Tag Archives: cara memulai vegetarian

Cara Memulai Vegetarian

Cara Memulai Vegetarian dengan Lakukan Langkah Ini agar Bisa Menjauh dari Kanker

Memulai gaya hidup sebagai seorang vegetarian bisa menjadi salah satu langkah untuk mencegah kita terserang kanker. Menjadi vegetarian memang tidak mudah, terlebih bagi kita yang terbiasa dengan berbagai jenis makanan di lur sayur dan buah. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk mencobanya mulai dari sekarang. Sedikit dan perlahan sampai akhirnya terbiasa dengan gaya hidup seorang vegetarian. Yuk, intip apa saja cara untuk memulai hidup mencegah kanker dengan gaya vegetarian berikut.

Jenis Sayur dan Buah untuk Mencegah Kanker

Sayur dan buah adalah jenis makanan yang kaya serat dan vitamin. Di balik tampilannya yang segar dan kaya rasa alami, sayur dan buah ternyata bisa membantu kita terhindar dari serangan kanker. Salah satu yang haus kita ketahui saat memulai gaya hidup vegetarian dengan tujuan mencegah kanker adalah jenis-jenis sayur dan buah yang bisa membantu untuk mencegah munculny kanker.

1. Jenis Buah untuk Mencegah Kanker

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa membantu untuk menjauhkan kita dari penyakit kanker. Buah-buah tersebut sebenarnya sangat mudah kita temukan baik di pasar tradisional maupun modern. Dengan mengonsumsi buah-buahan tersebut secara teratur, maka kita akan bisa terhindar dari munculnya sel kanker. Jenis buah-buahan pencegah kanker tersebut adalah sebagai berikut.

  • Nanas

Nanas adalah salah satu jenis buah tropis yang sangat mudah ditemukan di Indonesia. Nanas bisa dikonsumsi secara langsung maupun dalam bentuk manisan dan selai. Di balik rasanya yang segar, ternyata buah nanas menjadi salah satu jenis buah yang bisa mencegah kita terserang kanker. Kandungan bromelain dalam nanas bisa menjadi antikanker. Bromelain umumnya dikenal sebagai kandungan dalam nanas yang bisa mengatasi batuk.

Selain bromelain, nanas juga memiliki kandungan lainnya yang bermanfaat untuk mengaktifkan sistem imunitas alami di dalam tubuh seseorang yang bisa menghadapi racun atau toksin yang masuk. Kandungan lainnya juga bermanfaat untuk membangun perlindungan alami dari kerusakan DNA yang merupakan awal dari pembentukan sel kanker.

  • Buah Naga

Siapa yang tidak mengenal buah naga? Buah yang memiliki bentuk unik dengan kulit menyerupai sisik naga ini adalah salah satu buah favorit yang memiliki rasa segar dan kaya kandungan air. Buah naga memiliki tiga jenis warna daging yaitu putih, pink jingga, dan merah marun. Nah, buah naga yang berwarna merah marun inilah yang ternyata sangat bermanfaat untuk mencegah kanker dalam tubuh. Buah naga ini selain kaya akan kandungan vitamin A, C, dan E juga dilengkapi dengan kandungan antosianin yang tinggi. Antosianin ini bermanfaat untuk detoksifikasi alami dan melawan pertumbuha dari sel abnormal. Selain dagingnya, biji-biji kecil pada buah naga juga kaya akan manfaat. Salah satunya adalah membantu kerja hati untuk menetralisir racun dan membantu dalam mengatasi kerusakan sel dalam tubuh serta mencegah pembentukan dari sel-sel abnormal seperti sel kanker.

  • Anggur

Tidak diragukan lagi, salah satu jenis buah yang bisa membantu mencegah pertumbuhan sel kanker adalah buah anggur. Anggur kaya akan kandungan polifenol yang mampu mengatasi penyimpangan pertumbuhan sel dan mengatasi kanker. Anggur juga mengandung lebih dari 30 jenis flavonoid yang bisa membantu melawan kerusakan pada DNA, membantu dalam membersihkan darah, dan oksidasi sel.

2. Jenis Sayur untuk Mencegah Kanker

Tidak hanya buah, terdapat banyak juga sayuran yang kaya kandungan pencegah kanker. Apa saja? Simak uraian berikut.

  • Brokoli

Brokoli adalah jenis sayuran yang umum dikenal sebagai sayuran yang bisa mencegah terjadinya kanker payudara. Tidak hanya kanker payudara, brokoli juga kaya akan kandungan yang bisa mencegah pertumbuhan tumor agar tidak menjadi kanker. Mengonsumsi brokoli dengan teratur bisa mencegah kita dari penyakit kanker khususnya kanker payudara.

  • Wortel

Wortel adalah salah satu jenis sayuran berwarna oranye yang kaya akan kandungan karotenoid. Karotenoid adalah salah satu dari kumpulan pigmen warna merah tua atau merah kuning dari lemak hewani dan lemak nabati. Sayuran seperti wortel yang memiliki warna oranye bisa membantu mencegah kanker khususnya kanker payudara.

  • Kubis

Satu lagi jenis sayuran yang bisa mencegah kanker adalah kubis. Kandungan dalam kubis bisa membantu seseorang terlindung dari kanker payudara, kanker mulut, kanker esophagus, dan kanker lambung. Beberapa kandungan pencegah kanker dalam kubis tersebut di antaranya betakaroten, kumarin, sulfosaran, glukosinoat, fenol, indol, dan isotiosianat.

Menu Makanan Vegetarian Pencegah Kanker

Setelah mengenal beberapa jenis sayur dan buah yang bisa mencegah kanker, sebaiknya kita juga mengetahui menu vegetarian sehari-hari apa yang bisa membantu mencegah kanker. Simak uraian berikut.

1. Salad Buah

Untuk mengganti camilan yang biasanya kita konsumsi saat siang atau sore hari, ada baiknya kita menggantinya dengan buah-buahan yang dibuat menjadi salad. Menu salad buah ini merupakan salah satu menu vegetarian yang menyehatkan dan tetap membuat perut terisi. Pilihlah jenis buah-buahan yang mengandung banyak kandungan pencegah kanker. Selain segar dan memenuhi kebutuhan camilan, mengonsumsi salad buah juga jauh lebih menyehatkan dibandingkan dengan camilan yang penuh lemak.

2. Aneka Menu Sayuran Setiap Hari

Jadikan sayuran sebagai makanan utama setiap harinya. Olah berbagai jenis sayuran berbeda setiap harinya, khususnya sayuran yang baik untuk mencegah kanker. Lebih baik lagi jika mengonsumsi sayuran dalam keadaan segar (untuk sayuran yang bisa dimakan mentah) atau diproses dengan cara dikukus.

Pola Hidup Vegetarian

Selain membiasakan diri dengan menu vegetarian yang sehat, kita juga harus terbiasa dengan pola hidup dari vegetarian. Bagi kita yang baru saja memulai hidup sebagai vegetarian, berikut beberapa pola hidup vegetarian yang harus kita perhatikan.

  • Dalam satu hari, minimal mengonsumsi 3 porsi sayuran dan 2 porsi buah. Ini adalah menu umum yang biasanya dikonsumsi oleh vegetarian dan menjadi bentuk pola hidup yang ruti dilakukan.
  • Seorang vegetarian akan mengurangi konsumsi garam dan gula. Menjadi vegetarian bukan berarti harus sepenuhnya tidak mengonsumsi gula dan garam, tetapi membatasinya sehingga tidak berlebihan. Jadi, asupan garam dan gula yang masuk dalam tubuh adalah yang memang diperlukan saja, sehingga tidak ada tumpukan gula dan garam yang berlebih dalam tubuh.
  • Mengonsumsi minimal lima jenis buah dengan warna yang berbeda. Kandungan warna dalam buah memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Seorang vegetarian umumnya akan mengonsumsi minimal lima jenis buah dengan warna berbeda.
  • Selalu sarapan pagi. Menjadi seorang vegetarian bukan berarti membuat pola makan menjadi berubah drastic. Seorang vegetarian memiliki kebiasaan untuk tidak melewatkan sarapan pagi. Sarapan pagi sangat bermanfaat untuk menjaga kandungan protein dalam tubuh.
  • Minum dua liter air putih setiap hari. Seorang vegetarian umumnya akan lebih banyak minum, minimal 2 liter dalam satu hari. Asupan air yang banyak akan membantu dalam proses pencernaan makanan.

Itulah beberapa cara untuk memulai hidup sebagai seorang vegetarian. Mulai hidup sehat dari sekarang dan jauhkan diri dari bahaya kanker.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Petai untuk Kanker

Tips Diet Vegetarian

Lakukan 6 Tips Diet Vegetarian Ini, Hidup akan Sehat

Diet Vegetarian belakangan menjadi semacam gaya hidup. Tujuan diet ini adalah agar tubuh lebih sehat. Apakah diet vegetarian sebenarnya? Diet vegetarian adalah gaya hidup yang hanya mengkhususkan mengkonsumsi produk buah dan sayur. Diet vegan murni hanya memperbolehkan mengkonsumsi sayur dan buah dan menghindari makanan non sayur dan buah. Diet vegan sama sekali menghindari daging unggas, daging merah, ikan dan segala produk olahannya.

Diet vegan melarang pelaku dietnya mengkonsumsi semua produk yang mengandung unsur hewani seperti susu, telur, keju, kue dan biskuit berbahan telur, margarin yang diolah dengan whey, segala jenis makanan yang berbahan gelatin, tulang hewan dan lainnya. Hal ini yang membedakan diet vegan murni dengan diet vegetarian yang lebih fleksibel.

Diet vegetarian masih memperbolehkan mengkonsumsi produk olahan yang memanfaatkan unsur protein hewani seperti susu, margarin dan keju. Diet vegetarian pada umumnya menekankan untuk memperbesar porsi protein nabati dan meminimalisir protein hewani yang hanya berupa produk olahan, artinya masih memperbolehkan mengkonsumsi protein hewani yang bukan berupa daging, ikan dan lemak hewani tetapi dalam jumlah minim.

Manfaat Menjadi Vegetarian

Tidak ada manfaat yang tidak dirasakan ketika melakukan hal tertentu, termasuk menjadi seorang vegetarian. Selain bisa menjadi pribadi yang sehat, diet vegetarian juga memiliki tujuan khusus. Tujuan utamanya adalah untuk menghindari penyakit tertentu dengan cara hidup lebih sehat. Tujuan lainnya yang bisa disebut sebagai bonusnya adalah mencapai berat badan ideal dan membantu menurunkan berat badan. Diet vegetarian terbukti dapat membantu mengendalikan nafsu makan sehingga mampu menurunkan berat badan, menurunkan risiko penyakit jantung, mencegah dan mengendalikan diabetes serta mencegah segala macam penyakit kronis seperti hipertensi dan kanker.

Hal ini dapat terwujud mengingat diet vegetarian menekan konsumsi daging merah yang merupakan salah satu faktor penyebab timbulnya berbagai penyakit terutama jika dikonsumsi secara berlebihan. Menurut penelitian ahli kesehatan pelaku diet vegetarian memiliki berat badan dan indeks massa tubuh (ukuran lemak tubuh) yang lebih rendah dibandingkan orang-orang yang tidak berpantang produk hewani. Kalori pada tubuh pelaku diet vegetarian juga lebih rendah sehingga tidak berlebih dan menumpuk sebagai lemak di dalam tubuh.

Sebuah penelitian medis yang dilakukan lebih dari 12 tahun lalu menampakkan hasil yang mencengangkan ketika membandingkan vegetarian dan kelompok yang tidak berpantang dalam makanan. Hasil penelitian tesebut memaparkan fakta bahwa vegetarian memiliki risiko 24 persen lebih rendah dalam menderita penyakit jantung iskemik dibandingkan para pemakan segala termasuk daging. Sementara pada vegan yang benar-benar hanya mengkonsumsi sayur dan buah risiko menderita jantung iskemik mencapai 57 persen lebih rendah dibandingkan pemakan segala. Hal ini menunjukkan fakta bahwa berpantang mengkonsumsi daging menurunkan risiko penyakit arteri koroner yang dapat menyebabkan gagal jantung.

Tips Sukses Diet Vegetarian

Acuan kesuksesan diet vegetarian adalah manakala pelaku diet merasa kenyang dan sehat dengan porsi normal makanan vegetarian yang dikonsumsinya. Meski hanya mengkonsumsi sejumlah buah dan sayur serta biji-bijian namun pelaku diet tetap bisa merasa kenyang sehingga asupan kalori yang ada dalam tubuh lebih sedikit daripada asupan harian rata-rata. Jika asupan kalori kurang dan aktifitas fisik berjalan normal maka perlahan berat badan akan berkurang signifikan.

Kesehatan jantung sangat terbantu dengan diet vegetarian. Pola makan dengan mengkonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan dan sedikit memasukkan garam dan lemak merupakan cara terbaik untuk mengendalikan kadar kolesterol jahat dalam darah dan mengendalikan tekanan darah sehingga tidak terjadi hipertensi.

Agar diet vegetarian berjalan lancar dan membawa kebaikan bagi kesehatan tubuh maka pelaku diet harus benar-benar serius menjalani dietnya. Beberapa tips berikut ini patut dipertimbangkan sebagai pelaku diet vegetarian:

1. Mengencangkan Niat

Diet vegetarian bukan karena ikut-ikutan. Kuatkan tekad bahwa niat berdiet vegetarian adalah demi kesehatan. Jika niat berdiet hanya karena boomingdan menganggapnya sebagai bagian dari lifestyle maka dapat dipastikan jika program dietnya tidak akan berlangsung lama dan hanya akan menyiksa diri.

2. Mematuhi Nasihat Ahli Nutrisi dan Medis

Sebelum memutuskan untuk berdiet vegetarian ada baiknya untuk meminta pertimbangan secara medis dan mendengarkan nasihat ahli nutrisi. Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi tubuh berada dalam keadaan sehat untuk melakukan diet tanpa mengkonsumsi protein hewani dan gizi yang dibutuhkan tubuh tetap tercukupi. Nasihat medis berkaitan dengan kondisi khusus calon pelaku diet saat itu.

Misalnya apakah ibu hamil dan menyusui diperbolehkan menerapkan diet vegetarian? Apakah usia manula bisa mempraktekkan diet vegetarian dan pertimbangan lainnya. advis medis dan saran dari ahli nutrisi akan membantu pelaku diet vegetarian menemukan pola hidup dan pola makan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh

3. Rajin Berolahraga

Diet saja tanpa olahraga manfaatnya kurang optimal. Tetap rajin berolahraga meski diet vegetarian berdampak positif bagi kesehatan. Meski ditinjau dari hasil penelitian jumlah kalori yang terdapat pada porsi makanan vegetarian lebih rendah daripada yang terdapat pada makanan yang tidak berpantang. Berolahraga membantu memperlancar peredaran darah. Aliran Oksigen ke dalam darah terserap sempurna maka tubuh pun lebih bugar, metabolisme tubuh lebih lancar.

4. Bergabung dengan Komunitas Vegetarian

Seperti layaknya klub hobi, vegetarian biasanya juga memiliki komunitas khusus. Meski tak ada larangan untuk bergaul dan kongkow bareng teman lain yang bukan vegetarian, bergaul dengan sesama vegetarian tentu membantu niat diet makin kuat.

Salah satu mudahnya tergoda untuk tidak konsisten berdiet vegetarian adalah karena berada di lingkungan yang berbeda. Misalnya acara makan-makan bareng rekan yang tidak berdiet vegetarian. Seperti makan buah simalakama, ikut makan bareng dan terpaksa melanggar pantangan diet khawatir keterusan karena merasa enaknya makan segala jenis makanan. Tidak ikut makan-makan takut dikira sombong dan eksklusif. Maka bergabung dengan komunitas sesama vegetarian tentu lebih membantu fokus pada tujuan diet.

5. Mengupdate Berita

Jangan pernah ketinggalan memantau perkembangan diet vegetarian. Hal ini untuk membantu mempraktekkan diet secara konsisten dan berkesinambungan. Rajin memantau berita bisa membantu menemukan trik dan tips khusus agar diet berjalan lancar. Misalnya mempertimbangkan apakah perlu menerapkan jenis diet secara berselang seling antar diet model Food Combining dengan diet KF.

6. Catat Perkembangan dalam Jurnal

Seperti halnya mencatat perkembangan sang buah hati, tidak ada salahnya mencatat hasil perkembangan diet vegetarian dari hari ke hari. Jurnal bisa ditulis dalam jurnal pribadi atau diary dan gadget milik sendiri atau ditulis dalam blog agar bisa dibaca orang lain sehingga sharing yang dapat diakses banyak orang ini lebih bermanfaat.

Hal yang perlu dicatat dalam jurnal tersebut misalnya menu harian, porsi makanan, kondisi tubuh saat itu setelah melakukan diet seharian, pengaruhnya terhadap penyakit yang diderita baik ditinjau dari sisi rekam medis maupun yang dirasakan sebagai penderita atau sekedar menyemangati diri sendiri untuk tak lelah berupaya.

Nah itulah beberapa ulasan tentang tips diet untuk vegetarian. Semoga bermanfaat ya.

Baca artikel lain mengenai Obat Tradisional Kanker Usus