Tag Archives: cara kerja radioterapi

Biaya Radioterapi

Estimasi Biaya Radioterapi Bagi Penderita Kanker

Apa Itu Radioterapi?

Radioterapi sudah tidak asing lagi bagi kita yang berkecibung di dunia medis atau kesehatan. Begitu juga bagi mereka yang menderita sakit seperti kanker atau tumor, biasanya mereka akan lebih familiar karena radioterapi ini juga termasuk salah satu metode pengobatan penyakit kanker atau tumor. Nama popular lain dari radoterapi adalah sinar – x, radioterapi ini tujuannya untuk mematikan sel kanker yang ada, sehingga sel – sel kanker tersebut tidak dapat memperbanyak diri lagi.

Mengenal Cara Kerja Radioterapi

Dalam praktiknya, radioterapi menggunakan radiasi yang cukup tinggi untuk mematikan sel – sel kanker yang ada pada tubuh penderita. Sehingga kecil kemungkinan sel kanker akan tumbuh kembali pada tubuh penderita. Meski radioterapi ini memiliki efek samping, penderita akan perlahan – lahan mengalami kesembuhan apabila mengikuti saran yang diberikan oleh dokter.

Radioterapi ini juga termasuk salah satu metode pengobatan yang ampuh untuk menyembuhkan penyakit kanker, tapi biasanya penderita kanker terkendala pada biaya radioterapi yang cukup mahal. Belum lagi jika pasien juga menjalani kemoterapi yang juga membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Jenis Kanker Apa yang Memerlukan Radioterapi?

Dewasa ini semakin banyak jenis penyakit yang muncul, hal itu dikarenakan pola hidup manusia yang sudah sangat berubah. Biasanya manusia yang terkena penyakit parah itu mereka yang memiliki pola hidup tidak sehat, seperti konsumsi junkfood berlebih dan tidak rutin olahraga.

Seringkali usia muda tidak menjamin tubuh kita sehat, akhir – akhir ini bahkan kebanyakan penderita penyakit berat sepeti kanker itu kaum muda dengan usia produktif. Itu menunjukan bahwa perubahan zaman merubah pola hidup masyarakat. Segala hal menjadi lebih praktis dan cepat namun jika tidak diimbangi dengan gaya hidup sehat, justru malah menjadi boomerang bagi manusia.

Begitupula jenis kanker yang ada, dengan diimbangi metode pengobatan medis yang lebih maju, penemuan kanker juga semakin banyak jenisnya. Perlu kita ketahui, jenis – jenis kanker yang perlu  penanganan ekstra seperti radioterapi dan jenis kanker yang hanya perlu ditangani dengan pengobatan ringan saja bahkan bisa juga disembuhkan dengan pengobatan herbal tanpa harus melakukan operasi atau penanganan medis yang sejenisnya. Berikut ada beberapa jenis penyakit kanker yang memerlukan penanganan dengan medis, salah satu yang akan kita bahas berikut ini, yaitu penanganan jenis kanker yang dapat diatasi dengan radioterapi.

  • Kanker otak
  • Kanker payudara
  • Kanker leher rahim
  • Kanker tenggorokan
  • Kanker paru-paru
  • Kanker pancreas
  • Kanker prostat
  • Kanker kulit
  • Kanker rahim

Dengan menggunakan metode radioterapi atau sinar – x ini, maka radiasi akan mematikan sel kanker yang ada bahkan mengurangi pertumbuhan sel kanker menyebar ke bagian tubuh lain. Sehingga kecil kemungkinan sel kanker akan tumbuh kembali pada tubuh penderita. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa radioterapi ini juga memiliki efek samping yang harus dirasakan oleh penderita kanker. Tapi tidak perlu khawatir, karena efek samping yang ditimbulkan dapat sembuh apabila kita rutin melakukan hal – hal yang sudah disarankan oleh dokter.

Biaya Radioterapi di Indonesia, Penang, dan Singapore?

Berbicara tentang biaya radioterapi, ini termasuk hal yang paling sering menjadi kendala bagi mereka penderita kanker yang memang masih termasuk kalangan menengah ke bawah.  Bahkan banyak dari mereka yang memilih menahan sakit karena tidak memiliki biaya untuk melakukan radioterapi, dibawah ini kita akan membahas beberapa biaya radioterapi Indonesia, Penang dan Singapore.

1. Estimasi Biaya Radioterapi di Indonesia

Indonesia memiliki beberapa rumah sakit ternama yang memiliki fasilitas radioterapi, dari jajaran rumah sakit negeri sampai rumah sakit swasta yang fokus dalam penanganan kanker dengan menggunakan metode radioterapi. Salah satunya adalah Rumah sakit MRCCC Siloam Hospital Semanggi ini merupakan salah satu rumah sakit yang khusus menangani kanker.

Untuk rata – rata harga radioterapi di Indonesia berkisar Rp. 70.000.000 s.d 80.000.000 untuk beberapa kali tindakan radioterapi. Ini termasuk rata – rata tarif normal dengan penanganan standar. Rumah sakit MRCCC Siloam Hospital Semanggi bahkan mematok biaya radioterapi mulai dari Rp.70.000.000 belum termasuk obat, laboratorium serta konsultasi dokter. Biasanya pasien yang termasuk kalangan menengah ke atas memilih harga yang lebih tinggi karena memilih menggunakan fasilitas seperti kamar dan pelayanan yang lebih baik. Kisaran biaya ini juga tidak bisa berbeda antar satu rumah sakit dengan rumah sakit lainnya. tentunya anda harus melakukan konsultasi administrasi terlebih dahulu sebelum memulai proses penyembuhan kanker dengan radioterapi.

2. Estimasi Biaya Radioterapi di Penang

Negeri tetangga juga punya rumah sakit yang sudah terkenal di kancah internasional, rumah sakit ini memang tidak hanya fokus pada penanganan penyakit kanker dengan menggunakan metode radioterapi tapi kualitas penanganannya tidak kalah saing dengan rumah sakit di Eropa. Ada dua jenis rumah sakit yang direkomendasikan sebagai tempat radioterapi di Penang, yakni Mount Miriam Cancer Hospital Penang dan Gleneagles Penang Medical Centre.

Untuk estimasi biaya penanganan kanker dengan menggunakan metode radioterai rumah sakit Gleneagles Penang Medical Centre terbilang lebih tinggi daripada di rumah sakit Mount Miriam Cancer Hospital Penang. Tentunya perbedaan biaya radioterapi kedua rumah sakit ini sebanding dengan kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan didalamnya. Selain itu, mayoritas dokter di rumah sakit tersebut adalah lulusan dari USA, United Kingdom dan Australia.

3. Estimasi Biaya Radioterapi di Singapore

Singapore punya rumah sakit yang tidak hanya fokus untuk menangani penyakit saja terutama kanker, rumah sakit ini juga menyediakan layanan kesehatan terintegrasi. Rumah sakit ini memnag sudah sangat modern dlam penangananya di imbangi dengan dokter serta tenaga kesehatan yang ahli pada bidangnya. Rumah sakit ini berada di1 Farrer Park Station Road, #02-01 Connexion, Singapura 217562. Dalam menangani penyakit kanker dengan metode radioterapi, rumah sakit ini mempunyai kisaran biaya sebesar Rp. 45.000.000 juta dalam rupiah, selama satu kali masa pengobatan.

Bagaimana Mengatasi Problem Jika Kekurangan Dana?

Indonesia punya beberapa sarana kesehatan bagi masyarakat, salah satunya ialah pelayanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Program ini merupakan pengganti dari berbagai jenis asuransi yang ada. Meskipun begitu, pada kenyataanya program ini juga masih memiliki kekurangan. Salah satu kekuranganya adalah jaminan bagi penderita kanker akut ada beberapa obat kanker yang memang belum di tanggung oleh pihak BPJS.

Banyak dari masyarakat yang menderita kanker dan peru melakukan pengobatan lanjut tapi terkendala dengan biaya, salah satu solusi yang bisa dilakukan ketika penderita kanker mengalami kendala pengobatan semisal biaya radioterapi maka bisa mengajukan diri kepada pihak Yayasan Kanker Indonesia (YKI). Yayasan ini berdiri dengan tujuan membantu para penderita kanker di Indonesia agar bisa sembuh seperti sediakala.

Sejauh Apa Bantuan YKI Bagi Pasien Kanker yang Kurang Mampu?

Bagi penderita kanker yang memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan bisa merasakan pengobatan dengan baik dibantu dari pihak YKI ini. Dana yang dimiliki YKI ini didapatkan dari beberapa donatur bahkan dari donasi anak – anak sekolah yang ingin membantu penderita kanker agar dapat merasakan pengobatan yang layak. Bagi para penderita kanker, biasanya yayasan YKI akan membantu dalam berbagai bentuk seperti bantuan secara moril dan material bahkan bimbingan atau pendampingan sampai sembuh.

YKI juga memberikan bantuan hingga Rp. 5.000.000 setiap pembelian obat, serta Rp. 25.000.000 bagi penderita kanker yang akan melakukan operasi ataupun radioterapi. Pihak YKI selalu terbuka dan siap membantu bagi para penderita kanker yang memang membutuhkan, selama dan yang dimiliki YKI masih ada.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Rumput Mutiara

Cara Mengatasi Efek Samping Radioterapi

Bagaimana Cara Mengatasi Efek Samping Radioterapi? Jawabannya Ada Di Sini!

Radioterapi salah satu metode pengobatan untuk penderita kanker. Anggapan umum pasien yang akan memperoleh pengobatan radioterapi adalah takut akan sakit efek radioterapi. Tidak semua pasien mengetahui bahwa efek samping radioterapi dapat diminimalisasi dan di atasi. Cara mengatasi efek samping radioterapi akan dibahas di sini.

Efek Samping Radioterapi

Pada dasarnya, efek samping radioterapi tergantung dari lokasi radiasi, luas lapangan radiasi, dan tergantung pada jumlah dosis. Jadi, terjadinya dampak tidak nyaman pada pasien sebenarnya juga tergantung oleh faktor eksternal seperti kelembaban dan temperatur. Hal ini dibenarkan oleh dr. Defrizal, salah satu dokter dibidang spesialis radiasi onkologi dari RS Dharmais Jakarta. Cara mengatasi efek samping radioterapi ternyata dapat menimbulkan efek samping lanjutan dan efek samping akut.

1. Efek Samping Akut

Jadi, setelah dilakukan pemeriksaan radioterapi, beberapa pasien langsung memberikan reaksi melalui tubuhnya. Misalnya mengalami kemerah-merahan, di kulit muncul gelembung, dan terjadi jaringan nekrotik (mati) sehingga menyebabkan kerusakan kulit. Reaksi yang langsung ditimbulkan setelah pemeriksaan inilah yang disebut dengan reaksi akut.

2. Efek Samping Lanjutan

Efek samping lanjuta dalam hal ini terjadinya pendarahan dan pengerutan jaringan akibat radioterapi. Memang setiap pasien akan merespons radioterapi dengan efek samping yang berbeda-beda. respons yang ditunjukan tubuh pasien setelah radioterapi tergantung pada sistem imun pasien. Jika sistem imun kuat, pasien tersebut jelas merespons berbeda.

Dilihat dari tingkatannya, efek samping radioterapi dibagi menjadi dua tingkatan, yaitu tingkat jangka pendek dan jangka panjang. Berikut ulasannya.

1. Jangka Pendek

Pasien yang tidak memiliki daya tahan yang kuat, efek samping jangka pendek akan memperlihatkan beberapa gejala. Gejala yang sering dialami oleh pasien radioterapi adalah mual, kulit berubah warna menjadi kehitaman, muntah dan mengalami kerontokan rambut. Karena cara radioterapi bisa dilakukan dibagian di bagian tertentu sepertikepala, muka, leher bahkan kerongkongan, kemungkinan efek samping yang ditimbulkan juga lebih. Gejala umumnya adalah mudah lelah, perubahan hormon yang menyebabkan perubahan siklus menstrulasi pada perempuan, dan mengalami gangguan terhadap kualitas sperma.

Seperti yang kita tahu bahwa sakit itu tidak ada rasa enaknya. Wajar jika penderita kanker yang tengah menjalani radioterapi akan mengalami penurunan nafsu makan. Dampak dari sulit makan inilah yang seringkali ditemui pasien yang akan mengalami gangguan sistem pencernaan. Oleh sebab itu, pihak keluarga dituntut untuk memberikan nutrisi dan asupan gizi yang cukup.

Lantas, bagaimana cara mengatasi efek samping radioterapi jangka pendek? Sebagai berikut.

  • Makan sedikit-sedikit, namun berkelanjutan.
  • Memilih makanan yang kaya vitamin dan serat.
  • Hindari makan makanan asam dan pedas.
  • Jaga kesehatan dan rajin gosok gigi.
  • Hindari merokok.

2. Jangka Panjang

Efek samping radioterapi jangka panjang ternyata dapat merusak sel dan jaringan DNA. Tidak hanya itu, sel-sel normal di dalam tubuh juga akan rusak. Wajar jika sel di dalam tubuh mengalami kerusakan, maka akan tubuh pun akan merespons berbagai macam. Apa saja respons tubuh yang akan diperlihatkan? Sebagai berikut.

    • Apabila perut di radioterapi, menimbulkan kandung kemih tidak elastis dan menimbulkan sering buang air kecil.
    • Payudara akan mengeras dan kencang.
    • Apabila radioterapi dibagian pinggul, dampak yang ditimbulkan akan menyebabkan terjadi penyempitan vagina dan menyebabkan vagina tidak lentur.
    • Terjadi pembengkakan di bagian pundak.
    • Apabila radioterapi dilakukan di dada, paru-aru akan mengalami gangguan fungsi dan berisiko mengalami penyempitan saluran nafas yang ditandai dengan sesak nafas, sakit saat menelan.

Dari beberapa gejala yang ditimbulkan di atas, bisa jadi itu hanya sementara namun dalam jangka panjang. Asal selalu kontrol rutin dengan dokter, semua keluhan dapat diberi perlakuan oleh dokter terkait, agar kembali normal.

Benarkan Radioterapi Menimbulkan Efek?

Memang radioterapi memiliki efek samping. Bukan berarti efek samping tersebut mutlat. Efek samping tersebut dapat ditekan dan diminimalisasi. Pencegahan munculnya efek samping dari terapi tidak akan berdampak terlalu parah dan menyakitkan bagi pasien. Kemungkinan rasa sakit dapat ditekan jika kita mengikuti anjuran dan perintah dokter. Berikut adalah cara mengatasi efek samping radioterapi yang dapat dicoba.

  1. Bagi pasien yang mengalami kanker nasofaring maka sering dan jaga kebersihan mulut. Menjaga kebersihan nasofaring bagi pendera kanker penting, jika tidak menjaga kebersihan mulut, akan memperparah menjadi infeksi.
  2. Pasien yang memiliki kanker di leher dan kepala, hindari mengonsumsi dan makan makanan terlalu panas dan terlalu dingin. Efek dari makanan/minuman terlalu dingin dan terlalu panas saat masuk ke dalam mulut justru akan merusak selaput ronggo mulut, dan riskan memperburuk luka efek radiasi.
  3. Sebelum dilakukan radioterapi, cara mengatasi efek samping radioterapi dari koreng adalah mengkontrol keringat. Pastikan saat di radioterapi tubuh tidak mengeluarkan keringat. Meskipun hanya keringat, ternyata dapat menimbulkan efek samping berupa koreng.
  4. Pasien yang memperoleh pemeriksaan radioterapi sangat sensitif terhadap sinar matahari.

Pada dasarnya, dampak yang ditimbulkan radioterapi tergantung dari daya tahan tubuh pasien. Jika pasien memiliki daya tahan tubuh yang baik, efek samping ini tidak begitu dirasakan begitu berarti.

Makanan Sehat Mengatasi Efek Samping

Selain menunjang performa tubuh pasien dengan istirahat yang cukup, ternyata mengonsumsi makanan dan obat herbal juga sangat penting. Pentingnya mengembalikan daya tahan tubuh sedia kala. Berikut cara mengatasi efek samping radioterapi dengan makanan sehat sekaligus herbal yang dapat dikonsumsi oleh penderita kanker.

  1. Telur

Telur salah satu makanan yang kaya protein, baik untuk penderita kanker. Telur terbukti baik mengembalikan energi yang hilang, serta mengembalikan kekuranga protein di dalam tubuh.

  1. Jahe

Jahe juga baik dikonsumsi oleh pasien yang habis radioterapi. Jahe memiliki sifat anti inflamasi yang berfungsi untuk mengurangi rasa mual dan muntah. Cara konsumsi bisa dengan dibuat teh jahe agar tetap nikmat saat dikonsumsi.

  1. Sayuran

Jangan sepelekan dedaunan berwarna hijau ini. Sayuran yang baik dikonsumsi adalah sayuran yang memiliki sumber zat besi dan vitamin K, A, dan E. Ketiga vitamin inilah yang dianggap mampu melancarkan peredaran darah dan menyuplai oksigen di dalam tubuh.

  1. Kacangan-Kacangan

Ternyata kacang-kacangan juga baik untuk meningkatkan vitalitas tubuh pasien. Kacang memiliki vitamin B sekaligus sebagai sumber protein yang berfungsi meningkatkan kesehatan dan memperbaiki sel. Baik untuk pasien kemo karena gizi pada kacang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

  1. Yogurt

Makanan terlezat dari daftar makanan di atas adalah yogurt. Yogurt mengandung bakteri baik yang baik untuk kesehatan usus dan membantu mencegah terjadinya diare sekaligus mencegah terjadinya penurunan berat badan.

Itulah ulasan mengenai bagaimana cara mengatasi efek samping radioterapi  yang bisa disampaikan. Diharapkan dengan ulasan ini memberikan gambaran. Satu hal yang perlu diperhatikan, tetap berfikir positif selama menjalani pengobatan.

Baca artikel lain mengenai Cryosurgery Adalah

Cara Kerja Radioterapi

Kenali Tentang Bagaimana Cara Kerja Radioterapi

Menjaga kesehatan ternyata bukan perkara yang mudah. Banyak orang yang mengalami kesulitan dan akhirnya tetap terserang oleh penyakit. Di dunia ini, ada jutaan penyakit yang kapan saja bisa menyerang kita. Mulai dari sekit ringan sampai sakit berat. Dari segian banyak penyakit, ada penyakit berat seperti kanker dan sejenisnya. Berbicara penyakit kanker dan menderita penyakit parah, mereka akan memperoleh perawatan dan kontrol. Misalnya radioterapi. Dalam kesempatan kali ini akan mengupas tentang radioterapi termasuk cara kerja radioterapi.

Bentuk perawatan dan kontrol tersebut ada yang diberi tindakan kemoterapi maupun radioterapi. Dalam upaya mengetahui lebih lengkap apa itu radioterapi, berikut ulasannya.

Sudah Tahu Apa Itu Radioterapi?

Radioterapi adalah sinar X yang digunakan untuk mengobati kanker. Sinar X disebut-sebut dapat digunakan untuk penyembuhan penyakit kanker. Hasil beberapa penelitian menunjukan bahwa keberhasilan penyembuhan penderita kanker sebesar 60% yang dialami oleh pasien. cara kerja radioterapi adalah memberikan sinar X berenergi tinggi. Energi tinggi inilah yang akan membunuh sel kanker. Tujuan Radioterapi memiliki beberapa tujuan, yakni:

1. Tujuan Kuratif

Tujuan kuratif digunakan untuk tujuan kuratif atau sebagai langkah menyembuhkan pasien. Tidak hanya itu, ternyata tujuan kuratif digunakan sebagai terapi tunggal dalam kemoterapi, meskipun untuk kasus kombinasi juga bisa diterapkan. Secara kuratif, metode ini kadang juga digunakan untuk memperkecil sel kanker sebelum dilakukan pengobatan inti. Fungsi pengecilan kanker memudahkan mengangkat sel kanker itu sendiri.

2. Tujuan Paliatif

Tujuan paliatif yang sifatnya memperbaiki kualitas hidup. upaya radioterapi ini sebenarnya untuk mengurangi rasa nyeri dan pendarahan.

Jenis Radioterapi

Radioterapi termasuk metode pengobatan yang sering digunakan untuk proses penyembuhan beberapa kanker, seperti kanker serviks, kanker payudara, kanker nasofaring, dan kanker otak. Bahkan, kadang juga digunakan untuk pengobatan kanker laring, paru dan bronkus. Berdasarkan pemberiannya, radioterapi dibagi menjadi radiasi eksterna, stereotactic radiosurgery, radiasi internal dan masih banyak lagi yang akan dibahas di bawah.

1. Radiasi Eksterna

Jarak radiasi eksterna saat juga digunakan untuk menterapi kanker dan penyakit. Cara kerja radioterapi radiasi ini berada di luar tubuh dan memiliki jarak tertentu.

2. Stereotactic Radiosurgery

Radiasi yang digunakan untuk radioterapi pasien dengan cara memberikan dosis tinggi. tidak hanya itu, dari segi tingkat akurasi juga tinggi yang setara dengan operasi bedah.

3. Brakiterapi

Cara kerja brakiterapi dilakukan dengan cara mendekatkan di bagian pusat kanker itu berada.

4. Radiasi Interna

Cara kerja radioterapi ini dilakukan dengan mendekatkan radiasi lewat pembuluh darah.

Efek Samping Radioterapi

Radioterapi memang memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan pasien yang menderita kanker. Ternyata dibalik proses radioterapi juga memiliki dampak negatif. Setidaknya saat dilakukan radioterapi, menimbulkan dampak jangka panjang dan jangka pendek.

1. Jangka Pandek

Dampak radioterapi jangka pendek dapat menyebabkan beberapa keluhan seperti kulit merasa perih, rambut rontok, mudah lelah. Biasannya akan membaik dalam beberapa minggu setelah radioterapi selesai.

2. Jangka Panjang

Dampak radioterapi jangka panjang juga dapat menyebabkan gangguan secara permanen. Untuk kasus radioterapi yang dilakukan di area panggul dan kelamin, dapat menyebabkan gangguan kesuburan dan tidak nyaman setiap melakukan hubungan suami istri.

Itulah cara kerja radioterapi dilihat dari efek samping dari terapi ini.  Sebenarnya radioterapi yang menggunakan sinar X dapat dilakukan dengan nambahkan partikel alfa, beta. Pemberian perlakuan disesuaikan dengan jenis kanker yang diderita pasien.

Prosedur Persiapan Sebelum Radioterapi

Prosedur sebelum menjalani radioterapi bagi pasien ternyata penting diperhatikan. Tidak hanya penting untuk pasien, tetapi juga keluarga yang mendampingi selama proses pengobatan. Ada serangkaian proses prosedur radioterapi yang dilakukan oleh pasien, di antaranya adalah konsultasi, memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Pasien yang akan diradio makan sesuai anjuran dokter dan ada beberapa pantangan tidak memakan makanan tertentu.

Apa saja persiapan lain yang perlu diperhatikan oleh pasien sebelum di radioterapi? Sebagai berikut.

1. Menjaga Asupan Gizi Yang Cukup 

Tidak dapat dipungkiri menjaga performa fisik salah satu bagian dari peraturan dari dokter. Cara agar fisik tetap prima adalah mengkonsumsi makanan yang dapat memperkuat sistem imun tubuh. Sehingga saat atau setelah radioterapi, tubuh akan baik-baik saja.

2. Menjaga Kesehatan Mental

Tampaknya sepele, namun menjaga kesehatan mental itu juga perlu dilakukan. Mental keluarga dan mental pasien benar-benar harus tenang dan rileks. Selalu berfikir positif, saling menguatkan, terutama menguatkan pasien. Biasakan untuk berfikir positif karena apa yang kita terjadi bergantung pada apa yang kita pikirkan.

3. Menjaga Performa Fisik

Menjaga performa fisik selain makan makanan sehat dan disarankan oleh dokter. Pasien juga butuh istirahat yang cukup. Jangan sampai sakit menjelang radioterapi dan hindari aktivitas yang sekirannya menyebabkan kelelahan dan stress.

Perawatan Pasca Radioterapi

Cara kerja radioterapi selain akan menyebabkan efek samping, ternyata ada tindakan yang tidak kalah penting yang wajib dilakukan oleh keluarga pasien dan tenaga medis, yaitu melakukan perawatan pasca radioterapi. Perawatan dalam hal ini bisa berbentuk, sebagai berikut.

1. Kontrol Rutin

Kontrol rutin wajib dilakukan oleh pasien didampingi oleh keluarga. Fungsinya untuk mengontrol perkembangan terbaru dari radioterapi. Dari kontrol ini akan dapat dilihat apakah terjadi efek samping yang ditimbulkan. Jika ada, apakah efek samping yang ditimbulkan itu bersifat berat atau sebaliknya, hanya ringan.

Kontrol rutin dimaksudkan untuk mengontrol perkembangan pasien. Adapun maksud lain dari pihak dokter, yaitu mengikuti perkembangan risiko kambuh. Mengingat pasien penderita kanker yang diradioterapi misalnya, efek radioterapi memicu penyakit kanker itu kambuh jika terkana material radioaktif, yang menyebabkan DNA di dalam sel akhirnya melakukan mutasi. Fungsi dari kontrol rutin adalah untuk meminimalisir terjadinya hal-hal semacam ini.

2. Menjaga Hidup Sehat

Seperti yang disinggung di atas, menajga hidup sehat ternyata tidak hanya dilakukan sebelum melakukan radioterapi, tetapi juga setelah radioterapi. Jika perlu, lakukan diet yang baik dan imbang. Pastikan untuk tetap kontrol. Hindari asap rokok, hindari aktivitas yang memicu stress dan lakukan olahraga rutin.

Kemungkinan Pasca Radioterapi Sebabkan Komplikasi

Hal yang menakutkan dan ditakuti oleh pasien adalah, kemungkinan resiko dan komplikasi perawatan paska radioterapi. Kasus yang muncul, pasien yang selesai di radioterapi akan merasakan mudah lelah. Efek mudah lelah inilah yang menyebabkan pasien enggan kontrol rutin. Ketika tidak melakukan kewajiban melakukan kontrol, tubuh pun tidak terkontrol dengan baik, yang bisa saja tubuh memberikan respons negatif untuk tubuh jangka panjang, yang justru semakin memperburuk kondisi pasien. Oleh karena itu, khusus pasien yang cukup berat, biasannya dapat dokter akan mengingatkan atau rawat inap di rumah sakit.

Itulah ulasan cara kerja radioterapi yang dapat Anda jadikan referensi. Semoga ulasan ini memberikan kewaspadaan kita terhadap kesehatan kita. Semoga ulasan ini bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Cryosurgery Adalah