Stadium Kanker Rahim

Mengenal Tingkatan Stadium Kanker Rahim

Mendengar kata kanker saja, mungkin sudah membuat kita parno. Apalagi kanker rahim! Bisa jadi sebagian wanita tentu akan sangat menghindar dari penyakit ini karena memang dianggap membawa dampak yang buruk bagi wanita.

Tapi, terkena kanker rahim pun bukanlah sebuah pilihan manis yang dapat dihadapi dan diterima oleh beberapa wanita. jika memang sudah terjangkiti, maka pilihan bijak tak lain adalah mampu untuk bangkit dan melawan kanker tersebut, tentu saja dalam jalan pengobatan kanker.

Tingkat Keparahan Kanker Rahim

Kanker rahim selayaknya jenis kanker yang lain, tentu masih memiliki kesempatan untuk dapat disembuhkan. Dengan deteksi yang lebih dini, maka akan memberikan peluang untuk lebih mampu disembuhkan. Hal ini memang sangat berkaitan dengan perkembangan dari sel kanker itu sendiri. Jika masih dalam tahap awal, perkembangan sel kanker masih belum terlalu pesat dan menyebar. Kondisi ini akan lebih mudah untuk disembuhkan dibandingkan dengan kondisi perkembangan sel kanker yang sudah terlalu pesat dan menyebar ke organ lainnya di sekitar rahim.

Maka dari itulah sangatlah penting untuk mampu melihat bagaimana tingkat keparahan dari kanker rahim itu sendiri. Hal ini dapat dilihat dari gejala yang ditunjukan oleh si penderita. Berikut adalah beberapa gejala yang menyertai perkembangan kanker rahim pada diri seseorang

Tahap Awal

Tahap awal dari serangan kanker rahim ini dapat dikategorikan sebagai stadium 1. Sebenarnya, gejala yang akan ditunjukan oleh penderita kanker bisa jadi akan memiliki perbedaan. Dan terkadang bahkan akan sulit untuk dikenali bahwa hal tersebut merupakan gejala adanya penyakit kanker.

Namun, terdapat beberapa tanda yang dapat mengindikasikan adanya hal yang tidak normal dalam tubuh kita. dan pada tahap inilah kita sudah harus sangat waspada dan segera memeriksakan diri ke dokter.

Pada rahap awal ini, penderita kanker rahim akan mengalami pendarahan atau keluarnya darah melalui vagina secara tidak normal. Tidak normal dimaksudkan tidak seperti biasanya atau kebiasaan yang dimiliki si wanita.

Selain keputihan, tanda lain adalah adanya keputihan yang juga tidak wajar. Misalkan lendir yang dikeluarkan tidak bening dan tak berbau seperti biasanya, misalnya berwarna kekuningan atau kehijauan dan juga mengeluarkan bau yang menyengat.

Tanda lain yang menyertai adalah adanya rasa sakit atau nyeri pada vagina pada saat tertentu, misalnya pada saat buang air kecil, saat melakukan hubungan suami istri dan juga rasa sakit pada bagian panggul.

Ciri lain yang dapat disebabkan oleh serangan sel kanker adalah turunnya nafsu makan bahwa sampai seseorang kehilangan nafsu makan serta munculnya rasa lelah yang berlebihan atau bahkan cepat menjadi lelah. Gejala lain yang juga biasanya menyertai penyakit kanker rahim ini adalah munculnya benjolan pada area perut atau panggul. Benjolan ini dapat terasa jika diraba.

Setelah mengalami beberapa gejala yang telah disebutkan di atas, baiknya memang segera memeriksakan diri ke dokter. Kemudian akan dilakukan serangkaian pemeriksaan dan diagnosa yang nantinya akan menentukan bagaimana proses penyembuhan yang akan dijalankan.

Tahap Lanjutan

Pada tahapan ini, kanker rahim bisa berada pada stadium 2 dan 3. Seorang penderita akan berada pada tahap ini jika kanker rahim tidak segera disembuhan dan ditangani pada tahap awal. Sehingga, perkembangan sel kanker akan berlanjut.

Pada tahapan ini, serangan sel kanker sudah menjangkit pada organ tubuh yang lainnya tak hanya pada rahim, terutama pada daerah sekitar rahim. Dalam keadaan seperti ini, akan menjadikan kanker lebih sulit lagi untuk disembuhkan.

Perkembangan kanker pada tahap lanjutan ini menunjukan bagaimana tahapan penyebaran kanker. Pada kanker rahim tahap lanjutan ini, kanker rahim akan menyebar pada sepertiga bagian vagina namun tidak sampai pada dinding panggul. Selanjutnya, kanker akan menyebar ke daerah dinding panggul, kelenjar getah bening yang ada di panggul dan lambat laun menghentikan sistem kerja ginjal.

Pengobatan Kanker Rahim Berdasarkan Tingkat Keparahan Kanker

Proses pengobatan kanker rahim akan disesuaikan dengan keberadaan dari perkembangan sel kanker itu sendiri. Pada tahapan awal, pengobatan yang ditempuh bisa jadi adalah dengan konsumsi beberapa jenis obat atau yang dikenal dengan kemoterapi.

Bahkan, saat ini pun sudah dapat dikonsumsi jenis tanaman herbal yang dipercaya memiliki kemampuan untuk membunuh sel kanker yang masuk ke dalam tubuh. Secara khusus, pengobatan alternative dengan menggunakan tanaman sarang semut sudah diteliti mampu menghentikan pertumbuhan sel kanker yang menyerang rahim wanita. selain sarang semut, juga terdapat daun sirsak, daun benalu, kulit manggis sebagai tanaman herbal yang memiliki kandungan senyawa anti kanker.

Untuk pengobatan secara alternative menggunakan tanaman herbal ini harus dilakukan secara rutin dan tentu saja tidak dapat dilihat khasiatnya secara langsung atau instant. Butuh proses dan kesabaran sampai pada akhirnya memberikan dampak baik bagi penderita kanker.

Selain konsumsi obat, pengobatan juga dapat dilakukan melalui metode radiasi. Radiasi adalah penggunaan sinar X-ray yang ditujukan pada sel kanker yang ada di rahim, fungsinya adalah untuk mematikan materi genetika dari sel kanker sehingga sel tersebut tidak mampu mengalami pertumbuhan dan pembelahan diri.

Pada tahap awal, tentu saja radiasi masih dimungkinkan untuk dilakukan. Radiasi akan ditujukan tepat pada area rahim yang terkena sel kanker. Sedangkan pada tahapan lanjutan, tentu saja radiasi akan lebih sulit dilakukan terutama jika sel kanker sudah menyebar ke bagian lain di luar rahim.

Sedangkan jika kanker sudah menyebar ke bagian lain dan berada pada tahap yang sudah semakin parah, maka pilihan yang akan disodorkan adalah operasing pengangkatan rahim atau yang dikenal dengan istilah histerektomi.

Operasi ini menjadi sangat ampuh dilakukan untuk segara menghentikan perkembangan sel kanker dan mencegah penyebarannya ke bagian tubuh lainnya. Hanya saja, operasi ini juga akan membuat wanita kehilangan rahimnya yang secara otomatis menghilangkan kemampuan si wanita untuk hamil. Selain itu, juga bisa menyebabkan menurunnya daya seksual si wanita atau bahkan menyebabkan depresi.

Namun, operasi histerektomi bisa menjadi satu pilihan terakhir dan harus ditempuh oleh seorang wanita dengan kanker rahim. Karena perkembangan sel kanker pada rahim ini memang bisa menjalar atau menyebar ke bagian tubuh lain di sekitar rahim. Hal ini tentu saja malah akan memberikan dampak yang sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh.

Terkena penyakit kanker rahim bagi seorang wanita bukanlah akhir dari kehidupan. Kanker rahim merupakan jenis kanker yang dapat disembuhkan. Namun, si wanita harus tetap sigap dan waspada melihat perkembangan kanker dalam tubuhnya sehingga tidak sampai berkembang pada tahapan selanjutnya yang lebih parah. Di mana pada tahapan ini bisa jadi akan lebih sulit lagi untuk diobati atau disembuhkan. Beberapa jenis proses penyembuhan yang telah disebutkan di atas dapat dijalankan demi memperoleh hasil yang maksimal, yaitu kesembuhan dari penyakit kanker rahim yang menyerang.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Benalu Mangga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.