Penyebab Leukemia

Penyebab Leukimia dan Seluk Beluk Kanker Darah

Mungkin kita tak asing dengan istilah penyakit leukimia. Tapi sedikit sekali yang tahu mengenai penyebab leukimia dan bagaimana pengobatan penyakit leukimia yang memiliki potensi kesembuhan terbesar. Sudah menjadi naluri alami manusia, saat tubuh sakit maka akan berusaha sekuatnya supaya bisa kembali sehat seperti sediakala, dengan melakukan berbagai metode pengobatan dan mengonsumsi berbagai obat.

Leukimia merupakan salah satu penyakit yang memerlukan waktu penyembuhan cukup lama. Penyakit leukimia sering juga disebut sebagai penyakit kanker darah. Faktor yang menyebabkan penyakit ini pun cukup beragam. Sebelum mengenal lebih dekat tentang penyebab penyakit ini, ada baiknya kita mengenal tentang apa itu leukimia dan gejalanya.

Sekilas Tentang Penyakit Leukimia

Leukimia merupakan penyakit yang menyerang sumsum tulang belakang yang merupakan organ tubuh yang memproduksi sel darah merah. Penyakit ini menyerang produksi sel darah putih dalam tubuh. Sehingga produlsi sel darah putih dalam tubuh menjadi tidak normal. Sel darah putih memegang peranan penting dalam tubuh, salah satunya membantu pembekuan darah saat terjadi luka.

Sel darah putih juga mempunyai peran untuk membantu menjaga kekebalan tubuh. Juga untuk mencegah infeksi jika terjadi luka pada kulit. Leukimia menyebabkan produksi sel darah putih berlebihan sehingga tubuh tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Sel darah putih yang berlebihan tentunya juga akan mempengaruhi fungsi sel darah merah dalam darah. Dengan begitu, distribusi sari makanan dan oksigen dalam tubuh dapat terganggu.

Penyebab & Faktor Terjadinya Penyakit Leukimia

Apa saja penyebab leukimia? Berikut ini adalah beberapa penyebab Leukimia yang harus diwaspadai supaya tidak terjadi komplikasi dan memperkecil kemungkinan terjadi leukimia.

1. Faktor Genetik/Keturunan

Salah satu penyebab penyakit leukimia adalah faktor genetik atau keturunan. Seperti jika seseorang menderita down syndrome, maka dia juga dapat terkena penyakit leukimia. Selain itu leukimia juga dapat disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan.

2. Pasien Kemoterapi

Kemoterapi merupakan salah satu metode penyembuhan kanker. Meskipun begitu kemoterapi juga dapat menimbulkan efek samping pada pasien yang menjalani kemoterapi. Salah satunya adalah terkena leukimia karena faktor radiasi saat menjalani pengobatan kemoterapi.

3. Paparan Radiasi

Salah satu penyebab leukimia yang banyak terjadi adalah paparan radiasi dalam tingkat tinggi. Contohnya saja jika mengalami paparan radiasi pada kebocoran reaktor nuklir. Paparan radiasi dalam jumlah rendah pun juga tidak baik untuk tubuh, Karena juga dapat menyebabkan  munculnya penyakit ini.

4. Paparan Zat Kimia

Selain paparan radiasi, penyakit leukimia juga dapat disebabkan oleh paparan zat kimia seperti randon dan bezena. Randon merupakan zat kimia yang tidak berbau yang bila terhirup dapat menyebabkan kanker darah atau leukimia. Selain itu zat lain seperti Benzena juga dapat menjadi penyebab leukimia. Benzena merupakan zat kimia yang terdapat pada bensin. Zat ini juga sering digunakan sebagai bahan pembuatan plastik, tinta printer, pewarna rambut, dan lain-lain. Paparan Benzena juga dapat menyebabkan tubuh terkena kanker.

Penyebab lainnya adalah merokok. Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang tidak baik untuk kesehatan. Oleh karena itu, ada baiknya anda mengurangi dan berhenti merokok. Merokok juga dapat menyebabkan munculnya kanker dalam tubuh.

5. Kopi

Kopi juga dapat menyebabkan terjadinya leukimia, terutama pada wanita yang tengah mengandung. Konsumsi kopi yang berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan.

6. Alkohol

Sudah banyak sekali studi yang menyebutkan bahwa jika ada wanita yang sedang mengandung, kemudian mengonsumsi alkohol, terlebih dalam jumlah yang berlebihan memiliki risiko yang sangat tinggi kelak bayinya mengidap leukimia. Oleh sebab itu, ibu hamil benar-benar harus melakukan diet ketat terhadap berbagai macam makanan serta minuman yang tak sehat untuk mencegah terjadinya cacat dan penyakit bawaan pada anak.

Lebih baik lakukan diet tinggi antioksidan saat hamil dengan konsumsi buah dan sayuran segar, supaya kelak dapat membantu untuk mencegah kerusakan DNA yang terjadi dikarenakan asap rokok, polusi serta paparan sinar UV.

7. Radiasi di Trimester Awal Kehamilan

Hati-hati di trimester pertama kehamilan, sebab kandungan di trimester awal masih sangat rentan dan memutuskan bagaimana kondisi si anak kelak. Jika ibu terkena paparan radiasi di awal hamil maka risiko leukimia untuk kanak-kanak kelak sangat besar. Hindari rokok, bahan pembuat rokok, industri plastik dan kimia pun harus dihindari demi kesehatan si buah hati.

Itulah beberapa penyebab leukimia. Selain itu, beberapa makanan ini juga harus dihindari oleh para penderita kanker dan leukimia. Karena konsumsi makanan berlebihan ini juga dapat menyebabkan kanker. Makanan yang harus dikurangi konsumsinya sebelum menjadi faktor penyebab leukimia adalah:

1. Daging Merah

Makanan yang harus dihindari oleh penderita leukimia adalah daging merah.Karena makanan ini dapat merangsang terjadinya pertumbuhan sel darah yang tidak normal dalam tubuh.

2. Seafood

Seafood merupakan makanan laut yang banyak mengandung lemak. Lemak sendiri juga dapat menyebabkan kanker. Oleh karena itu, konsumsi  seafood yang belebihan juga tidak baik untuk tubuh.

3. Ikan Asin

Makanan yang harus dihindari oleh penderita kanker adalah ikan asin. Terlebih ikan asin yang mengandung banyak pengawet. Makanan yang mengandung banyak pengawet tidak baik untuk tubuh karena dapat menyebabkan penyakit.

Itulah beberapa makanan yang harus dikurangi konsumsinya sebab bisa menjadi penyebab terjadinya leukimia jika dikonsumsi berlebihan. Selain itu, makanan tersebut juga tak boleh dikonsumsi penderita kanker, termasuk leukimia. Lebih baik perbanyak konsumsi sayuran dan buah segar, banyak minum air putih dan biasakan untuk selalu melakukan olahraga ringan.

Ketahui juga gejala-gejala awal leukimia berikut ini.

1. Demam

Penyakit leukimia juga dapat ditandai dengan tubuh demam disertai dengan menggigil.

2. Mudah Lelah

Walau aktivitasnya ringan, penderita anemia akan kelelahan dengan sangat.

3. Berkeringat pada Malam Hari

Gejala lain penyakit leukimia adalah berkeringat pada malam hari. Meskipun suhu udara pada malam hari normal. Selain itu, pasien juga akan mengalami nyeri punggung atau sendi.

4. Mudah Memar atau Mengalami Pendarahan

Seseorang yang terkena penyakit leukimia biasanya jika mengalami luka, maka luka tersebut akan sulit untuk kering dan membutuhkan waktu yang lama dari biasanya.

5. Sakit Kepala dan Sesak Napas

Tanda-tanda penyakit leukimia lainnya adalah seseorang sering mengalami sakit kepala dan sesak napas.

6. Anemia

Sumsum tulang belakang akan lebih banyak memproduksi sel darah putih daripada sel darah merah. Selain itu pasokan oksigen dalam tubuh juga akan terhambat.

7. Daya Tahan Tubuh Melemah

Sel darah putih memiliki peran dalam menjaga kekebalan tubuh. Namun dalam kasus leukimia, meskipun sel darah putih dalam tubuh cukup besar jumlahnya, namun sel darah putih tersebut bukan merupakan sel darah putih normal.

8. Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Seseorang yang terkena penyakit leukimia biasanya akan mengalami pembengkakan pada ketiak, pangkal paha, leher yang terjadi akibat pembengkakan kelenjar getah bening.

Itulah ulasan mengenai penyakit leukimia. Jika mengalami beberapa gelaja tersebut, ada baiknya melakukan pemeriksaan ke dokter atau rumah sakit terdekat. Semoga bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Persiapan Sebelum Radioterapi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − 6 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.