Penyakit Kanker Paru-paru

Fakta-fakta Penyakit Kanker Paru-paru

Kanker paru-paru merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai oleh para perokok. Meskipun demikian orang yang tak merokok juga perlu untuk memahaminya karena bisa menimpa siapa saja. Berikut ini beberapa fakta kanker paru-paru yang perlu diketahui.

Seberapa Umumkah Kanker Paru-paru?

Kanker paru-paru baik yang berjenis sel kecil atau sel tidak kecil merupakan kanker kedua yang paling umum terjadi baik pada pria maupun wanita (tidak termasuk kanker kulit). Pada pria, kanker prostat lebih umum ditemui, sementara pada wanita kanker payudara lebih umum. Sekitar 14% dari semua kanker baru adalah kanker paru-paru.

The American Cancer Society’s memperkirakan kanker paru-paru di Amerika Serikat pada 2017, yaitu sekitar 222.500 kasus baru untuk kanker paru-paru (116.990 pada pria dan 105.510 pada wanita), dan sekitar 155/870 kematian karena kanker paru-paru (88.590 pada pria dan 71.280 pada wanita).

Penyebab Kematian Terbesar

Kanker paru-paru ternyata menjadi salah satu penyakit yang menyebabkan kematian terbesar dibandingkan penyakit kanker lainnya. Sejauh ini kanker paru-paru memimpin dalam hal kematian baik pada pria maupun wanita. Sekitar 1 dari 4 kematian kanker adalah dari penderita kanker paru-paru. Setiap tahunnya, lebih banyak orang yang meninggal karena kanker paru-paru daripada kanker colon, payudara, prostat, dan lainnya.

Jenis Kelamin Penderita Kanker Paru-paru

Lebih banyak pria terdiagnosa menderita kanker paru-paru setiap tahunnya tapi lebih banyak wanita yang hidup dengan penyakit ini. Tingkat kasus terbaru pada 2013 menunjukkan bahwa pria menderita kanker paru-paru lebih sering daripada wanita.

Tingkat kanker paru-paru selama 39 tahun terakhir menurun 32 persen untuk pria sementara itu meningkat 94 persen pada wanita. Di tahun 1975, tingkat kasus baru pada pria mencapai puncaknya yaitu 102.1 per 100.000 orang dan kemudian mulai menurun. Tingkat kasus baru untuk wanita meningkat kemudian dan mencapai puncaknya pada tahun 1998, kemudian mulai mengalami penurunan.

Perbedaan Ras atau Etnis

Pria kulit hitam dan wanita lebih sering terkena dan meninggal karena kanker paru-paru daripada orang dari ras atau etnis yang berbeda. Meskipun kebanyakan dikarenakan karena asap rokok namun faktor risiko utama dari kanker paru-paru lebih rendah. Kasus kanker paru-paru pada wanita kulit hitam secara umum setara dengan yang terjadi pada wanita kulit putih, namun mereka lebih sedikit merokok.

Tingkat Survival

Dokter menggunakan tingkat survival kanker paru-paru atau statistik survival untuk mengatakan tentang persentase dari orang yang bertahan dari kanker tipe tertentu dan tahapan tertentu dalam kurun waktu tertentu. Ini berdasarkan pada rata-rata populasi dan ini bukan sebuah prediksi berapa lama seseorang yang terdiagnosa kanker akan hidup.

Survival kanker paru-paru selama 5 tahun sebanyak 17.7 persen, lebih rendah daripada kanker lainnya seperti kolon 64.4 persen, payudara 89.7 persen, serta prostat 98.9 persen. Tingkat survival 5 tahun untuk kanker paru-paru sebanyak 55 persen untuk kasus penyakitnya masih belum menyebar.

Namun hanya sekitar 16 persen dari kasus kanker paru-paru yang terdiagnosa pada tahapan awal penyakit. Untuk tumor yang menyebar ke organ lainnya, jumlah survival 5 tahun hanyalah 4 persen saja. Lebih dari setengah penderita kanker paru-paru meninggal setelah satu tahun terdiagnosa penyakitnya.

Screening dan Deteksi Awal

Screening untuk individu yang berisiko tinggi memiliki potensi untuk meningkatkan survival kanker paru-paru dengan menemukan penyakit lebih awal sehingga penyembuhan lebih muda. Pada studi yang dilakukan tahun 2011, ditemukan bahwa melakukan screening pada orang yang berisiko tinggi degan CT scan dosis rendah dapat mengurangi kanker paru-paru 20% dibandingkan dengan X-ray.

Setidaknya 8.6 juta orag Amerika dikualifikasikan sebagai orang yang berisiko tinggi menderita kanker paru-paru dan direkomendasikan untuk menerima screening tahunan dengan CT scans dosis rendah. Jika setengah dari orang yang berisiko tinggi melakukan screening maka 13.000 kematian karena kanker paru-paru bisa dicegah.

Rokok Penyebab Utama dari Kanker Paru-paru

Merokok merupakan penyebab utama dari kanker paru-paru baik itu tipe sel kecil ataupun non kecil. Setidaknya 80 persen sampai 90 persen kematian kanker paru-paru baik pada wanita dan pria disebabkan oleh kontribusi rokok. Pria yang merokok 23 kali lebih berisiko terserang kanker paru-paru, sedangkan pada wanita 13 kali dibandingkan dengan yang tidak pernah merokok.

Antara tahun 2005 dan 2010, rata-rata orang Amerika yang meninggal karena kontribusi rokok sebesar 130.659 orang setiap tahunnya. Paparan rokok pada perokok pasif juga menjadi penyebab kematian kanker paru-paru sebanyak 7.330 orang setiap tahunnya. Perokok berisiko 20-30 persen lebih besar menderita kanker paru-paru jika asap yang terkena pada mereka terjadi di rumah atau lingkungan tempat kerja.

Penyebab Lain Kanker Paru-paru

Diperkirakan perokok aktif bertanggung jawab pada 90% kasus kanker paru-paru, radon menjadi penyebab sebesar 10 persen, paparan zat karsinogen menyumbang 9-15 persen sedangkan polusi udara luar ruangan menyumbang 1-2 persen. Karena adanya interaksi dari penyebab-penyebab tersebut maka kombinasinya dapat melebihi 100 persen.

Paparan pada gas radon diperkirakan menjadi penyebab kedua terbanyak dari kanker paru-paru. Diperkirakan 21.000 kematian karena kanker paru-paru setiap tahun disebabkan oleh gas ini. Radon sendiri merupakan gas yang tak berbau, tak berwarna, tak berasa sehingga sulit untuk diketahui. Radon dihasilkan dari uranium dan terjadi secara alami pada tanah dan batuan.

Kanker paru-paru juga dapat disebabkan oleh paparan zat lainnya, seperti asbestos, uranium, dan coke. Kombinasi dari paparan asbestos dan rokok dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru.

Kasus Kanker Paru-paru

Diperkirakan 415.000 orang Amerika yang tinggal hari ini terdiagnosa dengan kanker paru-paru pada suatu waktu dalam kehidupan mereka. Selama tahun 2016, diperkirakan muncul 224.390 kasus baru untuk kanker paru-paru dan menunjukkan sekitar 13 persen dari semua kanker yang terdiagnosis. Kanker paru-paru sendiri merupakan kanker paling umum di seluruh dunia, diperkirakan 1,8 juta kasus baru dan 1,6 juta kematian karena kanker ini pada tahun 2012.

Dari segi biaya, National Institutes of Health memperkirakan bahwa biaya perawatan penderita kanker di Amerika Serikat secara keseluruhan mencapai $147 miliar pada tahun 2015, dan $13.4 miliar untuk penderita kanker paru. Hilangnya produktivitas karena kematian dini dari penderita kanker paru-paru diperkirakan mencapai $36.1 miliar.

Fakta-fakta mengenai kanker paru-paru diatas bisa menjadi rujukan bagi yang ingin mempelajari tentang kanker paru-paru. Orang-orang yang memiliki risiko tinggi seperti perokok berat harus lebih waspada dan melakukan pemeriksaan rutin sehingga jika ada penyakit bisa segera diobati.

Meskipun sebagian besar disebabkan oleh rokok namun orang yang tidak perokok juga memiliki risiko jika ia berada di lingkungan perokok. Faktor genetis dan paparan zat karsinogen lainnya juga bisa menjadi penyebab. Jadi perlu tetap waspada terhadap kesehatan tubuh, jika ada perubahan pada tubuh yang kurang baik segera lakukan pemeriksaan.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Kunyit Putih untuk Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − nine =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.