Pengobatan Kanker Rahim

Berbagai Macam Pengobatan Kanker Rahim

Mungkin, akan muncul pertanyaan ini, bisakah kanker rahim disembuhkan? Karena memang, kata kanker seakan menjadi momok bagi sebagian orang di mana dikenal bahwa kanker merupakan satu penyakit yang sangat ganas selain juga dalam pengobatannya membutuhkan waktu, energi dan biaya yang tak sedikit.

Berikut ini adalah jenis pengobatan yang dapat dijalankan untuk penyakit kanker rahim.

Pengobatan Kanker Rahim Secara Medis

Pengobatan setiap jenis kanker akan didasarkan pada diagnosa tingkat keparahan dari penyakit kanker itu sendiri. Tahapan keparahan dari penyakit kanker ini dikenal dengan sebutan stadium. Demikian pula dengan kanker rahim, akan dilihat bagaimana gejala dan perkembangan sel kanker yang menyerang rahim wanita yang nantinya akan disesuaikan dengan tindakan pengobatan medis yang dilakukan kepada si pasien.

Pengobatan konvensional yang dimaksudkan adalah pengobatan yang biasa dilakukan secara medis oleh pihak kesehatan yang memiliki kompetensi di dalamnya. Sejatinya, untuk penyakit kanker, pengobatan medis yang biasanya digunakan ada tiga jenis yaitu kemoterapi, radiasi dan operasi.

Terdapat dua pilihan utama yang biasanya akan ditawarkan dalam pengobatan kanker rahim, yaitu operasi dan radiasi. Operasi pengobatan kanker rahim ini dikenal sebagai histerektomi. Operasi ini merupakan operasi pengangkatan rahim wanita. upaya ini dianggap memiliki keefektifan karena dapat langsung menghilangkan sumber penyakit yang diderita.

Hanya saja, dengan diangkatnya rahim wanita maka dengan serta merta wanita akan kehilangan kemampuan reproduksinya. Selain itu, operasi ini juga dapat menimbulkan beberapa efek samping lainnya, sebut saja seperti menurunnya kualitas dan hastrat seksual dan memicu timbulnya depresi.

Sedangkan, pengobatan dengan radiasi juga dapat ditawarkan sebagai upaya yang dilakukan sebelum memutuskan untuk melakukan operasi histerektomi. Radiasi merupakan proses penyinaran yang bermanfaat untuk mengecilkan ukuran sel kanker. Namun, upaya ini juga dirasakan akan memberikan beberapa efek tertentu, misalnya biaya yang cukup besar dan juga kemungkinan terkenanya jaringan atau sel sehat dengan sinar yang diberikan.

Kemoterapi juga dapat disodorkan dalam pengobatan untuk kanker rahim ini, walaupun kemoterapi merupakan jenis terapi kanker yang dianggap sangat melelahkan. Kemoterapi merupakan upaya pengkonsumsian jenis obat tertentu oleh si pasien kanker guna menurunkan daya hidup dari sel kanker yang menyerang sampai pada tahapan mematikan sel-sel kanker tersebut.

Pengobatan Kanker Rahim Secara Alami

Dinamakan juga sebagai pengobatan alternatif karena menjadi pilihan lain yang ada selain dari pengobatan medis yang biasanya ditempuh oleh pasien kanker. Pengobatan alternatif ini biasanya akan dijalankan jika memang dianggap pengobatan medis tidak memberikan efek penyembuhan yang berarti. Atau jalan ini dianggap lebih memberikan kemudahan bagi si pasien, misalkan dalam hal biaya karena dianggap lebih murah dibandingkan dengan pengobatan medis.

Selain itu, pengobatan alternatif saat ini lebih banyak dipilih karena seakan memberikan efek samping yang lebih terbatas dibandingkan dengan pengobatan medis. Pengobatan alternatif menjadi lebih terkenal saat ini dan menggunakan beberapa ramuan dari tumbuhan herbal atau bahkan tumbuhan yang ada di sekitar kita yang memang memiliki kemampuan atau khasiat untuk melawan pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh.

Sebut saja ditemukan daun sirsak yang memiliki fungsi sebagai obat anti kanker. Ada beberapa penelitian dan juga kasus penyembuhan penyakit kanker yang berhasil dengan konsumsi air rebusan daun sirsak secara rutin.

Untuk pengobatan kanker rahim pun juga dapat dijalankan dengan cara alternatif ini pula. Salah satu upaya pengobatan alternatif untuk kanker rahim adalah dengan menjalankan pengobatan serupa dengan imunoterapi. Imunoterapi ini dimaksudkan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh si pasien sehingga nantinya akan membuat sel kanker yang ada di dalam tubuh malah akan melakukan program bunuh diri. Inilah yang dikenal dengan istilah apoptosis.

Dalam proses aptosis, akan terdapat penekanan paksa pada pertumbuhan dan perkembangan sel kanker. Sehingga, lambat laun sel kanker tidak akan berkembang, daya penyebarannya ke organ yang lain juga akan menurun dan kemudian pada akhirnya akan mati.

Mekanisme apoptosis ini diperoleh dari senyawa antioksidan yang menjalankan aktivitas flavonoid. Hanya saja, kandungan antioksidan yang diperlukan harus memiliki kadar yang cukup tinggi. Saat ini, memang sudah ditemukan beberapa jenis tanaman yang disinyalir memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi, termasuk yang bisa digunakan untuk memperoleh manfaat ini.

Salah satu tanaman yang dipercaya memiliki kandungan senyawa antioksidan yang cukup tinggi dan dapat digunakan dalam terapi imunoterapi untuk pengobatan kanker rahim secara alternatif adalah Sarang Semut. Tanaman ini merupakan tanaman hernal yang berasal dari Papua.

Tanaman Sarang Semut ini merupakan herbal yang memiliki fungsi sangat baik untuk penderita kanker rahim. Sebut saja melakukan inaktivasi karsinogen, yaitu mampu menon-aktifkan zat aktif yang dapat menyebabkan kanker.

Mampu pula untuk menghambat pertumbuhan siklus sel kanker. Dalam proses ini kandungan senyawa antioksidan yang flavonoid dalam Sarang Semut akan mampu menggagalkan proses pembelahan sel kanker dalam tubuh.

Selain itu, terdapat pula proses inhibisi angiogenesis di mana hal ini merupakan hambatan yang diberikan pada pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker. Dengan ini, proses pemberian asupan nutrisi atau makanan pada sel kanker akan dihambat sehingga, sel kanker tidak akan mampu menerima asupan nutrisi yang mencukupi. Dan lambat laun, sel kanker akan mati dengan sendirinya.

Manfaat lainnya dalam konsumsi senyawa yang mengandung flavonoid adalah membantu penderita kanker untuk menghindari adanya kekebalan atau resistensi pada obat-obatan yang telah dikonsumsi. Tidak memungkiri bahwa penyakit kanker akan dilawan dengan konsumsi beberapa jenis obat tertentu. Hanya saja, terkadang konsumsi jenis obat ini juga akan menyebabkan efek samping lain yang justru bertentangan dengan kesehatan, misalnya adalah resistensi terhadap obat. Sarang semut ini dengan kandungan flavonoid yang cukup tinggi mampu digunakan untuk menghindarkan pasien kanker rahim dari gejala ini.

Untuk membuat sarang semut mampu bekerja aktif mengobati kanker rahim, maka haruslah dikonsumsi dalam jangka waktu yang lebih rutin misalnya selama 1 sampai 3 bulan. Selain itu, juga tetap harus dibarengi dengan menerapkan pola hidup yang sehat, sehingga nantinya akan lebih dioptimalkan proses pembunuhan sel kanker yang menyerang rahim wanita.

Pola hidup yang sehat ini dimaksudkan selain untuk mendukung proses inaktivasi sel kanker juga dapat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan dan daya imun tubuh. Sehingga, hal ini pun juga akan memberikan manfaat dan pengaruh yang baik dalam proses pembunuhan sel kanker. Dari luar diberikan asupan untuk melemahkan sel kanker, dari dalam tubuh, tubuh dibuat mampu untuk melawan sel kanker tersebut. Pada akhirnya, perpaduan dua hal ini akan memberikan manfaat yang maksimal.

Inilah gambaran bagaimana sebenarnya penyakit kanker rahim ini masih memiliki peluang dan kesempatan untuk dapat disembuhkan. Memang diperlukan usaha yang maksimal dalam menjalankan proses pengobatan yang diambil. Sudah dijelaskan bahwa pengobatan kanker rahim dapat dijalankan secara medis dan juga alternatif.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Benalu Mangga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one + nine =