Khasiat Buah Bit untuk Kanker

Keunikan Khasiat Buah Bit untuk Kanker

Buah bit yang memiliki warna merah ini ternyata merupakan salah satu jenis tanaman yang kaya akan khasiat untuk kesehatan tubuh. Buah bit bisa mengatasi berbagai jenis penyakit ringan sampai untuk mengobati dan terapi bagi kanker. Khasiat buah bit yang cukup banyak bagi kesehatan membuatnya banyak diburu untuk dikonsumsi dengan berbagai cara.

Berbagai khasiat dari buah bit tersebut tidak terlepas dari kandungan yang terdapat di dalamnya. Apa saja kandungan yang membuat manfaat buah bit sangat disukai banyak orang?

  1. Mengandung kalium yang membantu menjaga dan melancarkan keseimbangan cairan yang terdapat dalam tubuh.
  2. Mengandung asam folat yang baik untuk mengganti sel-sel rusak dan menumbuhkan sel-sel baru.
  3. Mengandung betasianin yang bisa mencegah pertumbuhan sel kanker.
  4. Mengandung fosfor dan zat bersi yang bermanfaat untuk memperkuat tulang dan menjaga sistem kekebalan dari tubuh.
  5. Mengandung caumarin yang berfungsi untuk mencegah tumbuhnya tumor.
  6. Mengandung serat dan vitamin C yang membantu dalam menormalkan saluran dari darah dan menumbuhkan jaringan.
  7. Mengandung magnesium yang bisa membantu menjaga fungsi dari syaraf dan otot dan mengandung tembaga yang bisa membentuk sel-sel darah merah.

Khasiat Buah Bit untuk Kanker dan Kesehatan Lainnya

Manfaat buah bit untuk kanker tidak terlepas dari kandungan gizi di dalamnya. Selain itu, buah bit juga bermanfaat untuk kesehatan tubuh lainnya. Apa saja manfaat buah bit untuk kesehatan tersebut, berikut uraiannya.

  1. Bermanfaat untuk menjaga kesehatan ginjal. Buah bit bisa menjadi pembersih yang alami untuk ginjal yang membuat kandungan racun yang terdapat dalam tubuh menjadi netral. Buah bit juga bisa mengurangi risiko gangguna pada area ginjal.
  2. Membantu tubuh untuk terhindar dari kekurangan darah atau anemia. Anemia menjadi salah satu gejala penyakit yang bisa membuat penderitanya merasa lemas karena kekurangan sel darah merah. Buah bit sendiri ternyata bisa membantu dalam produksi sel darah merah dan tentunya menghindarkan seseorang dari anemia.
  3. Membantu mengatasi masalah yang terjadi pada pencernaan. Area pencernaan umumnya cukup sering terganggu terutama bisa pola hidup kurang sehat. Untuk melancarkan pencernaan dan mencegah terjadinya gangguan pencernaan, buah bit bisa menjadi solusinya.
  4. Membantu mencegah pertumbuhan dan mengatasi sel kanker. Salah satu manfaat buah bit yang sangta dicari adalah kemampuannya untuk mencegh pertumbuhan sel kanker karena kandungan antioksidannya yang tinggi dan membantu mengatasi sel-sel kanker itu sendiri. Buah bit banyak dipercaya bisa menghancurkan sel kanker dan sel tumor.

Fungsi Buah Bit untuk Membunuh Sel Kanker

Tingginya radikal bebas dalam tubuh bisa memicu aneka penyakit, salah satunya kanker. Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya dan penyebaran dan pertumbuhan selnya bisa sangat cepat jika asupan gizi makanan tidak diperhatikan, tingginya kadar radikal bebas dalam tubuh, dan pola hidup yang tidak sehat. Munculnya kanker bisa terjadi dengan dimulainya kerusakan pada berbagai komponen sel seperti lemak, protein, DNA, dan karbohidrat. Ketika kerusakan tersebut terjadi, buah bit dan kandungan gizinya sangat dibutuhkan.

Khasiat buah bit untuk kanker terdapat pada gabungan beberapa senyawa baik dalam buah bit seperti vitamin C, pigmen warna merah pada buah bit, serat, dan senyawa betanin. Gabungan senyawa tersebut bisa membantu tubuh untuk memerangi sel-sel kanker. Tetapi, selain dari senyawa-senyawa tersebut, kandungan zat besi yang tinggi dalam buah bit juga berperan dalam melawan sel kanker.

Zat besi pada buah bit bisa membantu proses regenerasi pada sel-sel darah merah yang akan berpengaruh pada jumlah oksigen yang bisa lebih banyak diangkut dalam darah. Jika kandungan oksigen dalam darah cukup tinggi, maka akan membantu juga dalam meningkatkan respirasi dari sel. Tingginya respirasi sel ini bisa membantu dalam membunuh dan memerangi sel-sel kanker dalam tubuh.

Fungsi spesifik dari buah bit untuk membunuh sel kanker di antaranya sebagai berikut.

  1. Buah bit terutama yang diolah menjadi jus memiliki fungsi untuk detoksifkasi dalam tubuh serta melindungi dalam tubuh.
  2. Buah bit berfungsi juga untuk meningkatkan jumlah oksigen di dalam sel-sel tubuh yang pada akhirnya akan bisa melindungi jumlah dari vitamin C yang memang memiliki fungsi yang baik sebagai antikanker.
  3. Buah bit memiliki kandungan zat besi yang sangat tinggi. Zat besi dalam buah bit sendiri berfungsi untuk meningkatkan regenerasi sel-sel darah merah yang akhirnya akan menghasilkan lebih banyak sel-sel darah merah dengan kandungan oksigen yang tinggi di dalamnya. Jumlah oksigen yang lebih banyak dalam sel-sel darah sendiri akan mampu meningkatkan sistem respirasi yang sangat berperan dalam membunuh sel-sel kanker.

Cara Mengolah Buah Bit untuk Kanker dan Menjaga Kesehatan Tubuh

Buah bit bisa dikonsumsi dengan berbagai cara begitu juga untuk menjadikan buah bit sebagai salah satu obat untuk mengatasi kanker. Berikut beberapa cara mengolah buah bit yang bermanfaat untuk melawan sel kanker.

Dibuat menjadi jus antikanker

Siapkan 1 buah bit berwana merah, wortel sebanyak 75 gram, buah apel sebanyak 50 gram, dan air es sebanyak 200 ml. Cuci bersih semua bahan buah dan potong-potong. Masukkan semua bahan yang sudah dipotong tersebut ke dalam blender, campur dengan 200 ml air es, kemudian blender sampai halus. Sajikan selagi masih segar dan siap dinikmati. Resep jus buah bit antikanker ini untuk satu porsi.

Dibuat menjadi jus yang bisa menghancurkan sel kanker dan sel tumor

Siapkan setengah buah bit, 2 buah wortel yang sudah dipotong dan dicincang halus, 1 atau 2 batang seledri, parsley sebanyak 4 batang, dan bayam sebanyak 30 gram. Campurkan semua bahan dan blender sampai halus. Sajika dan siap dinikmati.

Dibuat menjadi jus untuk detoks

Siapkan setengah buah bit yang berukuran besar, pir sebanyak 1 buah, apel sebanyak 1 buah, dan pysllium husks (serat yang seperti agar-agar bila dicampur air) sebanyak 2 sendok makan. Blender halus semua campuran buah kemudian aduk rata dengan pysllium husks. Sajikan dan segera minum.

Dibuat jus untuk mengobati anemia

Selain membantu mengatasi kanker, buah bit juga bisa mengobati anemia. Cara membuat jus untuk anemia adalah dengan menyiapkan buah bit. Cuci buah bit sampai bersih, kupas, dan potong-potong, kemudian blender sampai halus. Peras buah bit yang sudah hancur tersebut, ambil airnya saja. Sajikan dan siap diminum.

Cara mengolah buah bit bisa dilakukan dengan cara lain selain dibuat jus. Setiap orang juga bisa berkreasi mengolah buah bit agar mendapatkan rasa yang enak dan lezat untuk bisa dikonsumsi setiap hari dan tentunya akan sangat baik bila pasien kanker menyukai rasa jus buah bit yang sudah dicampur dengan bahan lain yang menjadikannya segar dan tentunya menyehatkan.

Buah bit termasuk jenis buah yang mudah ditemukan. Umumnya buag bit dijual di supermarket besar dan sudah dikemas. Setiap kemasan bisa terdiri dari dua buah bit besar atau tiga buah bit kecil. Tetapi ada juga yang belum dikemas dan tentunya pembeli bisa memilih ukuran buah bit sendiri. Harga buah bit memang terbilang cukup tinggi per buah atau per kilonya. Tetapi, harga yang cukup tinggi dari buah bit berbanding lurus dengan khasiat, kandungan, dan manfaatnya untuk kesehatan tubuh terutama untuk mencegah dan membantu mengobati penyakit kronis seperti kanker.

Pengobatan menggunakan buah bit pun tetap harus sejalan dengan pengobatan medis dari dokter. Konsultasikan dahulu dengan dokter agar pengobatan medis dan terapi buah bit bisa berjalan berdampingan tanpa saling bertabrakan. Selamat mencoba!

Baca artikel lain mengenai Manfaat Okra

Persiapan Sebelum Radioterapi

Pentingnya Mengetahui Persiapan Sebelum Radioterapi

Radioterapi merupakan salah satu cara pengobatan yang menggunakan penggunaan bantuan sinar pengion dan partikel lainnya untuk membunuh sel-sel kanker atau sel keganasan dengan dosis tertentu. Radioterapi umum disebut juga dengan nama terapi penyinaran.

Pengobatan dengan radioterapi ini menjadi salah satu cara yang harus ditempuh oleh pasien kanker sesuai dengan anjuran dokter. Untuk menghadapi radioterapi, penting bagi pasien dan keluarga mengetahui persiapan sebelum radioterapi, pada saat menjalaninya, dan setelah proses radioterapi.

Tips Berkonsultasi dengan Dokter Radioterapi

Sebelum melakukan radioterapi, ada baiknya pasien dan keluarga melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang menangani proses radioterapi. Pasien harus mengetahui apa saja prosedur radioterapi, efek samping yang ditimbulkannya, dan apa saja persiapan pasien sebelum raidoterapi. Konsultasi ini penting untuk dilakukan karena pasien dan keuarga harus mengetahui dengan benar apa itu radioterapi. Kesiapan mental pasien juga penting untuk diperhatikan.

Berikut beberapa tips untuk berkonsultasi dengan dokter radioterapi.

  1. Lakukan konsultasi pertama sesuai jadwal yang diberikan oleh dokter. Konsultasi pertama akan memberikan gambaran umum kepada pasien dan keluarga mengenai apa itu radiologi serta membantu dokter mengetahui kondisi dari pasien dengan jelas.
  2. Tanyakan semua hal yang ingin ditanyakan pada saat konsultasi. Misalnya, makanan apa yang tidak boleh dikonsumsi selama radioterapi, berapa lama radioterapi dilakukan, efek sampingnya, dan masih banyak lagi.
  3. Jadikan konsultasi dengan dokter seefektif mungkin. Jangan menyia-nyiakan waktu konsultasi, pastikan konsultasi berlangsung efektif dan sarat informasi penting yang memang dibutuhkan oleh pasien dan keluarga.

Persiapan Sebelum Radioterapi

Ada beberapa persiapan untuk radioterapi yang harus dilakukan oleh pasien dan keluarga pasien agar proses dan prosedur radioterapi bisa dilaksanakan dengan baik. Persiapan ini meliputi konsultasi, makanan yang harus dikonsumsi, pantangan, dan masih banyak lagi. Berikut beberapa persiapan pasien sebelum raidoterapi yang sebaiknya dilakukan.

  1. Persiapan fisik pasien. Sebaiknya, pasien menjaga kesehatan dan kekuatan fisiknya sebelum menghadapi radioterapi. Salah satu caranya bisa dengan rutin mengonsumsi makanan sehat yang cocok untuk menghadapi radioterapi. Selain itu, ada baiknya juga pasien tidak mengalami kelelahan yang panjang, kondisi tubuh dalam keadaan prima, dan mental yang terjaga dengan baik.
  2. Kesiapan mental keluarga. Selain mental pasien, mental keluarga juga penting untuk dijaga. Keluarga memiliki peranan besar untuk mendukung kesembuhan pasien. Setiap anggota keluarga sebaiknya selalu menunjukkan kekuatan dengan memberikan dukungan penuh, pembicaraan yang sifatnya positif, dan tidak membuat pasien menjadi merasa cemas.
  3. Persiapan asupan makanan. Asupan makanan juga penting untuk diperhatikan. Sebelum menghadapi radioterapi, ada baiknya pasien dan keluarga meminta saran kepada dokter radioterapi mengenai makanan apa saja yang baik dikonsumsi sebelum radioterapi yang akan banyak membantu menghindarkan pasien dari berbagai efek yang mungkin ditimbulkan oleh proses penyinaran tersebut.
  4. Persiapan akomodasi. Akomodasi juga penting untuk dipersiapkan. Tidak menutup kemungkinan pasien dan keluarga berasal dari daerah yang jauh dan harus memikirkan masalah akomodasi selama proses radioterapi berlangsung. Persiapkan masalah akomodasi ini dengan matang sehingga baik pasien maupun keluargnya tetap merasa nyaman selama proses radioterapi berlangsung.

Persiapan Menghadapi Efek Samping Radioterapi

Proses radioterapi yang bertujuan untuk membunuh sel kanker dalam tubuh memiliki beberapa efek samping yang bisa dirasakan oleh pasien bahkan dimulai di hari pertama radioterapi. Akan tetapi, semua efek samping yang mungkin muncul itu sebaiknya tidak menjadi hambatan untuk pasien dalam melakukan radioterapi.

Persiapan yang matang dalam menghadapi efek samping radioterapi akan meminimalisasi rasa khawatir yang berlebih. Sebelumnya, pasien dan keluarga harus mengetahui apa saja efek samping yang bisa ditimbulkan oleh proses radioterapi seperti berikut.

  1. Efek samping radioterapi bisa terjadi selama proses radioterapi (efek cepat) dan terjadi setelah proses radioterapi (efek lambat).
  2. Ditinjau dari organ yang terkena, terdapat efek samping lokal dan efek samping sistemik. Efek samping lokal seperti bila radiasi dilakukan di area kepala akan terjadi kerontokan pada rambut, bila radiasi di area perut bisa saja menimbulkan rasa nyeri saat buang air kecil, terjadi perubahan pada area kulit seperti kekeringan tergantung kepekaan dari pasien, bila radiasi dilakukan di arean leher dan kepala bisa menimbulkan sariawan, kerongkongan kering, dan air liur menjadi kental. Sedangkan efek samping sistemik yang bisa terjadi di antaranya sakit kepala, mual dan muntah, perubahan dalam sel darah tepi, kelelahan, pusing, diare, dan demam khususnya bagi pasien yang menjalani radiasi pada area otak.

Efek samping tersebut sebenarnya bisa dicegah untuk terjadi dengan persiapan yang tentunya matang . Berikut beberapa cara untuk mencegah timbulnya efek samping radioterapi.

  1. Hindari konsumsi makanan yang terlalu panas atau dingin. Khususnya bagi pasien radioterapi area kepala dan leher, sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang terlalu panas atau dingin selama menjalani proses radioterapi. Makanan dan minuman yang sifatnya terlalu panas atau dingin akan sangat berpengaruh pada area selaput di rongga mulut yang rentan untuk terjadi luka ketika radioterapi berlangsung.
  2. Pastikan tidak terkena sinar matahari secara langsung. Pasien radioterapi bahkan yang sudah menjalani radioterapi sebaiknya harus menghindari paparan langsung sinar matahari. Mengapa? Area kulit yang yang menjadi lokasi radioterapi akan sangat peka terhadap sinar matahari sehingga akan menimbulkan efek yang tidak baik. Sebaiknya gunakan payung atau krim antisinar UV yang sudah diizinkan dokter untuk digunakan ketika harus bepergian di siang hari.
  3. Selalu menjaga kebersihan gigi dan mulut. Khususnya bagi pasien yang menjalani radioterapi area kepala dan leher, kebersihan gigi dan mulut penting untuk dijaga. Umumnya, gigi dan mulut akan mengalami kekeringan selama proses penyinaran berlangsung dan akan lebih tidak baik lagi jika kebersihan gigi dan mulut tidak dijaga. Pastikan asupan makanan berserat tetap terjaga dan kebersihan gigi mulut terjaga dengan baik.
  4. Hindarkan kulit dari keringat berlebih. Keringat yang muncul pada pasien radioterapi sifatnya tidak baik karena akan sangat berpengaruh pada masa penyinaran berlangsung. Ada baiknya untuk megonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter sehingga pasien tidak akan berkeringat terlalu berlebihan selama proses penyinaran. Keringat berlebih bisa memicu reaksi yang jauh lebih cepat pada kulit dan menimbulkan efek yang tidak baik.
  5. Menjaga kebutuhan gizi pasien. Asupan gizi untuk pasien radioterapi sangat penting untuk dijaga. Adanya gangguan pada selera makan bisa membuat pasien enggan mengonsumsi makanan tinggi gizi, sebaiknya pihak keluarga tetap memberikan motivasi untuk pasien tetap makan karena proses radioterapi mengharuskan kebutuhan gizi pasien tetap terjaga.

Persiapan Setelah Menjalani Radioterapi

Ketika prosedur radioterapi sudah dilaksanakan, ada beberapa hal yang masih perlu dilakukan oleh pasien setelah menjalani radioterapi tersebut. Beberapa persiapan yang harus dilakukan setelah radioterapi adalah sebagai berikut.

  1. Melakukan kontrol rutin. Kontrol rutin dilakukan untuk mengatasi efek samping yang ditimbulkan oleh radioterapi. Efek samping yang dimaksud adalah efek samping yang sifatnya berat dan terjadi selama 6 bulan setelah radioterapi.
  2. Menerapkan pola hidup sehat. Setelah melakukan proses radioterapi, pola hidup sehat wajib untuk dijalani oleh pasien. Pasien harus melakukan diet yang seimbang, rutin melakukan pengecekan kesehatan, terhindar dari asap rokok, mengelola stres dengan baik, berolahraga secara teratur, dan mendapatkan istirahat yang cukup.

Itulah pembahasan mengenai pengetahuan persiapan sebelum radioterapi yang harus diketahui oleh pasien dan keluarganya. Semoga informasi ini bermanfaat khususnya bagi yang akan menjalani proses radioterapi. Semangat!

Baca artikel lain mengenai Terapi Stem Cell

Khasiat Bawang Dayak

Khasiat Bawang Dayak untuk Atasi Penyakit Kanker

Bawang dayak merupakan salah satu jenis umbi-umbian yang berasal dari Kalimantan Tengah yang menjadi tempat tinggal para Suku Dayak. Bawang Dayak sendiri sudah cukup lama digunakan sebagai tanaman obat oleh Suku Dayak. Nama dari bawang dayak juga beragam mulai dari bawang berlian, bawang lubak, bawang sabrang, bawang hantu, dan bawang tiwai. Warna umbinya merah seperti halnya bawang merah, tetapi memiliki warna merah yang lebih pekat.

Kandungan dalam Bawang Dayak

Bawang dayak memiliki predikat sebagai tanaman obat tentunya karena kandungan di dalamnya yang baik untuk kesehatan dan bahkan membantu dalam mengobati penyakit kanker. Salah satu kandungan penting dalam bawang dayak yang bemanfaat untuk membantu pengobatan kanker adalah beberapa jenis senyawa fitokimia di dalamnya. Beberapa senyawa fitokimia tersebut di antaranya tannin, steroid glikosida, flavonoid, alkaloid, fenolik, dan saponin.

  1. Saponin berfungsi untuk mencegah terjadinya obesitas, zat antioksidan yang baik, dan mencegah beberapa jenis penyakit kanker khususnya kanker prostat dan kanker usus besar.
  2. Alkaloid berfungsi sebagai antimikroba sehingga membuat tubuh tidak mudah terserang mikroba.
  3. Tannin berfungsi sebagai penawar racun, mengatasi diare dan bahkan mencegah timbulnya diare, dan berperan sebagai antioksidan yang bisa membantu menghambat dan mencegah sel kanker untuk tumbuh dan berkembang di dalam tubuh.
  4. Glikosida berfungsi untuk mengobati kolesterol, obat untuk jantung, membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan bisa berfungsi sebagai obat pencahar.
  5. Flavonoid berfungsi sebagai zat antikarsinogen, mencegah pertumbuhan sel kanker, antidiabetes, melancarkan keluarnya urin, antiinflamasi, dan antidepressant.

Khasiat Bawang Dayak untuk Kesehatan

Banyak orang tentunya bertanya mengenai khasiat bawang dayak untuk kesehatan. Ya, bawang dayak memang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Khasiat bawang dayak untuk kanker juga bisa dirasakan. Berikut beberapa khasiat bawang dayak untuk kesehatan.

  1. Mencegah Munculnya Tumor dan Kanker. Salah satu khasiat utama dari bawang dayak adalah mencegah munculnya tumor dan kanker dalam tubuh. Kandungan antioksidan yang tinggi dalam bawang dayak membantu untuk mencegah terjadinya dua penyakit yang berbahaya tersebut. Selain itu, bawang dayak juga mengandung naphtoquinones yang bermanfaat untuk mencegahnya munculnya sel-sel kanker dan tumor.
  2. Membantu dalam Tingkatkan Daya Tahan Tubuh. Bawang dayak banyak mengandung antioksidan dan vitamin C yang sangat bermanfaat untuk membantu meningkatkan daya tahan pada tubuh. Tingginya kemampuan dari daya tahan tubuh akan mengurangi risiko tumbuhnya sel-sel kanker. Tubuh yang kuat dan sehat tidak akan memberika ruang pada sel kanker untuk tumbuh dan berkembang.
  3. Membantu untuk Mencegah Tumbuhnya Virus, Bakteri, dan Mikroba. Bawang dayak juga memiliki khasiat untuk mencegah pertumbuhan dari mikroba, virus, dan bakteri yang merupakan sumber berbagai jenis penyakit. Virus, bakteri, dan mikroba hanya akan memperparah kondisi tubuh terutama yang sudah terserang kanker. Kondisi yang lemah karena virus, bakteri, dan mikroba hanya akan membuat sel kanker menjaid lebih kuat lagi. Oleh karena itu, penggunaan bawang dayak ini akan menurunkan risiko pertumbuhan mikroba, bakteri, dan virus yang membuat tubuh menjadi lebih kuat terutama ketika sedang menjalani perawatan kanker.
  4. Membantu Membersihkan Bakteri dalam Tubuh. Kandungan antibakteri yang tinggi pada bawang dayak salah satunya bisa membantu tubuh untuk membersihkan bakteri-bakteri tersebut. Pembersihan bakteri dalam tubuh tentunya akan meningkatkan kesehatan seseorang dan tidak mudah terserang penyakit seperti kanker.

Cara Mengolah dan Cara Konsumsi Bawang Dayak untuk Mengobati Kanker

Untuk bisa merasakan khasiat dari bawang dayak, terdapat beberapa cara mengolah dan cara konsumsi bawang dayak untuk mengobati kanker yang perlu diketahui. Berikut uraiannya.

Dibuat Minuman

Bawang dayak bisa dijadikan minuman yang bisa dinikmati kapan saja. Cara membuatnya pertama cuci bersih bawang dayak yang sudah dipisahkan dari daun dan akarnya. Blender bawang dayak yang sudah diiris tipis dengan perbandingan 1:2 dengan air. Saring jus bawang dayak kemudian masak dengan ditambahkan gula dengan perbandingan 1:1.

Aduk rata sampai mendidih dan sampai muncul butiran berupa kristal kemudian dinginkan. Minuman bawang dayak siap untuk dihidangkan dan dinikmati. Mengonsumsi minuman bawang dayak ini sangat bermanfaat untuk membantu mengobati kanker. Berbagai kandungan yang berkhasiat untuk melawan kanker bisa masuk ke dalam tubuh dengan dijadikan minuman yang enak untuk dinikmati.

Dibuat Menjadi Bawang Dayak Kering

Bawang dayak juga bisa dibuat menjadi kering sehingga bisa dikonsumsi dalam jangka waktu yang lebih lama. Caranya dengan membersihkan bawang dayak lalu diiris tipis. Keringkan bawang dayak di dalam oven menggunakan suhu 500 derajat celsius sampai lebih kurang 8 jam. Setelah itu didinginkan dan simpan dalam wadah kedap udara.

Bawang dayak yang sudah kering ini bisa dikonsumsi dengan cara diseduh menjadi seperti teh. Bawang dayak kering ini sifatnya akan sangat praktis untuk dikonsumsi oleh penderita kanker. Bawang dayak kering bisa dikonsumsi menjadi teh atau bahkan dibuat serbuknya.

Dibuat Menjadi Bawang Dayak Bubuk

Bawang dayak juga bisa dibuat menjadi serbuk atau dibuat bubuk untuk memudahkan proses konsumsi ke depannya. Cara pengolahannya sama dengan membuat bawang dayak kering. Bawang dayak bisa dikeringkan di bawah sinar matahari atau menggunakan oven.

Setelah bawang dayak kering, kemudian dihancurkan menggunakan blender. Bubuk bawang dayak bisa disimpan di wadah kedap udara. Cara konsumsinya bisa dengan diseduh air panas, aduk rata, dan siap dinikmati. Kapan saja, penderita kanker bisa mengonsumsi bawang dayak bubuk ini hanya dengang menyeduhnya menggunakan air panas.

Bawang dayak bisa didapatkan baik membeli secara langsung di Kalimantan Tengah maupun memesannya secara online. Bahkan sudah terdapat beberapa produk olahan dari bawang dayak yang siap dikonsumsi. Untuk efek samping dari penggunaan bawang dayak sebagai obat sendiri masih belum diketahui. Bawang dayak bisa dikonsumsi sebagai salah satu bahan dalam masakan atau diolah terlebih dahulu seperti sudah diuraikan di atas sehingga bisa dikonsumsi dengan cara yang berbeda dan rasa yang juga sesuai dengan selera.

Bawang dayak sebagai pencegah dan membantu pengobatan kanker tidak ada salahnya untuk dicoba. Selain itu, bawang dayak juga bisa digunakan sebagai bahan alami untuk menjaga kesehatan tubuh terutama meningkatkan daya tahan tubuh yang akan membantu tubuh untuk tidak mudah terserang penyakit. Khasiatnya yang juga bisa membantu mengobati beberapa penyakit ringan yang umum terjadi seperti flu dan sakit perut, menjadikan bawang dayak cocok dijadikan pilihan tanaman obat yang wajib dicoba dan selalu disediakan di rumah.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang khasiat serta cara kerja dari bawang dayak, membaca banyak referensi baik berupa artikel maupun buku sangat disarankan. Mari memulai pola hidup sehat dengan menambahkan bawang dayak sebagai salah satu pilihan untuk pencegahan penyakit dalam kehidupan sehari-hari kita!

Baca artikel lain mengenai Terapi Stem Cell

Membantu Penyembuhan Dengan 4Life Transfer Factor