Pengobatan Kanker Payudara

Life Experience 02 – Mencari Dokter Spesialis Kanker Payudara di Singapura

Dari hasil pemeriksaan di Surabaya kami langsung mencari berbagai macam informasi mengenai dokter ahli kanker payudara di Singapura. Saya dan mama saya bersyukur punya saudara yang mau membantu baik dari segi financial dan membantu secara psikologis. Saat itu karena sakit yang dialami lengan sebelah kanan tidak bisa diputar kebelakang dan sakit yang diderita membuat mental mama menjadi sangat down tidak punya semangat. Pengobatan memang perlu tetapi tanpa didampingi dengan semangat hidup maka akan sia-sia. Dengan bantuan dari paman saya kami mendapatkan informasi mengenai 3 dokter disana yaitu:

  • Dr Tan Yah Yuen (Ahli operasi payudara)
  • Dr Ang Peng Tiam (Dokter Onkologi)
  • Dr Hong Ga Sze (Ahli operasi payudara)

Ketiga dokter ini berada di Mount Elizabeth Hospital (Mount E). Selain ketiga dokter itu kami juga melakukan check up pada Dr Koh Wei Howe, dokter ini yang menemukan bahwa mama saya menderita penyakit lupus. Kami ingin memastikan bahwa lupus sudah tidak aktif dan kami ingin melakukan treatment untuk kanker payudara ini.

Dr Tan Yah Yuen

Dr Tan Yah Yuen adalah dokter ahli bedah payudara bisa operasi, kami ingin menanyakan kondisi mama ke dokter ini. Hasil USG dari Surabaya kami tunjukkan pada dokter, kami berkonsultasi tidak begitu lama dan setelah diperiksa kesimpulannya sama dengan dokter Surabaya yaitu sudah tidak bisa operasi dan harus menjalani kemoterapi untuk pemeriksaan lebih detail Dr Tan Yah Yuen menyarankan untuk melakukan Biopsi. Biopsi adalah pengambilan sel kanker dengan menggunakan jarum untuk dilakukan tes lebih lanjut untuk mengetahui jenis sel kanker dan metode pengobatan yang pas. Setelah berkonsulasi kami masih belum yakin untuk biopsi karena rumornya setelah biopsi sel kanker akan tambah menyebar jika tidak segera dilakukan pengobatan. Kemudian kami ingin mengetahui pendapat dokter lain dulu untuk lebih memastikan.

Dr Hong Ga Sze

Setelah dari Dr Tan Yah Yuen kami ke Dr Hong Ga Sze, sama dokter ini ahli dalam bedah payudara. Kami melakukan konsulltasi dan hasilnya adalah sama bahwa harus dilakukan biopsi untuk mengetahui lebih detail jenis kanker dan sel kanker yang nantinya data itu akan dipakai untuk menentukan obat yang akan dipakai. Pertanyaan mengenai biopsi tadi kami tanyakan kembali

Q: Dokter apakah biopsi akan menyebabkan penyebaran lebih lanjut/memperparah kondisi dari pasien?

A: Dr Hong Ga Sze langsung menjawab bahwa pernyataan itu adalah SALAH. Tujuan biopsi adalah untuk mengetahui lebih detail dari sel kanker dan data itu akan sangat berperan penting dalam menentukan obat kemoterapi yang akan dipakai.

Setelah kami berunding sebentar kami memutuskan untuk melakukan biopsi pada Dr Hong Ga Sze. Karena dokter ini adalah ahli bedah jadi dia tidak bisa melakukan kemoterapi hanya akan melakukan biopsi saja. Dokter yang bisa melakukan adalah dokter dengan spesialis onkologi. Dokter yang selanjutnya akan kami kunjungi adalah Dr Ang Peng Tiam, tetapi kami membatalkan kesana dan berpindah ke Dr Kong Hwai Long. Kami mengenal Dr Kong dari paman saya yang mengatakan bahwa pasien Dr Kong menjalani kemoterapi dan rambut tidak rontok. Mama saya jadi tertarik untuk kesana. Selain biopsi kami harus melakukan PET Scan, PET Scan dilakukan untuk mengetahui secara detail penyebaran kanker sudah sampai dimana saja.

Jadi pada Dr Hong Ga Sze ini kami melakukan biopsi di Klinik dokter dan setelah itu kami ke RadLink di Paragon yang berlokasi di depan rumah sakit Mount E. Proses PET Scan cukup lama kira-kira 3-4 jam, mama saya harus disuntik dulu dengan obat dan masih harus menunggu reaksinya dulu agak lama baru kemudian akan discan. PET Scan ini mengandung radiasi jadi tidak semua orang bisa melakukan PET Scan.

Dr Kong Hwai Long

Klinik Dr Kong berada di Paragon Lantai 17 01-02, kami ke sana untuk pertama kalinya dan berkonsultasi. Untungnya disana ada yang bisa berbahasa Indonesia jadi kami lebih mudah untuk bicara. Penilaian pertama dari kami pada Dr Kong adalah dokter ini pintar, dia menjelaskan dengan sangat detail apa saja yang harus dibutuhkan dan dia tidak mau langsung ambil tindakan jadi mama harus menjalani cek dulu baru nantinya akan diambil tindakan. Cek yang harus dijalankan dari Dr Kong:

  • PET Scan (sudah dilakukan saat dari Dr Hong)
  • MRI Brain/Otak
  • Echo Jantung
  • Biopsi (sudah dilakukan saat dari Dr Hong)
  • Fist Test

Setelah hasil semuanya keluar saya harus mengambil hasil biopsi dan PET scan dulu ke Dr Hong kemudian saya ke Dr Kong untuk mengabungkan hasil test dari Dr Kong.

Hasil PET Scan

Dari hasil PET Scan dapat disimpulkan bahwa mama menderita kanker payudara stadium akhir dan sel kanker sudah berada di payudara, getah bening, kulit dan tulang. Untuk tulang sudah terdapat pada tulang belakang hal ini menjadi perhatian dari Dr Kong karena jika tidak ditangani dengan serius pada tulang belakang akan menyebabkan lumpuh.

Hasil MRI Brain adalah baik tidak ditemukan tumor pada bagian otak

Hasil Echo jantung adalah baik kondisi jantung cukup memenuhi syarat untuk dilakukan kemoterapi

Hasil Biopsi menjelaskan bahwa sel kanker memiliki tipe ER+ dan PR+. Maksud dari hasil biopsi ER+ dan PR+ adalah sel kanker hanya memakan hormon sebagai makanan untuk berkembang biak, hal ini membuat kami merasa lega karena masih memungkinkan untuk diberikan terapi hormonal jadi tidak sampai harus menjalani kemoterapi sepanjang hidup. Terapi hormonal dimaksudkan untuk mencegah sel kanker memakan hormon jadi tidak bisa berkembang biak.

Hasil Fist Test yang tidak kalah penting digunakan untuk menentukan HER2+ atau HER2-. Lagi-lagi kami bersyukur hasilnya adalah HER2- hal ini menunjukkan bahwa sel kanker tidak bisa menjalar ke otak dan tidak ganas. Sedangkan HER2+ sel kanker dapat menjalar ke otak dan selain itu sel kanker selalu aktif untuk berkembang biak (bisa dikatakan lebih ganas). Untuk HER2+ selain kemoterapi harus didampingi dengan obat lain yaitu HERCEPTIN agar lebih efektif.

Pengobatan yang disarankan Dr Kong

  • Menjalani kemoterapi selama 6x dan menggunakan obat Taxotere
  • Periode kemoterapi adalah 3 minggu sekali
  • Diberikan injeksi tulang karena sudah menyebar ke tulang dengan obat Zometa setiap 6 minggu sekali
  • Setelah 6x kemo dilhat jika memungkinkan akan berpindah ke hormonal terapi untuk menjaga agar kanker tidak menyebar

Baca artikel lain mengenai Pendapat Dokter Tentang 4Life Transfer Factor

One thought on “Pengobatan Kanker Payudara”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

9 + eighteen =