Obat Herbal Kanker Paru-paru

Obat Herbal Kanker Paru-paru Yang Perlu Diketahui

Rata-rata pasien kanker di China mendapatkan pengobatan kemoterapi serta astragalus, obat herbal dari China. Obat ini merupakan obat herbal yang bisa bekerja meredakan efek samping, meningkatkan respon tumor, mengurangi racun kemoterapi, dan meningkatkan daya tahan. Penggunaan obat herbal ini berlanjut menjadi bagian dari budaya pengobatan China dan rata-rata penderita kanker Amerika tidak pernah mendengar tentang herbal ini yang dapat meningkatkan hasil kemoterapi.

Review dari uji coba klinis untuk non-small lung cancer (NSCLC) menemukan bahwa pengobatan tradisional China yang paling banyak digunakan antara lain:

  • Astragalus: herbal ini merupakan salah satu yang paling umum digunakan. Akar astragalus terbukti memiliki kandungan imunitas. Menurut riset Memorial Sloan-Kettering Cancer Center, astragalus menghambat pertumbuhan tumor, mencegah penyebaran tumor, mengurangi efek menekan imunitas pada kemoterapi serta menambah efek obat-obatan kemoterapi seperti cisplatin dan carboplatin. Sebuah studi menunjukkan bahwa kehidupan pasien menjadi lebih meningkat kualitasnya setelah mendapatkan injeksi astragalus selama melakukan kemoterapi dengan cisplatin dan vinorelbine.
  • Nan Sha Shen: dikenal juga sebagai akar American Silvertop, tanaman herbal ini berfungsi sebagai antibiotik dan biasanya diresepkan untuk penderita batuk kering. Sebuah studi memasukkan herbal ini ke dalam perioneum dan dilaporkan dapat mengurangi peradangan serta zat yang mendukung sel kanker.
  • Gan Cao: menurut World Health Organization (WHO), gan cao yang juga dikenal sebagai akar licorice secara linis terbukti dapat meningkatkan sekresi mukosa. Dokter TCM (Traditional Chinese Medicine) meresepkan bahan ini untuk meredakan batuk serta napas yang pendek.
  • Poria: Pasien yang menderita edema dapat mencoba poria yang juga dikenal sebagai fu ling. Tanaman herbal ini efektif untuk masalah saluran kencing, dapat mengurangi produksi dahak serta membantu pasien tidur lebih baik, terutama bagi yang menderita insomnia.
  • Oldenlandia diffusa: di Amerika Serikat dikenal juga dengan sebutan rumput snake-needle. Tanaman herbal ini memiliki zat antikanker dan efek kemopreventatif. Ini dipercaya bisa menyebabkan sel kanker mati dan menstimulasi sistem imun untuk mencari dan menghancurkans el tumor. Sebuah studi juga melaporkan bahwa efek anti radang juga dimiliki melalui penurunan produksi tumor necrosis factor alpha, interleukin-6, dan prostaglandin-2.
  • Akar asparagus: meskipun studi yang diujikan dengan akar asparagus hanya dilakukan pada tikus namun terbukti menunjukkan aktivitas antikanker melawan leukimia dan kanker paru-paru. Sebuah studi menunjukkan bahwa akar asparagus bisa menghalangi produksi dari tumor necrosis factor alpha.
  • Jin fu kang: Pengobatan lain yang biasa digunakan untuk penderita kanker paru-paru di China adalah jin fu kang, berupa ektraks 12 jenis tanaman herbal, termasuk astragalus. Dikembangkan di Shanghai University of Traditional Chinese Medicine bisa untuk mengatasi kanker paru-paru, formula tersebut secara klinis telah diuji selama beberapa dekade dan telah diberi izin pada tahun 1999. Penderita kanker paru-paru yang menerima kemoterapi serta jin fu kang terbukti meningkat masa bertahannya dibandingkan dengan pasien yang hanya menerima kemoterapi saja.
  • Yangzheng xiaoji: merupakan formula 14 tanaman herbal yang digunakan untuk mengobati kanker. Studi terbaru menemukan bahwa resep herbal ini mampu mencegah penyebaran sel kanker baik migrasi ataupun adhesi sel kanker dan dapat bekerja secara sinergis dengan kemoterapi.

Meskipun jarang di Amerika Serikat, uji coba klinis pada pengobatan herbal umum dilakukan di China serta negara Asia lainnya. Beberapa keuntungan yang didapatkan dari menggunakan tanaman herbal tersebut untuk kanker, yaitu:

  • Penurunan gejala kanker paru-paru
  • Peningkatan level biomarker
  • Peningkatan kualitas hidup
  • Pengurangan efek samping pengobatan
  • Pengurangan ukuran tumor

Penelitian menunjukkan bagaimana sebenarnya tanaman herbal berdampak pada kanker. Tanaman herbal ternyata memiliki kandungan tertentu yang dapat secara kuat berdampak pada sistem imun tubuh.

Praktisi TCM akan mempertimbangkan banyak aspek individual bagi setiap pasien sebelum mereka meresepkan obat-obatan herbal. Pasien perlu diketahui riwayat kesehatannya serta keadaan kesehatan pada saat ini. Dokter TCM biasanya akan bertanya dan melakukan pemeriksaan fisik yang mungkin tampak berbeda dari dokter umum. Misalnya, lidah kita akan diperiksa atau dokter akan memeriksa bagian luar telinga sebagai tanda penyakit internal.

Detail dari kesehatan kita akan dikumpulkan dan secara dalam dipertimbangkan untuk meresepkan obat herbal. Jadi tidak direkomendasikan bagi seseorang untuk langsung menggunakan obat-obatan herbal ini tanpa melalui konsultasi dari ahli yang berpengalaman.

Bekerjasama dengan praktisi TCM yang berlisensi akan memberikan pasien jaminan yang lebih bagi peningkatan kesehatannya. Para ahli tersebut tidak hanya mengetahui mengenal tanaman herbal China namun mereka bisa mencampurkan beragam herbal untuk diresepkan dalam satu kapsul sehingga dapat lebih mudah untuk dikonsumsi oleh pasien.

Selain tanaman herbal khas China, ada juga beberapa tanaman herbal lainnya yang bisa digunakan untuk mengatasi kanker. Namun tetap saja tanaman herbal ini dianjurkan hanya sebagai pelengkap saja dalam proses pengobatan kanker paru-paru. Seperti halnya yang dijelaskan sebelumnya, konsultasi pada dokter yang menangani penyakit kita sangat diperlukan. Pasien tidak dianjurkan untuk langsung menggunakan jenis obat-obatan lainnya meskipun itu herbal tanpa bertanya terlebih dahulu pada dokter yang menangani.

Berikut ini beberapa tanaman herbal untuk kanker lainnya yang bisa digunakan.

  1. Curcuma longa: curcuma merupakan bahan herbal yang secara luas digunakan untuk menangani masalah kanker. Curcuma memiliki kandungan anti oksidan yang dapat mengurangi radikal bebas dalam tubuh sehingga dapat meningkakan kesehatan dan imunitas. Curcuma juga memiliki kandungan anti diabetes yang dapat digunakan bagi pasien diabetes.
  2. Withania Somnifera (aswhagandha): ini merupakan herbal ayurveda kuno yang memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat tanaman herbal ini yaitu bisa menangani masalah impotensi, stress, konstipasi, reumatik, dan lain-lain. Gangguan tersebut biasanya berkaitan pada gaya hidup. Pada penyakit kanker paru-paru, pasien biasanya juga mengalami masalah stress dalam menghadapi penyakitnya. Tanaman herbal ini bisa membantu untuk mengatasinya. Ashwaganda juga memiliki kandungan antioksidan dan anti peradangan yang baik bagi penderita kanker.
  3. Bloodroot (Sanguinaria canadensis): riset menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung bahan anti neoplastik. Ini menunjukkan bisa secara efektif melawan kanker atau tumor dan dapat mengecilkannya.
  4. Pau d’arco: tanamana ini awalnya diperkirakan dapat menjadi anti kanker namun diklarifikasi menjadi anti bakteri dan antimikroba. Meskipun demikian kandungannya masih bisa digunakan untuk mengatasi beberapa kasus kanker.
  5. Daun sirsak: daun sirsak mengandung senyawa Acetogenins yang efektif sebagai obat alami penyakit kanker paru-paru. Herbal ini mampu menghambat atau menghentikan pertumbuha sel kanker yaitu dengan cara menghambat pasokan energi pada sel kanker.
  6. Keladi tikus: tanaman keladi tikus mengandung senyawa Ribozome Inactivating Protein. Ini mampu memotong rantai DNA kanker sehingga tidak dapat berkembang dengan baik. Sebuah penelitian menemukan bahwa ekstrak keladi tidus dapat menghambat enzim irosin kinase yang berperan dalam perkembangan sel kanker. Ribuan orang di seluruh dunia yang menderita kanker berhasil terbantu berkat tanaman keladi tikus ini.

Baca artikel lain mengenai Cara Merawat Payudara Agar Terhindar dari Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.