Penyebab Kanker Getah Bening

Sebenarnya Apa Penyebab Kanker Getah Bening

Hingga saat ini masih banyak masyarakat awam yang tidak mengetahui faktor-faktor apa saja yang seringkali menjadi penyebab utama dari serangan penyakit kanker getah bening. Meski jarang ada yang terjangkiti, namun kanker getah bening merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat membahayakan bagi tubuh.

Oleh karena itulah, setiap orang dan masyarakat harus tahu faktor dan penyebab dari kanker getah bening tersebut. Termasuk juga gejala serta proses terjadinya serangan, agar dapat melakukan pencegahan atau pengobatan secara lebih dini dan cepat.

Kelenjar getah bening sendiri merupakan salah satu bagian terpenting bagi tubuh. Fungsinya adalah untuk menciptakan sistem kekebalan atau imun. Selain itu kelenjar getah bening juga memiliki peran lain yaitu sebagai media untuk melawan infeksi, kuman penyakit serta zat-zat asing yang masuk dalam tubuh yang sifatnya merugikan.

Kanker yang menyerang dan tumbuh pada kelenjar getah bening pada umumnya diakibatkan oleh adanya pembengkaan yang terjadi di kelenjar tersebut. Penyebabnya ada beberapa jenis dan berikut ini adalah penjelasannya.

Bakteri dan Virus Salah Satu Penyebab Kanker Getah Bening

Penyebab pertama dari pemunculan kanker getah bening adalah bakteri dan virus. Terutama yang sifatnya menganggu daya tahan tubuh atau imun. Bakteri atau virus ini terbagi dalam 2 macam, yaitu yang berkaitan langsung dengan sel darah putih dan yang secara tidak langsung dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker getah bening.

Untuk virus yang punya kaitan langsung dengan sel darah putih antara lain adalah EBV atau Epstein Barr. Virus ini menimbulkan demam kelenjar dan mendorong pertumbuhan beberapa jenis limforma seperti burkitt, hodgkin, sel NK nasal primer. Selain itu mampu memunculkan gangguan pada limfoproliferatif setelah menjalani transpalantasi.

Virus berikutnya yaitu HTLV-I atau Human T-Cell Lymphotropic virus tipe 1. Virus ini lebih sering ditemukan di negara-negara Asia Tenggara, Jepang, bagian utara Amerika Serikat dan kawasan Amerika Selatan, Karibia dan Afrika. HTLV-I merupakan virus yang berhubungan erat dengan perkembangan leukimia atau limforma T pada orang dewasa.

Virus lainnya, HHV-8 atau Human Herpersvirus-8 juga sering terkait dengan suatu penyakit yang dinamakan Castleman disease multisenter dan limforma efusi primer.

Sedangkan virus yang tidak punya kaitan langsung, namun sering menyebabkan pertumbuhan limforma atau sel kanker getah bening adalah HCV atau virus hepatitis C. Virus ini memiliki kemampuan tinggi untuk menumbuhkan sel kanker getah bening sel B.

Kemudian ada lagi Helicobacter pylori, sejenis bakteri yang sering menimbulkan radang atau bisul pada lambung. Selain itu, masih ada Chlamydia psittaci, berupa bakteri yang sering jadi penyebab parrot fever atau psittacosis dan berkaitan erat dengan limforma MALT yang ada di sekitar mata dan kelenjar air mata.

Virus berikutnya adalah Campylobacter jejuni yang menjadi penyebat terjadinya diare serta punya hubungan kuat dengan perkembangan limforma MALT dalam usus. Lalu yang terakhir adalah Borrelia burgdorfery, merupakan bakteri yang berhubungan dengan limforma MALT pada organ kulit dan menjadi penyebab dari penyakit lyme.

Faktor Keturunan

Selain bakteri dan virus, munculnya kanker getah bening, yaitu faktor gen dan keturunan. Jadi apabila ada yang punya garis keturunan yang salah satunya pernah kena kanker getah bening, maka kemungkinan ikut kena serangan kanker tersebut jadi lebih besar, meski tidak menjadi faktor yang paling mutlak karena virus atau bakteri tetap menjadi penyebab utamanya.

Oleh karena itu, untuk pencegahannya bisa dilakukan dengan cara menelusuri sisilah keluarga baik garis ayah maupun garis ibu. Jika semua aman-aman saja dan tidak pernah ada yang terkena kanker getah bening, kemungkinannya jadi lebih kecil kena serangan penyakit tersebut. Tapi apabila ternyata ada yang pernah kena kanker, harus lebih waspada dan sering memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit.

Pola Hidup Tidak Sehat

Pola dan gaya hidup tidak sehat juga menjadi faktor penyebab kanker getah bening. Misalnya jarang berolahraga, sering mengonsumsi makanan tidak sehat dan alkohol, sering merokok, suka begadang, mengonsumsi obat-obatan terlarang, dan sebagainya.

Sedikit banyak semua faktor tersebut membuat resiko terkena serangan kanker getah bening jadi lebih besar. Karena itu segera kurangi dan hilangkan semua kebiasaan buruk tersebut dan selalu konsumsi makanan sehat sesuai dengan kebutuhan dan jangan boleh berlebihan. Selain itu, rajinlah berolahraga agar tubuh selalu sehat dan punya sistem kekebalan yang lebih bagus.

Proses Terjadinya Serangan

Saat dalam kondisi yang sehat, tiap sel dalam tubuh memiliki nukleus yang fungsinya adalah menampung hasil rangkaian DNA berupa kromoson. Di setiap DNA ada gen yang jumlahnya mencapai ribuan dan selalu mengasih instruksi kepada sel agar bisa menjalankan fungsinya di masing-masing organ tubuh.

Bisa dikatakan, nukleus jadi tempat tinggal gen dan bertugas memilih jenis sel apa saja yang diperlukan setiap organ tubuh. Tidak hanya itu, juga menentukan kapan sel harus membelah diri dan sel mana saja yang harus dimatikan atau diganti dengan sel baru.

Saat membelah diri, ada sebagian sel baru yang mengandung gen rusak atau jumlah hasil dari pembelahan dirinya terlalu banyak. Gangguan seperti ini disebut mutasi gen. Saat mutasi gen, ada sel yang tidak dapat menjalankan fungsinya dan tumbuh secara tidak normal. Setelah itu sel tersebut akan memproduksi protein tidak normal.

Protein tidak normal ini kemudian memunculkan sel-sel baru yang juga selalu membelah diri dengan cara yang tidak sempurna pula. Dalam kasus yang lain, protein yang sebetulnya harus dipakai untuk menghilangkan pemunculan sel baru sama sekali tidak diproduksi.

Mutasi gen yang terjadi selama lebih dari 5 kali mempunyai potensi besar menjadi sel kanker. Prosesnya bisa berjalan selama bertahun-tahun hingga sel yang membelah diri tersebut dapat menciptakan sel kanker yang lebih besar. Setelah itu mulailah muncul gejala penyakit kanker dari dalam tubuh.

Gejala Kanker Getah Bening dan Efeknya

Kanker getah bening biasanya lebih sering menyerang orang dewasa yang usianya antara 15 hingga 38 tahun. Namun ada pula yang kena serangan penyakit tersebut meski usianya sudah di atas 50 tahun.

Munculnya kanker getah bening pada umumnya diawali dengan gejala pembengkakan di area sekitar leher, ketiak, lipatan paha atau selangkangan. Selain itu pada malam hari tubuh sering mengeluarkan keringat dan kadangkala disertai dengan rasa sesak di dada atau sulit bernafas.

Jika tidak segera mendapat penanganan dan pengobatan, serangan kanker getah bening dapat menimbulkan efek dan dampak yang sangat fatal. Misalnya munculnya asbes atau kumpulan nanah karena infeksi. Nanah ini mengandung virus yang mampu menimbulkan penyakit lain yang tidak kalah membahayakan.

Efek selanjutnya terjadi infeksi dalam darah atau bakteremia yang kemudian memicu dampak lain yang dinamakan sepsis. Istilah kedokteran ini merujuk kepada peristiwa komplikasi yang terjadi karena ada jenis penyakit membayakan lain yang bersemayam dalam tubuh.

Dalam kondisi yang paling parah atau stadium 4, hanya ada satu pilihan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan kanker getah bening yaitu operasi dan kemoterapi. Kedua jenis metode ini sama-sama memiliki efek samping yang tidak kalah berbahaya yaitu tubuh jadi tidak bisa memproduksi sel darah putih dengan optimal.

Apabila hal ini terjadi tubuh jadi kekurangan kekebalan dan mudah terkena serangan penyakit yang lain. Selanjutnya akan terjadi komplikasi seperti yang sudah disebutkan di atas. Dampak dari peristiwa ini, yang paling berat dan fatal adalah kematian.

Baca artikel lain mengenai Khasiat Kulit Buah Naga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 − 7 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.