Tag Archives: dampak negatif diet vegetarian

Dampak Positif dan Negatif Vegetarian

Pelajari Dampak Positif dan Negatif Vegetarian

Istilah vegetarian mulai dikenal secara luas pada tahun 1847, yaitu dalam momen pertemuan pengukuhan Vegetarian Society Inggris. Meski diperkenalkan secara formal pada tahun 1847 sebenarnya pola makan yang menghindari konsumsi daging telah umum dijalani sebagian orang. Kelompok orang yang tidak mengkonsumsi daging dikenal dengan sebutan Pytagorean atau orang-orang yang mengikuti sistem pythagorean.

Pola makan vegetarian dipilih menjadi salah satu cara untuk hidup sehat dan meminimalisir penyakit kanker, hipertensi dan diabetes. Namun pola hidup vegetarian tidak hanya menimbulkan dampak positif bagi kesehatan. Jika melakukan diet tanpa aturan dan pengawasan ahli gizi bisa menimbulkan hal yang fatal bagi kesehatan.

Dampak Positif Diet Vegetarian

Penerapan diet vegetarian terbukti membawa dampak positif bagi kesehatan jika dilakukan secara sistematis. Dalam sebuah penelitian ilmiah yang membandingkan 6.000 orang vegetarian dan 5.000 orang yang mengonsumsi daging terbukti bawah vegan memiliki risiko menderita penyakit jantung siskemik 57 persen  lebih rendah daripada pemakan daging. Sementara itu, vegetarian memiliki risiko 24 persen lebih rendah menderita penyakit yang sama. Dari hasil penelitian ini menunjukkan fakta bahwa kelompok orang yang mengonsumsi daging berisiko tinggi menderita penyakit jantung siskemik, penyakit arteri koroner yang seringkali menyebabkan gagal jantung. Dibandingkan kelompok orang yang membatasi bahkan menghindari konsumsi daging risiko menderita penyakit jantung jauh lebih rendah.

Pada studi ilmiah yang berbeda yang dilakukan kelompok peneliti dari Warwick University menemukan fakta bahwa konsumsi lima porsi sayur dan buah setiap hari tidak hanya menyehatkan tubuh secara jasmani namun juga secara mental. Profesor Andrew Oswald dari Warwick University seperti dilansir harian Mirror pada 11 Juli 2016 menyatakan bahwa banyak mengonsumsi buah dan sayur bisa memperbaiki mood, membuat suasana hati jadi lebih gembira dan tentunya berpengaruh terhadap kinerja. Menurut penelitian lebih lanjut tingkat kegembiraan tersebut juga akan meningkat di setiap porsi ekstra, umumnya akan terlihat jelas setelah delapan hari. Menurus Profesor Oswald kebiasaan mengonsumsi sayur dan buah bisa membantu seseorang untuk tersugesti dan termotivasi hidup sehat dan rajin berolahraga. Secara fisik para pelaku diet vegetarian juga relatif lebih sehat dan tidak mudah menderita penyakit-penyakit ringan seperti flu dan sembelit.

Hasil studi yang berbeda diperoleh dari penelitian Dr. Redzo Mujcic dari Queensland yang telah dipublikasikan dalam American Journal of Public Health. Studi ilmiah yang diikuti lebih dari 12 ribu warga Australia yang dipilih secara acak ini bertujuan mendapatkan kesimpulan antara pola makan dan kondisi psikologis. Mereka diminta mencatat pola makan harian secara rutin dan mendapatkan pemeriksaan psikologis secara berkala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok orang yang berpola makan sehat, mengonsumsi buah dan sayur lebih banyak dan membatasi konsumsi daging mendapatkan manfaat psikologis positif. Terbukti bahwa konsumsi buah dan sayur dalam menu sehari-hari mengondisikan tubuh dalam keadaan sehat dan secara psikologis lebih tenang, tidak mudah stres.

Seorang profesor dari North Carolina State University, Raleigh mengadakan penelitian secara khusus terhadap khasiat buah Semangka. Tidak diragukan bahwa buah Semangka mengandung vitamin A, C dan B serta mengadung Potassium dalam kadar yang cukup tinggi. Tetapi yang membuat Semangka lebih istimewa adalah adanya lycopene yaitu zat antioksidan yang memiliki banyak manfaat. Lycopene seabgai zat antioksidan sangat bermanfaat bagi kesehatan pembuluh darah. Manfaatnya yang paling nyata antara lain adalah mengurangi risiko stroke dan menurunkan tekanan darah serta melindungi tubuh dari radikal bebas yang ditengarai sebagai salah satu penyebab penyakit kanker.

Dampak Negatif Diet Vegetarian

Pola makan dengan memperbanyak porsi sayur dan buah dan sedikit memasukkan garam serta lemak dapat dianggap sebagai cara terbaik untuk mengendalikan kolesterol dan tekanan darah sehingga terhindar dari risiko menderita penyakit jantung. Mengurangi konsumsi gula dan membatasi konsumsi susu membantu mengendalikan kadar gula dalam tubuh sehingga terhindar dari penyakit diabetes. Namun perlu diwaspadai tingkat penurunan tekanan darah dan kadar gula dalam tubuh tidak boleh terjadi terlalu drastis. Penurunan tekanan darah dan kadar gula darah hingga di bawah ambang normal akan sangat berbahaya bagi keselamatan seseorang. Agar pelaku diet vegetarian tetap aman maka perlu mematuhi nasihat medis dari dokter dan ahli gizi serta tetap memeriksakan kesehatannya secara periodik.

Apakah benar diet vegetarian memiliki dampak negatif? Pertanyaan tersebut bisa dijawab dengan “ya” jika diet vegetarian diterapkan secara serampangan tanpa pengawasan ahli gizi dan sebaliknya bisa dijawab dengan “tidak” jika selalu diterapkan dengan mematuhi standar kesehatan (perhitungan kalori yang dibutuhkan tubuh, kecukupan gizi dan nutrisi serta mempertimbangkan kondisi kesehatan tubuh).

Salah satu zat yang seringkali dikhawatirkan pada pelaku diet vegetarian adalah kekurangan kalsium. Sumber Kalsium terbanyak memang terdapat pada telur, susu dan protein hewani lainnya. Kekurangan Kalsium dapat menyebabkan tulang lemah dan mudah pecah. Untuk itu pelaku diet vegetarian harus secara berkala memeriksakan kesehatannya termasuk untuk memantau kesehatan tulang. Jika dalam tubuhnya ditemukan kecenderungan kekurangan Kalsium ada baiknya pelaku diet vegetarian memilih jenis diet vegetarian yang mentolerir konsumsi susu dan atau telur. Lacto vegetarian adalah pola makan vegetarian yang mentolerir konsumsi susu dan produk olahannya. Lacto-ovo vegetarian adalah pola makan vegetarian yang mentolerir konsumsi telur dan susu beserta produk olahannya.

Dalam sebuah laporan medis terkait dengan efek diet vegan bagi kesehatan yang diterbitkan Journal Amerika of Clinical Nutrition pada Tahun 2009 mengingatkan bahwa pelaku diet Vegan seringkali tidak mendapatkan cukup vitamin B12, vitamin D, dan zat Seng. Tentunya jika mematuhi anjuran dari ahli gizi dapat ditemukan solusi yang mampu menemukan bahan-bahan nabati yang mengandung zat-zat yang biasa ditemui dengan mudah dari bahan hewani.

Kasus dampak negatif dari diet vegetarian pernah terjadi seorang personal chef dan pelari. Selama enam bulan pertama ia menjalankan pola makan vegetarian dan merasa jauh lebih sehat. Dalam dietnya ia sama sekali tidak mengonsumsi daging dan jauh hari sebelumnya ia memilih menghindari mengonsumsi kacang-kacangan, kedelai dan gluten dengan alasan gluten. Namun setelah enam bulan kemudian ia merasa lebih sering lelah, kehilangan kekuatan otot dan lemas. Ketika dilakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh diketahui bahwa ia menderia anemua. Lebih lanjut Helms mengakui bahwa dengan pembatasan menu makanan maka menjadi seorang vegan ternyata memicu kecemasan baru.

Kasus yang dialami Devon Crosby Helms ini patut diwaspadai sebab dari pola makan vegetarian yang dijalani ternyata menimbulkan keluhan di kemudian hari. Perlu disadari bahwa mengubah pola makan secara ekstrem membutuhkan penyesuaian psikologis dan psikis. Ada baiknya perubahan pola makan ini dilakukan secara bertahap karena efeknya pasti akan lebih baik bagi tubuh. Tubuh tidak dipaksa untuk tiba-tiba beradaptasi dengan kondisi atau pilihan menu makanan yang berubah drastis.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Keladi Tikus