Tag Archives: Cara mencegah kanker

Tips Mencegah Kanker

Tips Mencegah Kanker Dengan Pola Hidup Sehat

Gaya hidup bisa jadi pemicu.

Tidak sedikit pengidap kanker sudah masuk stadium lanjut ketika terdiagnosa. Tidak jarang mereka pun menyerah dengan kondisi yang demikian. Seseorang mengidap penyakit mematikan bukan berarti menyerah, harus ada usaha untuk melawan penyakit tersebut.  Bukan hanya dengan berobat, penyakit kanker juga harus diimbangi dengan perubahan pola hidup.

Penyakit kanker bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Jika orang tua mengidap kanker, besar peluang si anak juga mengidap penyakit yang sama.  Penyakit kanker bisa dihindari atau paling tidak diminimalisir agar tidak berkembang pada seseorang.

Setiap orang memiliki sel kanker dalam tubuhnya. Sel tersebut kemudian berkembang hingga bermilyar-milyar jumlahnya. Pemeriksaan biasa belum tentu bisa mendeteksi adanya sel kanker yang berkembang biak. Seseorang yang memiliki kekebalan tubuh tinggi akan mampu membunuh sel kanker dalam tubuhnya.Sel kanker yang berkembang dan menjadi kanker pada tubuh seseorang disebabkan oleh tubuh yang kekurangan nutrisi. Gangguan nutrisi tersebut dapat diatasi dengan diet ketat dan mengubah pola hidup.

Pengobatan kanker yang selama ini lazim dilakukan adalah kemoterapi dan radioterapi. Namun pengobatan tersebut tidak lantas menyelesaikan persoalan. Kemoterapi memang membunuh dan menghambat pertumbuhan sel kanker namun pengonatan tersebut juga menyebabkan masalah baru. Sel-sel sehat yang berada di sumsum tulang dan organ tubuh lainnya juga terkena efek kemoterapi. Fungsi organ lain pun terganggu akibat rusaknya sel-sel sehat tersebut. Tubuh yang semula sehat semakin lama akan menurun kekebalannya karena rusaknya sel-sel baik. Akibatnya bisa muncul kanker baru atau komplikasi penyakit lainnya

Faktor genetika memang menjadi pemicu yang paling utama penyakit kanker. Namun gaya hidup adalah paling pengaruh dalam menentukan kesehatan, termasuk ketahanan seseorang terhadap kanker.

Gaya Hidup Jadi Pemicu Kanker

Gaya hidup seseorang juga bisa menjadi pemicu. Misal seseorang yang biasa mengkonsumsi alkohol, merokok, terpapar radiasi di lingkungan kerja, dan kebiasaan yang sepertinya sepele tetapi bisa berbuntut panjang. Salah satu cara untuk menjauhi kanker adalah memperbaiki gaya hidup.  Itu bisa dilakukan dengan cara mengatur pola makan, olahraga teratur, istirahat cukup, dan menjauhi stres.

Mengatur pola makan bukan berarti mengurangi porsi makan. Hanya saja menu dan jumlahnya yang diatur sehingga seimbang. Terlalu banyak konsumsi daging, tanpa diimbangi dengan sayuran misalnya juga bisa berdampak buruk. Lemak yang terkandung pada daging rupanya menjadi lahan subur bagi perkembangan sel-sel yang abnormal.

Olahraga teratur senyatanya juga diperlukan oleh penderita kanker. Bukan Cuma penderita, mereka yang  ingin jauh dari kanker juga wajib olahraga teratur. Olahraga atau gerak badan membuat pasokan oksigen merata ke seluruh tubuh. Sel kanker sangat tidak nyaman dengan oksigen. Kecukupan oksigen dalam tubuh bisa melemahkan sel-sel yang tumbuh abnormal tersebut.

Pekerjaan yang menumpuk juga bisa menjadi pemicu kanker. Stres pada perempuan memicu tingginya hormon estrogen yang menjadi pemicu kanker payudara. Selain itu, stres juga bisa menganggu kerja organ tubuh lainnya dan sangat mungkin bisa memicu kanker.

Jika gaya hidup mejadi pemicu kanker, otomatis memperbaiki gaya hidup juga bisa menjadi penawar kanker. Tidak sedikit para pesohor yang terkena kanker kemudian berjuang melawan kanker dengan memperbaiki gaya hidup mereka.  Hasilnya?  Ada yang terbebas dari kanker dan hidup normal.

Memperbaiki Pola Makan Sehat

Kamu adalah apa yang kamu makan. Pepatah ini sepertinya sesuai dengan penyakit yang diidap seseorang. Jika kita memakan sesuatu yang tidak sehat, maka yang muncul pada tubuh kita adalah penyakit dan efek buruk lainnya. Sebaliknya jika kita memakan sesuatu yang sehat dan mencukupi nutrisi tubuh apapun penyakit akan jauh dari kita termasuk kanker.

Sayuran hijau dan buah-buahan sangat dianjurkan untuk penderita kanker. Itu sebabnya penderita kanker dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi sayur dan buah. Sayuran segar mengandung nutrisi yang nudah diserap dan mampu meningkatkan pertumbuhan sel sehat dalam wakti singkat. Selain itu kandungan sayuran hijau juga mampu memelihara sel yang masih sehat.

Selain dimasak, sayuran bisa dikonsumsi oleh penderita kanker dengan cara direbus, dikukus, atau dibikin jus agar lebih mudah mengkonsumsinya. Untuk beberapa kasus kanker, sebaiknya hindari sayuran mentah. Pastikan juga sayuran dicuci bersih menggunakan air mengalir.

Buah-buahan juga bisa dijadikan camilan pengganti bagi penderita kanker. Namun perlu diperhatikan ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pnderita kanker seperti duriah, nanas, dan kelengkeng. Buah bisa dikonsumsi secara langsung, bisa pula dibuat jus agar lebih mudah mengkonsumsinya.

Sayuran, buah, dan gandum sebaiknya memenuhi duapertiga dari total kebutuhan makan penderita kanker.  Sedangkan sisanya bisa dikombinasikan dengan konsumsi ikan dan daging, kecuali daging merah dan daging olahan seperi sosis. Tidak melulu sayuran hijau,  Anda juga bisa mengkombinasikan sayuran yang dikonsumsi. Semakin banyak sayuran yang Anda konsumsi akan semakin banyak nutrisi yang didapat. Sayuran berwarna hijau, orange tua, dan merah kaya nutrisi dan dianjurkan dikonsumsi penderita kanker.

Makan secara teratur mulai dari tidak melewatkan sarapan pagi adalah langkah awal untuk menghidari penyakit kanker. Menu sarapan bisa diatur dengan mengkonsumsi sereal dan buah di pagi hari.  Penderita kanker bisa mengkombinasikan sayuran dan protein di siang hari, dan makan malam sebelum pukul 18.00.

Ada baiknya penderita kanker mengurangi konsumsi gula. Alasannya karena mengkonsumsi gula sama saja dengan memberi makan sel kanker. Selain itu juga untuk menghindarkan tubuh dari obesitas.  Gula juga dapat menghilangkan nutrisi lain yang dapat melawan penyakit kanker.  Konsumsi garampun perlu dibatasi. Asupan garam berlebih dapat merusak sel perut yang memicu terjadinya kanker perut.

Olahraga dan Jauhi Stres

Setelah kebutuhan makanan tercukupi, langkah selanjutnya adalah olahraga teratur dan hindari stres. Sel kanker tidak dapat bertahan lama pada oksigen yang cukup. Kebutuhan oksigen tubuh bisa didapat dari olahraga rutin dan aktivitas ringan.

Olahraga bisa dilakukan di pagi hari ketika udara masih segar. Berjalan kaki ringan di sekitaran rumah selama tiga puluh menit juga bisa jadi pilihan. Cara lain adalah dengan melakukan pekerjaan rumah ringan agar oksigen terpenuhi. Berjalan kaki ke tempat yang mudah dijangkau dan menggunakan tangga manual bisa juga jadi terapi penderita kanker.

Satu atau dua bulan sekali penderita kanker bisa mengunjungi tempat-tempat wisata yang masih segar. Misalnya di daerah pegunungan untuk mendapatkan udara segar.

Stres bisa jadi pemicu. Tidak sedikit pasien kanker yang stres ketika dinyatakan mengidap penyakit berbahaya itu. Padahal salah satu kunci untuk menghilangkan penyakit tersebut adalah dengan merilekskan pikiran dan menenangkan diri. Perasaan dan asumsi yang bermacam-macam terhadap penyakit kanker justru akan memperburuk keadaan.

Kunci hidup sehat melawan kanker adalah perbaiki makan, jauhi stres, dan olahraga teratur. Apapun penyakit termasuk kanker tidak akan menyebar pada tubuh sehat setiap orang.

Baca artikel lain mengenai Susu Penyebab Kanker

Cara Agar Terhindar Dari Kanker

15 Cara Agar Terhindar Dari Kanker

Cara Agar Terhindar Dari KankerMayoritas penderita kanker terjadi di negara berkembang dan sebagai penyebab utama kematian di beberapa negara tersebut berkembang tapi Ilmuwan percaya bahwa kanker dapat dicegah dan disembuhkan dengan menghindari faktor penyebab penyakit kanker sejak awal.

Faktor internal dan lingkungan buruk yang memainkan peran pembentukan beragam jenis penyakit kanker, faktor internal penyebab penyakit kanker, yakni merokok dan polah gaya hidup buruk lainnya, seperti mengkonsumsi alkohol secara berlebihan, kurang tidur, kekurangan vitamin dan masalah terkait lainnya.

Selain itu, ada banyak orang yang percaya bahwa kanker adalah penyakit genetik yang tidak bisa dihindari. Namun, menurut American Cancer Society, Anda dapat benar-benar melakukan sesuatu yang positif untuk mencegah risiko kanker hingga 50%.

Berikut adalah 15 tips jitu mencegah faktof penyebab penyakit kanker yang harus dilakukan oleh Anda, jika diterapkan, dapat menangkal penyakit kanker, sebagai berikut:

  1. Hindari Rokok

Jangan merokok atau menggunakan produk tembakau lainnya. Tembakau meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk yang dari paru-paru, bronkus, otak, tenggorokan, usus besar dan kandung kemih.

  1. Melakukan skrining untuk deteksi dini kanker secara teratur.

Banyak tes dapat mendeteksi kanker pada tahap awal, kadang-kadang bahkan jauh sebelum pembentukan sel-sel tumor pertama. Mendeteksi kanker pada tahap awal meningkatkan kemungkinan penyembuhan dan mengurangi risiko kematian. Banyak dari skrining kanker untuk menyertakan kontrol organ utama seperti:

Kanker Payudara – usia dari 40 tahun dan semua perempuan harus menjalani mammogram tahunan (dalam kasus mereka yang berisiko harus dimulai bahkan sebelum).

Kanker Prostat – Semua laki-laki, usia 50 (atau sebelumnya jika Anda berada dalam status resiko) dan seterusnya, harus menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan termasuk pemeriksaan dubur dan tes darah.

Kanker Serviks – wanita aktif melakukan hubungan seksual harus mulai memiliki tes Pap atau untuk menguji virus papiloma manusia sesegera mungkin dan harus melanjutkannya, frekuensi variabel tergantung pada tingkat risiko atau usia, untuk sisa hidup.

Kanker Kulit – Semua harus menjalani pemeriksaan dermatologis. Mereka yang berisiko tinggi harus dilakukan pada skrining dermatologis tahunan untuk menghindari evolusi kanker yang tidak diinginkan. Mereka yang berisiko tinggi melanoma atau kanker kulit harus melakukan pemeriksaan bulanan.

  1. Mengontrol penggunaan alkohol

Laki-laki dan perempuan harus menghindari penyalahgunaan alkohol. Alkohol di percaya ilmuwan bahwa meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, termasuk payudara, kerongkongan, usus, pankreas, otak dan tenggorokan.

  1. Melindungi kulit Anda dari sinar matahari

Gunakan tabir surya setiap kali Anda terkena sinar matahari (akan lebih baik mengenakan topi dan kacamata hitam, yang dapat melindungi Anda dari paparan berlebihan UVA dan UVB).

  1. Mengikuti satu gaya hidup aktif dan dukungan sehat

Studi yang melakukan kegiatan fisik secara rutin selama tiga atau empat jam seminggu mengurangi risiko berbagai jenis kanker dengan 30 sampai 50%. aktivitas fisik secara teratur mengurangi risiko kanker payudara, usus besar dan paru-paru.

  1. Mengawasi berat badan Anda

Indeks massa tubuh Anda harus 25 atau lebih rendah. Orang yang kelebihan berat meningkatkan risiko kanker usus besar, payudara, pankreas, hati, ginjal, prostat dan meningkatkan risiko leukemia.

  1. Hindari menjalani terapi hormon untuk menopause

Bentuk pengenalan terapi jumlah tambahan hormon dapat meningkatkan risiko akal kanker, endometrium dan kanker ovarium.

  1. Pertimbangkan menjalani perawatan untuk mengurangi risiko tertular kanker

Banyak perawatan telah diuji yang menunjukkan efektivitas besar dalam mengurangi risiko kanker. Sebelum Anda menjalani perawatan ini, namun, hubungi dokter Anda.

  1. Hindari paparan zat karsinogenik

Paparan radiasi dan zat kimia tertentu dapat menyebabkan kanker. Membatasi paparan sinar-X adalah penting bagi anak-anak dan remaja serta orang dewasa.

Selain itu, kurangi dari mengkonsumsi ikan asing karena dapat memicu pertumbuhan sel kanker, selain itu, makanan yang di panggang mengandung zat karsinogenik penyebab kanker.

Arang diketahui mengandung tinggi zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker. Penikmat sate sebaiknya mengurangi mengkonsumsi sate yang terdapat sisa pembakaran arang yang gosong mengandung zat karsinogenik pemicu kanker.

Menurut National Cancer Institute, kanker kolon, perut dan keganasan sistem pencernaan lainnya berhubungan dengan asupan tinggi daging hangus atau dibakar.

  1. Mengikuti diet yang mengurangi risiko kanker

Diet yang salah dapat menyebabkan tubuh kekurangan gizi sebagai faktor penyebab penyakit kanker sebaliknya diet sehat telah terbukti dapat mengurangi risiko tertular beberapa jenis kanker seperti usus.

Selain itu, kuangi mengkonsumsi daging merah mentah dan sosis (makanan ini terdapat banyak bahan kimia yang digunakan dalam mempersiapan mereka).

Mengkonsumsi banyak buah-buahan dan sayuran, kaya serat dan vitamin. Kurangi makanan tinggi kalori seperti permen, tepung halus, gula, keripik dan permen. Mengkonsumsi makanan dengan jumlah tinggi kalsium dan vitamin D, yang penting untuk kesehatan Anda.

  1. Menghindari makanan yang memakai zat pewarna

Saat ini ada banyak makanan memakai zat pewarna supaya tampak menarik di mata konsumen, ternyata zat pewarna tersebut mengandung banyak zat berbahaya bagi kesehatan tubuh sebagai penyebab penyakit kanker. Dengan menghindar konsumsi makanan berwarna resiko lebih tinggi terhindar dari penyakit kanker.

  1. Minum Air Putih 8 Gelas Sehari

Minum air putih di percaya dapat mengeluarkan racun berbahaya dari tubuh penyebab kanker. Selain itu, minum air putih dapat meningkatkan aliran darah, mengurangi nyeri dan mengontrol berat badan.

  1. Tidur Yang Cukup

Ilmuwan percaya bahwa istirahat dengan cukup tidur memiliki peran penting untuk meningkatkan imun tubuh untuk membunuh bakteri dan kuman penyakit dari makanan dan faktor lingkungan dan mengembalikan energi yang hilang.

Selain itu, ilmuwan menganjurkan untuk tidur dalam keadaan gelap atau tanpa lampu sebab tidur di malam hari dengan lampu menyala, ternyata memiliki dampak buruk bagi kesehatan tubuh Anda. Efek negatif tidur malam dengan kondisi lampu menyala akan meningkatkan resiko penyakit kanker, kardiovaskular, gangguan sistem metabolisme dan bahkan mungkin diabetes.

Hal itu disebabkan ritme srikandian tubuh menjadi terganggu karena tubuh salah menilai waktu sudah masih siang sehingga memicu tidur terganggu.

Menurut ilmuwan biologi Joan Robert mengatakan tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin jika tidak ada cahaya. Hormon ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit termasuk kanker payudara dan kanker prostat. Cuma hormon ini hanya aktif ketika tidur seseorang tidur tanpa cahaya lampu dan sebaliknya bila tubuh terkena cahaya hormon ini akan berhenti bekerja.

  1. Rutin Olahraga

Aktivitas positif ini sudah dipercaya sebagai obat alami paling mujarab di dunia, untuk meningkatkan kesehatan tubuh pada umumnya menjadi lebih dan mencegah dari jatuh sakit akibat penyakit kanker dan bahkan bisa mengobati masalah kesehatan terkait lainnya.

  1. Menghindari Makanan Fast Food

Makanan fast food seperti hot dog atau burger dipercaya sebagai faktor penyebab risiko kanker perut dan kanker ganas lain dari sistem pencernaan. Daging olahan dan berpengawet seperti yang terdapat pada isian hamburger atau hotdog semakin berbahaya jika digabung dengan saos sambal atau tomat olahan yang tinggi sodium nitrat dan bahan pengawet.

Baca artikel lain mengenai Terapi Hormon vs Kemoterapi

Pencegahan Penyakit Kanker

Mengenal 6 Jenis Dan Pencegahan Penyakit Kanker

Kanker atau neoplasma dapat terjadi dalam berbagai bentuk yang sangat berbeda dan bervariasi. Kebanyakan onkologi menganggapnya sebagai hukuman mati, namun pada kenyataannya, tidak semua tumor ganas mengakibatkan kematian. Selain itu, studi terbaru menunjukkan bahwa tubuh kita masing-masing memiliki sel-sel kanker pasif dapat bangkit menjadi tumor ganas bila menjalani gaya hidup buruk dan sebaliknya. Fakta tumor ganas telah merenggut banyak nyawa di seluruh dunia.

Mekanisme Penyakit Kanker

Mekanisme dasar kanker dari neoplasma atau kanker adalah kesalahan dari proses regulasi pertumbuhan jaringan. Sel-sel tubuh kita terus tumbuh dan membelah untuk menggantikan sel tua atau rusak. Ketika sel membelah dan diperbarui selalu ada kemungkinan terjadi kesalahan. Tubuh kita memiliki mekanisme sendiri untuk mencegah dan mengoreksi kesalahan-kesalahan tersebut, lain cerita, bila terjadi kegagalan dalam memperbaiki sel rusak, ada besar kemungkinan terjadi kanker.

Selain itu, tubuh bisa dengan mudah terkena karsinogen (zat yang mempromosikan terjadinya kanker), cedera (fisik, panas, atau jenis lain), serta kondisi yang tidak menguntungkan bagi berfungsinya mekanisme ini (misalnya, selama hipoksia – kekurangan oksigen dalam jaringan). Jika mekanisme kontrol pembelahan sel “istirahat”, dan ada pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan pembelahan, yang disebut istilah “kanker”.

Kanker tumor jinak memiliki tiga perbedaan utama, yang menyebabkan “keganasan” proses:

  1. Pertumbuhan yang tidak terkendali,
  2. perkecambahan (invasi) ke jaringan tetangga dan organ,
  3. Kemampuan untuk metastasis – proses migrasi sel kanker melalui sistem aliran darah atau limfatik ke bagian lain dari tubuh.

Dalam kebanyakan kasus, kanker memiliki bentuk tumor, namun, kadang-kadang, misalnya, dalam kasus kanker darah, seperti pembentukan tumor.

Jenis-Jenis Penyakit Kanker Paling Berbahaya Dan Mematikan

Di negara Paman Sam, yakni Amerika Serikat dan beberapa negara berkembang lainnya, kanker sekarang ini bertanggung jawab untuk sekitar 25% dari seluruh kematian. Dalam setahun, sekitar 0,5% dari populasi terdiagnosis penyakit kanker.

Adapun jenis-jenis penyakit kanker yang menyumbang kematian setiap hari berbagai negara, sebagai berikut:

Kanker Paru-paruPenyakit Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru sebagai penyumbang kematian pertama yang menyebabkan kematian sekitar 28,3% di seluruh dunia. Ciri kanker ini tentu saja ditandai dengan perkembangan sel kanker pada jaringan paru-paru dan sekitarnya. Kanker jenis ini termasuk karsinoma yang berasal dari sel epitel.

Gejala-gejala penyakit kanker paru-paru, yakni batuk darah, sesak nafas, batuk kronis, nyeri dada, kelelahan, penurunan berat badan, dan kesulitan menelan. Kanker paru-paru dapat dilihat melalui radiografi dada atau computed tomography scan (CT scan) dan dikonfirmasi dengan biopsi.

Operasi pembedahan adalah cara penanganan yang paling umum dari kanker paru-paru, radioterapi, kemoterapi yang dilakukan untuk mengangkat sel-sel kanker atau mencegah perkembangbiakannya.

Penyebab penyakit kanker paru-paru, yakni merokok, konsumsi alkohol secara berlebihan, kekurangan vitamin dan faktor eksternal lain, yakni paparan asbes, polusi, dan gas radon.

Pencegahan penyakit kanker paru-paru, yakni berhenti merokok, minum alkohol, diet seimbang dengan mengkonsumsi buah-buahan dan syuran segar setiap hari, tidur teratur dan olahraga.

Kanker PayudaraPenyakit Kanker Payudara

Ini adalah salah satu penyakit neoplasma atau kanker yang menyerang jaringan payudara wanita dan kanker ini menyumbang kematian pada posisi kedua setelah kanker paru-paru.

Kanker payudara telah menyumbang sekitar 7,4% kematian diseluruh dunia terbanyak di negara-negara berkembang.

Pengobatan kanker penyakit payudara, ini umumnya dengan cara operasi pembedahan untuk menghapus kanker pada bagian yang terdampak di payudara.

Gejala kanker payudara adalah perubahan kulit dan tekstur payudara, selain itu ada gejala lain sebagai bentuk paling mudah untuk mengenalinya, yakni ada benjolan yang terasa berbeda pada bagian payudara.

Faktor penyebab penyakit kanker, yaitu faktor usia, tidak menyusui, merokok dan alkohol serta faktor lingkungan eksternal.

Pencegahan penyakit kanker payudara, tidur dan olahraga teratur, konsumsi buah-buahan dan sayuran, dan menghindari konsumsi daging merah, rokok serta alkohol.

Kanker UsusPenyakit Kanker Usus Besar

Usus adalah bagian organ badan yang bertugas untuk menyerap nutrisi yang berasal dari makanan. Ini adalah tabung dengan panjang sekitar 7 meter (tetapi dapat berkisar dari 4 sampai 10 meter atau lebih) dibagi ke dalam usus kecil dan usus besar.

Usus besar dibentuk oleh usus kanan atau naik (dengan lampiran), usus besar melintang, kolon (usus besar) kiri atau menurun, kolon (usus besar) sigmoid dan rektum.

Kanker kolon atau usus besar sebagaimana sifat kanker lainnya, memiliki sifat dapat tumbuh dengan relatif cepat, dapat menyusup atau mengakar (infiltrasi) ke jaringan di sekitarnya serta merusaknya, dapat menyebar jauh melalui kelenjar getah bening maupun pembuluh darah ke organ yang jauh dari tempat asalnya tumbuh, seperti ke lever, paru-paru, yang pada akhirnya dapat menyebabkan kematian bila tidak ditangani dengan baik.

Kanker usus besar sebagai penyumbang kematian di posisi 3 dari jenis penyakit kanker yang paling di seluruh dunia.

Gejala kanker usus besar seperti perubahan besar pada kebiasaan buang air besar, sembelit yang tidak diketahui sebabnya, diare, pendarahan gastrointestinal, dan buang air yang tidak pernah tuntas. Selain itu, kanker usus besar atau kolon umumnya diderita oleh mereka yang berusia 60 dan 70 tahun.

Faktor penyebab kanker kolon, terlalu sering mengkonsumsi daging merah dan kekurangan vitamin diakibatkan jarang makan buah-buahan dan sayuran, konsumsi alkohol dan malas beraktivitas.

Pencegahan penyakit kolon, yakni rutin olahraga, konsumsi buah-buahan dan sayuran setiap hari dapat mengurangi resiko kanker usus besar. Pengobatan penyakit kanker usus besar, yakni operasi pembedahan dan kemoterapi.

Kanker ProstatPenyakit Kanker Prostat

Perkembangan sel kanker terjadi di jaringan prostat. Prostat adalah kelenjar dalam sistem reproduksi pria yang menyimpan dan mengeluarkan cairan alkali berwarna keputihan (semen/mani) dan membantu pengeluarannya pada proses ejakulasi, penyakit ini baru terasa setelah mencapai stadium lanjut.

Gejala penyakit kanker prostat, rasa nyeri, sering buang air kecil, kesulitan ejakulasi, munculnya darah dalam urin (hematuria), masalah seksual seperti disfungsi organ seksual (impotensi), dan beberapa gejala lainnya.

Pencegahan penyakit kanker prostat, olahraga teratur, konsumsi buah-buhan dan sayuran, menghindari kebiasaan merokok dan minum alkohol serta istirahat yang cukup seperti tidur malam secara teratur.

Pengobatan penyakit kanker prostart, yaitu operasi pembedahan, radiasi, pembedahan radio, dan terapi proton, serta metode terapi lainnya, seperti kemoterapi.

Kanker HatiKanker Hati

Ada sekitar 19.000 orang warga AS yang meninggal akibat kanker hati. Kasusnya memang relatif jarang ditemukan di dunia sekalipun merupakan jenis kanker yang umum dan sekitar 85% kasus kanker hati di dunia terjadi di negara-negara yang masih berkembang. Penyebab tingginya kasus kanker hati di negara-negara yang masih berkembang adalah tingginya kasus hepatitis B dan C di negara-negara tersebut, termasuk di Indonesia.

Sebagian besar penderita kanker hati dimulai dengan adanya kanker di tempat lain yang kemudian menyebar ke hati. Meskipun jarang terjadi, namun tetap Anda harus waspada dengan menjaga kondisi tubuh tetap dalam keadaan fit dan menjalankan pola hidup sehat sebagai bentuk investasi sepanjang masa.

Tanda dan gejala klinis yang dapat ditemukan antara lain hepatomegali atau pembesaran hati, sakit perut, ikterus, atau gangguan hati lainnya.

Menjalani gaya hidup sehat seperti tidak merokok, menjauhi minuman alkohol, banyak makan buah-buahan dan sayuran, serta olahraga dan tidur teratur, semua itu dapat mengurangi Anda dari resiko terkena penyakit kanker hati.

Kanker DarahLeukemia/Kanker Darah

Di Amerika Serikat, pada 2003-2007 sedikitnya 41.000 orang meninggal akibat penyakit kanker leukemia. Penyakit ini ditandai dengan adanya sel-sel tumor dalam darah dan sumsum tulang yang biasanya berkembang secara perlahan. Leukemia memiliki beberapa jenis yang semuanya berdampak pada jaringan pembentuk sel darah dalam tubuh seperti sistem limfatik dan tulang belakang.

Hal ini mengakibatkan tubuh lebih banyak memproduksi sel darah putih secara berlebihan dan membahayakan. Klasifikasi jenis kanker ini didasarkan pada jaringan mana saja yang diserang dan seberapa cepat penyebaran selnya.

Pencegehan penyakit Kanke Leukemia, diet seimbang memiliki peran penting dalam mengurangi resiko kanker leukimia, seperti makan buah-buahan dan sayura, menghindari daging merah olahan seperti sosis, di panggang dan rajin olahraga serta tidur teratur.

Gejala Penyakit Kanker Leukemia

  1. Lelah kronis atau kelelahan terus-menerus.
  2. Keringat malam
  3. Penurunan berat badan
  4. Limpa dan hati tampak membesar
  5. Demam
  6. Menggigil
  7. Sakit kepala
  8. Muntah-muntah
  9. Nyeri pada tulang atau sendi
  10. Muncul infeksi yang parah atau sering terjadi
  11. Muncul bintik-bintik merah pada pada kulit
  12. Mudah mengalami pendarahan (misalnya sering mimisan) atau memar.

Jika Anda mengalami beberapa gejala diatas segara mengunjungi dokter Anda.

Baca artikel lain mengenai Makanan Anti Kanker