Obat Herbal Untuk Kanker Darah

Tanaman dan Obat Herbal Untuk Kanker Darah

Pola hidup sehat juga penting untuk pengidap kanker darah.

Banyak orang masih awam dengan kanker darah, salah satu penyakit paling mematikan di dunia. Produksi sel darah putih yang berlebih dan abnormal menyebabkan daya tahan tubuh seseorang menurun. Sel darah putih yang tumbuh abnormal menyebar dan menurunkan fungsi organ tubuh lainnya. Itu sebabnya seseorang yang mengidap kanker darah tidak dapat bertahan lama.

Kanker darah dibedakan kanker darah akut dan kanker darah kronis. Kanker darah akut penyebaran sel kanker berlangsung cepat. Sedang pada kanker darah kronis perkembang sel cenderung lambat namun sama berbahaya dengan kanker darah kronis.

Sel darah putih yang seharusnya berfungsi melindungi tubuh dari benda asing dan penyakit . Pada kanker darah sel tersebut berkembang tidak normal dan berlebihan. Sel darah putih yang abnormal tersebut kemudian berkembang dan menumpuk di aliran darah dan organ tubuh tertentu. Kondisi tersebut menyebabkan seseorang mengalami beberapa tanda atau gejala antara lain seringnya mengalami pendarahan seperti mimisan, pembengkakan organ tubuh seperti hati, limfa, dan kelenjar getah bening.  Rasa nyeri di persendian dan tulang belakang, mudah lelah, dan sakit kepala juga dirasakan oleh pengidap kanker darah.

Penderita kanker darah  harus segera ditangani begitu terdiagnosa. Cepatnya sel kanker menyebar membuat penderita tidak dapat bertahan lama. Pengobatan yang selama ini ada yaitu kemoterapi, transplantasi,  dan radioterapi. Selain itu, pengawasan dari dokter jika kanker darah yang dialami masih berada pada stadium awal. Pengobatan tersebut juga berisiko dan tentu saja membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Tidak sedikit pasien kanker darah yang memilih pengobatan herbal. Pengobatan secara tradisional ini memang telah turun temurun. Bahkan sebelum pengobatan modern dilakukan, pengobatan ini telah lebih dulu ada. Kendati demikian, ada baiknya teliti sebelum menggunakan obat-obatan herbal. Obat herbal memang alami, namun bukan berarti aman. Obat herbal memang meminimalisasi efek samping, namun jika penggunaannya tepat dan sesuai.

Pengobatan herbal untuk kanker darah ada yang diolah sendiri dan kemudian dikonsumsi. Adapula yang sudah berupa kapsul  siap konsumsi.  Keduanya sama-sama mudah didapatkan di sekitar kita. Namun sekali lagi perlu diperhatikan kandungan dan efek sampingnya meski sedikit. Jika mengolah sediri pasien juga harus memperhatikan cara mengolah dan memastikan tanaman herbal yang digunakan dalam kondisi baik dan layak dikonsumsi.

Pasien kanker darah juga disarankan mengkonsumsi buah dan sayuran tertentu untuk meminimalisasi pertumbuhan sel darah putih yang abnormal. Ada baiknya buah dan sayuran tersebut juga dikonsumsi sebagai penyeimbang tubuh dari obat-obatan baik herbal ataupun pengobatan medis yang dilakukan. Pengobatan apapun bisa dilakukan oleh pasien leukimia, baik tradisonal ataupun modern yang terpenting harus juga diimbangi dengan pola hidup sehat. Menghindari makanan yang mengandung pengawet, istirahat cukup, dan olahraga teratur adalah salah

Obat Herbal untuk Kanker Darah

Sebagai alternatif pengobatan, herbal sering dipilih oleh banyak orang termasuk pengidap leukimia. Tanaman herbal yang bisa menjadi obat untuk penderita kanker darah adalah mahkota dewa. Tanaman ini telah teruji sebagai bahan pencegah dan penumpas penyakit yang mematikan ini. Mahkota dewa bisa berfungsi sebagai tanaman hias yang dipelihara di rumah.  Tak hanya jadi hiasan, tanaman asal Papua ini juga bisa digunakan untuk obat-obatan herbal.

Buah mahkota dewa mengandung beberapa zat antara lain alkoid, polifenol, dan sapoin. Zat alkoid berfungsi untuk mendetoksifikasi yang dapat menetralisasi racun dalam tubuh. Zat sapoin sebagai sumber antibakteria dan antivirus. Zat ini juga berfungsi untuk meningkatkan vitalitas, sistem kekebalan tubuh, mengurangi pembekuan darah, dan kadar gula darah.

Sementara flavonoid memiliki khasiat  untuk melancarkan peredaran darah, mencegah penyumbatan pembuluh darah, mengurangi kadar kolesterol, meluruhkan lemak yang ada di dinding pembuluh darah, mengurangi risiko penyakit jantung koroner. Buah mahkota dewa juga mengandung antioksidan, antiinflamasi,  membantu mengurangi rasa sakit jika terdapat pembengkakan.  Zat polyphenol mahkota dewa  berfungsi sebagai antialergi.

Kandungan buah mahota dewa telah teruji mampu menghalangi laju perkembangan sel kanker sampai 50 persen.  Bagian yang mampu menghalangi laju sel kanker adalah kulit biji dan daging buahnya yang mengandung antioksidan.

Buah makota dewa tak bisa dikonsumsi sendiri untuk mengatasi kanker darah. Untuk menumpas sel kanker, mahkota dewa juga bisa diramu dengan herbal lain seperti sambiloto kering, cakar ayam kering, dan temu putih. Cara pengolahannya pun cukup mudah. Perhatikan komposisi berikut: 5 gram daging buah mahkota dewa kering, 10 gram sambiloto kering, 15 gram cakar ayam kering, dan 15 gram temu putih. Semua bahan tersebut dicuci bersih lalu direbus dengan lima gelas air sampai tersisa lebih kurang tiga gelas.  Saring ramuan tersebut dan minum 3 kali sehari sebelum makan dengan takaran satu gelas sekali minum.

Buah mahkota dewa yang digunakan untuk pengobatan memang telah dikeringkan sebelumnya. Pengawaetan secara alami tersebut dilakukan untuk mengurangi kadar air dalam buah. Tujuannya agar air yang tersisa dalam buah tidak digunakan sebagai tempat perkembangbiakan mikroba perusak yang ada dalam buah.

Tanaman herbal lain untuk pengobatan kanker adalah ekstrak kulit manggis.  Berdasarkan penelitian di Jepang senyawa Xanthones yang terdapat pada kulit buah manggis secara efektif dapat membunuh sel kanker. Empat senyawa xanthones busa berfungsi sebagai antiproliferatif terhadap sel kanker darah.  Kulit buah manggis juga mengandung senyawa yang memiliki sifat antitumor, antikanker, antijamur, antioksidan, dan mampu membasmi sel kanker serta memicu proses apoptosis yaitu kematian sel kanker secara bertahap di beberapa jenis kanker termasuk leukimia.

Daun sirsak adalah tanaman herbal yang lazim digunakan untuk pengobatan semua jenis kanker. Kandungan acetogenin pada daun sirsak memiliki sifat antikanker yang hanya membunuh sel-sel kanker saja, sel yang masih sehat tidak akan ikut terbasmi.

Tanaman lain yang dapat berfungsi sebagai obat kanker darah adalah daun sirih merah. Kandungan daun sirih merah antara lain minyak astiri yang mampu menumpas bibit kanker. Flavanoid adalah senyawa yang berfungsi untuk mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Sel kanker tidak dapat bertahan lama jika kadar oksigen dalam tubuh tercukupi.

Buah dan Sayur untuk Pengidap Kanker Darah

Pengidap kanker darah juga harus menjaga pola hidup sehat. Apalagi mereka yang menjalani pengobatan berisiko. Selain obat herbal ada beberapa sayur dan buah yang dianjurkan dikonsumsi oleh pengidap kanker darah.

Buah alpukat mengandung senyawa Avocatin B yang dapat menghancurkan sel-sel induk leukimia.  Buah alpukat juga diajurkan untuk meluruhkan lemak jahat yang ada dalam tubuh. Pengidap  kanker darah jenis leukimia mieloid akut sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi buah alpukat.

Brokoli juga dianjurkan dikonsumsi penderita leukimia. Kandungan nutrisi brokologi sangat baik untuk mencegah dan melawan kanker. Selain itu brokoli juga mengandung senyawa seperti indoles, sulfhorapane yang mampu membunuh sel kanker.  Kandungan senyawa brokoli lainnya diyakini juga mampu menghambat pertumbuhan sel kanker dan antikanker.

Baca artikel lain mengenai Ikan Lele Penyebab Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eleven − two =