Penambah Trombosit Paling Cepat

Daun Ubi Jalar Sebagai Penambah Trombosit Paling Cepat

Pasien yang di tubuhnya berkembang sel kanker harus segera memperoleh penanganan dengan cepat. Pertumbuhan dan perkembangan sel kanker di dalam tubuh sangat pesat. Pengobatan kanker secara medis dilakukan dengan cara pembedahan, terapi radiasi dan kemoterapi. Kemoterapi dapat menimbulkan efek samping, salah satunya adalah menurunkan jumlah trombosit. Oleh karena itu, dibutuhkan penambah trombosit paling cepat agar jumlah trombosit normal kembali.

Penurunan Trombosit Akibat Kemoterapi

Sebagian besar pasien kanker mengalami penurunan trombosit dan sering dihubungkan dengan adanya sel yang abnormal tersebut. Padahal sebenarnya penurunan jumlah trombosit tidak disebabkan oleh adanya sel kanker namun merupakan efek samping dari terapi perawatan yang diberikan. Kemoterapi yang dilakukan untuk menuntaskan sel kanker dapat menurunkan jumlah trombosit sebagai efek sampingnya.

Perawatan kanker dengan kemoterapi dapat menimbulkan efek samping pada pasien. Salah satu efek samping yang dapat terjadi yaitu penurunan jumlah trombosit. Penurunan jumlah trombosit sebagai efek kemoterapi diakibatkan oleh pertumbuhan sel target yang sangat cepat. Sel kanker mengalami pertumbuhan yang sangat cepat, namun berpengaruh terhadap sumsum tulang sebagai penghasil platelet dan sel darah merah. Terapi radiasi yang juga digunakan untuk perawatan penyembuhan kanker juga dapat menimbulkan efek samping penurunan trombosit.

Penurunan trombosit ini tidak akan berlangsung seumur hidup. Setelah perawatan kemoterapi akan dibutuhkan sekitar tiga hingga empat minggu dan trombosit dapat normal kembali. Namun hal tersebut tidak dapat diperkirakan dengan pasti karena terdapat faktor-faktor yang memengaruhi. Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi jumlah trombosit yaitu jenis kanker, keadaan kesehatan pasien secara umum, jenis perawatan, jenis kemoterapi, dan jenis dosis kemoterapi.

Penurunan jumlah trombosit dapat menyebabkan pendarahan dan darah tidak cepat menggumpal. Jika pasien menjalani kemoterapi mengalami penurunan jumlah trombosit maka ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Hindari hal-hal yang dapat memicu timbulnya pendarahan seperti penggunaan cukur elektrik, penggunaan pisau dan penyuntikan. Aktivitas yang terlalu berlebihan dapat rentan menimbulkan pendarahan pada otak. Jadi lakukan aktivitas secukupnya dan jangan terlalu capek.

Pasien juga harus menghindari kemungkinan trauma pada mulut dengan cara menggunakan sikat gigi yang lembut, tidak makan makanan yang keras dan menghindari penggunaan dental floss. Pasien yang menjalani kemoterapi dan diperkirakan mengalami penurunan jumlah trombosit maka dokter akan melakukan observasi kemungkinan timbul pendarahan pada pup dan urine.

Jumlah trombosit yang menurun harus segera dinormalkan kembali untuk menghindari terjadinya pendarahan. Jika sangat diperlukan maka dokter akan memberikan transfusi trombosit sebagai penambah trombosit paling cepat.

Cara Mengatasi Penurunan Trombosit

Terjadinya penurunan tromobosit sebagai efek samping dari terapi radiasi dan kemoterapi dapat dicegah. Secara medis, penurunan trombosit saat melakukan kemoterapi dapat diberikan obat yang diberikan bersamaan dengan kemoterapi atau terapi radiasi. Obat ini berfungsi untuk mencegah penurunan jumlah trombosit dan menjadi cara cepat penambah trombosit. Nama obat tersebut yaitu Oprelvekin. Namun obat ini juga menimbulkan efek samping terutama bagi penderita jantung. Efek samping lainnya adalah masalah pencernaan seperti diare.

Cara cepat menambah trombosit dengan bahan alami juga dapat dilakukan. Beberapa makanan penambah trombosit yaitu buah-buahan, sayuran hijau segar dan makanan sehat seperti yang mengandung vitamin, mineral serta omega 3. Makanan yang dapat meningkatkan jumlah trombosit yaitu pepaya, delima, bawang putih, bit, hati, kismis, aprikot, kurma dan gandum utuh. Pasien kemoterapi diharuskan untuk banyak mengonsumsi makanan –makanan tersebut agar jumlah trombosit cepat naik.

Setelah kemoterapi dianjurkan untuk minum air putih hangat yang banyak untuk meningkatkan trombosit. Sebaiknya hindari obat-obatan penurun deman dan pereda nyeri serta aktivitas yang dapat menyebabkan pendarahan. Obat-obatan tersebut dapat menimbulkan reaksi yang justru menambah penurunan trombosit.

Salah satu makanan penambah trombosit herbal yaitu daun ubi jalar. Daun ubi jalar dapat dikonsumsi sebagai penambah trombosit paling cepat. Sebaiknya pilih daun ubi jalar di bagian pucuk yang masih muda agar memperoleh kandungan zat aktif lebih banyak. Cara mengonsumsinya juga sangat mudah. Daun ubi jalar bagian pucuk dapat direbus sebentar hingga layu dan dimakan sebagai lalap. Pucuk daun ubi jalar juga dapat direbus dengan satu liter air selama 30 menit hingga 1 jam, kemudian disaring dan diminum selagi hangat.

Pemakaian daun ubi jalar sebagai penambah jumlah trombosit ini relatif lebih aman daripada menggunakan obat kimia. Mengonsumsi daun ubi jalar secara teratur terbukti meningkatkan daya imunitas tubuh. Stamina tubuh ini sangat dibutuhkan untuk membantu melawan sel kanker dan meningkatkan pertumbuhan sel yang sehat.

Pengobatan penyakit kanker dan perawatannya menggunakan kemoterapi dapat menimbulkan efek samping seperti menurunkan jumlah trombosit. Penurunan jumlah trombosit dapat menyebabkan darah menjadi lebih sulit menggumpal dan mudah terjadi pendarahan. Daun ubi jalar merupakan penambah trombosit paling cepat yang dapat dikonsumsi setelah melakukan perawatan kemoterapi. Menggunakan bahan alami dari herbal relatif lebih aman daripada menggunakan obat kimiawi.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Seledri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve + 19 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.