Operasi Tumor Otak Terbaik

Operasi Tumor Otak Terbaik Minim Efek Samping

Di Indonesia sudah banyak nyawa yang terenggut akibat tumor otak, yang dimaksud dengan tumor otak itu sendiri ialah sel-sel abnormal yang tumbuh pesat di dalam otak atau di sekitaran otak. Tak hanya bisa menyerang orang dewasa, namun anak-anak pun bisa mengalaminya. Tumor otak itu sendiri terbagi menjadi dua kelompok jika didasarkan pada bagaimana perkembangannya, yakni tumor yang jinak (yang tidak memiliki sifat kanker) dan tumor ganas (memiliki sifat kanker).

Untuk jenisĀ  tumor yang tumbuh di dalam otak itu sendiri memiliki istilah yakni tumor otak primer, sedangkan tumor yang menyebar ke dalam otak pasien setelah tumbuh di bagian tubuh lainnya dinamakan tumor otak sekunder atau dikenal juga sebagai metastatik.

Kemudian untuk tingkatan tumor otak dibagi dari tingkat 1 sampai dengan tingkat 4. Tumor dikategorikan menjadi empat tingkatan ini berdasarkan perilaku dari tumor itu sendiri, misalnya berdasar pada lokasi tumbuhnya tumor, seberapa cepat pertumbuhannya serta bagaimana cara tumor menyebar. Tumor yang berada dalam tingkat 1 dan 2 adalah tumor yang jinak, sementara tumor yang ganas dan berpotensi bisa menjadi kanker otak ada di tingkat 3 dan 4.

Operasi Tumor Otak Terbaik

Setiap pasien tumor otak tentunya menginginkan operasi yang aman dan memiliki persentase keberhasilan yang besar. Ada banyak sekali operasi tumor otak yang bisa dipilih oleh penderita tumor, yang terpenting adalah kita mendapatkan lebih banyak informasi yang bisa dijadikan referensi kita dalam memilih salah satu metode operasi.

Berikut adalah beberapa operasi tumor otak yang memberikan persentase keberhasilan paling besar.

Gamma Knife. Yang satu ini adalah bukti dari kemajuan teknologi medis yang mengagumkan, yakni Gamma Knife Perfexion yang merupakan sebuah operasi dengan radiasi sinar gama. Menurut para ahli, jenis terapi yang satu ini tak cuma lebih akurat, namun juga lebih cepat pemulihannya serta juga nyaris tanpa efek samping. Di Indonesia banyak sekali dokter, apalagi pasien yang belum mengetahui teknik operasi tumor otak yang satu ini, operasi tumor otak yang tak perlu melakukan pembedahan di bagian kepala. Sekalipun teknologi yang satu ini sudah santer dibicarakan sejak tahun 1960-an akhir, tapi saat ini hanya satu dua rumah sakit saja yang memberikan pelayanan tersebut.

Prinsip dari teknologi yang gunakan radiasi sinar gamma ini membunuh sel tumor yang ada di dalam otak pasien. Para pasien dikenakan bingkai khusus pada bagian kepala mereka, lalu berbaring dan dimasukkan ke dalam sebuah mesin dimana 192 sumber sinar gama ada di dalamnya.

Maksud bingkai di kepala itu tak lain supaya penyinaran pada target lebih presisi. Yang menarik dari terapi Gamma Knife ini adalah pasien tak perlu melakukan rawat inap untuk pemulihan, mereka bahkan bisa pulang dalam jangka waktu yang amat singkat. Tapi setelah operasi, ada pantauan yang dilakukan dokter untuk mengertahui adanya matinya atau penyusutan sel kanker.

Operasi Keyhole. Ada unggulan yang ditawarkan oleh metode untuk operasi tumor otak melalui metode keyhole alias lubang kunci ini. Bahkan menurut penjelasan yang diberikan oleh Dr Agus C Anab, SpBS, yang merupakan dokter spesialis bedah saraf dan berasal dari tim medis Comprehensive Brain and Spine Centre (CBSC) cabang Indonesia, menjelaskan bahwa metode keyhole dilakukan dengan cepat dan minimal sayatan. Jadi pasien hanya perlu melakukan penyayatan pada alis oleh dokter bedah dan melalui alis mata tersebu, dokter bisa mengangkat semua tumor yang ada di dalam kepala pasien.

Keuntungan melakukan operasi tumor otak terbaik yang satu ini lainnya adalah minimalisir trauma, serta bisa mengurangi risiko pendarahan dibanding dengan metode yang lainnya. Risiko pendarahan bisa berkurang dikarenakan tak banyak tekanan pada kepala selama operasi, sebab hanya berupa satu sayatan di alis saja. Pemulihan pasien cepat, setelah satu hari paska operasi pasien sudah bisa berjalan-jalan. Bekas sayatan hasil operasi juga tersamarkan, bahkan tampak berbaur dengan alis mata kita.

Awake Surgery. Jika kebanyakan operasi tumor otak dilakukan dalam kondisi pasien yang tidak sadar, tahun 2017 silam tim bedah saraf dari Surabaya Neuro Science Institute (SNeI) telah berhasil melakukan awake brain surgery atau operasi tumor otak dalam kondisi pasien yang sadar pada saat otak mereka diotak-atik. Saat itu, pasien yang pertama kali dala sejarah medis Indonesia menggunakan metode awake surgery ini menderita tumor pada otak dengan jenis astrositoma. Jadi tumor tersebut memiliki lokasi di bagian otak yang megontrol kognitif (proses berpikir) dan pengontrol motorik. Keuntungan melakukan operasi tumor otak terbaik yang satu ini salah satunya adalah memberikan pembelajaran nyata terhadap tenaga medis mengenai kondisi pasien, langsung setelah bagian dengan tumor tersebut diambil, apa yang akan terjadi?

Pada saat operasi berlangsung, para anggota dalam tim bedah melakukan banyak sekali cara untuk menjaga kemampuan pasien untuk bicara, serta mengawasi gerakan kaki serta tangan pada pasien. Ketika operasi berlangsung, anggota Surabaya Neuroscience Institute (SneI) mengajak pasien untuk berkomunikasi, pasien juga dilengkapi sejumlah kabel sebagai monitor untuk fungsi otak apakan berfungsi dengan normal atau tidak. Semua kabel tersebut menyambung pada intra operative monitoring (IOM) yang memiliki koneksi pada PC. Di monitor pun tampak grafik gelombang otak. Apabila kondisi otak stabil, maka tumor otak yang diangkat itu tidak akan memberikan gangguan pada fungsi otak si pasien.

Pemulihan Pasca Operasi Tumor Otak

Setelah melakukan operasi tumor otak, setiap pasien diwajibkan untuk mengambil terapi paska operasi. Berdasarkan beberapa penelitian terbaru, jenis terapi terbaik yang bisa dipilih adalah terapi radiosurgery. Informasi umum mengenai tumor otak adalah jenis tumor yang paling banyak dan paling umum terjadi pada orang dewasa di seluruh bumi dan metastatik tumor otak itu sendiri merupakan sel tumor yang asalnya dari organ tubuh lainnya yang kemudian malah menyebar ke otak pasien. Tumor otak ini terjadi kurang lebih sebanyak 300.000 kasus pada setiap tahunnya.

Salah satu bukti terapi radiosurgery terbaik untuk operasi paska operasi adalah penelitian dari para ilmuwan yang berasal dari University of Missouri School of Medicine. Mereka telah membandingkan dua jenis terapi pasca operasi untuk melihat metastatik tumor otak pada pasien. Akhirnya diteukan bahwa terapi Radiosurgery Stereotactic ini berikan hasil yang jauh lebih baik dan aman dibanding radiasi pada seluruh bagian otak pasien. Ini disebabkan saat terapi radiasi yang dilakukan pada semua bagian otak, memang dinilai mampu mengendalikan penyebaran tumor lainnya dengan melakukan identifikasi sel kanker yang tersebunyi dalam otak, hanya saja terapi tersebut bisa menurunkan fungsi kognitif yang bisa merugikan pasien, beda dengan terapi radiosurgery yang lebih minim risiko.

Demikian adalah rekomendasi operasi tumor otak terbaik dan terapi paska operasi yang bisa diambil. Semoga bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Herceptin Untuk Kanker Payudara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

14 − one =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.