Donor Sumsum Tulang Belakang

Begini Mekanisme Donor Sumsum Tulang Belakang Pasien Kanker

Sebagian orang mungkin masih sangat asing dengan istilah donor sumsum tulang belakang atau biasa disebut dengan istilah transplantasi sumsum tulang belakang. Wajar saja, mengingat istilah transplantasi biasanya lebih populer digunakan dalam menyebut transplantasi ginjal atau transplantasi jantung.

Jadi istilah donor sumsum tulang belakang atau transplantasi sumsum tulang merupakan salah satu metode pengobatan pasien kanker darah atau leukimia. Bagi pasien leukimia, donor sumsum tulang belakang atau bisa juga diartikan sebagai cangkok sumsum tulang belakang ini merupakan upaya medis dengan tujuan memberikan harapan hidup yang lebih lama bagi mereka.

Kondisi yang Menyebabkan Perlu Donor Sumsum Tulang

Salah satu alasan utama mengapa seseorang perlu melakukan donor sumsum tulang belakang yaitu karena kondisi sumsum tulang dalam tubuh pasien rusak dan tidak lagi mampu menjalankan tugasnya sebagai penghasil sel darah sehat. Biasanya transplantasi sumsum tulang belakang digunakan untuk mengobati beberapa penyakit seperti gagal sumsum tulang belakang (Anemia Aplastik), kanker darah (Leukimia), kanker yang mempengaruhi sel darah putih (Limfoma) dan Myeloma.

Alasan Kuat Menapa Perlu Transplantasi

Dalam hal ini, transplantasi sumsum tulang belakang dilakukan untuk menggantikan sel darah yang telah rusak karena perawatan kanker yang intensif. Adapun gangguan kondisi yang menyebabkan seseorang perlu melakukan transplantasi yaitu saat seseorang telah mengalami gangguan dalam sistem kekebalan tubuhnya, gangguan metabolisme, penyakit SCID (Severe combined immunodeficiency), dan kondisi saat seseorang mengalami sindrom hurler atau kondisi yang sangat memerlukan transplantasi sumsum tulang belakang.

Proses Transplantasi Sumsum Tulang Belakang

Sumsum tulang merupakan materi lunak dalam tulang yang mengandung sel induk hematopoietik atau sel-sel yang belum matang. Secara normal, nantinya sel induk hematopoietik inilah yang akan berkembang dan menghasilkan tiga jenis darah yaitu sel darah putih, sel darah merah, dan juga trombosit.

Transplantasi sumsum tulang belakang sendiri merupakan metode pengobatan dengan prosedur bedah yang dilakukan untuk mengganti sumsum tulang yang mengalami kerusakan dengan sel induk sumsum tulang belakang yang sehat. Proses transplantasi sumsum tulang belakang antara lain yaitu sebagai berikut.

1. Proses Harvesting atau Panen

Proses pertama yang akan dilakukan sebelum melakukan transplantasi yaitu proses pengambilan sample sumsum tulang dari seseorang yang nantinya akan menjadi pendonor bagi pasien. Seperti namanya ‘panen’ dalam hal ini akan dilakukan pengambilan sumsum tulang pendonor dengan cara memasukkan jarum pada kulit pendonor hingga ke dalam tulang. Umumnya, seluruh proses harvesting membutuhkan waktu sekitar satu jam dan biasanya donor akan diberikan anestesi.

2. Proses Pemberian Donor Sumsum Tulang Belakang

Proses ini biasanya akan dilakukan setelah pasien menjalani kemoterapi intensif atau terapi radiasi. Dalam proses ini, pasien akan diberikan infus sumsum tulang belakang dari pendonor melaui jalur intravena. Proses ini biasanya diikuti dengan proses engraftment yaitu proses dimana sel-sel induk baru akan menemukan jalan menuju sumsum tulang belakang dan kembali menghasilkan sel darah. Pada proses ini, jika engraftment berjalan lambat, pasien akan diberikan obat yang dapat merangsang sumsum tulang untuk memproduksi sel darah.

Jenis Leukimia Apa yang Perlu Donor Sumsum Tulang Belakang?

Sejauh ini dibandingkan risikonya, metode pengobatan dengan cara transplantasi memang memiliki lebih memiliki manfaat yang besar bagi pasien. Meskipun biasanya, proses transplantasi menjadi metode pengobatan terakhir setelah perawatan lain tidak lagi bisa membantu.

Adapun jenis leukimia yang biasanya perlu melakukan donor sumsum tulang belakang, yaitu:

  1. Leukimia darah atau leukimia
  2. Leukimia yang mempengaruhi sel darah putih atau Limfoma
  3. Leukimia myeloid atau kanker yang mempengaruhi sel plasma

Siapa yang Boleh Menjadi Pendonor? Apa Saja Syaratnya?

Hal terpenting sebelum melakukan proses transplantasi sumsum tulang belakang, yaitu mencari pendonor sumsum tulang belakang itu sendiri. Hal tersebut disebabkan karena pasien harus mencari sumsum tulang yang cocok. Umumnya, sumsum tulang tersebut akan mudah didapatkan dari keluarga seperti orang tua, saudara kandung, atau kerabat. Meskipun begitu, tidak jarang anda juga bisa menemukan kecocokan sumsum tulang dari orang lain yang tidak memiliki hubungan darah. Namun sebelum menjadi pendonor, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Adapun syarat tersebut, yakni:

  1. Setidaknya pendonor memiliki usia 18-44 tahun. Hal tersebut dimaksudkan untuk mengurangi risiko komplikasi bagi pendonor.
  2. Pendonor memiliki berat badan maksimal 40.
  3. Pendonor tidak mengidap penyakit autoimun, seperti lupus eritematosus sistemik, fibronyalgia, psoriasis parah, dan penyakit autoimun lainnya.
  4. Pendonor tidak memiliki kelainan darah seperti hemofilia, anemia aplastik, memiliki gangguan pembekuan darah seperti penyakit Von Willebard.
  5. Tidak memiliki penyakit menular seperti HIV/AIDS, hepatitis B atau C kronis.
  6. Tidak menderita tumberkulosis aktif dalam dua tahun belakangan.

Efek Samping Penerima Donor Sumsum Tulang Belakang

Akan selalu ada konsekuensi dari semua proses yang dijalani. Tentunya tidak hanya bagi pendonot, tetapi juga bagi penerima donor itu sendiri. Biasanya, efek samping metode pengobatan ini jauh lebih parah dibandingkan dengan kemoterapi. Adapun beberapa efek samping bagi penerima donor, yaitu:

  1. Pasien akan mengalami risiko pendarahan dan infeksi.
  2. Dalam jangka pendek, transplantasi akan memberikan efek mual dan muntah, kelelahan, serta hilangnya nafsu makan.
  3. Dalam jangka panjang, transplantasi akan memeberikan efek ketidaksuburan bagi pasien, katarak, atau pengembangan kanker sekunder.
  4. Karena sel darah putih pendonor menganggap tubuh penerima sebagai benda asing, akibatnya penerima akan mengalami penyerangan yang akhirnya memberikan efek seperti diare, gagal hati, dan ruam pada kulit.
  5. Mengalami penurunan jumlah trombosit.

Apakah dengan Donor Leukimia Bisa Sembuh 100%?

Pasien leukimia umumnya akan dibagi menjadi dua macam, yakni leukimia akut dan leukimia kronis. Jumlah sel darah putih pada pasien leukimia kronis terbilang lebih banyak dibandingkan leukimia akut. Hal ini pula yang biasanya membuat pasien leukimia akut mempunyai harapan hidup yang lebih lama dibandingkan usia penderita leukimia kronis.

Beragam upaya medis seperti kemoterapi hingga transplantasi dilakukan untuk menaikkan angka harapan hidup pasien. Dengan biaya yang terbilang tinggi pun, pasien leukimia yang mendapatkan donor untuk melakukan transplantasi sumsum tulang belakang juga tidak bisa mendapatkan kesembuhan 100%.

Efek Samping Pendonor Sumsum Tulang Belakang

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Selain memberikan efek samping bagi penerima, proses transplantasi juga akan memberikan efek samping bagi si pemberi atau pendonor. Meskipun jika dibandingkan dengan efek yang diterima oleh penerima sumsum tulang belakang. Efek samping yang dirasakan pendonor jauh lebih ringan. Adapun efek samping bagi pendonor tersebut antara lain, yaitu:

  1. Akan merasakan kaku di daerah sekitar lokasi pengambilan sumsum tulang belakang selama beberapa hari.
  2. Membutuhkan waktu pemulihan beberapa hari, sebagai proses pemulihan serta penggantian sumsum tulang yang telah disumbangkan pada pasien.
  3. Masa pemulihan bisa membutuhkan waktu 3-4 minggu.

Berapa Estimasi Biaya Transplantasi Sumsul Tulang Belakang?

Untuk biaya proses transplantasi sumsum tulang belakang sendiri bervariasi. Tentunya semakin intensif pengobatan dilakukan, biaya yang anda keluarkan juga samakin tinggi. Umumnya, biaya transplantasi sumsum tulang belakang tergantung dari beberapa poin, seperti:

  1. Tergantung pada rumah sakit tempat anda melakukan transplantasi sumsum tulang belakang.
  2. Tergantung jenis prosedur transplantasi sumsum tulang belakang seperti, prosedur pengambilan sel induk dari pasien sendiri (autologus) dan prosedur pengambilan sel induk dari pendonor (allogeneic).
  3. Tergantung pada prosedur pemeriksaan pra-transplantasi dan jenis tes yang dijalani pasien.
  4. Tergantung pada intensitas kemoterapi dan radiasi yang biasanya perlu dilakukan sebelumnya.
  5. Tergantung pada jenis pemeriksaan pasien dan perawatan setelah menjalani transplantasi.
  6. Tergantung berapa lama perawatan yang harus pasien jalani di rumah sakit.

Baca artikel lain mengenai Madu dan Jahe untuk Kanker

Khasiat Kenikir

Khasiat Kenikir dalam Dunia Medis dan Perannya Menyembuhkan Kanker

Mengenal Kenikir yang Kaya Manfaat

Kenikir atau biasa disebut dengan Cosmos Caudatus merupakan tanaman perdu berdaun majemuk bersilang dan berhadapan yang termasuk dalam anggota bunga aster. Bunga kenikir masuk kedalam suku Asteraceae atau keluarga bunga matahari yang merupakan kelompok terbesar tanaman berbunga. Kenikir sendiri memiliki nama yang berbeda di setiap daerah. Seperti disebut daun ulam raja di daerah Melayu. Daun kenikir di Jawa Tengah, dan disebut daun yellow ray flower di Inggris.

Khasiat kenikir memang sudah tidak diragukan lagi. Selain bisa dimanfaatkan sebagai masakan sehari-hari seperti urap, pecel, atau lalapan. Daun yang memiliki aroma khas ini juga memiliki khasiat bagi kesehatan yang sangat banyak. Salah satu khasiat kenikir yang paling populer yaitu daun kenikir bisa meningkatkan nafsu makan bahkan bisa mengatasi penyakit serius seperti kanker atau Leukimia.

Mulai Dari Menangkal Radikal Bebas Hingga Leukimia

Meskipun belum banyak yang mengetahui mengenai fakta penting ini. Namun khasiat kenikir sebagai pengobatan kanker cukup ampuh mengatasi leukimia. Terlebih jika dilakukan bersamaan dengan pengobatan secara medis seperti kemoterapi atau radioterapi. Dalam berbagai penelitian medis, telah ditemukan bunga kenikir mepunyai sifat farmakologis yang efektif. Sedangkan daun kenikir mengandung karbohidrat, kaya dengan kalsium, mengandung 3% protein, 0,4% lemak, mengandung vitamin A, serta mengandung zat antioksidan yang bermanfaat untuk menangkal radikal bebas.

Habitat Tanaman Kenikir

Umumnya, kenikir bisa ditemukan secara liar disegala tempat. Di kebun, pekarangan, atau bisa juga tumbuh di tepi jalan. Dan cenderung menyukai iklim panas dengan lahan yang tak begitu lembab. Menyukai tanah berpasir, subur, dan juga suka berada di tempat terbuka dengan penyinaran matahari penuh. Selain itu, kenikir dapat ditemukan didataran rendah dan juga pegunungan diketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut.

Morfologi Tanaman Kenikir

  1.  Tumbuhan ini memiliki tinggi 75 sampai 100 cm dan memiliki bau yang khas.
  2. Memiliki batang yang tegak, beralur membujur, segi empat, dan beruas berwarna hijau keunguan.
  3. Biasanya memiliki cabang yang banyak.
  4. Memiliki daun majemuk, yang berbentuk bersilang berhadapan, berbagi menyirip, ujung runcing dan tepi rata dengan panjang 15-25 cm.
  5. Mempunyai bunga majemuk dengan bentuk bongkol. Biasanya bunga tumbuh di ujung batang tangkai yang memiliki panjang kurang lebih 25 cm.
  6. Memiliki berbagai warna bunga, seperti kuning sedikit ranye, jingga, kuning dan merah.
  7. Mahkota bunga terdiri dari 8 daun mahkota dengan panjang kurang lebih 1 cm.
  8. Memiliki benang sari berbentuk tabung.
  9. Kepala sari biasanya berwarna cokelat kehitaman, dengan putik berambut berwarna hijau kekuningan, merah.
  10. Memiliki buah keras berbentuk seperti jarum dengan ujung berambut. Biasanya akan berwarna hijau saat muda dan berubah menjadi cokelat setelah tua.
  11. Memiliki biji kecil berbentuk jarum dengan panjang kurang lebih 1 cm.
  12. Tumbuh dengan akar tunggang dan berwarna putih.

Manfaat Kenikir Secara Umum

Secara umum, khasiat kenikir bisa terbilang sangat banyak. Tidak hanya bisa mengatasi penyakit mematikan seperti kanker. Nyatanya kenikir juga bermanfaat untuk mengobati penyakit yang terbilang lebih umum, seperti:

  1. Obat maag dan mengobati lemah lambung.
  2. Meningkatkan nafsu makan pada anak maupun orang dewasa.
  3. Obat jantung lemah.
  4. Obat penyakit gondongan.
  5. Obat cuci darah.
  6. Sebagai obat payudara bengkak yang biasanya disebabkan karena terus-menerus mengeluarkan ASI.
  7. Bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun tubuh.
  8. Menguatkan tulang.
  9. Obat kanker.
  10. Mengatasi bau mulut.

Manfaat Kenikir Untuk Melawan Kanker

Secara umum, seseorang yang mengidap kanker memang akan memilih menempuh pengobatan secara medis. Hal tersebut disebabkan karena pengobatan secara medis memang terbilang lebih efektif dibandingkan pengobatan secara herbal.

Namun meskipun begitu, tentu menyelingi pengobatan medis dengan mengkonsumsi bahan alami herbal seperti kenikir bisa pasien lakukan untuk membuat pengobatan kanker menjadi lebih maksimal. Salah satu fakta ini tentu merupakan hal yang wajib anda pertimbangkan mengingat kandungan kenikir yang telah dipercaya mampu mengobati kanker. Hal ini memang belum bisa dijadikan rujukan ilmiah. Namun bukan berarti mencoba kenikir sebagai pengobatan secara herbal tidak perlu dilakukan.

Cara Kerja Kenikir Kikis Sel Kanker dalam Tubuh

Hal tersebut didasarkan karena nyatanya kenikir memiliki kandungan yang ampuh mencegah dan mengatasi penyakit kanker dalam tubuh. Kandungan kenikir seperti terpenoid, saponin, dan flavonoid bisa membantu tubuh menghalau senyawa radikal bebas sehingga risiko tubuh mengalami kerusakan sel akan berkurang. Selain itu, kandungan kenikir akan membuat daya tubuh meningkat. Tidak hanya itu, kenikir juga mengandung artemisinin yang merupakan senyawa utama membunuh sel kanker.

Kandungan Artemisin akan membuat sel kanker di dalam tubuh mengalami apoptosis atau menghancurkan diri sel kanker sendiri. Sehingga secara bertahap, sel kanker dalam tubuh pasien akan berkurang. Selain membuat sel kanker mengalami apoptosis, kandungan artemisin pada kenikir juga akan mengikat iron sehingga sel kanker perlahan akan diluruhkan dan dibuang. Oleh karena itu, untuk hasil yang maksimal, biasanya penderita harus mengkonsumsi kenikir setiap hari secara rutin sebagai pendambing pengobatan secara medis.

Bukti Medis Bahwa Kenikir Ampuh Kikis Sel Kanker

Di luar negeri sendiri, penelitian mengenai ampuhnya khasiat kenikir telah dilakukan. Salah satunya, penelitian yang telah diterbitkan oleh life science. Menurutnya, hanya dengan waktu kurang dari l6 jam, kenikir mampu membunuh 98% sel kanker payudara pada tubuh. Tidak hanya itu, pengobatan ini juga telah dipakai di China.

Sebenarnya, di masa lalu kenikir telah banyak dimanfaatkan sebagai obat anti malaria yang cukup kuat. Dan kini, khasiat kenikir kembali ditemukan terbukti efektif melawan sel kanker di dalam tubuh. Apalagi jika kenikir dikombinasikan dengan tanaman apasintus. Dipercaya akan memusnahkan hampir semua sel kanker di dalam tubuh.

Salah satu ilmuan yang pertama kali menemukan khasiat kenikir yaitu The bioengineers Henry Lai dan Narendra Singh dari university of Washington, seattle. Mereka telah melakukan penelitian dan membuktikan bahwa kenikir akan membuat sel kanker mengalami Apoptosis.

Karena banyaknya khasiat kenikir tidak heran, produsen farmasi perancis “Sanofi” berusaha memproduksi kira-kira 50-60 ton Artemisinin. Dan di indonesia sendiri, kandungan artemisinin tersebut bisa didapatkan dengan mudah melalui Kenikir.

Cara Pengolahan Kenikir Untuk Mengobati Kanker

Bisa dibilang, dibandingkan dengan bahan alami lainnya, pengolahan kenikir sebagai pengobatan cenderung lebih mudah dan praktis karena bisa diolah dengan berbagai variasi. Variasi pengolahan kenikir sebagai pengobatan antara lain, yaitu:

  1. Dikonsumsi sebagai lalapan.
  2. Diolah sebagai jus.
  3. Direbus daunnya, untuk mengambil sari dari daun kenikir.
  4. Dikonsumsi setelah kenikir diekstrak.
  5. Diolah menjadi masakan sehari-hari.

Jenis-Jenis Kenikir untuk Pengobatan Kanker

Seperti yang telah dijelaskan di atas, kenikir merupakan tumbuhan liar yang dengan mudah ditemukan di Indonesia. Tumbuhan yang termasuk tanaman tropis ini memiliki bermacam-macam jenis. Mulai dari yang daunnya bisa dikonsumsi sebagai obat bahkan masakan. Bahkan kenikir yang digunakan sebagai bagian dari upacara agama hindu. Anda juga mesti mengenali mana kenikir yang bisa dikonsumsi dan mana kenikir hias. Ada satu jenis lagi kenikir yang berfungsi sebagai tanaman refugia atau tanaman yang bermanfaat untuk membasmi jenis hama.

Adapun menurut warna bunganya, kenikir memiliki variasi warna yang cukup banyak. Mulai dari kuning pucat, kuning kemerahan, kuning cerah, jingga dan juga merah. Berikut ini cara mengenali kenikir yang bisa dikonsumsi untuk masakan maupun obat kanker.

  1. Daun kenikir tidak bergetah serta daunnya tidak berbulu.
  2. Meskipun berbau menyengat, kenikir mempunyai aroma yang harum dan tetap bisa diterima oleh indra penciuman manusia.
  3. Warna yang mencolok pada tumbuhan kenikir hanya terdapat pada bagian bunga, cabang, daun hingga batang tumbuhan.
  4. Warna bunga kenikir umumnya kuning cenderung oranye.

Nah itulah ulasan mengenai khasiat kenikir yang masih belum banyak diketahui, khususnya untuk atasi kanker.

Baca artikel lain mengenai Madu dan Jahe untuk Kanker

AML Adalah

AML Adalah Penyakit Berbahaya, Kenali Gejalanya!

Meskipun telah banyak informasi yang tersebar mengenai Acute Myeloid Leukimia atau AML. Namun bagi orang awam, salah satu penyakit yang termasuk dalam jenis leukimia ini tetap tidak begitu dimengerti secara detail.

Salah satu jenis penyakit leukimia yang juga bisa disebut sebagai Acute myeloid leukimia, acute granuloctytic leukia, acute nonlymphocytic leukimia dan juga acute myeloblastic leukemia, merupakan penyakit kanker dan sumsum tulang.

Tahukan Anda Apa Itu AML?

AML adalah salah satu jenis leukimia yang menyebabkan myeloblast atau sejenis sel darah putih, sel darah merah, atau platelet di dalam tubuh menjadi tidak normal. Biasanya, AML akan menyebabkan pembuluh darah penderita tersumbat. Hal tersebut dikarenakan pembentukan sel-sel mieloid terjadi tidak sempurna. Dalam banyak kasus, AML akan berkembang dengan cepat dan terkadang dapat menyebar keberbagai bagian tubuh penderita.

Umumnya, AML (Acute myeloid leukemia) atau leukimia mieloid akut akan menyerang orang dewasa. Meskipun begitu, terkadang pada salah satu kasus AML juga dapat diderita oleh anak-anak dan remaja.

Gejala AML yang Paling Umum

Seperti yang telah dibahas sebelumnya. AML adalah salah satu jenis leukimia yang menyerang sel-sel meiloid di dalam tubuh. Karena itu, bisa dibilang AML memiliki gejala yang hampir sama dengan jenis leukimia lainnya. Berikut beberapa gejala AML yang mungkin bisa menambah informasi anda:

  1. Penderita akan terlihat sangat pucat dan cenderung mudah merasa lelah.
  2. Mengalami sesak napas, yang diakibatkan kurangnya sel darah merah di dalam tubuh.
  3. Karena kurangya sel darah putih, penderita akan mudah terinfeksi.
  4. Karena sedikitnya trombosit dalam tubuh, penderita akan mudah mengalami pendarahan seperti memar tanpa sebab, gusi berdarah atau gejala paling umum seperti pendarahan pada hidung atau mimisan.
  5. Kondisi tubuh semakin menurun.
  6. Akan mengembangkan bercak darah ataupun ruam pada kulit.
  7. Penderita akan mengeluarkan keringat dingin terlebih pada malam hari.
  8. Pada salah satu kasus, penderita AML juga akan merasakan sakit pada sendi dan tulang.

Jika anda atau keluarga memiliki indikasi atau gejala diatas. Tentu segera berkonsultasi ke dokter merupakan hal yang sangat benar dilakukan untuk segera mengetahui mengenai masalah kesehatan anda.

Penjelasan Medis Mengenai Penyebab AML

Salah satu penyebab utama dari AML adalah karena rusaknya DNA didalam sel sumsum tulang. Kondisi inilah yang akhirnya menimbulkan kekacauan di dalam proses produksi sel darah di dalam tubuh penderita.

Sumsum tulang yang biasanya menghasilkan sel darah putih untuk mengatasi infeksi di dalam tubuh mengalami perubahan karena memproduksi sel-sel yang belum matang. Sel-sel itulah yang akhirnya berkembang menjadi sel-sel darah putih leukemik yang biasa disebut sebagai myleloblasts.

Sel-sel tidak normal yang dihasilkan sumsum tulang itulah yang akhirnya mengganti alih tugas sel sehat dalam tubuh. Meskipun dalam kebanyakan kasus, pemicu mutasi DNA yang menyebabkan leukemia belum diketahui secara pasti. Namun faktor penyebab seperti paparan bahan kimia tertentu, radiasi, dan juga beberapa obat kemoterapi bisa meningkatkan resiko terjadinya AML.

Pengobatan Medis Tercanggih untuk AML

Umumnya, dokter akan segera membantu mengenai pengobatan AML setelah hasil tes skrining positif mendiagnosa anda terkena Acute Myeloid Leukimia (AML). Tes skrining sendiri merupakan tes yang dianjurkan dokter untuk mendeteksi dini penyakit leukimia yang diderita oleh orang tanpa gejala. Meskipun tetap saja, tes khusus untuk mengetahui diagnosisi AML stadium awal tidak ada.

Prosedur Pengobatan Penderita AML Secara Medis

Biasanya penderita AML dengan berbagai subtipe khusus akan memerlukan perawatan khusus. Misalnya pasien perlu menempuh beberapa pengobatan medis seperti kemoterapi, dan juga pengobatan-pengobatan lain yang biasanya telah disarankan dokter setelah mengetahui gejalanya. Umumnya, ada dua langkah pengobatan AML secara medis yang bisa dilakukan pasien. Pengobatan AML tersebut bisa didasarkan pada susunan genetik dari sel myeloid normal. Berikut ini prosedur atau langkah pengobatanya.

  1. Melakukan induksi remisi.
  2. Dilanjutkan dengan terapi pasca-remisi.
  3. Dengan obat-obatan khusus, seperti all-trans retinoic acid (ATRA), dan obat arsenik trioksida.
  4. Menjalani transplatasi sel induk dan juga kemoterapi ketika AML yang diderita pasien kambuh atau tubuh pasien tidak lagi merespon terhadap pengobatan (kebal).
  5. Pada beberapa kasus, biasanya dokter juga akan melakukan operasi dan terapi radiasi sebagai metode utama pengobatan.

Karena AML adalah penyakit yang bisa berkembang dengan cepat. Tentu memilih pengobatan yang tepat dan tentunya sesegera mungkin bagi pasien merupakah hal yang wajib dilakukan. Apalagi selain dengan metode pengobatan di atas. Kini pengobatan AML terbaru bisa menjadi salah satu pilihan anda. Pengobatan medis tersebut, yaitu:

1. Uji Klinis

Anda bisa menjadi salah satu bagian dalam pengujian klinis. Uji klinis sendiri merupakan pengobatan kanker ultra-modern yang bisa anda coba sebagai satu-satunya metode pengobatan yang lebih baru. Untuk memulainya, anda bisa meminta pengujian klinis pada dokter yang menangani anda, jika klinik atau rumah sakit tersebut melakukan uji klinis itu.

2. Metode Komplementer dan Alternatif

Metode komplementer juga bisa anda tempuh untuk mengatasi AML. Metode komplementer biasanya dilakukan bersama dengan perawatan medis rutin pasien. Atau jika tidak, dilakukan bersamaan dengan pengobatan alternatif yang bisa menjadi salah satu obat pengganti perawatan medis dari dokter.

Metode ini dipercaya dapat membantu mengurangi gejala sekaligus membuat pasien menjadi lebih baik. Meskipun sampai saat ini, kinerja dari beberapa metode ini belum benar-benar terbukti. Oleh karena itulah, berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalankan metode pengobatan akan lebih baik jika anda lakukan.

Seberapa Efektif Pengobatan AML Secara Herbal?

Selain menempuh pengobatan secara medis. Pasien juga bisa melakukan pengobatan AML secara herbal. Misalkan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang biasanya tidak akan menimbulkan efek bagi tubuh. Tanpa anda sadari, bahan-bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati kanker dari berbagai tipe termasuk AML telah banyak tersedia di lingkungan anda. Adapun beberapa bahan alami tersebut, yaitu:

  1. Daun kenikir
  2. Daun sirsak
  3. Gingseng merah korea
  4. Kunyit
  5. Tapak dara
  6. Daun zaitun
  7. Milk thistle atau silymarin

Beberapa bahan alami di atas merupakan bahan alami yang telah dipercaya untuk mengobati penyakit kanker. Menggunakan metode herbal biasanya akan lebih mudah dan murah jika dilakukan karena bahan telah tersedia. Tidak hanya itu biasanya cara pengobatan herbal tersebut juga cenderung mudah dan praktis. Namun di sisi lain menggunakan metode herbal ini juga kurang tepat karena dosis pemakaiannya belum jelas dan terkadang juga kurang efektif dibandingkan dengan pengobatan secara medis.

Cara Maintenance Kesehatan Setelah Dinyatakan Sembuh Dari AML

Setelah benar-benar dinyatakan sembuh dari AML, tetap menjaga kesehatan tubuh bagi pasien merupakan sesuatu yang penting. Karena seperti yang telah dijelaskan di awal, AML adalah salah satu penyakit yang penyebaran dan perkembangannya cukup cepat. Selain itu, alasan utama mengapa pasien harus tetap memantain kesehatannya yaitu karena sewaktu-waktu AML akan kambuh dan berkembang kembali. Sebenarnya cara mantain kesehatan tersebut tidak begitu rumit. Hal tersebut bisa anda lakukan dengan cara:

  1. Jika anda termasuk salah satu orang yang suka merokok. Cobalah untuk menghentikan kebiasaan tersebut.
  2. Mulailah rutin berolahraga.
  3. Menjaga pola makan serta selalu mengonsumsi makanan sehat.
  4. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan.
  5. Rajin melakukan pemeriksaan ke dokter. Terlebih jika anda merasakan ada sesuatu yang aneh secara medis.

Semoga ulasan ini bermanfaat ya, bahwa AML adalah penyakit yang harus diperhatikan.

Baca artikel lain mengenai Kanker Sarkoma

Membantu Penyembuhan Dengan 4Life Transfer Factor