Pengobatan Kanker di Guangzhou

Terdepan, Pengobatan Kanker di Guang Zhou

Kanker menjadi raja penyakit paling mematikan di seluruh dunia. Beragam pengobatan mulai tradisional sampai pengobatan modern ditempuh oleh penderita kanker agar terbebas dari penyakit mematikan itu. Pengobatan kanker memutuhkan biaya yang tidak sedikit. Belum lagi risiko yang harus ditanggung pasien sebagai efek dari pengobatan.

Sampai sekarang belum ada obat ampuh yang bisa menyembuhkan penyakit ini. Beberapa negara maju seperti Jepang, Amerika Serikat, dan Inggris sudah menerapkan terapi sel untuk kesembuhan penyakit kronis, termasuk kanker. Metode pengobatan tersebut sampai saat ini masih dilakukan pengembangan kendati sudah mengantungi izin dari Food and Drug Administation (FDA) Amerika Serikat.

Salah satu negara yang menjadi rujukan pengobatan kanker selama ini adalah China.  Pasien kanker dari berbagai negara berobat ke China.  Tepatnya di Guangzhou, China.  Adalah rumah sakit St Stamford Modern Cancer Hospital Guangzhou yang menyediakan pengobatan kanker modern dan merupakan rumah sakit khusus kanker internasional terbesar di Asia.

Pilihan Utama Pengobatan Kanker

Kondisi pasien kanker satu dan yang lainnya berbeda. Sama jenis kanker belum tentu sama kondisinya. Sama-sama memasuki stadium lanjut, namun pasien kanker satu dan lainnya pasti memiliki kondisi yang berbeda.  Itu sebabnya penanganan terhadap penderita kanker pasti berbeda, kendati menggunakan metode pengobatan yang sama.

Seringkali pasien terdiagnosa kanker sudah memasuki stadium lanjut. Bahkan sering sudah ada pada tahap kronis. Pemeriksaan pasien kanker di China biasanya dilakukan tergantun dengan kondisi pasien. Ada pasien yang langsung ditangani dengan pemeriksaan Postiron Emission Tomography (PET)  Scan.  Pemeriksaan ini lebih unggul ketimbang CT Scan karena mampu meningkatkan akuraso dokter dalam memeriksa jenis kanker sekecil apapun.

Pengobatan yang dilakukan oleh tim dokter di GuangZhou ada tiga jenis yaitu pemusnahan kanker, pembersihan sisa kanker, dan penguatan. Pemusnahan kanker dengan cara pengobatan zero yang terdiri dari kemoterapi lokal dan penyumbatan kanker.  Cara pengobatannya pun tidak mudah, yaitu dengan cara memasukkan selang kecil ke pembuluh darah yang terdapat sel kanker. Pemberian obat kemoterapi hanya diberikan ke bagian tubuh yang terdapat sel kanker sehingga tidak merusak sel lain yang masih sehat.s

Langkah selanjutnya adalah melakukan penyumbatan pembuluh darah di mana sel kanker itu berkembang.  Akibat dari pembuluh darah disumbat, sel kanker mengalami kekurangan nutrisi yang didapat dari pembuluh darah. Akibatnya sel kanker mengecil dan mati karena pengaruh dari obat kemo dalam kanker.

Pengobatan tidak hanya dilakukan sekali, namun bisa beberapa kali tergantung kondisi pasien. Perlu diketahui pasien yang menjalani pengobatan di Guangzhou ini tidak serta merta sembuh 100 persen.  Pasien akan sembuh secara bertahap, tidak langsung. Kondisi pasien juga akan lebih baik dibanding sebelum menjalani pengobatan. Setelah proses pembersihan kanker selesai dilakukan, pasien akan menjalani penguatan dan bisa dilakukan imunoterapi di bagian akhir pengobatan.

Sebagian besar pasien yang menjalani pengobatan di Guangzhou merasakan adanya perbedaan ketika menjalani pengobatan yang sama di lain tempat. Sugianto (31), pasien terdiagnosa kanker mengatakan bahwa pengobatan di Modern Cancer Hospital Guangzhou berbeda dari Malaysia karena tidak terasa sakit. Bahkan dia masih bisa berjalan-jalan usia menjalani pengobatan. Sementara itu, ketika berobat di Malaysia, Sugianto merasa sakit dan tidak berdaya usai menjalami pengobatan.  Kondisi belum prima sudah diberikan obat lagi (dikutip dari detikcom, 7 Maret 2012).  

Rumah Sakit Khusus Kanker di China

Ada beberapa rumah sakit yang secara khusus menangani penyakit kanker di Guangzhou, China, antara lain:

1. Rumah Sakit Tumor Nanyang Guangzhou

Rumah sakit ini pada awalnya adalah rumah Sakit Spesialis Tumor Nanyang di Beijing yang  dibangun pada 1978 oleh Lembaga Penelitian Kanker China di bawah pimpinan Prof. Sun Yang, salah satu profesor di bidang onkologi. Lalu pada 1993 didirikanlah Rumah Sakit Tumor Nanyang Guangzhou dengan investasi dan tenaga ahli dari dalam maupun dari luar negeri.  Rumah sakit spesialis kanker ini diklaim menjadi rumah sakit pertama yang menggabungkan cara pengobatan timur dan barat.

Rumah sakit spesialis kanker ini menjadi rujukan bagi para tenaga ahli yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang pengobatan kanker. Rumah sakit Nanyang Guangzhou menekankan aplikasi gabungan antara berbagai macam teknik pengobatan yang dikombinasikan dengan pengobatan tradisional China yang dapat mengurangi efek toksik dari pengobatan barat secara signifikan.

2. Rumah Sakit Modern Cancer Guangzhou

Ribuan pasien terdiagnosa kanker dari penjuru dunia merujuk rumah sakit  modern cancer Guangzhou untuk berobat. Rumah sakit ini menggunakan teknologi pengobatan kanker minimal invasif. Bahkan rumah sakit ini sudah memiliki cabang di beberapa negara termasuk Indonesia.

Rumah sakit ini telah mendapatkan pengakuan dunia di bidang pengobatan kanker.   Pengobata kanker yang dilakukan menggunakan metode pengobatan sel tunggal. mencetuskan Terapi Natural NK-CIK, terapi sel bertarget, dan kombinasi sel bertarget.

Pasien yang berobat di sini diobati dengan metode intervensi, Cryosurgery dan berbagai metode lainnya.

Metode pengobatan tersebut membentuk sistem pengobatan kanker super minimal invasif bertarget. Sistem modern tersebut lalu dipadukan dengan pengobatan tradisonal China. Dengan demikian keseimbangan tubuh pasien tetap terjaga meski dalam kondisi menjalani pengobatan. Penggabungan itu juga untuk mewujudkan antikanker yang ramah lingkungan.

3. Rumah Sakit Kanker Fuda Guangzhou

Rumah sakit lain di Guangzhou yang juga khusus kanker adalah rumah sakit kanker Fuda Guangzhou. Pasien yang ditangani di rumah sakit ini tergantung dari kasus dan kondisi pasien. Itu bisa dilihat dari stadium kanker dan metastase.

Pasien yang ditangani di rumah sakit ini akan menerima rencana pengobatan sesuai dengan  riwayat pengobatan dan rekam medis yang pernah dijalani. Selain itu juga melihat kondisi masing-masing pasien ketika hendak berobat. Konsultasi dan pembacaan rekam medis bisa dilakukan dari jarak jauh untuk menentukan metode yang akan diterapkan dan sebelum keluarga pasien mengambil keputusan untuk menjalani pengobatan ke luar negeri.

Fuda hospital juga memberikan imunoterapi sebagai kombinasi pengobatan kanker lainnya. Terapi ini dinilai ideal untuk meningkatkan sistem kekebalan alami tubuh.  Imunoterapi akan menyerang sel kanker secara sistemik, menghambat pertumbuhan kanker, dan mencegah metastase.

Ada beberapa rumah sakit yang bisa jadi rujukan dan pilihan pasien kanker. Selain memperhatikan pola perawatan dan metode pengobatan yang diterapkan hal lain yang perlu jadi pertimbangan adalah biaya dan fasilitas yang diberikan. Setiap rumah sakit pastilah memberikan harga dan fasilitas yang berbeda.

Pengobatan kanker sampai tuntas bisa menghabiskan biaya antara Rp 400 juta sampai dengan Rp 500 juta. Perlu juga dipahami kalau pengobatan tersebut bisa  berlangsung lama tergantung dengan kondisi pasien. Kesembuhan pasien pun akan secara bertahap, tidak  sembuh langsung begitu diobati pertama kali. Oleh karena itu, butuh ketelatenan dan kesabaran dalam menjalani pengobatannya.

Baca artikel lain mengenai Menambah Nafsu Makan Setelah Kemoterapi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − 13 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.