Pantangan Bagi Penderita Kanker Kulit

Pantangan Bagi Penderita Kanker Kulit Yang Harus Dihindari

Setiap penyakit memang bisa dicegah kehadirannya. Tapi jika sudah terlanjur kena serangan, maka jalan terbaiknya adalah melakukan pengobatan. Demikian pula dengan penyakit kanker kulit. Namun selain menjalani pengobatan, penderita harus tahu pula beberapa jenis makanan yang tidak boleh disantap agar proses penyembuhan bisa berjalan lebih cepat dan lancar.

Semua orang pasti tahu, bahwa faktor yang membuat sebuah serangan penyakit makin mudah disembuhkan itu banyak sekali. Salah satunya adalah rajin mengkonsumsi obat-obatan. Lalu yang kedua yaitu menghindari makanan yang menjadi pantangan.

Khusus untuk penyakit kanker kulit, terdapat beberapa jenis makanan yang harus dijauhi atau dihindari karena makanan tersebut memiliki sifat karsinogen. Artinya adalah jika dikonsumsi, akan membuat sel kanker mampu tumbuh dan berkembang biak lagi. Bahkan di skala tertentu sel kanker akan jadi lebih kuat dan kebal.

Selain itu sistem pengobatan dan penyembuhan yang telah dijalankan sebelumnya tidak akan mendatangkan hasil yang maksimal. Bahkan serangan kanker bisa makin merajalela dan sulit untuk ditangani. Beberapa jenis makanan yang sifatnya karsinogen tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

Makanan Bakar atau Panggang

Jenis makanan pertama yang harus selalu dihindari oleh penderita kanker kulit yaitu makanan yang diolah dengan sistem bakar atau panggang. Contohnya adalah steak bakar, sate, jagung bakar, udang atau seafood bakar dan sebagainya. Terutama sekali pada bagian yang gosong, karena dapat memicu pertumbuhan sel kanker kulit secara lebih cepat dan ganas.

Daging Olahan

Pantangan berikutnya adalah daging olahan. Para penderita kanker kulit dilarang keras makan dan mengkonsumsi makanan ini. Alasan pertamanya adalah karena mengandung bahan kimia sebagai pengawetnya. Bahkan kimia inilah yang dapat membuat sel kanker bisa tumbuh lagi meski sudah diobati. Contoh makanan daging olahan antara lain yaitu kornet, nugget, bacon, dendeng, sosis, daging asap, ham dan sebagainya.

Daging Merah

Selain daging olahan, daging merah juga harus dihindari dan tidak boleh dikonsumsi apalagi ketika masih menjalani masa pengobatan dan penyembuhan. Sel kanker bisa berkembangbiak dan tumbuh lagi dengan cepat jika nekad mengkonsumsi makanan dari daging merah.

Contoh dari daging merah ini adalah daging kambing, daging babi dan daging sapi. Jangan mengkonsusi daging tersebut jika tidak ingin penyakit kanker yang dideritanya kambuh lagi dan pertumbuhan sel-selnya makin merajalela.

Popcorn

Popcorn yang oleh masyarakat Indonesia lebih dikenal dengan sebutan brondong adalah salah satu jenis makanan yang jumlah penggemarnya sangat banyak. Namun sayangnya untuk saat ini sebagian besar popcorn atau brondong dimasak dengan peralatan microwave.

Padahal menurut hasil penelitian, lapisan yang terdapat dalam peralatan microware itu punya kandungan kimia yang sangat berbahaya bagi para penderita kanker kulit. Kandungan kimia ini dapat menempel pada popcorn, kemudian memicu pertumbuhan sel-sel kanker yang baru.

Bahkan yang lebih parah lagi, bisa memunculkan serangan penyakit lain yaitu paru-paru atau infertilitas. Munculnya penyakit ini dapat berdampak pada kondisi lain yang lebih merugikan yaitu komplikasi.

Keripik Kentang dan Kentang Goreng

Tidak berbeda dengan popcorn atau brondong jagung, keripik dan kentang goreng jadi salah satu makanan yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Tapi sayangnya kentang adalah bahan makanan yang sifat karsinogeniknya tergolong tinggi. Karena itu agar serangan kanker kulit bisa dikendalikan, alangkah baiknya apabila berhenti konsumsi makanan ini selamanya.

Gula Halus

Mungkin banyak penderita kanker kulit yang merasa bingung ketika diharuskan oleh dokter untuk berhenti mengkonsumsi dan menggunakan gula halus dalam setiap makanan yang mau disantap.

Ketika masuk ke dalam tubuh, gula halus dapat meningkatkan kandungan insulin. Jika jumlah kandungan insulin dalam tubuh meningkat dan melebihi batas normal, sel kanker yang sudah dimatikan dapat hidup dan berkembang biak kembali. Gula halus ini sendiri sering digunakan untuk membuat roti, donat, cake dan makanan camilan lainnya khususnya kue kering maupun basah.

Tepung Putih

Jenis makanan berikutnya yang harus dijadikan pantangan bagi siapa saja yang sedang dalam masa pengobatan penyakit kanker kulit adalah tepung putih. Pada umumnya bahan olahan ini sering dipakai untuk membuat roti, pasta dan beberapa jenis makanan lainnya.

Dari penelitian yang sudah dilakukan hingga berulang-ulang kali, hasilnya tetap menunjukan sebuah kesimpulan yang sama. Tepung putih yang mempunyai kandungan karbohidrat tinggi ternyata dapat meningkatkan resiko pertumbuhan sel kanker hingga lebih dari 200%. Apalagi jika penderitanya berjenis kelamin perempuan, resikonya bisa menjadi lebih tinggi lagi.

Makanan Kaleng

Makanan yang diawatkan dan disimpan secara kalengan juga harus dipantang serta dihindari oleh para penderita kanker khususnya kanker kulit. Contoh dari makanan kalengan antara lain yaitu ciki, sarden, sayur atau buah kalengan, snack, whiped cream dan sebagainya.

Sama dengan makanan daging olahan, makanan kalengan juga selalu diberi tambahan berupa bahan pengawet kimiawi yang bisa membuat kondisi para penderita kanker makin bertambah tidak sehat. Sel kanker yang sebelumnya sudah dapat dikendalikan akan memiliki ketahanan yang lebih kuat untuk tumbuh dan berkembangbiak.

Jenis Makanan Lainnya

Selain yang sudah diuraikan di atas, masih terdapat beberapa jenis makanan lain yang perlu dihindari oleh para pasien yang sedang mengalami serangan kanker kulit. Minuman bersoda menjadi salah satu minuman yang dilarang keras untuk dikonsumsi. Termasuk juga minuman yang mengandung alkohol, minuman untuk menambah energi dan yang mengandung karbon.

Ikan salmon, khususnya yang didapatkan dari hasil peternakan sangat tidak bagus dikonsumsi penderita kanker termasuk kanker kulit. Jika tetap ingin mengkonsumsi, sebaiknya memilih ikan salmon yang diperoleh secara langsung dari alam dengan catatan, jumlah konsumsinya tetap harus dibatasi dan akan jadi lebih baik lagi apabila tidak mengkonsumsi sama sekali.

Buah dan sayur merupakan jenis makanan atau santapan yang sebenarnya sangat bagus untuk dikonsumsi oleh penderita kanker. Namun sebaiknya memilih sayur serta buah yang ditanam secara alami atau organik tanpa memakai pupuk kimia atau pestisida. Kedua bahan ini sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat menghidupkan lagi sel-sel kanker yang sebetulnya sudah bisa dimatikan oleh sistem pengobatan.

Aneka macam makanan khususnya camilan yang diolah dengan cara digoreng menggunakan minyak juga perlu dihindari. Termasuk juga makanan instan atau cepat saji seperti pizza, hot dog, burger dan sebagainya. Semua ini merupakan makanan sampah atau junkfoon yang akan membuat sel kanker makin bertambah kebal terhadap sistem pengobatan dari dokter.

Demikian pula dengan mie instan serta makanan maupun minuman lain yang dikasih bahan tambahan berupa pemanis buatan. Termasuk daging ayam yang dalam sering diberi hormon pertumbuhan dalam jumlah melebihi batas kewajaran. Cara ini seringkali dilakukan oleh para perternak nakal agar ayam tersebut bisa cepat dipanen atau disembelih serta memiliki daging yang lebih banyak.

Itulah beberapa jenis santapan dan minuman yang harus dijadikan pantangan oleh para pasien yang sedang menderita penyakit kanker kulit. Dilihat dari jumlahnya, memang sangat banyak dan membuat siapa saja akan merasa sulit untuk menjalankannya.

Tapi bagaimanapun, juga pantangan tersebut harus tetap dijalani demi kesembuhan sekaligus sebagai upaya pencegahan agar penyakit kanker kulit tidak bisa kambuh kembali. Jadi tinggal dipilih, mau sembuh dan sehat atau hidup dalam kesengsaraan karena serangan kanker kulit.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Sarang Semut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.