Pengobatan Kanker Paru-paru

Seperti Apa Pengobatan Kanker Paru-paru?

Saat sudah terdiagnosa menderita penyakit kanker paru-paru maka segera lakukan pengobatan sesuai saran dari dokter. Dokter akan merencanakan pengobatan kanker paru-paru berdasarkan pada kebutuhan dari pasien. Ini tergantung dari beberapa hal seperti tipe penyakit yang dimiliki, tahapan kanker, apakah kanker telah menyebar ke bagian lain, efek samping pengobatan, usia dan kesehatan umum, pilihan pasien serta tujuan yang ingin dicapai dari pengobatan. Jadi pasien harus komunikatif dengan dokter sehingga pengobatan yang dipilih nantinya bisa berjalan dengan efektif dan pasien bisa menjalaninya dengan baik. Berikut ini beberapa jenis pengobatan yang bisa dilakukan oleh penderita kanker paru-paru:

Operasi Kanker Paru

Selama operasi, dokter bedah nantinya akan menghilangkan knaker paru-paru dan menyisakan bagian yang sehat. Prosedur untuk menghilangkan kanker paru-paru ini termasuk:

  • Wedge resection: untuk menghilangkan bagian kecil dari paru-paru yang mengandung tumor di antara lapisan yang sehat.
  • Segmental resection: menghilangkan bagian besar dari paru-paru namun tidak keseluruhan bagian.
  • Lobectomy: menghilangkan keseluruhan lobe dari satu paru-paru.
  • Pneumonectomy: menghilangkan keseluruhan satu paru-paru.

Saat penderita dioperasi, dokter bedah nantinya  juga akan menghilangkan kelenjar getah bening dari dada untuk mengecek apakah ada tanda-tanda kanker. Operasi kanker paru-paru sendiri memiliki beberapa risiko seperti pendarahan dan infeksi. Biasanya akan terasa napas yang pendek setelah operasi paru-paru.

Jika ada bagian dari paru-paru yang dihilangkan, jaringan lapisan paru-paru yang tersisa akan berkembang dari waktu ke waktu sehingga nantinya akan lebih mudah untuk bernapas. Dokter akan merekomendasikan terapi pernapasan yang bisa membimbing kita melalui latihan pernapasan untuk proses recovery setelah dilakukannya operasi kanker paru-paru.

Kemoterapi Kanker Paru

Kemoterapi bergantung pada jenis tumor yang muncul. Small-cell lung carcinoma(SCLC biasanya terjadi pada tahapan awal penyakit. Pada tahapan ini maka dilakukan penyembuhan melalui kemoterapi dan radiasi. Pada SCLC, cisplatin dan etoposide biasanya umum digunakan.

Kombinasi dengan carboplatin, gemcitabine, pacitaxel, vinorelbine, topotecan, dan irinotecan juga digunakan. Pada perkembangannya non-small cell lung carcinoma(NSCLC), kemoterapi meningkatkan ketahanan dan digunakan untuk pengobatan pertama. Ini untuk membuat pasien menjadi lebih baik untuk pengobatan lainnya. Biasanya, dua obat digunakan, yang salah satunya berbasis platinum seperti cisplatin atau carboplatin. Obat lain yang umum digunakan antara lain gemcitabine, paclitaxel, docetaxel, pemetrexed, etoposide, atau vinorelbine.

Adjuvant chemotherapy/kemoterapi pembantu merujuk pada penggunakan kemoterapi setelah adanya operasi kuratif untuk meningkatkan hasilnya. Di NSCLC, contoh diambil dari kelenjar getah bening terdekat selama operasi untuk melihat tahapan. Jika tahap II atau III pada penyakit ini terkonfirmasi maka kemoterapi pembantu dapat meningkatkan ketahanan penderita sampai 5% pada lima tahun.

Kemoterapi dapat berupa kombinasi pengobatan palliative pada NSCLS. Di kasus yang sudah berkembang, kemoterapi yang sesuai bisa meningkatkan rata-rata dukungan pada penderita serta kualitas hidup mereka. Fitness fisik mengendalikan kemoterapi pada penderita kanker sehingga bisa memperpanjang ketahanan penderita  dari 1.5 sampai 3 bulan. NSCLC Meta-Analyses Collaborative Group merekomendasikan jika penerima menginginkan dan dapat mentoleransi pengobatan maka kemoterapi bisa dilakukan pada NSCLC yang sudah berkembang.

Terapi Target

Beberapa obat yang menargetkan jalur molekular pada kanker paru-paru tersedia, terutama untuk pengobatan pada penyakit yang telah berkembang. Pengobatan dengan cara ini tergolong baru dan bekerja pada sel kanker yang spesifik dan abnormal. Obat-obatan pada terapi yang ditargetkan ini sering menggunakan kombinasi dari obat-obatan kemoterapi.

Beberapa pilihan untuk targeted therapy antara lain afatinib(Gilotrif), Bevacizumab(Avastin), Ceritinib(Zykadia), Crizotinib(Xalkori), Erlotinib(Tarceva), dan Ramucirumab(Cyramza). Sebagian pengobatan jenis ini hanya bekerja pada penderita kanker yang memiliki mutasi genetis tertentu. Sel kanker penderita bisa diperiksa terlebih dahulu untuk melihat apakah jenis pengobatan ini efektif untuk dilakukan.

Percobaan Klinis

Percobaan klinis merupakan studi eksperimen dari pengobatan kanker paru-paru. Pasien bisa tertarik untuk mengikuti percobaan klinis ini jika jenis pengobatan lainnya dirasa kurang maksimal atau jika pilihan pengobata yang dilakukan terbatas. Pengobatan nantinya dipelajari dalam percobaan klinis dan dapat berupa inovasi terbaru, namun mereka tidak memberikan garansi penyembuhan.

Penderita perlu mempertimbangkan pilihan ini dengan dokter awal apakah memang disarankan atau tidak. Jika pasien ikut berpartisipasi dalam percobaan klinis ini maka dapat membantu dokter menjadi lebih mengerti bagaimana untuk mengobati kanker paru-paru di masa yang akan datang.

Radiasi

Pada pengobatan jenis ini dokter akan menggunakan sebuah mesin untuk mengarahkan sinar X-ray berenergi tinggi pada tumor untuk menghancurkannya. Ini bekerja pada tipe kanker paru-paru sel kecil ataupun non sel kecil. Pasien akan mendapatkan pengobatan radiasi dalam beberapa hari pada beberapa minggu. Ini biasa dilakukan sebelum melaksanakan operasi tujuannya untuk mengecilkan tumor sehingga lebih mudah untuk dihilangkan.

Bisa juga dilakukan setelah operasi untuk membunuh sel kanker yang mungkin masih tersisa. Beberapa orang melakukan pengobatan jenis ini dikombinasikan dengan kemoterapi. Ini juga dapat membantu mengatasi beberapa gejala dari kanker paru-paru seperti rasa sakt atau pendarahan pada tubuh.

Palliative Care

Orang yang menderita penyakit kanker paru-paru biasanya mengalami tanda dan gejala dari penyakit kanker begitu juga efek samping dari pengobatan. Perawatan pendukung atau dikenal dengan palliative care merupakan salah satu bagian khusus dari pengobatan yang meminimalkan gejala dan tanda dari penyakit kanker.

Pada sebuah studi penderita yang memiliki kanker paru-paru yang sudah tahap berkembang tapi menerima perawatan dukungan segera setelah terdiagnosis bisa hidup lebih lama daripada yang hanya melanjutkan dengan pengobatan seperti kemoterapi dan radiasi. Penderita yang menerika perawatan dukungan ini dilaporkan mengalami peningkatan dalam hal mood dan kualitas hidup. Mereka bisa bertahan dan rata-rata hampir lebih panjang usianya tiga bulan daripada yang hanya mendapatkan pengobatan standar.

Perlu dipahami bahwa penderita yang menerima palliative care berarti tidak melalui pengobatan agresif terhadap kanker. Namun diganti dengan pengobatan kuratif, palliative care melengkapi pengobatan kanker standar sehingga penderita bisa melalui pengobatan tersebut dengan lebih baik.

Perawatan di Rumah Setelah Pengobatan

Setelah melakukan pengobatan di rumah sakit seperti melakukan operasi, jika keadaannya membaik maka pasien biasanya dapat pulang ke rumah. Saat berada di rumah, penderita harus tetap mendapatkan perawatan yang baik.

Misalnya untuk mengatasi iritasi kulit dari terapi radiasi maka perlu menggunakan pakaian yang longgal, melindungi bagian dada dari sinar UV dengan menghindari matahari dan menggunakan tabir surya, dan menggunakan krim vitamin E dan aloe vera. Konsultasikan ke dokter apa saja yang bisa digunakan untuk mengatasi efek samping dari pengobatan medis yang telah dilakukan.

Itulah beberapa pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit kanker paru-paru. Pasien memang perlu kooperatif agar proses penyembuhan kanker ini bisa berjalan dengan lancar. Adanya pilihan untuk perawatan dukungan bisa membantu pasien untuk bisa menghadapi penyakitnya dengan semangat hidup yang tinggi. Hal ini terbukti membantu pasien untuk lebih bertahan dalam serangkaian pengobatan yang masih harus dijalani.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Vegetarian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

six + one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.