaman daun puring biasanya menghasilkan getah berupa lateks yang bewarna pekat dan lengket.
  • Habitat tanaman hias ini dapat tumbuh di segala jenis kontur tanah mulai dari tanah berat, berpasir, lempung, berpasir sampai tanah ringan.

Tapi kini, anda juga harus tahu bahwa manfaat daun puring tidak hanya berfungsi sebagai tanaman hias saja melainkan berfungsi sebagai penyerap kandungan kanker. Beberapa manfaat daun puring yang dapat anda rasakan, seperti;

  • Pencegah Kanker Usus

Daun puring muda mengandung tannin. Tannin biasanya digunakan sebagai bahan kimia untuk pencahar ringan. Jika susah buang air besar, hal ini bisa mengakibatkan ambeyen, sembelit dan berakhir dengan kanker usus. Oleh karena itu, manfaat daun puring sangat berkhasiat mencegah kanker usus.

  • Pencegah Kanker Saluran Pernafasan

Salah satu penyebab kanker pernafasan ialah masuknya udara kotor yang terkontaminasi zat-zat berbahaya. Manfaat daun puring ternyata dapat menyerap zat Timbal yang ditimbulkan oleh asap industri. Timbal dapat mengandung karsinogen yang dapat masuk ke dalam pernafasan. Solusi sebagai pencegahan ialah menanam daun puring.

  • Pencegah Kanker Lambung

Manfaat daun puring ternyata tidak hanya sebagai penyerap udara kotor saja melainkan membunuh bakteri, penyakit serta virus penyebab penyakit yang ada pada usus dan lambung. Oleh karena itulah, daun puring sangat tepat digunakan sebagai media pencegahan kanker lambung. Jika lambung sedang kejang, daun puring cocok digunakan sebagai obat herbal.

  • Pencegah Kanker Saluran Kandung Kemih

Zat yang ada pada daun puring ini ternyata tidak hanya memperlancar metabolisme pencernaan, melainkan metabolisme saluran kandung kemih. Penyumbatan dalam kandung kemih menjadi pemicu munculnya kanker kandung kemih. Oleh karena itu, manfaat daun puring sebagai solusi awal dalam mencegah kanker kandung kemih.

Fakta Bahwa Daun Puring dapat Menghambat Sel Kanker

Menurut analisa yang didapatkan dari hasil penelitian mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, ia mengatakan bahwa setiap mengonsumi ekstrak daun seberat 6,4 gram ternyata dapat memperkecil luas sel kanker mulai dari hari ke-9 hingga hari ke-19. Tidak hanya memperkecil, manfaat daun puring juga dapat menghambat sel kanker agar tidak meluas.

Kandungan-kandungan Sel Kanker yang dapat Dihambat oleh Ekstrak Daun Puring

Berdasarkan informasi yang didapat dari Susi Sulistiana dalam bukunya Peran MST dalam Mendukung Urban Lifesyle yang berkualitas, ada beberapa kandungan berbahaya yang dapat dihambat oleh ekstrak daun puring di antaranya:

  • Karbon Monoksida

Zat berbahaya ini dihasilkan oleh pembakaran kendaraan bermotor serta pembakaran sampah. Selain itu, substansi zat ini juga dapat dengan mudah masuk ke dalam aliran darah sehingga menyebabkan penyakit kanker paru-paru atau penyakit lainnya.

  • Nitrogen Dioksida

Senyawa dalam kandungan ini merupakan hasil reaksi pembakaran alat-alat rumah tangga seperti kompor, water heather. Risiko senyawa ini bisa menyebabkan timbulnya kenker pernafasan.

  • Sulfur Dioksida

Kandungan sulfur dioksida biasanya ditimbulkan dari pembakaran sisa-sisa industri. Wujud senyawa ini bisa dalam bentuk padat, cair atau gas sehingga dapat memicu timbulnya kanker paru-paru.

  • Senyawa Logam Berat

Senyawa logam berat yang dihasilkan dari pembakaran industri terbagi menjadi dua bagian, antara lain logam berat essensial yang dibutuhkan oleh organisme hidup dan logam berat tidak essensial yang sangat beracun. Racun tersebut dapat memicu timbulnya kanker otak.

  • Benzena

Senyawa Benzena berwujud cairan hidrokarbon yang berbau, tidak bewarna serta mudah terbakar. Zat kimia ini biasa ditemukan pada deterjen, oli, bensin dan asap tembakau. Kandungan ini dapat menyebabkan penyakit kanker kulit atau mata akibat iritasi dalam jangka lama.

  • Formalhedid

Wujud dari senyawa ini berupa gas yang beraroma kuat, mudah terbakar dan tidak berwarna. Senyawa tersebut dihasilkan dari sisa pembakaran tisu wajah, tisu toilet serta popok bayi yang menyebabkan timbulnya kanker saluran tenggorokan.

  • Trichloroetilen

Banyak industri yang memanfaatkan senyawa ini sebagai zat pelarut logam-logam yang sudah tak terpakai. Sumber senyawa ini berasal dari cat, vernis, lem yang memiliki risiko berbahaya yaitu timbulnya kanker saluran pernafasan dan kanker hati.

  • Xylen

Kanungan senyawa ini biasanya ditimbulkan oleh sisa pembuangan industri percetakan yang dari cat, vernis, kertas dan alat tulis. Salah satu dampak yang ditimbulkan tentang zat ini dalam jumlah yang sangat besar yaitu memicu sel kanker pada paru-paru dan jantung.

Dari informasi diatas , manfaat daun puring ternyata sangat berguna menyerap zat-zat berbahaya yang dapat memicu penyakit-penyakit berbahaya bagi tubuh termasuk kanker. Dari manfaat Daun Puring sebagai penyerap polutan tersebut, salah satu solusi terbaik untuk melindungi diri dari polutan berbahaya adalah menanamya di sekitar rumah, kantor atau kota-kota besar.

Beberapa tips singkat dalam menanam daun puring anatara lain:

  • Tahap pertama ialah pembibitan, anda dapat melakukan pembibitan daun puring dengan metode stek batang atau cangkok. Tanam pada tanah yang lembab selama tiga minggu.
  • Penanaman. Pada tahap ini, anda harus memberikan media tanah yang dicampur pupuk kandang dan pupuk kompos sebanyak 1:1. Tanam hingga kedalaman 15- 20 cm dan berikan tiang penyangga supaya tidak roboh.
  • Rawatlah tanaman dengan cara menyiramnya dua kali sehari dan sesekali saja di musim penghujan. Usahkan mendapatkan sinar matahari yang cukup sebagai proses pembentukan warnanya. Pangkaslah beberapa daun yang sudah kering dan mati.

Nah,  jika anda memiliki tanaman puring di dalam rumah, anda tidak perlu repot-repot mencari daun puring jauh-jauh bukan? Cukup dengan memetik daun puring beberapa helai untuk mengobati beberapa penyakit pemicu kanker. Anda bisa mengonsumsi ekstrak daun puring dengan cara merebusnya dan mengambil airnya untuk disimpan sesuai kebutuhan.

Beberapa jenis daun puring yang kita jumpai di tempat-tempat lainnya. Jenis-jenis daun puring ini bisa anda gunakan sebagai tanaman hias sekaligus tanaman pencegah kanker di rumah, seperti:

  • Puring apel yang memiliki corak hijau dan kuning.
  • Puring anggur yang memiliki kombinasi warna merah, cokelat, kuning dan hijau.
  • Puring bor yang memiliki daun melintir bewarna hitam dan kuning emas.
  • Puring cabai yang memiliki daun kecil-kecil mirip cabai.
  • Puring kura dengan corak khasnya yang lebih mirip tempurung kura-kura.

Nah, ternyata manfaat daun puring tidak hanya menarik perhatian tetapi juga berguna bagi kesehatan tubuh, khususnya sebagai penyerap zat polutan pemicu sel kanker. Semoga bermanfaat ya.

Baca artikel lain mengenai Susu Penyebab Kanker