Efek Samping Operasi Tumor Payudara

Amati Dan Lewati Efek Samping Operasi Tumor Payudara

Wanita selalu menjadi makhluk yang memiliki berbagai pengawasan kesehatan yang lebih sensitif pada dirinya, ada banyak jenis perawatan kesehatan yang jika tidak dijaga akan menyebabkan penyakit yang akan mempengaruhi masa depan kehidupan wanita. Wanita bahkan terkenal dengan berbagai penyakit mematikan yang selalu membayangi wanita dan membuat mereka ketakutan dan tidak berani dalam menghadapi kehidupan selanjutnya. Itu sebabnya anda sebagai wanita haruslah menjaga kesehatan diri agar tidak terjangkit penyakit mematikan yang akan membuat anda ketakutan.

Salah satu jenis penyakit wanita yang paling terkenal dan dianggap sebagai penyakit paling mematikan adalah penyakit yang menyerang payudara. Payudara merupakan salah satu organn tubuh yang dimiliki oleh wanita dan memiliki jaringan yang nantinya akan mengahsilkan ASI ketika sudah mencapai waktu dimana anda harus menysui anak anda, payudara juga merupakan salah satu kecantikan yang diciptakan Tuhan untuk wanita agar wanita lebih percaya diri dalam menjalani hidupnya. Maka dati itu bayangkan jika wanita tidak memiliki payudara karena penyakit yang dialaminya seperti tumor.

Terjadinya tomor pada payudara sudah sering terjadi di masyarakat Indonesia, penyakit ini masih menjadi teka teki besar bagi beberapa ahli dalam mengobati dan menentukan gejalanya. Tumor payudara ini memiliki dua jenis ada yang bersifat jinak dan juga ada yang bersifat ganas, salah satu tipe tumor jinak yaitu fibroadenoma. Tumor joinak jenis ini sering terjadi pada wanita yang berusia 30 tahunan, meskipun memang bisa saja terjadi pada usia berapa pun, tumor jinak ini memang tidka akn tumbuh dan menyebar ke organ lain, sedangkan tumor jinak tidak akan keluar dari jaringan payudara.

Fibroadenoma memiliki dua jenis ialah ada fibroadenoma sederhana dan fibroadenoma kompleks, perbedaannya ada pada bahwa jenis yang sederhana lebih tidak terlkihat dan tampak seperti payudara biasa, jenis ini juga tidak akan menyebabkan terjadinya kanker payudara dikemudian hari. Sementara itu, fibroadenoma kompleks memiliki dua kali lebih besar kemungkinan akan terserang kanker payudara di kemudian harinya. Itulah mengapa anda harus tetap melakukan pemeriksaan dan jangan menganggap enteng meskipun ini adalah sebuah tumor jinak.

Beberapa wanita biasanya memilih pengangkatan tumor atau operasi pada tumornya, karena tomor jinak biasanya tidak usah melalui perawatan. Beberapa dokter akan menyarankan pengangkatan untuk tumornya, beberapa wanita sangat takut dengan operasi yang dilakukan pada payudaranya karena akan memiliki beberapa efek baik pada efek fisik maupun efek psikologis.

Efek Yang Dirasakan Pada Fisik

Efek yang paling sering adalah efek samping pada fisik perubahan bentuk yang akan membuat perempuan menjadi tidak percaya diri atau lebih tepatnya kehilangan kepercayaan diri. Efek samping secara fisik yang sering dirasakan yang paling banyak diketahui orang adalah perubahan bentuk yang nantinya akan dialami. Payudara memiliki struktur yang lebih sensitif sehingga sangat spesifik sehingga sanagt sensitif terhadap berbagai jenis hal yang akan mendekatinya seperti sayatan, luka, benturan, dan juga perubahan hormon yang terjadi.

Itu sebabnya ketika ada benjolan seperti tumor akan terlihat perubahan bentuknya, meskipun seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa perubahan bentuk memang terkadang tidak terlalu spesisifik ini mungkin akan mempengaruhi bentuk payudaranya, itu mengapa ketika diangkat akan ada operasi dan pengangkatan, akan ada juga sayatan untuk mengeluarkan tumornya, nah inilah yang disebut dengan efek samping secara fisik diakibatkan oleh operasi tumor payudaranya.

Anda pasti kebingungan bagaimana cara mengatasi efek samping fisik yang bisa anda atasi. Tidak usah khawatir, di zaman yang semakin maju ini ada banyak pengobatan yang ditawarkan oleh banyak rumah sakit untuk menghindari meminimalisir adanya perubahan fisik pada payudara anda jika anda memilih pengangkatan tumor.

Pengobatan pilihan bagi tumor, yakni:

  • Lumpektomi, kelebihan yang akan diberikan oleh pengobatan ini adalah minim luka, minim rasa sakit, dan juga tidak akan merubah bentuk payudara anda, dan hasilnya setara dengan  operasi, dan ini digunakan untuk pasien stadium awal.
  • Mastektomi Radikal diatambah Rekontruksi Payudara, memiliki keunggulan menghilangkan sel tumor secara bersih atau tuntas, tidak akan ada risiko kekambuhan tumor, tidak ada komplikasi setelah operasi, menjaga kesehatan dan kepercayaan diri wanita.
  • Pengobatan komperhensif minimal infasiv, pengobatan ini cocok untuk segala stadium dapat disesuaikan dengan berbagai kondisi pasien, pemulihan sayatan lebih cepat, dan minim luka, minim efek samping, minim komplikasi ketika setelah pengobatan, hasil sama dengan setelah operasi.

Bagaimana cara mengatasi mengatasi efek samping pada fisik anda? Anda bisa melakukan perawatan kulit agar bekas luka bisa hilang sedikit-sedikit, ada banyak obat luka yang semakin bagus kualitasnya yang bisa menghilangkan bekas lukanya, lalu jika terjadi nyeri setelah pengobatan anda juga bisa meminta obat dokter untuk menghilangkan rasa nyerinya. Ada banyak usaha yang bisa anda lakukan untuk mengurangi efek sampingnya karena sekarang jumlah dokter spesialis yang semakin banyak. Tidak hanya itu, juga dengan memiliki kualitas yang oke punya anda tidak usah takut dengan kemungkinan atau ketakutan terburuk anda yang harus anda pentingkan adalah kesehatan anda.

Efek Samping Yang Dirasakan Pada Psikologis

Selain pada fisik, ada hal lain yang biasanya mempengaruhi anda, yaitu efek samping secara psikologis. Karena setalah operasi atau pengobatan yang bertujuan mengangkat tumor, anda akan merasa gagal menjadi seorang wanita, anda biasanya juga ketakutan akan kehilangan berbagai fungsi dari payudara anda, bagaimana jika ternyata pengangkatan tumor mempengaruhi fungsi atau kegunaan pada payudara anda. Inilah mengapa ada banyak pembangunan rasa kepercayaan diri yang dibangun untuk membuat semua wanita mau melewati fase pengangkatan.

Beberapa wanita lebih memilih perawatan saja dibandingkan kehilangan harapan hidupnya, padahal jika anda banyak mencari referensi banyak memperluas pengetahuan anda. anda tidak boleh takut dengan pengangkatan tumor ini karena. Hal itu akan memberikan kesehatan yang lebih baik yang akan sangat bernilai harganya untuk kehidupan anda. Itulah sebabnya tidak ada alasan untuk takut, anda bisa melewati fase ini dengan percaya diri setelah selesai, Ya pasti ada efek samping psikologis yang anda hadapai nantinya, namun ingat anda harus bisa mengatasinya, karena hanya diri anda sendirilah yang bisa mengatasinya.

Bagaimana cara mengatasi efek samping secara psikologi setelah pengangkatan tumor ya? Di bawah ini beberapa caranya, seperti:

  • Tetaplah berpikir positif. Hal ini dianggap mudah padahal sulit, coba pikirkan kondisi anda yang lebih baik dan lebih sehat. Hal pertama yang harus melintas dalam pikiran anda ialah bahwa anda sudah berusaha keras untuk melewati fase pengangkatan tumor dengan sangat baik yang tidak bisa semua wanita lakukan. Tumbuhkan rasa positif anda melalui bacaanbacaan yang memotifasi, memberikan harapan, daripada memikirkan keburuksan-keburukan yang terjadi lebih baik anda bersyukur dan berterima kasih pada orang-orang yang membantu di sekitar anda.
  • Lakukan kegiatan atau lebih aktif. Ketika anda sudah dinyatakan memiliki kondisi yang sudah sehat anda bisa memilih berbagai kegiatan yang postif. Coba kerjakan hobi-hobi menarik, dibandingkan merenungi sesuatu yang sudah anda lewati atau malah mengkhawatirkan masa depan, anda bisa melakukan berbagai kegiatan karena sekarang anda lebih sehat, anda bisa dengan ceria lagi mencapai segala cita-cita yang bisa anda raih dalam kondisi sehat anda.
  • Diskusi. Ini bisa anda lakukan dengan dokter anda atau dnegan teman-teman sesama penderita atau bahkan dengan sahabat anda, diskusikan dengan baik seperti semacam sharing sehingga anda mungkin akan diberikan solusi, atau anda juga mungkin diberikan saran yang baik agar psikologis anada dalam keadaan baik lagi, karena yakinlah bahwa orang-orang ini pasti menyayangi anda.
  • Berdoa. Jangan lupakan bahwa semua usaha anda sejauh ini sudah dikabulkan karena kehendak Sang Pencipta. Jadi daripada mengeluh seharusnya anda bersyukur dan berdoa untuk kehidupan yang semakin baik lagi di kelanjutan hari-hari anda. karena setiap usaha yang anda lakukan pasti akan mengiring anda pada berbagai macam kembaikan yang sudah diputuskan.

Itu adalah berbagai efek samping dan juga cara pengatasan yang bisa anda lakukan. Jangan menyerah karena anda memiliki penyakit yang sulit atau susah atau mungkin menakutkan bagi anda. Anda harus percaya bahwa setiap kehidupan selalu mengajarkan kita dan memberikan pengalaman berharga untuk menjadikan kita sebagai makhluk yang semakin baik lagi.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Rumput Mutiara

Perbedaan Miom Dan Kista

Waspadai Perbedaan Miom Dan Kista Bagi Tubuh Anda

Penyakit bisa datang kapan saja dan pada siapa saja, berbagai jenis penyakit datang dan pergi ke tubuh manusia ketika ada jaringan sel atau bakteri yang memang salah berada dimanusia atau penyebab-penyebab lain yang mengakibatkan manusia memiliki gangguan. Manusia juga diciptakan beragam, itu sebabnya penyakit yang datang pada diri manusia juga beragam tidak selalu sama, bahkan terkadang meskipun gen mereka sama, namun tetap saja ada jenis perbedaan pada penyakitnya. Namun, ada salah satu penyakit yang menurut beberapa ahli disebabkan oleh gen keturunan ialah seperti penyakit kista dan juga miom.

Miom dan kista adalah penyakit berbeda yang terjadi didalam tubuh manusia, perempuan adalah yang paling sering mengalami penyakit ini. Penyakit yang biasanya menyerang daerah rahim ini memang menjadi perhatian bagi para wanita. Nah apa itu miom? Dan apa itu kista? Mari kita jelaskan satu persatu.

Sudah Tahu Apa Itu Miom?

Miom adalah tumbuhnya sel tumor yang ada disekitar rahim atau uterus namun tidak bersifat seperti kanker, miom merupakan tumor jinak yang tidak akan menyebar ke seluruh tubuh dan tidak berkembang. Miom biasanya berasal dari otot rahim yang berkembang atu tumbuh secara tidak normal dan pertubuhan itulah yang nantinya membentuk tumor jinak.

Penyebab pada miom masih menjadi tanda tanya dikalagan para dokter, namun beberapa dokter mengkaitkan miom pada hormon reproduksi yang dihasilkan oleh ovarium. Miom memang sudah dialami beberapa wanita dan menjadi penyakit yang tidak asing bagi wanita, penyakitnya ini sudah terjadi kepada sekitar 75% pada semua wanita. Hati-hati untuk pemilik berat badan berlebih atau obesitas karena biasanya miom lebih cepat terserang penyakit miom, para ahli juga mengkaitkan dengan faktor genetik yang memberikan kemungkinan besar anda terkena penbyakit miom.

Kenali Apa Itu Kista

Jika tadi sedang membicarakan miom, salah stau penyakit lainnya yang terjadi di rahim, yaitu kista. Kista berisi berupa cairan , udara atau ada jenis-jenis lainnya yang tidak normal membentuk kantung pada beberapa organ tubuh manusia. Kista juga merupakan tumor jinak tidak ganas seperti kanker. Kista sebenarnya tidak memberikan gejala apapun, namun biasanya jika dibiarkan tumbuh membesar inilah yang akan membuat anda tersa sakit, karena ukuran dari kista akan mengganggu organ lain di dekatnya.

Kista berkembang di berbagai tempat, bisa tumbuh di ginjal, payudara dan hati, meskipun memang sering sekali terjadi di rahim. Kista memiliki banyak penyebabnya, biasanya dikarenakan memiliki menstruasi yang terlalu muda, hormon yang dimiliki tidak seimbang, namun para dokter ahli juga memberikan alasan lain seperti memiliki tingkat stress yang tinggi, obseitas juga, dan jika anda mengkonsumsi suplemen penyubur karena ketika wanita mengkonsumsi penyubur akan terbentuk folikel yang sangat banyak.

Nah folikel yang banyak itu tidak semuanya bisa melepaskan sel telurnya, nah inilah yang membuat terjadinya kista.

Apa Hubungannya Dengan Kanker?

Nah itulah penjelasan singkat mengenai perbedaan miom dan kista. Lantas apa hubungan keduanya dengan kanker? Nah keduanya sebenarnya bukan termasuk dalam kanker, kanker merupakan tumor ganas yang akan berkembang dan bahkan menyebar ke seluruh tubuh manusia. Sementara tumor jinak tidak, nah itulah yang dimiliki oleh miom dan kista, tumor keduanya tidak tumbuh, tomotnya berkembang dan hanya menghimpit atau mengganggu organ lainnya.

Perbedaan miom dan kista juga sangat jelas, meskipun keduanya merupakan pertumbuhan tumor, namun memiliki perbedaan isinya jika kista berisi cairan yang berasal dari berbagai tumpukan, sementara miom terbentuk dari sel-sel yang tumbuh sehingga menjadi sebuah daging yang tumbuh. Namun keduanya sering tidak dibedakan karena letaknya yang sama, padahal kista bisa terjadi di berbagai organ tidak hanya rahim. Miom dan kista juga memiliki berbagai jenis yang berbeda-beda.

Jenis-Jenis Miom

Ada beberapa jenis miom yang bisa diketahui, yakni:

  1. Miom fibroid intramjural, miom jenis ini tumbuh diantara jaringan otot rahim. Lokasinya itu adalah tempat yang paling sering atau umum terbentuk miom.
  2. Miom fibroid subserous, miom ini tumbuh dibagian luar dinding rahim menuju rongga panggul, dan termasuk pada jenis yang akan tumbuh besar.
  3. Miom fibroid submucous, miomnya tumbuh di lapisan otot yang ada di bagian dalam, dari dinding rahim. Miom jenis ini biasanya menyebabkan pendarahan yang sangat parah ketika menstruasi dan kompilikasi lainnya.
  4. Miom fibroid pedunculated, miom jenis ini merupakan pertumbuhan di batang kecil pada dalam dan luar rahim.

Jenis-Jenis Kista

Sementara itu, jenis kista adalah sebagai berikut.

  1. Kista ovarium atau sering disebut juga kista indung telur ini berisi cairan pada dalam atau permukaan indung telur.
  2. Kista epidermoid, jenis kistanya terjadi dipermukaan kulit yang terkadang seperti daging tumbuh. Kistanya seperti daging benjolan.
  3. Kista sebaceaous, kista ini juga berada pada permukaan kulit. Kistanya terbentuk ketika kelenjar sebelum mengeluarkan minyak atau sebuah zat yang mengandung banyak minyak.
  4. Kista ganglion, kistanya sering muncul pada pergelangan tangan, kistanya lunak ketika disentuh karena berisi cairan, namun kista ini sering membengkak.
  5. Kista baker’s, kistanya sering berada di sendi bawah tekukan lutut, kistanya berbentuk seperti kantong cairan.
  6. Kista payudara, kista berada dipayudara berbentuk padat atau cairan, sama seperti jenis kista lainnya. Kista ini tidak bersifat ganans seperti kanker.

Di atas itu adalah beberapa jenis-jenis kista dan juga miom yang berbeda-beda yang umumnya terjadi pada wanita. Biasanya beberapa wnaita tidak menyadari ketika terkena kedua penyakit ini, gejala yang sering terjadi pada miom biasanya seperti jangka menstruasi yang sangat panjang, panggul akan terasa sakit, sering buang air kecil, perut juga kembung dan akan membesar, jika gejala-gejala ini sudah terjadi pada diri anda, segeralah periksakan, jangan menunggu penyakitnya semakin terasa dan semakin parah.

Ada gejala lainnya yang terjadi pada kista, ketika kista terjadi pada bagian rahim, biasanya bagian bawah perut anda akan sangat sakit, bawah punggung sampai kepaha juga akan sakit, menstruasi yang tidak teratur, pendarahan pada organ intim anda, perut akan membesar, anda akan merasa penuh atau berat pada bagian perut, perut anda akan terasa seperti ditekan dari dalam, beberapa gejala ini akn terjadi ketika kista terjadi dalam rahim anda, segeralah periksakan jangan menunggu semakin besar dan semakin sakit sehingga mengganggu aktivitas anda atau mempengaruhi kondisi anda.

Berbagai macam akibat dan gejala yang diberikan oleh kista dan miom bisa anda waspadai, karena jika anda tidak mulai mewaspadai anda mungkin akan terserang penyakit ini dengan mudah, jangan menantang sebuah penyakit karena setiap penyakit pasti memiliki gejala yang akan semakin memburuk jika anda menganggap mudah suatu penyakitnya. Cobalah untuk lebih berhati-hati dan mencari berbagai pemahaman pada kista dan miom agar anda lebih paham perbedaan yang dihasilkan keduanya, karena dengan anda mewaspadainya ini memberikan kemungkinan besar anda akan mendapatkan kesehatan anda sendiri.

Baca artikel lain mengenai Terapi CAR T-Cell

Kanker Nasofaring Menular

Kanker Nasofaring Menular? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Kanker nasofaring memang bukan merupakan kanker yang cukup jarang terjadi. Namun jika tidak segera diatasi dengan baik, tetap bisa menyebabkan kematian karena tergolong sebagai kanker berbahaya. Selain itu, pada sisi yang lain, banyak yang masih bingung, apakah kanker nasofaring menular atau tidak.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebelumnya harus diketahui lebih dulu bahwa kanker nasofaring merupakan kanker yang serangannya terjadi salah satu organ saluran pernafasan. Kanker ini selalu muncul di atas tenggorokan atau faring dan bagian belakang hidung. Karena letaknya yang ada di saluran pernafasan inilah, banyak yang bertanya apakah penyakit kanker yang satu ini menyerang atau tidak.

Penyebab Kanker Nasofaring

Serangan penyakit kanker nasofaring, hampir sama persis dengan serangan kanker dari jenis yang lain. Hingga saat ini belum dapat diketahui dengan pasti penyebabnya. Tetapi di sisi lain banyak ahli kesehatan yang menyimpulkan bahwa penyakit kanker nasofaring ini lebih sering menyerang orang-orang tertentu.

Maksud dari orang-orang tertentu ini antara lain, berasal dari keluarga yang anggotanya pernah mendapat serangan kanker tersebut. Kemudian bagi Anda yang pernah kena serangan Virus Epstein Barr atau EBV dan Virus Human Papilloma atau HPV juga mempunyai resiko tinggi terkena kanker nasofaring. Termasuk juga yang senang mengkonsumsi makanan yang sistem pengolahannya dengan cara diasinkan.

Apakah Kanker Nasofaring Menular? Bagaimana Cara Mencegah Penularannya?

Sebenarnya, tidak ada satupun jenis penyakit kanker yang bisa menular. Karena kanker selalu terjadi oleh faktor pertumbuhan sel-sel yang terganggu, kemudian sel tersebut menjelma jadi sel kanker.

Sehingga terjadinya penyakit kanker itu bukan diakibatkan oleh penularan tapi karena adanya pertumbuhan sel yang tidak normal. Kasus ini sangat jauh berbeda dengan penyakit lain yang bisa menular ke orang lain karena bukan merupakan suatu penyakit infeksi. Sedangkan untuk pencegahannya, yang dapat Anda jalankan adalah menghindari faktor resikonya.

Salah satu wujud dari pencegahan ini yaitu mencegah adanya penularan virus EBV dan HPV. Jika sudah terlanjur masuk dalam tubuh, kedua virus ini akan menimbulkan kerusakan pada sel-sel yang pada akhirnya nanti akan memunculkan serangan kanker.

EBV atau Virus Epstein Barr merupaka virus yang dapat menyebar dengan mudah di daerah mana saja. Banyak yang tidak menyadari adanya serangan virus ini karena meski telah masuk dalam tubuh, tidak pernah menimbulkan tanda atau gejala apapun.

Penyebaran maupun penularan yang acapkali terjadi biasanya melalui cairan tubuh khususnya air liur. Oleh karena itu, Anda dapat dengan mudah terkena serangan virus ini jika sering memakai barang milik orang lain  yang sudah terkena infeksi EBV. Misalnya sikat gigi, gelas, sedotan dan sebagainya. Penularan ini juga dapat terjadi melalui transfusi darah, transplantasi organ, hubungan seksual dan ciuman.

Sedangkan virus HPV atau Virus Human Papilloma memang memiliki tingkat resiko rendah untuk memunculkan serangan kanker nasofaring dibanding virus EBV. Meski demikian, tetap perlu dihindari penularannya dengan cara hanya menjalani hubungan seksual pada satu orang atau satu pasangan saja.

Gejala Kanker Nasofaring

Setelah paham apakah kanker nasofaring menular atau tidak dan jawabannya adalah tidak sekaligus faktor penyebabnya maupun pencegahannya, saatnya mengetahui pula gejala yang sering muncul. Gejala yang biasanya menjadi tanda akan adanya serangan kanker nasofaring ini ada beberapa macam.

Di antaranya adalah adanya benjolan di bagian tenggorokan dan tidak terasa sakit saat disentuh oleh tangan. Selain itu muncul infeksi di organ telinga atau telinga sering berdengung yang di dunia kesehatan dinamakan tinnitus.

Mulut yang terasa sulit dibuka juga merupakan gejala awal dari kanker nasofaring. Terlebih lagi jika disertai dengan rasa sakit pada kepala dan wajah menjadi mati rasa atau nyeri. Gejala ini sering pula dibarengi dengan mimisan, sakit di tenggorokan dan hidung makin sulit untuk bernafas. Gejala berikutnya adalah penglihatan yang kabur dan berbayang.

Pengobatan Kanker Nasofaring Secara Medis Dan Herbal Yang Paling Manjur

Secara umum ada dua sistem pengobatan yang bisa dipilih oleh Anda ketika terkena serangan penyakit kanker nasofaring. Masing-masing adalah sistem pengobatan secara medis dan yang kedua menggunakan obat-obatan herbal atau tradisional.

1. Pengobatan Secara Medis

Sistem pengobatan kanker nasofaring yang dilakukan secara medis selalu disesuaikan dengan stadium-nya, posisi kanker, riwayat penyakit dan kondisi fisik pasien. Untuk langkah pertama yang biasanya dijalankan yaitu memakai metode radioterapi. Metode ini dipilih untuk pasien dengan kondisi kanker nasofaring yang tergolong masih ringan.

Sedangkan pada kanker nasofaring dengan kondisi atau stadium agak berat, memakai metode kemoterapi. Metode ini merupakan teknik penyembuhan dengan obat-obatan khusus dengan tujuan untuk membunuh sel-sel kanker.

Apabila kanker nasofaring sudah masuk stadium berat, langkah terbaik yang dapat dilakukan adalah operasi bedah. Namun karena letak dari sel kanker nasofaring yang sangat berdekatan dengan syaraf dan pembuluh darah, biasanya metode ini dihindari. Hanya saja jika sel kanker sudah telanjur menyebar hingga ke bagian kelenjar bening, maka operasi bedah menjadi satu-satunya pilihan.

Teknik penyembuhan berikutnya yaitu imunoterapi, dilakukan dengan cara memberikan obat yang nantinya akan berpengaruh kepada kekuatan tubuh untuk melawan pertumbuhan sel-sel kanker. Contoh dari obat ini antara lain adalah cetuximab dan pembrolizumab.

2. Pengobatan Menggunakan Herbal

Menurut hasil puluhan penelitian yang pernah dilaksanakan, setidaknya ada 3 macam ramuan obat herbal yang diyakini sangat mujarab untuk menyembuhkan serangan kanker nasofaring.

  • Daun Sirsak

Salah satunya adalah daun sirsak yang memiliki kemampuan tinggi dalam membunuh sel-sel kanker dengan hasil maksimal. Kelebihan utama dari sistem pengobatan menggunakan daun sirsak ini adalah tidak memunculkan dampak negatif pada tubuh.

Bahkan diyakini pula daun sirsak memiliki kekuatan hingga 10 ribu kali lipat dibanding cara pengobatan kemoterapi. Selain itu zat-zat yang terkandung didalamnya hanya membunuh sel-sel jahat saja, bukan sel positif. Anda dapat mengkonsumsi hasil rebusan daun sirsak 1 atau 2 gelas setiap hari jika ingin segera sembuh dari kanker nasofaring.

  • Kulit Buah Manggis

Obat herbal kedua yang juga dipercaya berkhasiat tinggi dalam mengatasi kanker nasofaring adalah buah manggis, namun yang diambil adalah kulitnya saja. Kulit buah manggis memiliki beberapa jenis senyawa yang bersifat antibakteri, anti histamin, anti alergi, anti oksidan, anti inflamasi dan yang paling penting anti kanker.

Selain itu, kulit manggis juga kaya dengan kandungan nutrisi, gartain, mangostin, epicatechin, garsinon, flavinoid dan spingomyolinase. Cara konsumsinya sama dengan daun sirsak, yaitu direbus kemudian hasil rebusannya diminum sebanyak 1 atau 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

  • Temu Lawak

Temu lawak sejak zaman dulu sudah sering dipakai untuk mengobati penyakit dan menurut hasil penelitian, tanaman ini mengandung curdione dan curcumol. Kedua kandungan tersebut memiliki khasiat tinggi untuk memberantas pertumbuhan sel kanker nasofaring. Apalagi jika dikonsumsi secara teratur setiap hari.

Temuk lawak dapat dikonsumsi dengan cara dibuat menjadi jamu seduh atau dipakai sebagai bumbu dalam masakan dan makanan. Tetapi jika ingin mendapatkan hasil yang lebih optimal dalam proses penyembuhan kanker nasofaring, sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk jamu.

Semoga ulasan lengkap tentang apakah kanker nasofaring menular serta sistem pencegahan dan teknik pengobatannya ini bisa bermanfaat untuk semuanya. Terutama bagi Anda maupun orang-orang terdekat Anda yang sedang terkena serangan penyakit tersebut.

Baca artikel lain mengenai Terapi CAR T-Cell

Membantu Penyembuhan Dengan 4Life Transfer Factor