Manfaat Lemon untuk Kanker

Manfaat Lemon untuk Kanker dengan Cara Unik

manfaat-lemon-untuk-kankerTahukah Anda bahwa lemon, si buah yang sangat asam ini memiliki manfaat sebagai menangkal kanker dan dapat dijadikan obat herbal untuk kanker? Jika belum tahu, simaklah informasinya berikut. Dalam artikel ini penulis akan berbagi informasi seputar kandungan dan manfaat lemon untuk kanker.

Lemon merupakan buah sejenis jeruk dan menjadi salah satu buah favorit di dunia. Banyak manfaat dari buah lemon ini. Dalam bidang kecantikan, lemon sering digunakan untuk menghilangkan flek hitam, mencerahkan kulit wajah, dan sebagai antipenuaan. Sementara itu, dalam bidang kesehatan, lemon sering dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit seperti antibiotik, membersihkan liver, meningkatkan sistem imun, dan sebagainya. Bukan hanya itu saja, masih banyak manfaat lemon lainnya yang akan dibahas lebih lanjut pada subjudul di bawah.

Kandungan dalam Lemon

Lemon memiliki banyak kandungan nutrisi seperti Vitamin C, magnesium, kalsium, fosfor, protein, zat besi, dan karbohidrat. Tak hanya itu, lemon juga mengandung flavonoid yang dapat melawan sel kanker. Selain itu, buah lemon ini juga mengandung riboflavin, limonene, Vitamin B1, Vitamin B2, karotenoid, zat besi, niasin, serta zat-zat lainnya yang mampu menangkal sel kanker.

Kandungan limonin ini memiliki sifat antitumor, analgesik, antivirus, efek hypnosis, dan antiinflamasi. Zat-zat ini akan sangat baik dalam meawan sel-sel kanker leher rahim, kanker payudara, kanker hati, kanker prostat, serta kanker lainnya. Bahkan dalam sebuah studi yang dilakukan pada marmot ditemukan senyawa limonoid bisa membuat mukosa usus serta hati glutathione S-transferase aktivitas ditingkatkan hingga 4 kali. Secara umum, senyawa ini dapat meningatkan aktivitas glutation transferase yang dapat menghambat peran kima dari karsinogen.

Dengan kandungan-kandungan di atas, lemon dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kekebalan tubuh, detoksifikasi, mengontrol hipertensi, mencegah pilek dan flu, mencegah penuaan dini, meningkatkan ketenangan, serta untuk perawatan kulit.

Tidak hanya dikonsumsi langsung, lemon juga dapat dimanfaatkan air perasannya sebagai pelengkap masakan. Selain itu, kulit lemon pun dapat dimakan dan dimanfaatkan karena banyak mengandung vitamin dalam kulit lemon tersebut. Setelah diteliti, ternyata kulit lemon memiliki vitamin lima kali hingga sepuluh tinggi dibanding daging buahnya. Kulit lemon ini banyak dimanfaatkan untuk menghilangkan racun di dalam tubuh yang disebut sebagai detoksifikasi.

Lemon Sangat Ampuh untuk Pengobatan Kanker

Berdasarkan sebuah penelitian klinis, diketahui bahwa manfaat lemon cukup efektif dalam membantu membunuh sel-sel kanker. Bahkan, lemon ini lebih kuat dalam melawan sel kanker 10.000 kali dibanding dengan kemoterapi. Kemoterapi terkenal dengan efek sampingnya yang menyeramkan. Dengan terapi lemon ini, Anda akan terhindar dari efek samping kemoterapi, seperti rambut rontok, sakit yang sangat, dan mual. Ekstrak lemon ini diyakini dapat menghancurkan sel-sel kanker tanpa meusak sel-sel yang sehat dalam tubuh

Lantas, mengapa lemon ini dapat dikatakan lebih baik dari kemoterapi? Berdasarkan beberapa temuan, diketahui bahwa pohon lemon menghasilkan fakta 10.000 kali lebih baik dibanding dengan adriamycin (obat kemoterapi).

Mengolah Lemon yang Berkhasiat untuk Kanker

Setelah mengetahui tentang kandungan dan khasiat lemon untuk kanker, kini sebaiknya Anda mengetahui bagaimana cara terbaik untuk mengolah lemon untuk melawan kanker. Jika umumnya lemon dikonsumsi dengan mengambil air perasannya, kemudian dicampur dengan air hangat, kini ditemukan cara yang lain, yaitu dengan membekukannya.

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memilih buah lemon. Pilihlah buah lemon organik, asli, dan alami. Cuci buah lemon tersebut dengan air mengalir dan menggunakan cairan khusus pembersih buah-buahan. Masukkan buah lemon yang sudah dicuci bersih ke dalam kulkas atau freezer. Sesuaikan waktu membekukan dengan kekuatan kulkas. Jika freezer atau kulkas Anda cepat membuat beku, keluaran lemon segera setelah lemon membeku.

Parutlah lemon yang telah beku tersebut tanpa mengupas kulitnya. Ingat, dalam kulitnya terkandung juga banyak zat antikanker. Membekukan jeruk lemon ini bertujuan untuk memudahkan Anda dalam memarut lemon sehingga kulitnya pun tidak terbuang.

Anda bisa mengonsumsi lemon beku tersebut dengan menaburkannya dengan sup ayam, mi, sereal, spagheti, atau salad. Sebaiknya makanan yang dicampur dengan ekstrak lemon beku ini adalah makanan organik yang terbebas dari bahan kimia. Awalnya, Anda akan merasa tidak biasa. Namun lama-kelamaan akan merasa terbiasa dan akan menambah nafsu makan Anda.

Demikianlah kiranya informasi tentang manfaat jeruk lemon terutama untuk kanker. Manfaat jeruk lemon ternyata tidak hanya untuk detoksifkasi, mengobati batuk, membrsihkan liver, dan antibiotik saja. Ternyata setelah membacanya, lemon pun dapat diandalkan sebagai obat alternatif dalam melawan sel-sel kanker. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Kini, Anda tak perlu lagi ragu untuk mencobanya. Semoga bisa hidup tetap sehat untuk atasi kanker.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Daun Kenikir

Manfaat Jeruk Nipis untuk Kanker

Manfaat Jeruk Nipis untuk Kanker yang Sering Terabaikan

manfaat jeruk nipis untuk kankerAnda tentu tahu bahwa jeruk memiliki banyak manfaat. Sejak zaman dulu, jeruk nipis sering digunakan untuk kesehatan maupun kecantikan. Dalam bidang kesehatan, jeruk nipis sering dijadikan sebagai salah satu bahan ramuan untuk mengobati batuk, mencegah pembentukan ginjal, menangkal radikal bebas, menurunkan panas, dan sebagainya. Sementara itu, dalam bidan kecantikan, jeruk nipis sering digunakan untuk masker mencerahkan wajah, menghilangkan flek hitam, antipenuaan, dan sebagainya.

Nah, kali ini kami akan membahas tentang manfaat jeruk nipis untuk kanker. Berdasarkan hasil penelitian, jeruk nipis diketahui mengandung senyawa yang dapat menangkal sel-sel kanker. Inilah yang kemudian membuat jeruk nipis dipercaya dapat mencegah dan melawan sel-sel kanker. Untuk lebih jelasnya, simak informasinya berikut.

Kandungan dan Manfaat Jeruk Nipis

Jeruk nipis mengandung banyak nutrisi dan senyawa aktif yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Kandungan nutrisi dalam jeruk nipis ini diantaranya lemak, protein, serta, karohidrat, fosfor, dan kalsium. Dengan kandungan inilah tak heran jika jeruk nipis sering digunakan dalam beragam produk obat. Misanya saja kandungan limonene yang dapat mencegah kanker, Vitamin C yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, serta flavonoid yang dapat mengancurkan asam lemak jahat.

Jeruk nipis juga mengandung Asam Sitrat yang memiliki sifat meluruhkan batu ginjal, serta serat yang dapat menekan munculnya penyakit jantung. Tak hanya itu, buah jeruk nipis ini juga dapat melancarkan pencernaan, mengurangi bau badan, mencega timbulnya berbagai penyakit dalam pembuluh darah, membersihkan usus besar, mengatasi iritasi pada lambung, dan sebagainya.

Jeruk Nipis untuk Kanker

Senyawa yang cukup mencolok dari jeruk nipis adalah limonene. Kandungan limonene yang tinggi pada jeruk nipis ini mampu menurunkan risiko kanker. Dengan mengonsumsi jeruk nipis secara teratur, diyakini dapat meminimalisasi terserang kanker yang sangat berbahaya, terutama kanker payudara pada kaum wanita. Kandungan limonene ini juga memiliki fungsi mengurangi risiko kanker sel squamosa.

Limonene juga dapat mengikat kolesterol dalam tubuh serta menghilangkan rasa mulas yang disebabkan oleh Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD). Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD) ini adalah gangguan yang terjadi pada proses masuknya makanan ke lambung.

Dalam terapi jeruk nipis, ada aturan yang harus dilakukan. Terapi jeruk nipis ini dilakukan dalam 3 siklus secara beruntun. Setiap siklus diberlakukan waktu istirahat 1 minggu. Satu siklus terapi selama 20 hari.

Dari hari ke-1 hingga ke-10, konsumsi jeruk nipis sesuai dengan jumlah hari (hari ke-1 satu butir, hari ke-2 dua butir, dan seterusnya hingga hari ke-10 sepuluh butir). Pada hari ke-11 hingga ke-20, kebalikan dari sebelumnya. Jumlahnya menurun. Jadi, pada hari ke-11 konsumsi 10 butir, hari ke-12 konsumsi 11, hingga hari ke-20 konsumsi 1 butir.

Jeruk nipis yang dikonsumsi adalah air perasannya saja. Pada hari ke-21 hingga hari ke-27, tidak minum air jeruk nipis. Hari ke-28 minum lagi seperti siklus pertama. Selama terapi, minumlah air hangat secukupnya. Lakukan terapi ini 3 siklus secara berturut-turut.

Bagaimana Cara Mengolah Jeruk Nipis untuk Atasi Kanker?

Hampir semua bagian dari jeruk nipis bisa digunakan sebagai obat herbal. Mulai dari daging buahnya hingga kulitnya. Dalam hal pengolahan, jeruk nipis tergolong buah yang dapat dimakan dalam berbagai variasi. Biasanya jeruk nipis ini digunakan sebagai bahan tambahan pada makanan. Padahal sebenarnya jeruk nipis juga dapat dibuat sebagai olahan minuman misalnya saja es jeruk. Namun sebaiknya hindari penggunaan gula dalam ramuan pengobatan ini.

Untuk pengobatan tertentu, jeruk nipis dikonsumsi dengan mencampurkan perasan jeruk nipis dengan bahan lain. Untuk Anda yang memiliki masalah dengan lambung, dapat mencampurkannya dengan teh dan sedikit saja gula batu.

Tujuannya adalah agar iritasi pada lambung bisa terhindari. Hal yang harus diperhatikan adalah jeruk nipis ini termasuk buah yang bisa rusak jika penyimpanannya salah. Buah ini sebaiknya disimpan di tempat yang dingin. Oleh karenanya, simpanlah jeruk nipis ini di tempat dengan suhu minimum 7° C.

Manfaat Lain dari Jeruk Nipis

Bagi Anda yang tidak memiliki penyakit apapun, jeruk nipis juga dapat digunakan untuk menjaga stamina atau kesehatan. Jeruk nipis ini mengandung senyawa alkali yang sangat baik untuk menggantikan cairan tubuh. Pada pagi hari, minumlah air perasan jeruk nipis dari satu butir jeruk nipis dan tambahkan dengan setengah gelas air hangat. Minumlah air tersebut sebelum Anda minum dan makan sesuatu atau saat bangun pagi.

Nah, demikianlah kiranya informasi tentang manfaat jeruk nipis untuk kesehatan, terutama untuk menangkal kanker. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda, terutama yang tengah mencari informasi tentang pengobatan alternatif atau pengobatan komplementer (pelengkap) saat menjalankan pengobatan kanker. Selamat mencoba.

Baca artikel lain mengenai Pola Hidup Sehat

Benalu Jeruk Nipis untuk Kanker

Tahukah Anda Khasiat Benalu Jeruk Nipis untuk Kanker?

benalu jeruk nipis untuk kankerTahukah Anda, ternyata tak hanya benalu mangga dan teh yang berkhasiat untuk melawan kanker. Benalu jeruk nipis juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati kanker. Informasi tentang khasiat benalu jeruk nipis untuk kanker ini memang sudah lama berhembus. Namun masih banyak orang yang ragu akan khasiatya tersebut. Nah, kali ini penulis akan berbagi informasi tentang khasiat benalu jeruk nipis, terutama untuk kanker. Tanpa banyak basa-basi, mari kita simak informasinya berikut.

Manfaat jeruk nipis baik untuk kesehatan maupun kecantikan sudah terkenal sejak lama. Buah berasa asam ini memang memiliki banyak manfaat. Dalam pengobatan misanya jeruk nipis sering digunakan sebagai ramuan utuk mengobati batuk. Sementara itu, untuk kaum hawa sendiri jeruk nipis ini sering dimanfaatkan sebagai masker untuk mencerahkan kulit wajah.

Ternyata bukan hanya jeruk nipis yang memiliki segudang manfaat. Benalunya pun memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah untuk mengobati penyakit kanker.

Benalu memiliki kandungan yang berbeda-beda, bergantung dengan inang yang ditinggalinya. Hal ini terjadi karena makanan benalu ini berasal dari makanan inangnya. Berdasarkan penelitian klinis tahun 1983, diketahui bahwa benalu jeruk nipis, benalu teh, dan benalu beringin memiliki kandungan yang dapat melawan sel-sel kanker serta amandel.

Benalu Obat Kanker      

Benarkah benalu jeruk nipis dapat dijadikan sebagai obat kanker? Benalu umumnya memang memiliki senyawa yang dapat menghambat sel kanker. Daun dan batang benalu umumnya mengandung saponin, alkaloida, tannin, dan flavonoid. Selebihnya, benalu memiliki kandungan yang lebih banyak dipengarhi oleh tanaman yang menjadi inangnya. Misalnya saja benalu jeruk nipis mengandung banyak antioksidan karena jeruk nipis banyak mengandung antioksidan.

Untuk membuat ramuan benalu jeruk nipis untuk kanker, Anda bisa membuatnya sebagai berikut. Caranya, ambil 1 batang benalu jeruk nipis yang menempel pada 1 pohon jeruk nipis. Beri adas palawaras secukupnya. Rebus kedua bahan tersebut dengan 3 gelas air hingga mendidih, lalu saring. Minum ramuan ini satu hingga 2 gelas setiap hari.

Minum ramuan ini hingga Anda merasa suah membaik. Jika terjadi sesuatu yang mengkhawatirkan, sebaiknya konsultasikan kepada dokter. Gunakan Ramuan tersebut juga bisa digunakan untuk mengobati amandel.

Sementara itu, membuat ramuan untuk pengobatan campak, ambil 1 hingga 2 batang benalu, kemudian tambahkan adas pulasari secukupnya. Caranya, tumbuk kedua bahan tersebut ditumbuk hingga halus. Gunakan ramuan ini sebagai bedak untuk kulit yang terkena campak.

Untuk pengobatan kanker, sebaiknya ramuan benalu jeruk nipis ini digunakan sebagai pengobatan komplementer saja. Artinya, hanya sebagai pelengkap, bukan sebagai obat utama. Jadi, pengobatan medis tetap harus dilakukan, entah itu dengan kemoterapi atau yang lainnya.

Lantas, adakah manfaat lain dari benalu jeruk nipis ini? Jawabannya tentu saja ada. Selain untuk mengobati kanker dan amandel, benalu jeruk nipis juga bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, ambeien, dan menyusutkan perut.

Untuk membuat ramuan benalu ini, sebaiknya gunakan wadah yang berbahan tanah liat. Unsur tanah dalam wadah tanah liat ini mampu menyerap racun yang ada dalam benalu sehingga ramuan benalu akan lebih aman saat dikonsumsi.

Efek Samping Benalu Jeruk Nipis

Meskipun benalu merupakan obat alternatif yang alami, namun tetap saja memiliki efek samping. Namun demikian, efek samping yang ditimbulkan oleh benalu ini tidak sama dengan efek samping yang ditimbulkan oleh pengobatan kanker lain seperti kemoterapi. Efek samping yang ditimbulkan dari benalu jeruk nipis ini sangat minim.

Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin muncul setelah mengonsumsi benalu, termasuk benalu jeruk nipis.

  • Diare, ini masih merupakan tahap yang wajar.
  • Untuk dosis sedang, benalu yang dikonsumsi dapat menyebabkan perut sakit, bisa juga menjadi kembung dan mulut kering.
  • Untuk dosis yang berlebihan, benalu dapat menghilangkan nafsu makan, bahkan hingga menyebabkan kematian. Anda harus hati-hati akan hal ini.

Sementara itu, gejala-gejala keracunan benalu ini antara lain kepala pusing, berkunang-kunang, dan sakit kepala. Jika Anda mengalami hal ini, hentikan segera pengobatan dengan benalu yang tengah dilakukan, kemudian segera konsultasikan kepada dokter.

Dengana adanya efek samping tersebut, sebaiknya Anda melakukan pengobatan alternatif dengan benalu jeruk nipis ini maupun benalu lainnya lebih berhati-hati. Jika memungkinkan konsultasikan dulu kepada dokter apakah pengobatan dengan benalu jeruk nipis ini bisa dilakukan bersamaan dengan pengobatan medis. Jadi, dalam hal ini pengobatan kanker dengan benalu jeruk nipis dilakukan hanya bersifat komplementer saja atau sebagai pelengkap.

Nah, demikianlah informasi tentang khasiat benalu pohon jeruk nipis untuk mengobati kanker. Semoga sedikit informasi ini bermanfaat bagi Anda, terutama untuk pengobatan kanker. Selamat mencoba.

Baca artikel lain mengenai Pola Hidup Sehat

Membantu Penyembuhan Dengan 4Life Transfer Factor