Penyebab Kanker Paru-paru

Penyebab Kanker Paru-paru Yang Perlu Diwaspadai

Kanker berkembang mengikuti kerusakan genetis pada DNA serta perubahan epigenetis. Perubahan tersebut berdampak pada fungsi normal dari sel termasuk sel proliferasi yang mengatur kematian sel dan perbaikan DNA. Semakin banyak kerusakannya maka risiko kanker akan meningkat.

Kasus kanker paru-paru sendiri  berkolerasi kuat dengan rokok, hampir 90% dari penderita kanker paru-paru merupakan hasil dari penggunaan rokok tembakau. Risiko tersebut meningkat sesuai dengan jumlah rokok yang dikonsumsi. Meskipun demikian, perokok pasif pun juga berisiko menderita kanker paru-paru. Berikut ini beberapa penyebab kanker paru-paru.

Rokok Penyebab Kanker

Merokok sejauh ini menjadi kontributor utama untuk penyakit kanker paru-paru. Rokok mengandung setidaknya 73 karsinogen termasuk benzo[a]pyrene, NNK, 1,3-butadiene dan radioaktif isotope atau polonium, polonium-210. Pada negara-negara maju, kematian 90% dari kanker paru-paru pada tahun 2000 berhubungan dengan merokok, sedangkan pada perempuan 70%. Rokok sendiri berkaitan dengan 85% dari kasus kanker paru-paru.

Tak hanya orang yang merokok langsung setiap hari, perokok pasif yang tidak merokok namun menghirup asap rokok juga bisa berisiko menderita kanker paru-paru. Perokok pasif ini bisa didefinisikan sebagai seseorang yang tinggal atau bekerja bersama dengan perokok aktif.

Studi dari Amerika Serikat, Eropa, dan Inggris secara konsisten menunjukkan peningkatan risiko dari perokok pasis. Orang yang tinggal dengan perokok meningkat risikonya menjadi 20-30%, sedangkan orang yang bekerja  di lingkungan perokok meningkat risikonya 16-19%. Di Amerika, perokok pasif ada dalam 3400 kematian karena penyakit kanker paru-paru setiap tahunnya di Amerika Serikat.

Gas Radon

Radon merupakan gas tak berwarna dan tak berbau yang dihasilkan oleh pemecahan radioaktif radium, yang merupakan produk peluruhan uranium, ditemukan di kerak bumi. Produk peluruhan radiasi berupa material ionize bisa menyebabkan mutasi yang kadang-kadang menjadi kanker.

Radon merupakan penyebab utama kedua dari kanker paru-paru di Amerika Serikat. Ini menyebabkan sekitar 21.000 kematian setiap tahunnya. Risiko meningkat 8-16% untuk setiap peningkatan konsentrasi radon sebesar 100 Bq/m2. Tingkat gas radon bervariasi di setiap tempat dan komposisinya berada pada tanah dan batuan. Sekitar 1 dari 15 rumah di Amerika Serikat memiliki tingkat gas radon di atas jumlah yang direkomendasikan, yaitu 4 picocuries per liter.

Radon memang bisa menjadi masalah saat ini keluar dari dalam tanah di rumah kita, melalui celah atau retakan di pondasi rumah, masuk melalui pipa atau benda lain yang terbuka. Saat radon terperagkap di dalam seperti di basement, maka jumlahnya dapat meningkat sehingga menjadi berbahaya.

Susahnya lagi kita tidak bisa menciumnya atau bahkan melihatnya sehingga kita tidak tahu ada gas itu di rumah. Selain datang dari dalam tanah, ada beberapa sumber lain dari radon. Kadang ini bisa masuk melalui air sumur. Dalam jumlah kecil, radon bisa ditemukan di material bangunan seperti batu bata atau granit. Namun ahli mengungkapkan dalam jumlah kecil tersebut tidak akan menimbulkan masalah.

Asbestos

Asbestos dapat menyebabkan beragam penyakit pada paru-paru, salah satunya kanker paru-paru. Merokok tembakau dan asbestos memiliki efek sinergi pada pembentukan dari kanker paru-paru. Pada perokok yang bekerja dengan asbestos, risiko penyakit paru-paru meningkat 45-fold dibandingkan dengan populasi umum. Asbestos juga dapat menyebabkan kanker pada pleura yang disebut dengan mesothelioma(jenis berbeda dari kanker paru-paru).

Asbestos atau asbes sendiri merupakan grup mineral metamorfosis berfiber. Kita kadang masih bisa menemuinya di sekitar kita namun penghirupan beberapa jenis fiber asbestos memang dapat menyebabkan penyakit kanker. Penggunaan asbestos sendiri dilarang di banyak negara, sebagai penggantinya digunakan fiberglass.

Polusi Udara

Polusi udara di luar ruangan terutama zat kimiawi yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru. Partikel halusdan sulfate aerosol dapat dihasilkan dari jalanan yang macet, jenis polusi udara ini yang bisa meningkatkan risiko penyakit kanker. Untuk jenis nitrogen dioksida, peningkatan 10 bagian per milyar meningkatkan risiko kanker paru-paru sebanyak 14%. Polusi udara luar ini diperkirakan menjadi penyebab 1-2% dari penyakit kanker paru-paru.

Selain polusi di luar ruangan, polusi udara di dalam ruangan juga bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru. Polusi tersebut berhubungan dengan pembakaran kayu, arang, kotoran, sisa tanaman dari memasak dan pemanasan. Wanita yang terekspos dari asap batu bara dapat berisiko dua kali lipat dan pembakaran biomas diketahui atau diduga bersifat karsinogen. Risiko ini berdampak pada 2,4 miliar orang di seluruh dunia dan dipercaya berkontribusi 1,5% dari kematian karena penyakit kanker paru-paru.

Genetis

Sekitar 8% dari kanker paru-paru disebabkan karena faktor keturunan. Orang yang memiliki keluarga yang menderita kanker paru-paru maka memilik risiko dua kali lipat. Ini dikarenakan adanya kombinasi gen yang bisa lebih mudah membentuk sel kanker termasuk pada kanker paru-paru. Polymorphisms pada kromosom 5,6, dan 15 diketahui berdampak pada risiko kanker paru-paru.

Jadi jika kita memiliki orang tua atau saudara yang memiliki riwayat penyakit kanker, maka perlu lebih waspad. Jika ada perubahan pada tubuh yang tak biasa atau muncul gejala kanker paru-paru maka segeralah lakukan pemeriksaan pada dokter. Pemeriksaan kesehatan rutin setiap tahunnya juga diperlukan untuk mengetahui lebih dini tentang ada atau tidaknya penyakit berat pada tubuh.

Penyebab Lainnya

Selain penyebab-penyebab utama lainnya, ada juga penyebab lain yang berhubungan dengan munculkan kanker paru-paru pada tubuh. International Agency for Research on Cancer(IARC) mengungkapkan bukti yang cukup untuk menunjukkan beberapa penyebab kanker paru berikut ini.

  • Beberapa jenis metal seperti produk alumunium, cadmium, dan senyawa cadmium, senyawa chromium(VI), beryllium, dan senyawa beryllium, pendirian besi dan baja, nikel, arsenik, inorganik arsenik, dan bijih besi.
  • Beberapa produk dari pembakaran seperti pembakaran yang tak selesai, emisi pembakaran batu bara, produksi coke, jelaga, dan knalpot mesin diesel.
  • Radiasi ionizing(radiasi sinar-X, radiasi sinar gamma, plutonium).
  • beberapa gas beracun seperti methyl ether, bis-(chloromethyl), ether, sulfur mustard, MOPP, asap dari lukisan, dan lain-lain.
  • Produksi karet dan debu silica crystalline.

Itulah beberapa penyebab dari kanker paru-paru. Seperti yang dijelaskan bahwa sebagian besar kasus kanker paru-paru lebih diakibatkan dari rokok. Oleh karena itu, para perokok harus waspada dengan kesehatan tubuhnya dan perlu melakukan pemeriksaan rutin. Perokok sebaiknya segera berhenti merokok serta bagi yang belum merokok sebaiknya tidak coba-coba. Meskipun perokok pasif juga bisa berisiko, namun tentunya kita tidak ingin menjadi perokok aktif yang nyatanya bisa menyakiti tubuh orang lain juga.

Selain rokok, ada beberapa penyebab kanker paru-paru lainnya seperti polusi udara serta faktor genetis. Faktor-faktor tersebut kadang sulit untuk kita hindari atau minimalkan. Namun usahakan untuk bekerja di lingkungan yang sehat serta menghindari gaya hidup yang kurang sehat. Jika merasa menjadi orang yang berisiko penyakit kanker paru-paru maka lakukan pemeriksaan secara rutin dengan dokter. Deteksi awal dar penyakit kanker akan membantu proses penyembuhan yang lebih cepat.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Vegetarian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − 8 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.