Penyakit Kanker Rahim

Girls, Ayuk Lebih Dekat Kenali Penyakit Kanker Rahim!

Ya, sebagai wanita memang harus lebih memahami beberapa penyakit yang khusus menyerang kaum hawa. Pemahaman ini sangat penting untuk dapat memberikan tindakan dini terhadap segala bentuk gejala tidak normal yang dialami tubuh. Salah satunya adalah kanker rahim. Yuk, lebih kenal lagi apa itu kanker rahim.

Pengertian Kanker Rahim

Kanker rahim menjadi salah satu dari beberapa jenis penyakit ganas yang khusus menyerang wanita. Kanker rahim adalah jenis kanker yang menyerang rahim dari wanita. kanker ini juga dikenal dengan sebutan kanker endometrium atau kanker uterus. Kanker rahim disebabkan oleh adanya pertumbuhan tumor yang mengarah pada sel kanker pada bagian lapisan rahim, yaitu pada dinding rahim atau yang memang disebut dengan istilah endometrium.

Kebanyakan, kanker ini menyerang wanita dengan usia di atas 50 tahun atau yang sudah melewati masa menopause. Namun, wanita dengan usia di bawah 50 tahun atau belum berada di periode menopause pun masih memiliki kemungkinan untuk terjangkit penyakit kanker rahim ini.

Pahami Ciri-ciri atau Gejalanya

Untuk memahami dengan benar bagaimana kanker rahim tersebut, kita haruslah mengetahui bagaimana gejala atau ciri-ciri yang menyertai penyakit kanker rahim ini. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri yang dapat kita pahami dari penyakit ini.

1. Pendarahan atau Siklus Menstuasi yang Abnormal

Kita sebagai wanita memang harus waspada jika smengalami pendarahan di luar batas normal. Atau saat mengalami siklus menstruasi yang abnormal. Pendarahan ini dimaknai sebagai keluarnya darah dengan intensitas dan frekuensi yang melewati ambang batas normal yang ada.

Merupakan hal yang normal untuk wanita mengalami menstruasi setiap bulannya dan bahkan hal ini menunjukan sisi kenormalan dari wanita itu sendiri. Hanya saja, saat terhajadi pendarahan yang tak kunjung berhenti atau menstruasi yang segera berhenti, kita harus segera tanggap. Karena hal ini bisa jadi merupakan salah satu gejala dari kanker rahim.

2. Munculnya Rasa Sakit

Ciri atau gejala selanjutnya dari penyakit kanker rahim ini adalah munculnya rasa sakit yang dialami wanita. rasa sakit ini biasanya muncul pada daerah panggul, pada saat buang air kecil atau pun pada saat melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Rasa sakit yang muncul ini merupakan pertanda adanya sesuatu yang tidak normal pada daerah rahim. Walaupun kita juga harus lebih teliti dalam memahami setaip rasa sakit yang dirasakan. Karena tak semua rasa sakit pada daerah ini mengarah pada satu diagnose yang sama, yaitu adanya kanker rahim.

3. Munculnya Benjolan

Jika memang sudah melihat atau merasakan adanya benjolan yang tumbuh di daerah bawah perut, maka hal ini harus segera disikapi dengan melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan. Adanya benjolan pada daerah bawah perut dapat menjadi ciri atau gejala tumbuhnya sel kanker pada daerah rahim.

4. Turunnya Berat Badan dan Daya Tahan Tubuh

Kedua hal ini sangatlah berkaitan. Adanya serangan sel kanker pada tubuh kita akan mengakibatkan sel kanker tersebut menyerang sistem imun kita. Sehingga kita akan lebih sering sakit dan cepat merasa lelah.

Selain itu, berat badan juga akan lebih cepat menurun. Hal ini disebabkan oleh asupan nutrisi yang seharusnya didapatkan tidak memungkinan untuk diperoleh karena sudah diserang atau ‘dimakan’ oleh sel kanker.

5. Muncul Bercak Tak Normal

Keputihan bisa menjadi hal yang normal dialami oleh setiap wanita pada setiap bulannya. Hanya saja, terdapat jenis keputihan yang tak boleh dianggap remeh karena memang tidak sama dengan keputihan biasanya.

Keputihan yang tidak normal ini memiliki ciri yang berbeda, yaitu adanya rasa bau pada bercak yang dikeluarkan. Bau yang dikeluarkan terasa lebih menyengat dibandingkan dengan biasanya. Selain itu, warna juga cenderung berbeda. Kalau biasanya berwarna bening, bercak yang tak normal ini mengeluarkan warna yang lebih pekat seperti cenderung kekuningan atau kehijauan.

Jika memang sudah dirasakan adanya beberapa ciri yang disebutkan di atas, maka sudah selayaknya seorang wanita memeriksakan dirinya ke dokter. Memang, nantinya akan dilaksanakan serangkaian diagnosa tertentu untuk mengetahui keadaan dari si wanita. Terlebih mengenai penyakit kanker rahim ini haruslah diketahui dengan pasti keberadaannya.

Pengobatan Kanker Rahim

Pemeriksaan lebih awal akan memberikan banyak manfaat. Misalnya adalah memberikan tanggapan yang lebih cepat dalam artian pengobatan. Sehingga dengan ini, perkembangan dari kanker tersebut dapat dihambat dengan lebih maksimal dan tak mengarah pada perkembangan yang lebih parah.

Pengobatan penyakit kanker lainnya bisanya dilakukan dengan tiga cara, yaitu kemoterapi, radiasi dan juga operasi pengangkatan. Untuk pengobatan untuk kanker rahim, dipilih du acara yaitu kemoterapi dan operasi pengangkatan.

Sebelum menentukan jenis pengobatan mana yang akan dipilih, tentunya dokter akan berusaha untuk mendapatkan diagnosa yang mencukupi untuk hal ini. Hal ini biasanya berkaitan dengan seberapa parah tingkat serangan sel kanker yang ada pada rahim.

Kemoterapi merupakan pengobatan dengan cara pengkonsumsian beberapa jenis obat tertentu yang memiliki fungsi untuk menghentikan perkembangan dari sel kanker itu sendiri. Hanya saja, kemoterapi ini akan memberikan beberapa efek samping yang harus dihadapi oleh si penderita. Kebanyakan kemoterapi akan dipilih jika memang dirasakan penyakit kanker rahim ini sudah berkembang dengan lebih cepat.

Jenis pengobatan kedua yang biasanya dilakukan saat menghadapi kanker rahim dengan pertumbuhan sel kanker yang lebih cepat adalah diangkatnya rahim si wanita. hal ini dikenal dengan istilah histerektomi. Histerektomi adalah operasi pengangkatan rahim wanita yang disebabkan oleh beberapa alasan, salah satunya adalah kanker rahim.

Operasi ini pun akan dilakukan jika dilihat bahwa perkembangan sel kanker pada rahim wanita sudah berkembang dengan cepat. Upaya pengangkatan ini dilakukan untuk menghindari pertumbuhan sel kanker pada organ lainnya yang berdekatan dengan rahim. Namun, efek samping dari operasi pengangkatan ini bagi wanita yang masih dalam masa subur adalah ketidak mampuan dirinya untuk hamil lagi.

Selain pengobatan medis, upaya pengobatan penyakit kanker juga dapat dilakukan dengan cara pengobatan herbal. Saat ini banyak ditemukan beberapa jenis tanaman herbal yang disinyalir memiliki kandungan untuk mematikan sel kanker yang menyerang tubuh. Sebut saja daun sirsak, daun benalu, dan beberapa jenis yang lain. Atau bisa jadi pengobatan herbal yang ditempuh dengan menggunakan ramuan obat atau jamu yang diramu khusus untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker dan mematikannya.

Semua usaha ini ditujukan untuk mengobati rahim dari serangan sel kanker. Sehingga keadaan rahim akan bersih dari sel kanker ini. Semua gejala dan rasa sakit yang ditimbulkan oleh penyakit kanker rahim ini pun dapat segera dihentikan.

Inilah gambaran mengenai penyakit kanker rahim yang sebaiknya dipahami oleh semua kalangan wanita, baik itu yang masih muda dan dewasa. Semua ini agar dapat memberikan tanggapan yang tepat pada setiap gejala tidak normal yang dialami tubuh.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Benalu Kopi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − 4 =