Mengobati Kanker Getah Bening

Obat Tradisional untuk Mengobati Kanker Getah Bening

Limforma yang oleh masyarakat umum lebih dikenal dengan sebutan penyakit kanker getah bening adalah salah satu penyakit yang tidak saja menakutkan tapi juga membahayakan. Jika tidak ditangani serta diobati dengan cepat bisa menimbulkan akibat yang sangat menyedihkan dan fatal, yaitu komplikasi penyakit lain atau kematian.

Siapa Saja yang Punya Risiko Kena Kanker Kelenjar Getah Bening?

Dibanding dengan jenis penyakit lainnya, kanker getah bening memilki skala keganasan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, setiap orang harus selalu bersikap waspada. Apalagi mengingat bahwa penyakit ini dapat menjangkiti siapa saja tanpa mengenal batasan jenis kelamin, umur hingga starta ekonomi. Intinya, semua orang bisa mendapat serangan kanker getah bening.

Baik yang tinggal di pedesaan atau perkotaan, punya risiko sama terhadap serangan penyakit yang sangat mematikan ini. Apalagi jika tidak menjalankan pola hidup sehat, jarang olahraga, senang merokok, sering mengkonsumsi minuman alkohol dan makan junk food atau makanan sampah cepat saji.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka melakukan pemeriksaan dini atau cek up jadi sebuah kewajiban yang tidak boleh dilupakan. Minimal tiap 6 bulan sekali harus pergi ke dokter atau rumah sakit agar dapat segera dideteksi jika kena kanker getah bening. Jika masih di stadium awal, sudah pasti sistem pengobatannya tidak serumit dengan stadium akhir atau stadium 4.

Obat Herbal Kanker Getah Bening

Secara medis kanker getah bening bisa disembuhkan melalui beberapa macam cara. Misalnya dengan radio aktif, operasi, kemoterapi dan sebainya. Tetapi selain medis, ada beberapa jenis obat-obatan herbal yang punya khasiat tinggi untuk mengatasi kanker getah bening. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

Sirsak adalah tanaman yang bagian daunnya bisa dipakai untuk menyembuhkan kanker getah bening secara aman dan alami. Dalam setiap helainya, daun sirsak mengandung acetogenins, carvone dan anethofuran. Ketiga jenis kandungan tersebut memiliki kemampuan tinggi dalam membunuh sel kanker getah bening yang tumbuh dalam tubuh manusia.

Cara mengolahnya, petik sekitar 7 lembar daun sirsak kemudian dibersihkan serta direbus ke dalam air sebanyak kurang lebih 200 cc. Setelah matang dan mendidih, air rebusannya harus disaring dan didinginkan lebih dulu. Kemudian diminum tiap pagi dan sore atau malam hari.

  • Buah Manggis

Manggis adalah buah yang tanamannya sangat mudah ditemukan di daerah tropis termasuk di Indonesia. Buahnya memiliki kandungan antioksidan tinggi dan bisa dipakai untuk mengatasi kanker getah bening dengan hasil yang sangat menggembirakan.

Kandungan lainnya yang terdapat dalam buah berwarna ungu tersebut adalah flavonoid yang berkhasiat tinggi untuk melawan pertumbuhan sel kanker getah bening. Bahkan ketika kanker tersebut sudah masuk dalam stadium 3, tetap bisa diobati karena manggis masih mempunyai kandungan polifenol dan tookoferol tinggi.

Cara penggunaannya, pertamakali siapkan lebih dahulu manggis sebanyak beberapa butir lalu diambil kulitnya. Sedangkan buahnya dapat dimakan begitu saja. Kulit buah manggis tersebut kemudian jemur hingga kering dibawah sinar matahari pada siang hari. Mungkin proses dari pengeringan ini perlu waktu lebih lama sebab kulit buah manggis itu bersifat lunak dan tebal.

Setelah itu, dimasukan dalam air dan direbus sampai mendidih. Air rebusannya bisa diminum setiap hari. Guna mendapatkan hasil penyembuhan yang lebih sempurna, paling sedikit harus minum rebusan kulit buah manggis sebanyak 3 hingga 8 gelas dalam satu hari. Jangan pernah lupa mengkonsumsi air putih dan buah-buahan segar lain, agar racun dalam tubuh bisa keluar lebih cepat.

Untuk anak-anak yang umurnya masih berada dibawah 10 tahun, dosisnya cukup ½ saja dari dosis orang dewasa. Jumlahnya tetap sama, antara 3 sampai 8 kali sehari tapi masing-masing sebanyak ½ gelas. Lakukan hal ini tiap hari sampai hasil pemeriksaan laborat di rumah sakit menunjukan sudah tidak ada sel kanker getah bening yang tumbuh dalam tubuhnya.

Keladi tikus adalah sejenis tanaman liar yang punya nama ilmuah Typhonium Flagelliforma. Meski merupakan tanaman liar, tetapi keladi tikus juga dapat dijadikan obat tradisional untuk mengobati penyakit kanker getah bening. Hal ini telah dibuktikan dengan beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ahli pengobatan dari seluruh dunia.

Dalam dunia pengobatan herbal, biasanya tanaman keladi tikus ini dicampur dengan beberapa jenis tumbuhan lain yang sama-sama bersifat anti kanker. Keladi tikus sendiri masih memiliki hubungan famili dengan talas atau umbi tikur yang sering disebut dengan istilah rodent tuber.

Kemampuannya dalam menghentikan pertumbuhan sel kanker tergolong tinggi bahkan dapat mematikannya secara total. Kandungan utama yang terdapat dalam tanaman ini adalah RIPs atau Ribozome Inactivating Proteins, zat antikurkumin dan zat antioksidan. Semua memiliki khasiat tinggi untuk menahan laju pertumbuhan dan perkembangan sel kanker getah bening.

Untuk menjadikannya sebagai obat herbal, siapkan keladi tikus segar sebanyak 50 gram dan ambil semua bagiannya yang terdiri dari daun, umbi dan akar. Cuci hingga bersih dengan air mengalir agar semua kotorannya bisa hilang semua.

Setelah itu, haluskan dengan cara ditumbuk menggunakan alat tumbuk dan wadah dari batu. Harus diusahakan agar tidak menggunakan wadah dan penumbuk yang terbuat dari material logam atau metal terutama yang bisa berkarat. Jika tidak ada penumbuk dan wadah dari batu, pilih yang dibuat dari bahan alumunium karena tidak berkarat.

Sambil ditumbuk, masukan air secukupnya. Setelah halus dapat diperas dan disaring agar bisa diambil airnya saja. Selanjutnya air perasan ini dapat diminum sebanyak 3 kali sehari. Waktu terbaik untuk meminumnya adalah sekitar 30 menit sebelum makan pada pagi, siang dan sore hari. Satu hal yang perlu diperhatikan, wanita hamil dilarang minum ramuan ini karena dapat menimbulkan gangguan pada janin.

Kunyit putih merupakan tanaman rempah atau empon-emon yang nama ilmiahnya curcume mangga. Jika usianya sudah matang atau dewasa, tanaman ini akan mengeluarkan bau harum, mirip dengan buah mangga kweni.

Tanaman yang mempunyai rhizoma atau akar tunggal ini memang tidak sama dengan kunyit kuning yang biasanya dipakai oleh para ibu rumah tangga sebagai bumbu penyedap masakan. Kandungan terbanyak yang terdapat pada tanaman ini adalah minyak astiri.

Minyak astiri sendiri bersifat anti inflamasi sehingga sangat berkhasiat untuk menyembuhkan dan mengobati pembengkakan yang terjadi di tubuh. Selain itu juga bersifat antioksidan serta memiliki kemampuan tinggi dalam meningkatkan ketahanan atau kekebalan tubuh.

Dari penelitian yang sudah dilakukan oleh lembaga American Institute of Cander dan PPOT dari UGM (universitas Gajah Mada) Yogyakarta, diketahui bahwa rempah dari kunyit putih sangat baik dikonsumsi penderita tumor dan kanker, termasuk penderita kanker getah bening.

Kedua lembaga tersebut sangat percaya apabila kunyit putih merupakan obat mujarab untuk menyembuhkan kanker getah bening karena kandungan RIPs-nya. Kandungan tersebut punya peran tinggi sebagai pemusnah sel kanker tanpa menimbulkan kerusakan jaringan maupun sel lain yang ada disekitarnya.

Bukan itu saja, kandungan zat antioksidan yang ada didalamnya bisa bekerja dengan optimal untuk menangkal kerusakan gen yang diakibatkan oleh perkembangbiakan sel kanker. Selain itu yang tidak kalah penting lagi zat anti inflamarsinya punya manfaat tinggi untuk mengatasi peradangan dan pembengkakan.

Baca artikel lain mengenai Khasiat Kulit Buah Naga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × two =