Rokok dan Kanker Paru-paru

Hubungan Rokok dan Kanker Paru-paru

Merokok merupakan penyebab terbesar dari penyakit kanker paru-paru. Riset yang dilakukan selama bertahun-tahun menunjukkan hubungan antara merokok dan kanker sangat jelas. Berita baiknya kematian akibat rokok bisa dicegah dengan berhenti merokok.

Senyawa yang terdapat pada rokok bisa masuk ke dalam aliran darah dan dapat berdampak pada seluruh tubuh. Inilah mengapa merokok bisa menyebabkan banyak penyakit, termasuk 14 tipe kanker, penyakit jantung, paru-paru termasuk kanker paru-paru.

Merokok sendiri menjadi penyebab 4 dari 5 kasus kanker paru-paru. Survivor kanker paru-paru diketahui yang paling rendah di antara semua jenis kanker dan ini menjadi penyebab kematian karena kanker terbanyak di Inggris. Merokok juga meningkatkan setidaknya 13 jenis kanker lainnya termasuk kanker pada mulut, pharynx/hulu kerongkongan, hidung dan sinus, larynx/pangkal tenggorokan, oesophagus, hati, pankreas, perut, ginjal, ovarium, leukimia, usus, dan kandung kemih. Merokok juga dapat meningkatkan risiko kaker payudara tapi peningkatan risikonya kecil.

Perokok sendiri memiliki risiko kanker paru-paru lebih tinggi daripada orang yang tidak merokok, apapun tipe rokok yang mereka gunakan. Tidak ada cara yang aman dalam merokok mengunakan tembakau. Filter dan rokok dengan tar rendah hanya memberikan perbedaan yang sedikit. Risiko kanker paru-paru tak menjadi lebih rendah karena perokok cenderung mengubah cara mereka merokok tergantung pada kepuasan nikotin, misalnya mereka menyedot lebih banyak sehingga merokok lebih banyak.

Cara rokok bisa menyebabkan kanker yaitu dengan merusak DNA penderita, termasuk kunci gen yang melindungi kita untuk melawan kanker. Banyak zat kimia yang ditemukan pada rokok yang dapat menyebabkan kerusakan DNA, seperti benzene, polonium-219, benzo(a)pyrene dan nitrosamines.

Tak hanya itu bahan kimia lain pada rokok juga memperburuk keadaan. Misalnya kromium yang membuat benzo(a)pyrene melekat lebih kuat pada DNA sehingga meningkatkan peluang kerusakan yang serius. Ada juga arsenik dan nikel yang mengganggu proses perbaikan DNA yang rusak. DNA yang rusak tersebut kemudian bisa berubah menjadi kanker.

Berikut ini daftar bahan kimia pada rokok tembakau dan kegunaan aslinya:

  • Benzene: digunakan untuk industri
  • Arsenik: sebuah racun
  • Cadmium dan lead: digunakan pada baterai
  • Formaldehyde: digunakan untuk industri cat
  • Polonium-210: elemen radioaktif tinggi
  • Chromium: digunakan pada cat
  • 1,3-Butadiene: digunakan pada industri karet
  • Nickel: digunakan untuk melindungi metal dari korosi
  • i.Vinyl chloride: digunakan untuk memproduksi plastik dan produk vynil
  • Beryllium: digunakan untuk reaktor nuklir
  • Ethylene oxide: sebagai disinfectant untuk mensterilkan peralatan rumah sakit
  • Polycyclic aromatic hydrocarbons: kelompok bahan kimia yang berbahaya bagi DNA
  • Orhto-Toluidine: digunakan pada produksi weedkillers
  • 4-aminobipheny dan 2-naphthyl-amine: digunakan pada industri namun akhirnya dilarang

Bahaya Perokok Pasif dan Kanker Paru-paru

Sebelumnya kita telah membahas tentang perokok atau perokok aktif yang memang berisiko tinggi terhadap penyakit kanker paru-paru. Orang yang tidak merokok ternyata juga berisiko terutama bagi yang sering berada di lingkungan yang sama dengan perokok aktif.

Orang-orang yang tidak merokok namun sering menghisap asap rokok disebut dengan perokok pasif. Merokok pasif meningkatkan risiko orang yang tidak merokokĀ  pada penyakit kanker paru-paru seperempatnya dan juga meningkatnya risiko kanker pada larynx dan pharynx. Setiap tahunnya, ribuan perokok pasif harus meninggal di Inggris karena menderita penyakit kanker paru-paru, jantung, stroke, dan penyakit paru-paru Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD).

Menjadi perokok pasif sangat berbahaya bagi anak-anak. Anak-anak terpapar asap rokok lebih besar risikonya pada infeksi pernapasan, asma, bakteri meningitis, dan lain-lain. Asap rokok dihubungkan dengan sekitar 165.000 kasus baru pada penyakit anak-anak di Inggris setiap tahunnya.

Pada anak-anak, mayoritas paparan asap rokok terjadi di rumah. Jadi merokok di dalam rumah sebaiknya dihindari. Jika ada anggota keluarga yang seorang perokok maka harap disarankan untuk merokok di luar rumah saja agar tidak mengganggu kesehatan keluarga lainnya di rumah tersebut. Selain di rumah, lingkungan kerja yang banyak perokoknya juga bisa menyebabkan pekerja lain terkena paparan rokok. Jadi sebaiknya lingkungan kerja disterilkan dari asap rokok misalnya dengan memberikan tempat khusus bagi yang ingin merokok.

Cara Berhenti Merokok

Mencoba untuk berhenti merokok biasanya berat untuk dilakukan, namun saat ini sudah banyak panduan dan dukungan bagi seseorang yang ingin berhenti merokok. Salah satu alasan merokok itu membuat kecanduan karena tembakau mengandung nikotin. Nikotin ini menyebabkan kecanduan seperti halnya heroin atau kokain dan juga sama adiktif-nya dengan obat-obatan terlarang. Namun menggunakan nikotin sendiri tidak membuat perbedaan pada risiko kanker.

Rokok didesain untuk memberikan tekanan nikotin dengan cepat, kurang dari 20 detik maka bisa mencapai otak dari saat menyedotnya. Terapi pengganti nikotin dan rokok elektrnik dapat menyalurkan nikotin namun tidak sebanyak atau secepat rokok.

Dengan alasan apapun, merokok sebaiknya tidak dilakukan. Bagi yang sudah terlanjur merokok maka usahakan untuk mengurangi atau bahkan berhenti. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk berhenti merokok:

1. Melakukan Aktivitas Lain untuk Mengelola Stres

Orang kadang merokok untuk mengatasi stres. Padahal ada banyak hal lain yang bisa dilakukan untuk melupakan masalah atau meredakan ketegangan. Cobalah untuk membiasakan aktivitas lain yang lebih aman bagi kesehatan misalnya melakukan olahraga, senam, yoga, pijat, membaca buku atau sekedar mendengarkan musik di waktu senggang.

2. Menjauh dari Pemicu Rokok

Ada beberapa hal yang bisa memicu kita untuk merokok, misalnya bersama dengan orang yang merokok atau berkumpul di warung kopi. Coba hindari hal tersebut sehingga kita tidak tertarik untuk merokok lagi. Jika merasa ada yang kurang maka bisa menganti dengan mengunyah permen karet.

3. Terapi Penggantian Nikotin

Rokok yang mengandung nikotin membuat orang yang menggunakannya menjadi kecanduan. Jadi saat ingin berhenti merokok bisa dilakukan dengan terapi penggantian nikotin. Ini akan membantu perokok yang merasa frustasi karena kehilangan asupan nikotin yang biasanya didapatkan dari rokok. Terapi penggantian nikotin akan memberikan nikotin dalam kadar rendah pada pembuluh darah. Nikotin yang dimasukkan tersebut tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang biasanya ada dalam rokok jadi aman untuk dilakukan.

4. Melibatkan orang-orang Dekat Mulai Keluarga Sampai Rekan Kerja

Orang-orang yang ada di sekitar kita seperti keluarga dan rekan kerja perlu dilibatkan untuk upaya berhenti merokok. Kita bisa membicarakan bahwa ingin berhenti merokok dan meminta dukungan mereka. Jadi keluarga nantinya akan ikut memantau dan memberikan dukungan dalam keseharian kita. Dukungan orang-orang dekat bisa membantu untuk proses berhenti merokok yang lebih cepat.

Seperti halnya kanker paru-paru, rokok juga menjadi hal yang harusnya kita hindari. Kesehatan tubuh di masa sekarang dan masa datang sangatlah penting untuk menunjang kehidupan kita. Jadi kita perlu untuk terus berusaha menerapkan gaya hidup sehat salah satunya dengan menjauhi rokok. Ingatlah bahwa merokok tak hanya merugikan diri sendiri namun juga orang di sekitar kita.

Baca artikel lain mengenai Cara Merawat Payudara Agar Terhindar dari Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 + 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.